Adies Kadir Sebut Jadi Hakim MK Paling Nyaman

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Eks Wakil Ketua DPR Adies Kadir telah melepas pekerjaan politiknya ketika dia terpilih dan mengucap sumpah kedudukan sebagai pengadil konstitusi pada Februari lalu.

Menurut Adies, kesehatannya makin membaik setelah menjadi pengadil MK. Oleh lantaran itu, secara terbuka dia menyebut posisinya sebagai pengadil konstitusi saat ini paling nyaman dibanding pekerjaan lain nan pernah ditekuninya. Ia menduga rutinitas kerja nan tenang di MK telah membawa akibat positif bagi kondisi fisiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan Adies berawal ketika dia menceritakan soal hasil laboratorium tes medis rutin nan biasa dia jalani. Dia mengaku ada perbedaan sebelum berkarier di MK dan saat ini.

"Biasanya lab [hasil tes medis di laboratorium] saya itu pasti ada bintangnya. Minggu lampau saya kontrol lab keseluruhan bintangnya lenyap semua. Alhamdulillah bagus semua saya punya ini," ujar Adies kepada awak media, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Lalu dia berkesimpulan bahwa kenyamanan tersebut didapatkannya setelah membandingkan dinamika kerja di MK dengan rentetan riwayat pekerjaan nan menuntut mobilitas dan tekanan tinggi di masa lalu.

"Jadi saya pernah berprofesi beragam macam. Mulai dari pengusaha, pengacara, politisi, terakhir saya jadi pengadil konstitusi. Memang, kerasa sekali memang paling tenang, nyaman, di mahkamah konstitusi," ungkap Adies.

Menurutnya kemerdekaan pekerjaan sebagai pengadil membuatnya terbebas dari interupsi tugas dadakan nan kerap merampas waktu istirahatnya.

"Memang pulang kita tetap bawa berkas. Tapi ya kita baca kita pelajarin, jam tidur kita tidur. Tidak ada telepon-telepon, nan memerintahkan kudu berangkat tiba-tiba ke sana berangkat ke sini," ujar Adies.

Adies juga menyatakan ritme kerja nan teratur di MK terwujud lantaran kuatnya agunan independensi kelembagaan.

Ia memastikan para pengadil konstitusi bisa bekerja secara berdikari tanpa intervensi alias titipan dari pihak luar.

"Jadi memang memerlukan ketenangan dan kenyamanan berada di MK. Kita independen. Tidak ada nan tekan-tekan," ujar Adies.

Suasana kerja nan kondusif ini membuatnya berterima kasih bisa menjadi bagian dari MK.

Kesan kekeluargaan tersebut langsung dia rasakan saat baru pertama kali menghadiri aktivitas pisah sambut pengadil di lembaga tersebut.

"Saya senang sekali bisa berasosiasi dengan Mahkamah Konstitusi ini. Saya baru pertama mengikuti pisah sambut hakim, rupanya memang cukup mengharukan," tutur Adies.

Adies juga meyakinkan rekan sejawatnya nan juga baru bergabung, Liliek Prisbawono Adi, bahwa keputusan mereka masuk ke MK sudah sangat tepat.

"Dan Pak Liliek, kita ini ndak salah gabung di MK. Ini sudah pilihan nan tepat. Karena jika kita lihat senior kita, abangda kita Pak Anwar Usman, kelihatannya sedih sekali meninggalkan MK. Berarti nyaman di MK ini Pak. Jadi kita tidak salah, kita di sini di MK kita mendapatkan ketenangan dalam bekerja," ucap Adies.

Adies Kadir resmi menjadi pengadil konstitusi usai mengucapkan sumpah kedudukan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2) lalu.

Pengucapan sumpah sebagai pengadil konstitusi ini berasas Keputusan Presiden RI Nomor 9/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi nan diajukan DPR.

(kna/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional