Arti Singkatan-singkatan yang Ada di Kertas USG

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Ilustrasi usg bayi 10 minggu. Foto: Getty Images

Moms, selama masa kehamilan, pemeriksaan USG (Ultrasonografi) jadi salah satu prosedur nan krusial dilakukan. Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui kondisi bayi di dalam kandungan sekaligus memantau tumbuh kembangnya. Biasanya, hasil USG bakal dijelaskan oleh dokter, lampau diberikan kepada orang tua dalam corak lembar hasil alias foto.

Namun, tak jarang banyak ibu nan tetap merasa bingung saat membaca hasil USG, terutama lantaran banyaknya istilah singkatan di dalamnya. Nah, agar lebih mudah dipahami, yuk kenali makna singkatan nan sering muncul di lembar USG berikut ini!

Istilah-istilah di Lembar USG

Ilustrasi foto USG Foto: Shutter Stock

Dikutip dari laman Healthline, beberapa istilah ini biasanya muncul di lembar hasil USG, yuk kenali makna dan kepanjangannya, Moms.

1. GA (Gestational Age)

Menunjukkan usia kehamilan nan dihitung berasas ukuran tubuh janin, seperti panjang lengan, kaki, alias diameter kepala.

2. GS (Gestational Sac)

Kantung kehamilan nan biasanya terlihat sebagai bulatan hitam di awal masa kehamilan.

3. CRL (Crown Rump Length)

Ukuran panjang janin dari kepala hingga bokong. Biasanya digunakan untuk mengukur perkembangan janin di trimester awal.

4. EDD (Estimated Delivery Date)

Perkiraan tanggal persalinan alias Hari Perkiraan Lahir (HPL), nan dihitung berasas siklus menstruasi ibu.

5. BPD (Biparietal Diameter)

Ukuran lebar kepala janin dari sisi kiri ke kanan, umumnya diukur pada trimester kedua dan ketiga.

6. AC (Abdominal Circumference)

Lingkar perut janin nan membantu master memperkirakan berat badan serta kecukupan nutrisi.

7. HC (Head Circumference)

Lingkar kepala janin nan digunakan untuk memantau pertumbuhan otak.

8. FW (Fetal Weight)

Perkiraan berat badan janin di dalam kandungan.

9. FHR (Fetal Heart Rate)

Detak jantung janin nan biasanya sudah dapat terdeteksi sejak usia kehamilan 6–7 minggu.

10. FL (Femur Length)

Panjang tulang paha janin nan menjadi parameter pertumbuhan tulang.

Jenis USG untuk Ibu Hamil

Selain itu, ada beberapa jenis USG nan bisa dilakukan selama kehamilan, dengan kegunaan nan berbeda-beda, Moms, seperti:

1. USG Transvaginal

Biasanya dilakukan pada awal kehamilan untuk mendapatkan gambaran organ reproduksi nan lebih detail. Selain itu, juga dapat membantu mendeteksi kista, miom, endometriosis, hingga penyebab nyeri panggul.

2. USG 3D

Menampilkan gambar janin dengan lebih detail, sehingga Anda bisa memandang corak tubuh dan organ bayi dengan lebih jelas.

3. USG 4D

Hasilnya berupa video, sehingga Anda bisa memandang pergerakan janin secara real-time di dalam kandungan.

4. Fetal Echocardiography

Pemeriksaan unik untuk memandang kondisi jantung janin, mulai dari detak, struktur, hingga fungsinya.

Dengan memahami istilah dan jenis USG, Anda bisa lebih tenang dan percaya diri dalam memantau perkembangan si mini selama kehamilan. Jangan ragu juga untuk selalu bertanya pada master jika ada hasil nan belum dipahami, ya!

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan