Jakarta, CNN Indonesia --
Dr. Arizal Tom Liwafa, ST, MM, MH nan adalah Anggota DPR RI, resmi meraih gelar Doktor dalam bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dari Universitas Airlangga (Unair). Ia dikukuhkan dalam prosesi wisuda pada Sabtu (11/4) di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C.
Gelar ahli itu diraih setelah menempuh masa pendidikan selama 3 tahun 8 bulan, dengan predikat cumlaude. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi dan dedikasi Tom Liwafa dalam menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai wakil rakyat dan komitmen dalam bumi akademik.
Bagi Tom Liwafa, pencapaian ini bukan sekadar gelar formal, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kapabilitas diri demi memberikan kontribusi nan lebih luas bagi masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai personil legislatif, dia tetap berkeinginan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang tertinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tom Liwafa mengungkapkan bahwa memilih belajar di Uanir lantaran reputasi akademik nan kuat, khususnya di Jawa Timur, serta lingkungan intelektual nan kompetitif.
Ia juga menilai bahwa pengalaman akademik di bangku perkuliahan memberikan akibat signifikan terhadap perannya di bumi politik. Pola pikir nan lebih sistematis, keahlian kajian nan tajam, serta ketepatan dalam merangkai diksi menjadi bekal krusial dalam proses legislasi maupun diplomasi.
"Pendidikan mengajarkan kita untuk berpikir lebih bijak dan terstruktur. Selain itu, jejaring nan terbentuk di lingkungan kampus seperti Unair sangat luas dan strategis, khususnya bagi mereka nan mau terjun ke bumi politik," kata Tom Liwafa.
Lebih jauh, Tom Liwafa turut mendorong generasi muda untuk tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Menurutnya, latar belakang akademik merupakan fondasi krusial dalam menghadapi beragam tantangan dan kejuaraan di masa depan.
Sebagai corak penerapan nyata dari keilmuannya, Tom Liwafa berkomitmen untuk menghilirisasi hasil riset disertasinya nan berjudul Innovation Aesthetic for Sustainability Competence Advantage. Ia menegaskan bahwa hasil penelitian tetap bakal terus dikembangkan agar dapat berfaedah untuk masyarakat luas.
Langkah Tom Liwafa itu menunjukkanm bahwa riset akademik tidak hanya relevan di lingkungan kampus, tetapi juga berpotensi memberi akibat nyata bagi industri, kebijakan publik, serta peningkatan literasi nasional di masa depan.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·