21 April Diperingati sebagai Hari Apa? Mulai Kartini hingga Hari Kreativitas dan Inovasi Dunia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - 21 April mempunyai beberapa peringatan nan cukup krusial dan unik, seperti Perayaan Ridvan, Hari Rami Internasional, Hari TK Nasional, Hari Kreativitas dan Inovasi Dunia, juga Hari Berterima Kasih kepada Perpustakaan. 

Skala seremoni tersebut pun sangat luas, nyaris semuanya dirayakan di seluruh dunia, selain Hari Berterima Kasih kepada Perpustakaan nan hanya dirayakan di Amerika Serikat.

Salah satunya Perayaan Ridvan, seremoni nan dilakukan oleh pemeluk kepercayaan Baha’i, dilakukan selama 12 hari dan dimulai dari tanggal 20 alias 21 April setiap tahunnya nan berdasar pada ekuinoks Maret. Tahun ini perayaannya jatuh pada tanggal 21 April hingga 2 Mei. 

Selain itu, ada peringatan Hari Rami Internasional nan juga diperingati hari ini untuk mengapresiasi manfaatnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Rami sendiri merupakan tanaman ganja nan diperuntukan sebagai obat dan kebutuhan industri, seperti tali, bioplastik, sepatu, kertas dan pakaian.

Ada juga peringatan Hari TK Nasional nan jatuh pada hari ini. 21 April dipilih sebagai hari peringatannya, tanggal ini dipilih dari hari ulang tahun pendidik Jerman, Friedrich Frobel, nan pertama kali menciptakan institut bermain alias nan sekarang kita sebut Taman Kanak-Kanak pada tahun 1837. 

Di Amerika, ada peringatan tentang berterima kasih kepada perpustakaan nan juga dirayakan hari ini. Hari ini datang untuk menghargai kontribusi perpustakaan terhadap masyarakat nan telah mengubah kehidupan.

Perpustakaan sendiri datang pertama kali pada abad ke-7 SM nan merupakan penyimpanan pengetahuan nan menyediakan kesempatan untuk belajar dan mendukung literasi pendidikan. 

Termasuk Hari Kartini di Indonesia setiap tahunnya nan diperingati pada 21 April. Ya, setiap tanggal 21 April tiap tahunnya, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai corak penghormatan terhadap sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng Kartini, nan dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia.

Semua peringatan tersebut telah dirangkumkan oleh Tim News Liputan6.com nan dilansir dari laman NationalToday.com : 

Hari Kartini di Indonesia

Setiap tanggal 21 April tiap tahunnya, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai corak penghormatan terhadap sosok pahlawan perempuan, Raden Adjeng Kartini, nan dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia.

Melansir dari Kemdikbud, Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah pada 21 April 1879 dari family bangsawan Jawa. Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, adalah seorang Bupati Jepara, sementara ibunya, M.A. Ngasirah, berasal dari kalangan priyayi.

Meski hidup dalam budaya patriarki nan kuat, Kartini menunjukkan tekad luar biasa untuk memperjuangkan kewenangan perempuan, terutama dalam bagian pendidikan.

Sebagai bangsawan, Kartini mendapat kesempatan mengenyam pendidikan di ELS (Europese Lagere School), sekolah dasar Eropa. Di sana, dia mempelajari bahasa Belanda. Namun, lantaran budaya istiadat saat itu, Kartini kudu "dipingit" di rumah sejak usia 12 tahun dan tidak lagi diperbolehkan bersekolah.

Dalam masa pingitan itulah, semangat perjuangan Kartini mulai tumbuh. Ia mulai menulis surat kepada teman-temannya di Belanda, salah satunya Rosa Abendanon, nan banyak memberikan support dan akses bacaan.

Melalui kitab dan surat berita berkata Belanda nan dibacanya, Kartini menyerap ide-ide kebebasan dan kesetaraan, serta mulai memimpikan masa depan nan lebih baik untuk wanita Indonesia.

Kecintaan pada Membaca dan Gagasan Emansipasi

Kartini aktif membaca beragam kitab dan majalah seperti Max Havelaar, De Stille Kraacht, hingga surat berita De Locomotief. Ia juga menulis dan mengirimkan tulisannya ke majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.

Dari referensi tersebut, Kartini tidak hanya memahami rumor kesetaraan gender, tetapi juga beragam persoalan sosial lainnya. Ia memandang bahwa perjuangan wanita adalah bagian dari aktivitas besar menuju keadilan dan kemajuan bangsa.

Pada 12 November 1903, Kartini menikah dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, Bupati Rembang. Meski menikah dengan seorang laki-laki nan sudah beristri, Kartini mendapat support penuh dari suaminya untuk melanjutkan perjuangannya.

Ia kemudian mendirikan sekolah untuk wanita di dekat kompleks instansi kabupaten Rembang. Sayangnya, perjalanan hidup Kartini sangat singkat. Setelah melahirkan anak pertamanya, Soesalit Djojoadhiningrat, Kartini wafat pada 17 September 1904, dalam usia 25 tahun.

Festival of Ridvan

Pada tahun 1844 terdapat seseorang nan menyatakan dirinya sebagai Bab nan berfaedah gerbang dalam bahasa Arab, seseorang tersebut berjulukan Sayyid Ali Muhammad Shirazi.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh kunci dalam Agama Baha’i, pengikut Bab disebut sebagai Babis. Bab meramalkan dalam tulisannya bahwa seorang mesias bakal datang, kehadiran seorang mesias ini telah diumumkan dalam beragam kitab suci. 

Dalam kepercayaan tersebut, Bab memandang dirinya sebagai seseorang nan kudu mempersiapkan jalan dan pikiran orang-orang. Lambat laun, pergerakan Babis dianggap sebagai ancaman bagi Pemerintah Persia dan para ustadz Islam.

Bab ditangkap dan digantikan perannya oleh Bahaaullah nan kemudian turut dipanggil ke Konstantinopel. Sebelum berangkat, Bahaullah pindah ke taman Ridvan pada 22 April 1863 dan menghabiskan 12 hari disana untuk mendapatkan banyak support dan mempersiapkan perjalanannya. 12 hari inilah nan kemudian menjadi seremoni Ridvan.

International Hemp Day

Rami pertama kali digunakan antara 9-50 ribu tahun lalu, apalagi sebelum pertanian diperkenalkan. Rami merupakan tanaman era Neolitikum nan ditanam di seluruh lintang utara dari Eropa hingga Asia Timur, juga merupakan salah satu tanaman nan dibudidayakan. 

Di Tiongkok pada era Neolitikum, rami digunakan sebagai baahan untuk membikin pakaian, tali, sepatu, hingga sebagai corak awal kertas. Selama era Renaisans, rami dibudidayakan dan dimanfaatkan seratnya, salah satunya untuk tali di kapal seperti kapal Christopher Colombus. 

Di Amerika Serikat, Rami mulai dibudidayakan pada abad ke-17. Pada tahun 1937 pemerintah mulai memberlakukan pajak marihuana 1937 nan membatasi produksi dan penggunaan ganja, kanabis alias marijuana secara drastis.

Namun pada akhirnya, pada abad ke-21 penggunaan ganja dilegalkan untuk penggunaan medis dan rekreasi di beberapa negara dan wilayah di AS, seperti Kanada, Afrika Selatan, Uruguay dan Meksiko. 

National Kindergarten Day

Hari ini dicetuskan pertama kali oleh Friedrich Frobel. Kata kindergarten sendiri sebenarnya berasal dari Jerman, kata tersebut jika diartikan kedalam bahasa Inggris menjadi Children’s Garden dan dimaksudkan sebagai tempat untuk bermain dan beraktifitas untuk anak kecil. 

Pada tahun 1982, pengikut Frobel mendirikan sebuah perguruan tinggi pendidikan pembimbing di London untuk melanjutkan tradisinya.

Kemudian pada tahun 1965, presiden Johnsosn dari perang melawan kemiskinan memimpin kepada program head start nan dirancang untuk memenuhi kebutuhan anak-anak prasekolah nan kurang beruntung. 

Thank You for Libraries Day

Sejarawan mengatakan bahwa lahirnya perpustakaan menandakan prasejarah telah berhujung dan sejarah telah dimulai.

Pertama kali, kegunaan perpustakaan tidak lebih dari arsip untuk transaksi komersial alias catatan inventaris dan perpustakaan pertama kali datang di Bulan Sabit Subur Asia Barat Daya nan membentang dari Mesopotamia hingga Sungai Nil di Afrika sekitar 5000 tahun lalu, tempat nan sama dengan lahirnya tulisan pada 3000 SM. 

Pada abad ke-3 SM, dibangun perpustakaan Alexandria di Mesir, perpustakaan ini menjadi perpustakaan nan terbesar dan paling signifikan di bumi antik hingga penaklukan Romawi pada 30 SM. Antara era Renaisans dan Pencerahan, perpustakaan mulai muncul di beberapa bagian Eropa seperti Italia dan Hungaria nan berfaedah sebagai pusat bagi untuk berkumpulnya para cendikiawan. 

Perpustakaan sendiri mulai dibuka untuk umum pada awal abad ke-18, nan kemudian jumlahnya terus meningkat drastis pada abad ke-19. Kemudian bertambah kegunaan pada abad ke-21, dari nan hanya menawarkan koleksi bentuk menjadi menyediakan akses ke sumber daya digital, seperti e-book dan jasa internet.

World Creativity and Innovation Day

Hari ini datang setiap tahun dengan tujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya produktivitas dan penemuan dalam setiap aspek pembangunan manusia.

Hari ini diadopsi oleh resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ditetapkan pada 21 April 2018 dengan tujuan untuk mempromosikan pentingnya produktivitas dan penemuan dalam semua aspek perkembangan manusia, secara indivisu maupun kelompok. 

Hari ini juga menyoroti pentingnya memecahkan sebuah persoalan baik di bagian ekonomi, sosial dan berkepanjangan dengan produktivitas dan inovasi.

Meskipun produktivitas dan penemuan adalah perihal nan saling terkait, namun keduanya tetap mempunyai makna nan berbeda. Kreativitas berkarakter mental dan melibatkan proses berpikir, sementara penemuan dapat ditindaklanjuti dan melibatkan penerapan buahpikiran untuk menghasilkan sesuatu nan bermanfaat.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita