Apple Siapkan Bonus Besar ke Karyawan: Cegah Resign, Tak Pindah ke OpenAI

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Ilustrasi Apple. Foto: REUTERS/Aly Song

Apple dilaporkan tengah menyiapkan bingkisan kepada para tenaga kerja dengan jumlah nan besar. Tampaknya, argumen ini bukan tanpa sebab, Apple mau mempertahankan talenta terbaiknya agar tetap bekerja di sana.

Berdasarkan laporan Bloomberg, bingkisan diberikan ke para perancang hardware untuk perangkat iPhone dengan total nilai hingga 200 ribu hingga 400 ribu dolar AS. Jika dirupiahkan, angkanya bisa mencapai hingga Rp 6,8 miliar rupiah (kurs Rp 17.145).

Bonus ini dipandang sebagai langkah untuk mencegah tenaga kerja pindah ke perusahaan dengan tawaran penghasilan tinggi seperti OpenAI.

Bonus itu dalam corak unit saham nan bakal diberikan secara berjenjang selama empat tahun ke depan. Artinya, tenaga kerja kudu tetap bekerja di Apple selama empat tahun penuh untuk menerima keseluruhan bonus.

Ilustrasi OpenAI. Foto: Shutterstock

“Karyawan memandang kenaikan penghasilan sebagai respons langsung terhadap (meningkatnya tawaran) rekrutmen dari perusahaan rintisan (lain) baru-baru ini,” sebut Mark Gurman, wartawan teknologi Bloomberg, nan banyak menulis soal Apple dilansir 9to5 Mac.

Namun menurutnya, bingkisan tersebut hanyalah sebagian mini dari apa nan ditawarkan OpenAI dan perusahaan lain, kata Mark Gurman.

Apple sempat ditinggal oleh Tang Tan, eks VP of Product Design Apple pada Februari 2023 lalu. Hal ini telah memicu perombakan pada lini produk terpenting Apple.

Hengkangnya Tan berfaedah "pukulan" bagi tim kreasi Apple. Selama di Apple, orang-orang memuji Tan lantaran telah membikin banyak keputusan krusial tentang produk-produk terpenting Apple.

Tim nan dipimpin Tan disebut mempunyai kendali ketat atas fitur dalam produk, termasuk tampilan perangkat dan gimana perangkat tersebut dirancang. Tan juga membantu membikin AirPods dan Apple Watch “menjadi pendorong pertumbuhan utama bagi Apple.

Tan sekarang bekerja di OpenAI sebagai Chief of Hardware Officer. Selain Tan rupanya OpenAI juga telah merekrut lusinan tenaga kerja lain nan sebelumnya pernah bekerja di Apple.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan