
Bareskrim Bongkar Modus Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi nan Rugikan Negara Rp234 Miliar (Okezone/Riyan Rizki)
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji bersubsidi di beragam wilayah Indonesia. Penyalahgunaan ini mengakibatkan kerugian negara hingga Rp234 miliar
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni menjelaskan, maraknya praktik penyelewengan daya dipicu selisih nilai nan cukup tinggi antara BBM subsidi dan nonsubsidi. Saat ini, nilai BBM nonsubsidi mencapai Rp31.000 per liter, sementara BBM subsidi berada di kisaran Rp6.800 per liter.
Ia menilai perbedaan nilai tersebut menjadi celah nan dimanfaatkan pelaku untuk meraup untung besar.
"Disparitas inilah nan memunculkan pelaku-pelaku untuk melakukan tindak pidana dengan untung nan sangat menggiurkan," kata Irhamni dalam konvensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Terkait modusnya, dia menjelaskan, interogator menemukan pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG tetap menggunakan cara-cara serupa ialah membeli BBM bersubsidi jenis solar secara berulang di sejumlah SPBU.
Kemudian BBM itu ditimbun di letak tertentu sebelum dijual kembali ke industri dengan nilai nonsubsidi nan lebih tinggi.
"Jadi ditampung dan timbun di pangkalan kemudian didistribusikan di industri-industri seputaran wilayah tersebut," ujar Irhamni.
"Yang lazimnya jika di Jakarta istilahnya helikopter, jika mungkin di wilayah Sumatera alias di Bangka Belitung istilahnya adalah ngoret," tuturnya.
Irhamni menyebutkan, pelaku melancarkan aksinya membeli BBM subsidi menggunakan truk modifikasi dengan tangki nan berpenampungan lebih besar, kemudian ditimbun, lampau dijual dengan nilai nonsubsidi. Selain itu, pelaku turut menggunakan pelat nomor tiruan untuk menghindari pengawasan Pertamina.
"Sehingga nan berkepentingan alias pelaku ini dapat beberapa kali melakukan pembelian dan bertukar-tukar kendaraan ataupun barcode nan mana barcode tersebut sebenarnya adalah pengaman untuk pengawasan nan dilakukan oleh Pertamina," ungkapnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·