Serangan AS Lumpuhkan Jalur Kereta Teheran-Mashhad di Iran

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Iran menangguhkan jasa kereta api penumpang antara Teheran dan Mashhad sejak Kamis (9/7) pagi waktu setempat. Hal ini dilakukan lantaran serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel merusak sebagian lintasan kereta tersebut.

Perusahaan Kereta Api Republik Islam Iran (RAJA) menyebut peristiwa itu sebagai serangan pidana oleh musuh AS-Israel, telah mengganggu jalur tersebut dan segera mengirimkan operator ke letak kejadian. Sementara penghentian jasa perlu dilakukan lantaran pekerjaan rekonstruksi sedang berjalan untuk memperbaiki bagian nan rusak secepat mungkin.

"Penumpang nan terlantar akibat gangguan tersebut bakal diangkut melalui jalan darat ke kota Mashhad di timur laut," tulis perusahaan dalam sebuah keterangan resmi dikutip dari Anadolu, Sabtu (11/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan terpisah kepala Perusahaan Kereta Api Republik Islam Iran, Jabar Ali Zakeri, mengatakan operator sukses membangun kembali salah satu jalur nan rusak dan mengembalikan sebagian jasa dalam waktu kurang dari 15 jam setelah serangan AS. Ia menambahkan pekerjaan rekonstruksi pada jalur kedua nan rusak terus bersambung dan diperkirakan selesai dalam kurun waktu beberapa jam saja.

Sebelumnya pada hari nan sama, Kamis (9/7), Kantor Berita Mehr melaporkan jika Jembatan Aq Tekeh Khan di provinsi Golestan bagian utara juga terkena serangan proyektil.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa militer Negeri Paman Sam memang menargetkan dua jembatan kereta api di Iran utara dengan rudal jelajah sebagai bagian dari serangan pada Rabu (10/7). Peristiwa itu menandai serangan pertama nan dilakukan AS terhadap prasarana transportasi Iran sejak gencatan senjata mulai bertindak pada 8 April kemarin.

(igo/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance