Banjir Bandang Terjang Cigudeg Kab Bogor, 6 Desa Terdampak

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Banjir bandang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/4). Dok. Istimewa

Hujan deras nan mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Sabtu (18/4) menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam video nan diterima kumparan, terlihat air mengalir begitu deras. Material seperti pohon ikut terbawa arus. Video itu menunjukkan banjir nan terjadi di Desa Argapura dan Renggasjajar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, membenarkan banjir bandang di Kecamatan Cigudeg tersebut.

“Benar, personil sedang menuju lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Enam Desa Terdampak

Adam menuturkan terdapat tiga kecamatan nan terdampak banjir. Cigudeg merupakan wilayah terparah. Di kecamatan tersebut terdapat enam desa nan terdampak.

"Di Kecamatan Cigudeg terdapat enam desa terdampak, ialah Desa Cintamanik, Argapura, Bangun Jaya, Rengasjajar, Tegalega, dan Batujajar,” kata Adam.

Ia menjelaskan, banjir di wilayah Cigudeg diduga disebabkan meluapnya aliran Kali Tipar, Kali Cipangaur, dan Kali Kadaung setelah curah hujan meningkat.

Selain Cigudeg, banjir juga terjadi di Kecamatan Jasinga tepatnya di Desa Cibarengkok serta Kecamatan Rumpin nan meliputi Desa Kampung Sawah dan Desa Leuwibatu.

Menurut Adam, banjir di Desa Kampung Sawah diduga terjadi akibat tersumbatnya aliran kali di wilayah tersebut, sementara di Desa Leuwibatu disebabkan meluapnya Sungai Citempuhan.

Ia menyebutkan, kondisi banjir di Kecamatan Cigudeg saat ini mulai berangsur surut, namun petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan nan dapat memicu banjir kembali.

“Untuk Cigudeg saat ini sudah mulai surut, tetapi kami tetap melakukan pemantauan lantaran potensi hujan tetap ada,” ujarnya.

BPBD berbareng abdi negara kecamatan, desa, serta relawan terus melakukan pemantauan dan penanganan di letak terdampak guna memastikan keselamatan warga.

BPBD mengimbau masyarakat nan tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melapor andaikan terjadi kondisi darurat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan