<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss xmlns:g="http://base.google.com/ns/1.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0">
    <channel>
        <title>Newss.id</title>
        <description>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</description>
        <image>
          <title>Newss.id</title>
          <url>https://www.newss.id/favicon.ico</url>
          <link>https://www.newss.id/</link>
        </image>
        <category>Newss.id</category>
        <link>https://www.newss.id/</link>
        <atom:link href="https://www.newss.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <atom:link href="https://www.newss.id/" rel="alternate" type="application/rss+xml"/>
        <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:16 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:16 +0700</lastBuildDate>
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <managingEditor>admin@newss.id (Newss.id)</managingEditor>
        <webMaster>admin@newss.id (Newss.id)</webMaster>
        <language>id-ID</language>
        <copyright>Copyright 2026, Newss.id</copyright>
        <generator>AGC Kincaimedia</generator>
        <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
        <itunes:image href="https://www.newss.id/favicon.ico"/>
        <itunes:keywords>Newss.id</itunes:keywords>
        <itunes:summary>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</itunes:summary>
        <itunes:subtitle>Newss.id</itunes:subtitle>
        <itunes:category text="Technology"/>
        <itunes:category text="Business"/>
        <itunes:category text="Arts">
          <itunes:category text="Performing Arts"/>
          <itunes:category text="Visual Arts"/>
        </itunes:category>
        <itunes:author>Newss.id</itunes:author>
        <itunes:owner>
          <itunes:email>admin@newss.id</itunes:email>
          <itunes:name>Newss.id</itunes:name>
        </itunes:owner>
                <item>
            <title>Google Ubah Nama Danau Ontario Jadi &quot;Lake America&quot; Khusus Pengguna AS, Kanada Kecam Keras</title>
            <description>Google merubah nama Danau Ontario menjadi "Lake America" bagi pengguna di AS pasca-pengumuman Donald Trump. Pejabat Kanada sebut langkah ini kekanak-kanakan.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135338_76b63b59be23e28cdff9.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/google-ubah-nama-danau-ontario-jadi-lake-america-khusus-pengguna-as-kanada-kecam-keras-181248.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135338_76b63b59be23e28cdff9.jpg" alt="Google Ubah Nama Danau Ontario Jadi " lake america unik pengguna as kanada kecam keras src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135338_76b63b59be23e28cdff9.jpg">
                                Presiden AS Donald Trump(AFP)
                            </figure>
                                                                
<p>RAKSASA teknologi Google mengonsolidasi perubahan nama Danau Ontario menjadi "<a href="https://mediaindonesia.com/tag/lake-america" title="Lake America">Lake America</a>" pada peta nan diakses oleh pengguna di Amerika Serikat (AS) pada hari Minggu. Langkah ini diambil usai Presiden <a href="https://mediaindonesia.com/tag/donald-trump" title="Donald Trump">Donald Trump</a> mengumumkan perubahan nama waduk tersebut, nan langsung memicu kecaman keras dari pejabat Kanada dan dinilai sebagai tindakan nan sangat tidak masuk akal.</p>

<p>Meskipun demikian, Google memastikan pengguna di Kanada bakal tetap memandang waduk tersebut dengan nama "Danau Ontario", nama berakar dari bahasa Penduduk Asli nan telah digunakan sejak abad ke-17. Sementara itu, aplikasi Apple Maps nan terpasang di perangkat iPhone di AS terpantau tetap mempertahankan nama Danau Ontario.</p>


<p>Pihak Google menjelaskan penyesuaian tersebut dilakukan demi mengikuti Sistem Informasi Nama Geografis AS (GNIS), nan merupakan pedoman info resmi pemerintah federal untuk nama-nama geografis.</p>

<p>"Karena kami memperbarui <a href="https://mediaindonesia.com/tag/google-maps" title="Google Maps">Google Maps</a> untuk mencerminkan perubahan nama dalam sumber resmi pemerintah, ialah GNIS untuk AS, orang-orang nan menggunakan Maps di AS bakal memandang 'Lake America', mereka nan berada di Kanada bakal terus memandang '<a href="https://mediaindonesia.com/tag/lake-ontario" title="Lake Ontario">Lake Ontario</a>', dan mereka nan berada di luar AS dan Kanada bakal memandang kedua nama tersebut," terang pihak Google melalui blog resminya.</p>

<p>Sengketa penamaan ini menjadi babak baru dari narasi "America First" buatan Trump, di tengah perang jual beli nan kian memanas antara dua negara tetangga tersebut. Sebelumnya pada Januari 2025, Trump juga secara sepihak mengubah nama Teluk Meksiko menjadi "Teluk Amerika", langkah nan turut ditolak tegas Meksiko.</p>

<p>Perdana Menteri Provinsi Ontario, Doug Ford, melontarkan kritik pedas atas sengketa perdagangan serta perubahan nama waduk tersebut.</p>

<p>"Ini sangat tidak masuk akal. Ini seperti sesuatu nan keluar dari (acara komedi TV AS) 'Saturday Night Live' ketika dia menandatangani arsip nan menyatakan -- diubah menjadi 'Lake America'. Tidak ada orang nan bakal menyebutnya Danau Amerika," ujar Ford dalam aktivitas bincang-bincang "This Week" di stasiun TV ABC.</p>

<p>"Ini sungguh sangat mengecewakan," lanjutnya.</p>

<p>Ford juga memperingatkan perang jual beli ini bakal berakibat jelek bagi kedua belah pihak, terutama bagi AS mengingat Kanada merupakan pembeli kendaraan buatan AS terbesar.</p>

<p>"Tarif terhadap Kanada tidak lebih dari sekadar pajak bagi rakyat Amerika. Ini mungkin langkah terburuk nan pernah Anda lakukan," tegas Ford.</p>

<p>Di sisi lain, Trump kembali melontarkan serangan verbal mengenai industri otomotif kedua negara nan selama ini saling terintegrasi erat. Melalui platform Truth Social miliknya, Trump menegaskan penolakannya terhadap produk Kanada.</p>

<p>"Saya tidak menginginkan mobil Kanada, saya tidak menginginkan suku cadang Kanada, saya tidak menginginkan apa pun dari Kanada," tulis Trump. Ia apalagi menakut-nakuti bakal meningkatkan tarif suku cadang otomotif hingga 50 persen, seraya menuding Kanada telah merugikan AS selama berdekade-dekade.</p>

<p>Sebagai jawaban atas kebijakan Washington, Kanada telah menerapkan tarif jawaban sebesar 15 hingga 50 persen terhadap beragam peralatan dari AS, nan semakin memperkeruh hubungan kedua negara sekutu tersebut. (AFP/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/google-ubah-nama-danau-ontario-jadi-lake-america-khusus-pengguna-as-kanada-kecam-keras-181248.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:16 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Tom Felton Kelakar Penampilannya Kini Lebih Baik Dibanding Draco Malfoy Dewasa</title>
            <description>Tom Felton mengenang riasan Draco Malfoy dewasa di epilog Harry Potter. Sang aktor berseloroh penampilannya saat ini jauh lebih menarik.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135601_54472b6e6870139cfd13.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/tom-felton-kelakar-penampilannya-kini-lebih-baik-dibanding-draco-malfoy-dewasa-181249.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135601_54472b6e6870139cfd13.jpg" alt="Tom Felton Kelakar Penampilannya Kini Lebih Baik Dibanding Draco Malfoy Dewasa" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135601_54472b6e6870139cfd13.jpg">
                                Tom Felton mengenang riasan Draco Malfoy dewasa di penutup Harry Potter. Sang tokoh berseloroh penampilannya saat ini jauh lebih menarik.(Instagram)
                            </figure>
                                                                
<p>AKTOR <a href="https://mediaindonesia.com/tag/tom-felton" title="Tom Felton">Tom Felton</a> kembali mengenang momen ikonik saat memerankan karakter <a href="https://mediaindonesia.com/tag/draco-malfoy" title="Draco Malfoy">Draco Malfoy</a> dalam waralaba movie <a href="https://mediaindonesia.com/tag/harry-potter" title="Harry Potter">Harry Potter</a>. Bintang berumur 38 tahun tersebut melemparkan kelakar mengenai penampilan bentuk karakternya pada segmen penutup movie Harry Potter and the Deathly Hallows &ndash; Part 2.</p>

<p>Pada bagian akhir movie nan dirilis pada tahun 2011 tersebut, alur cerita melompat ke 19 tahun kemudian. Adegan di Stasiun King's Cross memperlihatkan para karakter utama nan telah beranjak dewasa dan mengantarkan anak-anak mereka ke Sekolah Sihir Hogwarts. Untuk mengubah penampilan para tokoh muda agar terlihat berumur akhir 30-an, tim produksi menggunakan teknik rias prostetik dan pengaruh visual khusus.</p>


<p>Dalam wawancara terbaru, Felton membandingkan penampilan dirinya di bumi nyata saat ini, nan secara kebetulan telah memasuki golongan usia nan sama dengan karakternya pada segmen tersebut, dengan hasil riasan masa lampau itu. Sang tokoh merasa penampilannya saat ini terlihat jauh lebih baik daripada jenis rekayasa visual karakter Draco dewasa.</p>

<p>"Saya rasa saya terlihat sedikit lebih menawan sekarang daripada apa nan mereka lakukan pada saya saat itu," ujar Felton sembari tertawa.</p>

<p>Felton menceritakan proses panjang nan kudu dia jalani di ruang rias demi mendapatkan tampilan Draco Malfoy berumur 37 tahun. Tim tata rias mengaplikasikan garis-garis kerutan buatan, rambut nan mulai menipis, serta janggut tipis untuk menciptakan kesan penuaan pada wajahnya.</p>

<p>Aktor asal Inggris tersebut menambahkan bahwa seluruh proses perubahan penampilan dalam segmen tersebut memberikan kesan mendalam bagi dirinya dan para pemeran lain. Transformasi bentuk buatan tersebut menjadi penanda emosional atas berakhirnya masa perjalanan mereka nan telah tumbuh berbareng serial movie legendaris itu selama lebih dari satu dekade.</p>

<p>Meskipun tampilan prostetik dalam segmen penutup tersebut sempat menuai beragam reaksi dan bahan perbincangan dari kalangan fans saat movie pertama kali tayang, Felton mengaku tetap mengenang masa-masa pembuatan movie tersebut dengan penuh rasa hangat dan humor. (People/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/tom-felton-kelakar-penampilannya-kini-lebih-baik-dibanding-draco-malfoy-dewasa-181249.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:16 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Nathan Tjoe-A-On Cetak Assist, Willem II Imbang 2-2 Lawan Heerenveen</title>
            <description>Bek Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On tampil gemilang dengan satu assist saat Willem II bermain imbang 2-2 melawan Heerenveen di Eredivisie 2026/27.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135443_6eab7b2550dbcbd8555c.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/nathan-tjoe-a-on-cetak-assist-willem-ii-imbang-2-2-lawan-heerenveen-181250.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135443_6eab7b2550dbcbd8555c.jpg" alt="Nathan Tjoe-A-On Cetak Assist, Willem II Imbang 2-2 Lawan Heerenveen" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788135443_6eab7b2550dbcbd8555c.jpg">
                                Pemain Willem II asal Indonesia Nathan Tjoe-A-On(Instagram @willemii)
                            </figure>
                                                                
<p>BEK Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, menunjukkan performa impresif saat memihak <a href="https://mediaindonesia.com/tag/willem-ii" title="Willem II">Willem II</a> Tilburg pada pekan keempat <a href="https://mediaindonesia.com/tag/eredivisie" title="Eredivisie">Eredivisie</a>&nbsp;musim 2026/27. Bertanding di Koning Willem II Stadium, Minggu (31/8), Willem II kudu puas berbagi nomor setelah bermain seri 2-2 melawan <a href="https://mediaindonesia.com/tag/heerenveen" title="heerenveen">Heerenveen</a>.</p>

<p>Nathan dipercaya tampil sebagai starter oleh pembimbing Willem II dalam susunan 4-2-3-1. Mengisi posisi bek kiri, pemain berumur 24 tahun tersebut tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam skema penyerangan tuan rumah.</p>


<h2>Jalannya Pertandingan</h2>

<p>Pertandingan berjalan ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini belakang membikin skor kacamata 0-0 memperkuat hingga turun minum.</p>

<p>Memasuki babak kedua, Willem II akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke-61. Berawal dari pergerakan di sisi kiri, <strong>Nathan Tjoe-A-On</strong> melepaskan umpan matang nan sukses dikonversi menjadi gol oleh <strong>Uriel Van Alst</strong>. Skor 1-0 untuk kelebihan tuan rumah.</p>

<p>Namun, kegembiraan pendukung Willem II tidak memperkuat lama. Hanya berselang tiga menit, Heerenveen langsung merespons. <strong>Jacob Trenskow</strong> sukses menaklukkan kiper Karst De Leeuw pada menit ke-64 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.</p>

<p>Heerenveen apalagi sempat berbalik unggul pada menit ke-77. Pemain memperkuat <strong>Oliver Braude</strong> mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan dari pemain pengganti, Levi Smans. Tertinggal 1-2, Willem II meningkatkan intensitas serangan.</p>

<p>Upaya pantang menyerah tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-82. <strong>Devin Haen</strong> muncul sebagai penyelamat lewat golnya nan mengubah skor menjadi 2-2. Nathan Tjoe-A-On kemudian ditarik keluar pada menit ke-85 untuk digantikan oleh Alessio Ciranni guna menyegarkan lini pertahanan di menit-menit akhir.</p>

<h2>Posisi Klasemen</h2>

<p>Berdasarkan info klasemen terbaru Eredivisie, hasil seri ini membikin Willem II sekarang menempati ranking ke-15 dengan koleksi satu poin dari tiga pertandingan nan telah mereka jalani. Sementara itu, Heerenveen berada di posisi kesembilan dengan raihan lima poin dari empat laga.</p>

<div><p><strong>Susunan Pemain:</strong></p><p>

<strong>Willem II:</strong> Karst De Leeuw; Hidde Ter Avest, Finn Stam, Justin Hoogma, Nathan Tjoe-A-On (Alessio Ciranni 85'); Kasper Boogaard, Calvin Twigt; Eser Gurbuz, Uriel Van Alst, Jaden Slory; Devin Haen.</p><p>

<strong>Heerenveen:</strong> Bernt Klaverboer; Vasilios Zagaritis, Maas Willemsen, Sam Kersten, Oliver Braude; Dirk Proper, Courtens Mabeneyshi; Maxence Rivera, Ringo Meerveld, Jacob Trenskow; Dylan Vente.</p></div>

<p>Penampilan Nathan Tjoe-A-On nan bermain selama 85 menit dan mencetak satu assist menjadi berita positif bagi fans sepak bola di Indonesia, mengingat sang pemain merupakan pilar krusial di skuad Garuda. (Ant/Z-1)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/nathan-tjoe-a-on-cetak-assist-willem-ii-imbang-2-2-lawan-heerenveen-181250.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:16 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Petaka Laut Dalam! Feri Maut Tenggelam 514 Meter, 23 Penumpang Lenyap</title>
            <description>Kapal feri terbalik di lepas pantai Siprus utara, menewaskan tujuh orang dan 23 lainnya hilang. Pencarian korban dilakukan intensif.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2024/07/26/dalam-foto-yang-disediakan-oleh-penjaga-pantai-filipina-ini-kapal-tanker-motor-berbendera-filipina-terra-nova-tenggelam-di-tel_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/petaka-laut-dalam-feri-maut-tenggelam-514-meter-23-penumpang-lenyap-181247.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                

                        
                                                

                        
                                                

                        
                        <p data-path-to-node="1"><strong data-path-to-node="1" data-index-in-node="0">Jakarta, CNBC Indonesia -</strong> Setidaknya tujuh orang tewas dan 23 lainnya dilaporkan lenyap setelah sebuah kapal feri nan membawa nyaris 270 penumpang dan awak terbalik di lepas pantai Siprus utara nan diduduki Turki.</p>
<p data-path-to-node="2">Mengutip Guardian, Minggu (30/08/2026), Perdana Menteri wilayah tersebut, &Uuml;nal &Uuml;stel, mengatakan kepada saluran buletin TRT bahwa 237 orang telah diselamatkan dan pencarian terhadap korban lenyap tengah berjalan secara masif. Pemimpin Siprus Turki, Tufan Erh&uuml;rman, menimpali bahwa tim pencarian dan pengamanan terus bekerja sangat intensif di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="4">"Kami tetap belum dapat menjangkau 23 orang. Jika tetap ada orang di dalam kapal, menjangkau mereka tampaknya tidak mudah saat ini. Upaya sedang dilakukan dengan menggunakan teknologi lain untuk menjangkau mereka juga," tegasnya.</p>
<p data-path-to-node="7">Menteri Transportasi wilayah tersebut, Erhan Ar&#305;kl&#305;, turut membeberkan kondisi terkini buntang kapal. Ia menyebut saat ini buntang kapal sudah berada di kedalaman laut.</p>
<p data-path-to-node="8">"Tenggelam sepenuhnya hingga kedalaman 514 meter," paparnya.</p>

<p data-path-to-node="9">Kapal feri bergaya katamaran milik perusahaan Filo Denizcilik itu diketahui sedang melakukan perjalanan dari pelabuhan Kyrenia (Girne) di wilayah utara Siprus nan memisahkan diri, menuju pelabuhan Ta&#351;ucu di provinsi Mersin, Turki. Feri swasta nan melayani antar-jemput harian ini merupakan jalur sibuk bagi masyarakat lokal maupun turis.</p>
<p data-path-to-node="10">Wali Kota Kyrenia, Murat &#350;enkul, melaporkan bahwa kapal tersebut tenggelam di sekitar lepas pantai pantai Diana. Berdasarkan laporan, kapal mulai kemasukan air sekitar 7,5 kilometer (4 mil laut) dari garis pantai.</p>
<p data-path-to-node="11">Laporan Cyprus Broadcasting Corporation menyebut bahwa kapal itu sejatinya merupakan armada baru. Saat air mulai masuk, kapten kapal langsung memerintahkan para penumpang untuk mengenakan jaket pelampung. Rekaman video di tempat kejadian dengan jelas menunjukkan para penumpang nan mengenakan pelampung mengapung di laut, sementara sebagian lainnya tampak berpegangan erat pada lambung kapal nan terbalik.</p>
<p data-path-to-node="12">Wali Kota Nicosia utara, Mehmet Harmanc&#305;, menggambarkan musibah ini sebagai nan terburuk dalam lebih dari 40 tahun sejak wilayah tersebut memproklamasikan kemerdekaannya.</p>
<p data-path-to-node="13">"Kami belum pernah memandang nan seperti ini sebelumnya. Ini adalah tragedi terburuk. Masih ada 23 orang nan hilang. Kami pikir sebagian besar penumpang adalah orang Turki dan Siprus Turki," ucapnya.</p>
<p data-path-to-node="14">Mehmet juga menyoroti kondisi para korban selamat nan saat ini tengah dievakuasi di tengah simpang siur info medis. Ia mengaku bakal pergi ke rumah sakit untuk mengecek langsung kondisi dan pendataan para korban.</p>
<p data-path-to-node="15">"Kami tetap belum tahu berapa banyak nan terluka alias pada tingkat apa. Semua nan terluka dibawa ke rumah sakit di sini di Nicosia utara. Saya bakal ke rumah sakit dan sedang mengumpulkan busana hangat," tuturnya.</p>
<p data-path-to-node="18">Untuk memaksimalkan sisa operasi pencarian, pejabat setempat telah mengerahkan empat kapal penjaga pantai dan satu kapal penumpang sipil ke tempat kejadian. Armada tersebut juga dibantu secara penuh oleh lima kapal penjaga pantai Turki serta dua unit helikopter.</p>
 
                        

                        
                        <p><strong>(tps/tps)</strong>
                        

                        
                                                        <a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763123?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a></p>                                                

                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/petaka-laut-dalam-feri-maut-tenggelam-514-meter-23-penumpang-lenyap-181247.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:15 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Arahan Prabowo soal Suku Dayak Jadi Prajurit TNI</title>
            <description>Prabowo bertemu Panglima Jilah, salah satunya membahas perekrutan Suku Dayak menjadi TNI. Penyesuaian syarat dan penanganan bencana juga dibahas.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/08/10/upacara-gelar-pasukan-operasional-dan-kehormatan-militer-di-batujajar-1754819040175_169.jpeg?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/arahan-prabowo-soal-suku-dayak-jadi-prajurit-tni-181246.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                        <div>

                            
                                                        

                            <p><strong>Jakarta, CNN Indonesia</strong> -- </p><p>Presiden <span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto"><span>Prabowo Subianto</span></a></strong></span>&nbsp;menerima Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneu Bangkule Rajakng (TBBR)<span><strong> <a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/panglima-jilah"><span>Panglima Jilah</span></a></strong></span>&nbsp;di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8) lalu.</p><p>Berdasar unggahan di akun instagram resmi Sekretariat Kabinet, Prabowo disebut langsung menginstruksikan beberapa perihal mengenai kemauan Panglima Jilah.</p><p>Salah satunya adalah kemauan penduduk Dayak untuk masuk menjadi Anggota TNI-Polri, persyaratannya disesuaikan, misalnya penggunaan tato bagi suku adat.</p>









<div>
<p>
ADVERTISEMENT
</p>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>

</div><p>Keesokan harinya, pada Sabtu (29/8), Prabowo memanggil Panglima TNI, para kepala staf angkatan dan sejumlah menteri di kediamannya di Hambalang.</p>
    


<p>Prabowo dalam pertemuan itu meminta perkembangan soal beberapa hal, termasuk soal syarat perekrutan Suku Dayak Pedalaman nan mau jadi prajurit TNI.</p><p>"Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta perkembangan mengenai beberapa perihal antara lain, penyesuaian syarat mengenai perekrutan suku Dayak pedalaman nan mau menjadi prajurit TNI, penanganan beberapa musibah antara lain pascagempa bumi di Flores, erupsi Gunung Merapi, serta penanganan Kebakaran Hutan Lahan di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatra," demikian pernyataan dari Seskab RI, dikutip dari akun IG Seskab RI.</p><p>Sementara itu, Mabes TNI menyatakan bakal menindaklanjuti pengarahan Presiden Prabowo Subianto mengenai perekrutan Suku Dayak nan mau menjadi prajurit TNI.</p><p>"Segala petunjuk dan pengarahan Bapak Presiden, TNI bakal menindaklanjuti," kata Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas saat dihubungi, Minggu (30/8).</p><p>Nas mengatakan pada prinsipnya, TNI memberikan kesempatan kepada seluruh putra-putri bangsa untuk mengabdi.</p><p>"Mengenai sistem dan corak penyesuaiannya, bakal disampaikan setelah pembahasan dan penetapannya selesai," katanya.</p> <p><strong>(yoa/dal)</strong></p>

                            
                                                         

                                                            
    <div>
        

        <div>
            <p><img src="https://cdn.cnnindonesia.com/cnnid/images/default.jpg?v=12.5.8" alt="placeholder">
            </p>
        </div>
    </div>
                            
                            
                            

                            

                        </div>
                        
                            

                        
                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/arahan-prabowo-soal-suku-dayak-jadi-prajurit-tni-181246.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Kapolri Rotasi Jabatan Astamaops hingga Kapolda, Ini Daftarnya</title>
            <description>Kapolri melakukan rotasi jabatan di tingkat perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen). Jabatan Astamaops Kapolri hingga dua Kapolda berganti.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2017/01/17/ec0bb007-51e1-4743-abc8-19b07d7aac3e_169.jpg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/kapolri-rotasi-jabatan-astamaops-hingga-kapolda-ini-daftarnya-181245.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                


                    <p><strong>Jakarta</strong> - 
            </p>
            <p><a href="https://www.detik.com/tag/kapolri">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo</a> melakukan rotasi kedudukan di tingkat perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen). Jabatan Astamaops Kapolri hingga dua Kapolda berganti.</p><p>Mutasi itu tertuang dalam 3 Surat Telegram, masing-masing bernomor SY/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Surat Telegram tersebut dikeluarkan pada Minggu (30/8).</p><p>Terdapat beberapa pejabat utama Polri dan Kapolda nan dimutasi, salah satunya kedudukan Astamaops Kapolri. Posisi itu sekarang diemban oleh Irjen Roycke Harry Langie.</p>
<div>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>
</div>

<p>Posisi As SDM Kapolri juga menjadi kedudukan nan dirotasi. Posisi tersebut sekarang dijabat oleh Irjen Jawari.</p> <p>Selain pejabat utama Polri, dua posisi Kapolda juga mengalami pergantian. Jabatan Kapolda Sulut saat ini diisi oleh Irjen Yudo Hermanto. Sementara posisi Kapolda Papua Barat Daya sekarang dijabat oleh Brigjen Hengki Haryadi.</p><p>Berikut dafar pejabat utama Polri nan dirotasi:</p><p>Astamaops Kapolri: Irjen Roycke Harry Langie, menggantikan Komjen Fadil Imran<br>As SDM Kapolri: Irjen Jawari, menggantikan Irjen Anwar<br>Koorsahli Kapolri: Irjen Ruslan Ependi, menggantikan Irjen Herry Rudolf Nahak<br>Kayanma Polri: Kombes Ian Rizkian Milyardin, menggantikan Kombes Yudi Arkara Oktobera</p><p>Dua kedudukan Kapolda juga mengalami rotasi, berikut daftarnya:</p><p>Kapolda Sulut: Irjen Yudo Hermanto<br>Kapolda Papua Barat Daya: Irjen Hengki Haryadi</p>            
        
		
        <p><strong>(ygs/yld)</strong></p>

        
        

        
        
    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/kapolri-rotasi-jabatan-astamaops-hingga-kapolda-ini-daftarnya-181245.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Prediksi IHSG 31 Agustus-4 September 2026, Pengumuman MSCI Jadi Sorotan</title>
            <description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan 31 Agustus hingga 4 September 2026.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/278/3239173/ihsg-brW8_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/prediksi-ihsg-31-agustus-4-september-2026-pengumuman-msci-jadi-sorotan-181244.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/anggie-ariesta/3398" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/anggie-ariesta/3398" title="Anggie Ariesta">
                            Anggie Ariesta                        </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |07:22 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/278/3239173/ihsg-brW8_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/278/3239173/ihsg-brW8_large.jpg" alt="Prediksi IHSG 31 Agustus-4 September 2026, Pengumuman MSCI Jadi Sorotan"></p><p>Prediksi IHSG 31 Agustus-4 September 2026, Pengumuman MSCI Jadi Sorotan (Foto: Okezone)</p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA</strong> - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan tetap berkesempatan melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan 31 Agustus hingga 4 September 2026.</p>

<p>Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, secara teknikal, pergerakan indeks saham domestik diperkirakan bakal menguji rentang pemisah bawah (support) di level 6.230 dan pemisah atas (resistance) pada posisi 6.628.</p>

<p>&ldquo;Untuk sepekan ke depan, kami memperkirakan IHSG tetap berkesempatan menguat terbatas dengan support 6.230 dan resist 6.628,&rdquo; kata Herditya kepada <strong>Okezone</strong>, Jakarta, Senin (31/8/2026).</p>                                                                    
                

<p>Analis nan kerap disapa Didit ini menjelaskan, sejumlah sentimen krusial nan bakal memengaruhi dinamika pergerakan pasar finansial domestik maupun dunia sepanjang sepekan ke depan.</p>

<p>Didit menyoroti agenda rebalancing indeks MSCI nan memasuki masa efektif per 1 September 2026 sebagai konsentrasi perhatian utama pasar. Langkah rebalancing ini diantisipasi penanammodal lantaran membuka potensi terjadinya aliran modal keluar (outflow) nan cukup signifikan dari lantai bursa.</p>

<p>Selain itu, laju IHSG bakal dipengaruhi oleh rilis info makroekonomi domestik, khususnya laporan PMI Manufaktur Indonesia nan diproyeksikan mengalami melandai, serta pengumuman nomor inflasi resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).</p>                                                                    
                



            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/prediksi-ihsg-31-agustus-4-september-2026-pengumuman-msci-jadi-sorotan-181244.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:25:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Gempa Susulan Terus Terjadi di NTT, Kini Tembus 10.232 Kejadian</title>
            <description>Gempa susulan terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan M 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa susulan kini tembus 10.232 kejadian.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/20/potret-nasib-warga-terdampak-gempa-m77-di-pulau-palue-ntt-1787205164519_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/gempa-susulan-terus-terjadi-di-ntt-kini-tembus-10-232-kejadian-181243.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                


                    <p><strong>Jakarta</strong> - 
            </p>
            <p><a href="https://www.detik.com/tag/gempa-bumi">Gempa</a> susulan terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa susulan sekarang tembus 10.232 kejadian.</p><p>Dari keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), info tersebut dihimpun, Senin (31/8/2026) pukul 05.00 WIB. Magnitudo gempa susulan terbesar 6,2 dan terkecil M 1,0.</p><p>"Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 31 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan: 10.232," tulis BMKG.</p>
<div>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>
</div>

<p>Sementara itu, gempa magnitudo di atas 5 ada 35 kejadian. Gempa susulan nan dirasakan masyarakat 157 kejadian.</p> <p>"Magnitudo di atas 5: 35. Gempa susulan dirasakan: 157," tulis BMKG</p><p>BMKG mengatakan diagram peluruhan mulai nampak pola penurunan. Gempa susulan diperkirakan berjalan sekitar 3-4 minggu.</p><p>Sementara itu, Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan saat konvensi pers di YouTube BNPB, Minggu (30/8) menyebut sampai saat ini belum ada lagi laporan korban jiwa gempa NTT. Total ada 111 orang meninggal dunia.</p><p>"Setelah terjadi gempa, kami juga dapatkan laporan korban jiwa nan meninggal dan nan luka-luka. Per hari ini dan dari beberapa hari nan lampau kami tidak memperoleh lagi laporan adanya korban meninggal baru, sehingga total nan meninggal adalah 111 orang," ujar dia.</p>            
        
		
        <p><strong>(whn/yld)</strong></p>

        
        

        
        
    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/gempa-susulan-terus-terjadi-di-ntt-kini-tembus-10-232-kejadian-181243.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:20:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Serang TNI usai Kepergok Curi Sawit, 14 Warga Suku Anak Dalam Serahkan Diri</title>
            <description>Sebanyak 14 warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terlibat keributan dengan anggota TNI di area perkebunan kelapa sawit menyerahkan diri ke polisi. #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/v1596093631/knt4zvxgovbvxthevksq.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-181242.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-1">Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-5">Sebanyak 14 penduduk Suku Anak Dalam (SAD) nan terlibat keributan dengan personil TNI di area perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL), Sarolangun, Jambi, telah menyerahkan diri ke Polres Sarolangun.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-8">Danrem 042/Garuda Putih (Gapu), Brigjen TNI Nyamin, mengatakan keributan tersebut berasal ketika personil TNI nan sedang patroli memergoki golongan mereka membawa tandan buah segar (TBS) sawit nan diduga curian.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-10">Lima personil TNI nan bekerja mengamankan area perkebunan kemudian merekam aktivitas penduduk SAD tersebut.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-12">&ldquo;Warga tidak terima dan berupaya merebut HP personil dan membantingnya kemudian berupaya untuk menyerang anggota,&rdquo; kata Nyamin saat dikonfirmasi, Senin (31/8).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-14">Peristiwa itu terjadi di area Inti 1 PT SAL, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-16">Keributan kemudian terjadi antara penduduk dan personil TNI. Dalam video nan beredar, terlihat personil TNI mendapat serangan dari sejumlah warga.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-19">Nyamin menyebut salah satu personil TNI mengalami luka memar akibat kejadian tersebut.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-22">&ldquo;Luka memar saja,&rdquo; ujarnya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-24">Setelah kejadian, situasi di letak disebut telah kondusif. Pemerintah Kabupaten Sarolangun berbareng Kepolisian, TNI dan stakeholder mengenai juga telah melakukan mediasi.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-26">&ldquo;Situasi sudah kondusif dan sudah dimediasi sembari menunggu proses hukum,&rdquo; katanya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-28">Sementara itu, mengenai proses hukum, Nyamin menyebut 14 orang nan diduga terlibat dalam keributan telah menyerahkan diri kepada Polres Sarolangun.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c672dc1ff3000a9a7b3b-1788134364859636036-serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-285foFIQWkm-32-30">&ldquo;14 orang pelaku sudah menyerahkan diri ke Polres Sarolangun,&rdquo; pungkasnya.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/serang-tni-usai-kepergok-curi-sawit-14-warga-suku-anak-dalam-serahkan-diri-181242.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:15:16 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali</title>
            <description>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di lokasi pemakaman massal para korban banjir Nepal.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042309_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali-181241.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                    <div>
                        <div>
                            <p>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di letak pemakaman massal para korban banjir Nepal.</p>
                            
                            <div>

                                <div>
                                    <div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042043_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan perlengkapan pelindung (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di letak pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042309_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Mengutip Kathmandu Post, Polisi setempat mengatakan bahwa pihak berkuasa di Chitwan kesulitan menangani sejumlah besar jenazah nan membusuk lantaran bilik mayit kewalahan. Menurut Ganesh Aryal, kepala pejabat distrik Chitwan, hanya empat dari 233 jenazah korban banjir nan ditemukan di distrik tersebut nan telah diidentifikasi.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041979_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Jenazah-jenazah tersebut bakal dimakamkan di tepi sungai di Devghat, sebuah kota kunjungan Hindu. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042177_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Sebelum pemakaman, sampel DNA bakal diambil dari jenazah untuk membantu identifikasi di kemudian hari. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041840_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Kremasi merupakan praktik pemakaman umum dalam kepercayaan Hindu. Lokasi pemakaman bakal ditandai, dengan angan family dapat menemukan jenazah orang nan mereka cintai di kemudian hari.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041756_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Jenazah merupakan tantangan besar lantaran kondisi wajah para korban nan sangat abnormal dan tubuh mereka tertutup lumpur setelah banjir dahsyat. Banyak family nan putus asa menunggu di luar rumah sakit untuk mendapatkan info tentang orang-orang terkasih mereka.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042106_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Menurut nomor terbaru dari otoritas lokal dan media hari ini (29 Agustus), jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di Nepal dan China telah meningkat menjadi 633 orang, sementara nyaris 3.000 orang tetap hilang.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041917_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjir Nepal, Ratusan Jasad Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Badan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat banjir bandang telah meningkat menjadi 626 orang, sementara 2.426 orang tetap hilang. Tim pencarian terus berupaya menemukan jenazah nan hanyut terbawa arus banjir. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                            </div>
                                    
                                    
                                    
                                </div>

                                
                            </div>
                            
                        </div>
                    </div>
                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pilu-pemakaman-massal-korban-banjir-nepal-ratusan-jasad-tak-dikenali-181241.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:15:15 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Tak Batuk atau Demam tapi Positif Kuman TB? Kenali Kondisi TB Laten</title>
            <description>Perbedaan mendasar antara TB Laten dan TB Aktif agar masyarakat tidak salah paham.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/08/30/482/3239106/tb_laten-bdIR_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/tak-batuk-atau-demam-tapi-positif-kuman-tb-kenali-kondisi-tb-laten-181240.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/niko-prayoga/4326" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/niko-prayoga/4326" title="Niko Prayoga ">
                            Niko Prayoga                         </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |07:05 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/08/30/482/3239106/tb_laten-bdIR_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/08/30/482/3239106/tb_laten-bdIR_large.jpg" alt="Tak Batuk alias Demam tapi Positif Kuman TB? Kenali Kondisi TB Laten "></p><p>Ilustrasi TB Laten. (Foto: dok Magnific/Lifestylememory)</p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA</strong> &mdash; Pernahkah Anda merasa kondisi tubuh sangat prima tanpa indikasi batuk alias demam, namun hasil tes kesehatan menunjukkan adanya kuman Tuberkulosis (TB)? Kondisi ini kerap memicu kebingungan masyarakat. Dalam bumi medis, keadaan tersebut dikenal dengan julukan TB Laten.</p>

<p>Spesialis Paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prof. Erlina Burhan dalam unggahan video di akun Instagramnya menjelaskan perbedaan mendasar antara TB Laten dan TB Aktif agar masyarakat tidak salah paham.</p>

<p>&ldquo;Nah, sekarang saya mau cerita sedikit tentang beda antara TB laten dan TB nan aktif. Jadi, TB laten itu adalah kondisi ada kuman di dalam tubuh seseorang, tapi kumannya tidur, tidak beraktivitas. Sedangkan jika TB aktif, kumannya aktif beraktivitas, memperbanyak diri, sehingga bisa menimbulkan kerusakan,&rdquo; kata Prof. Erlina dikutip Minggu (30/8/2026).</p>                                                                    
                

<h2>Tak Ada Keluhan Fisik pada TB Laten</h2>

<p>Ia menegaskan bahwa orang nan mengalami TB Laten sama sekali tidak merasakan keluhan fisik. Hasil pemeriksaan penunjang standar seperti foto Rontgen maupun tes dahak pun kerap menunjukkan hasil negatif.</p>

<p>&ldquo;Kalau TB laten enggak, kumannya sedikit jumlahnya dan tidur, sehingga orangnya sehat, tidak ada indikasi batuk, tidak ada demam, tidak berkeringat malam, tidak turun berat badan. Kalau di-Rontgen pun normal, nggak ada kelainan sama sekali. Ya, dan jika diperiksa dahak juga negatif,&rdquo; terang dia.</p>

                                                                    
                            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/tak-batuk-atau-demam-tapi-positif-kuman-tb-kenali-kondisi-tb-laten-181240.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:15:09 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Purbaya Kenakan PNBP Akses Data Geospasial, Tarif Rp20 Juta</title>
            <description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah jenis layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) baru akses data geospasial.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/320/3239172/purbaya-7RTM_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/purbaya-kenakan-pnbp-akses-data-geospasial-tarif-rp20-juta-181239.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/anggie-ariesta/3398" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/anggie-ariesta/3398" title="Anggie Ariesta">
                            Anggie Ariesta                        </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |07:12 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/320/3239172/purbaya-7RTM_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/320/3239172/purbaya-7RTM_large.jpg" alt="Purbaya Kenakan PNBP Akses Data Geospasial, Tarif Rp20 Juta"></p><p>Purbaya Kenakan PNBP Akses Data Geospasial, Tarif Rp20 Juta (Foto: Okezone)</p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA </strong>- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah jenis jasa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) baru di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).&nbsp;</p>

<p>Ketentuan ini disahkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 63 Tahun 2026 nan mengamendemen patokan sebelumnya, ialah PMK Nomor 98 Tahun 2024.</p>

<p>Beleid ini ditetapkan oleh Purbaya pada 11 Agustus 2026 dan diundangkan pada 21 Agustus 2026, serta dijadwalkan mulai bertindak efektif 15 hari terhitung sejak tanggal pengundangan.</p>                                                                    
                

<p>"Untuk meningkatkan pemberian pelayanan kepada pengguna jasa pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional perlu dilakukan penambahan jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak berkarakter volatil berupa jasa akses info geospasial tematik pertanahan dan ruang," sebagaimana dikutip dari PMK 63/2026, Jakarta, Senin (31/8/2026).</p>

<p>Poin substansial dalam PMK ini adalah dimasukkannya jasa layanan akses info geospasial tematik pertanahan dan ruang sebagai objek PNBP volatil baru.&nbsp;</p>

<p>Jenis baru ini melengkapi delapan kategori jasa PNBP volatil nan sebelumnya telah melangkah di ATR/BPN, seperti penyelenggaraan training Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), training penilai pertanahan, hingga training penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).</p>                                                                    
                

<p>Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa penyesuaian izin ini ditujukan untuk merespons kebutuhan masyarakat dan bumi upaya atas kesiapan info spasial nan memadai, mengingat kerangka patokan terdahulu belum memuat skema tarif untuk jasa tersebut.</p>



            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/purbaya-kenakan-pnbp-akses-data-geospasial-tarif-rp20-juta-181239.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:15:08 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Bajaj BBG Masih Jadi Andalan, Jasa Perbaikannya Tetap Bertahan di Jakarta</title>
            <description>Bajaj BBG masih menjadi moda transportasi warga Jakarta. Kendaraan roda tiga ini tetap mengaspal di tengah modernisasi transportasi Ibu Kota.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/30/bajaj-bbg-masih-jadi-andalan-jasa-perbaikannya-tetap-bertahan-di-jakarta-1788090972790_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/bajaj-bbg-masih-jadi-andalan-jasa-perbaikannya-tetap-bertahan-di-jakarta-181238.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
    
            <h2>Foto Bisnis</h2>
    
    

    <p>Rengga Sancaya - <span>detikFinance</span></p>
    <p>Senin, 31 Agu 2026 07:00 WIB</p>
</div><p><b>Jakarta</b> - Bajaj BBG tetap menjadi moda transportasi penduduk Jakarta. Kendaraan roda tiga ini tetap mengaspal di tengah modernisasi transportasi Ibu Kota.</p>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/bajaj-bbg-masih-jadi-andalan-jasa-perbaikannya-tetap-bertahan-di-jakarta-181238.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:10:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Investor Cermati Sinyal Hawkish The Fed</title>
            <description>IHSG diproyeksi menguji koreksi pada Senin (31/8) terseret sinyal hawkish The Fed. Cermati rekomendasi saham BBRI, CTRA, ENRG, hingga AMRT.#bisnsiupdate #update #bisnis #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanBISNIS,x_140,y_26/v1634025439/01ks55fx6rjkt8m23d7bbx1a2k.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-181237.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-1">Pekerja melangkah di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-5">Indeks Harga Saham Gabungan (<span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/ihsg" draggable="false" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-6">IHSG</a></span>) diproyeksi melemah pada pembukaan perdagangan Senin (31/8), setelah ditutup turun tipis 0,06 persen ke level 6.518,12 pada Jumat (28/8).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-9">Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menjelaskan bahwa IHSG berpotensi menguji koreksi secara teknikal akibat terbentuknya pola bearish doji star candle. Meski begitu, parameter seperti MA20&amp;60, Stochastics, dan RSI tetap menunjukkan sinyal penguatan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-11">Dari sentimen global, pasar dibayangi pidato hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole. Warsh menegaskan bahwa penanganan inflasi tetap menjadi prioritas utama bank sentral AS.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-13">Pernyataan tersebut mendongkrak probabilitas kenaikan suku kembang The Fed sebesar 25 pedoman poin pada September 2026 menjadi 59 persen (berdasarkan CME FedWatch Tool), naik dari sebelumnya 35 persen. Kenaikan prospek suku kembang AS berisiko memicu lonjakan yield US Treasury dan penguatan dolar AS, nan dapat menekan rupiah serta memicu keluarnya biaya asing (capital outflow) dari pasar berkembang seperti Indonesia.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-17">"Dampak awal pidato Warsh condong negatif bagi IHSG lantaran berpotensi meningkatkan risk premium emerging markets. Namun, sentimen ini belum cukup untuk mengubah tren IHSG secara keseluruhan menjadi bearish," ujar Nafan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-19">Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham BBRI, CTRA, dan ENRG.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-21">Sementara itu, tim analis MNC Sekuritas mencatat IHSG tetap bisa memperkuat di atas garis MA20 meski tertekan tindakan jual pada pekan lalu.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-23">Dalam skenario optimistis (best case), IHSG berkesempatan melanjutkan penguatan menuju area 6.599&ndash;6.666. Namun pada skenario pesimistis (worst case), IHSG rentan terkoreksi ke kisaran 6.289&ndash;6.352.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a94c130ef90b7000a2bcb26-1788133680846139439-ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-285fcCfHbTD-27-25">MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG di 6.373 dan 6.272, sedangkan level resistance berada di 6.599 dan 6.705. Rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas hari ini meliputi AMRT, BUMI, INDF, dan LSIP.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/ihsg-diproyeksi-terkoreksi-investor-cermati-sinyal-hawkish-the-fed-181237.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:05:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pelaku Penembakan di Acara Rave Switzerland Masih Diburu</title>
            <description>Aksi penembakan mematikan melanda acara musik techno di Aarau, Swis. Seorang perempuan tewas, lima orang luka-luka, dan polisi menggelar perburuan besar-besaran.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788134518_50d66963f6a0befc1124.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pelaku-penembakan-di-acara-rave-switzerland-masih-diburu-181236.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788134518_50d66963f6a0befc1124.jpg" alt="Pelaku Penembakan di Acara Rave Switzerland Masih Diburu" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788134518_50d66963f6a0befc1124.jpg">
                                Kepolisian bersenjata Swis(EPA)
                            </figure>
                                                                
<p>KEPOLISIAN Swis menggelar perburuan besar-besaran setelah tindakan penembakan mematikan menewaskan seorang wanita berumur 22 tahun dan melukai lima orang lainnya di aktivitas pesta rave di <a href="https://mediaindonesia.com/tag/aarau" title="Aarau">Aarau</a>, Swis.</p>

<p>Korban tewas teridentifikasi sebagai penduduk negara Italia berjulukan Maria Spinelli, nan meninggal di letak kejadian pada Minggu pagi. Pihak kepolisian mengonfirmasi lima korban lainnya, empat laki-laki dan satu wanita berumur antara 24 hingga 27 tahun, saat ini dirawat di rumah sakit dengan tingkat luka mulai dari ringan hingga berat.</p>


<p>Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyampaikan keyakinannya terhadap langkah penanganan otoritas setempat. Ia percaya bahwa otoritas Swiss bakal "mengungkap secara tuntas apa nan terjadi dan menemukan siapa pun nan bertanggung jawab."</p>

<p>Insiden tragis ini terjadi di area arena pacuan kuda Schachen, kota Aarau, sekitar 46 kilometer sebelah barat Zurich. Polisi Kanton Aarau menerima laporan pertama mengenai tembakan pada Minggu sekitar pukul 02.30 waktu setempat (00.30 GMT), beberapa menit setelah musik di aktivitas tersebut berhenti.</p>

<p>Juru Bicara Kepolisian Kanton Aarau, Michael Leupold, menyatakan dalam konvensi pers bahwa pihaknya sedang menjalankan operasi berskala besar di tingkat nasional. Namun, hingga saat ini polisi belum mengantongi petunjuk mengenai identitas maupun jumlah pelaku.</p>

<p>"Kami tetap di tengah-tengah operasi," ujar Leupold. Ia menambahkan pelaku diperkirakan sudah tidak lagi berada di wilayah Aarau.</p>

<p>Penyelidikan sekarang dilakukan bekerja-sama dengan Kepolisian Freiburg, Jerman. Kementerian Luar Negeri Italia juga menerjunkan pejabatnya ke Zurich untuk memantau langsung perkembangan investigasi, seraya mengonfirmasi dua penduduk Italia lainnya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang.</p>

<p>Aksi penembakan tersebut mengejutkan para visitor dan pengisi acara. Penyelenggara memperkirakan pesta musik techno tersebut dihadiri hingga 3.500 orang. Salah seorang saksi mata mengungkapkan kepada media Blick, dia sempat mengira bunyi tembakan tersebut sebagai kembang api, sebelum akhirnya seorang wanita di dekatnya tertembak.</p>

<p>Olivier Grein dari pihak penyelenggara Agency Events AG mengaku sangat terguncang dan berjanji bakal membantu penuh proses penyelidikan polisi.</p>

<p>Guna mengusut kasus ini, polisi telah memasang garis pengaman di sekitar area pacuan kuda, kolam renang kota, dan lapangan olahraga. Sejumlah personel bersenjata lengkap, helikopter militer, hingga unit penanggulangan musibah wilayah (KKE) diterjunkan ke lokasi. Patroli ketat juga diperluas hingga ke wilayah perbatasan Jerman.</p>

<p>Kasus penembakan massal terbilang sangat jarang terjadi di Swis. Meskipun Swis mempunyai salah satu tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di Eropa, patokan ketat telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir. Insiden besar terakhir tercatat tahun 2001, ketika seorang laki-laki bersenjata menewaskan 14 personil parlemen dan pemerintah wilayah di Zug sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. (BBC/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pelaku-penembakan-di-acara-rave-switzerland-masih-diburu-181236.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:05:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Profil KH Miftachul Akhyar yang Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU</title>
            <description>KH Miftachul Akhyar terpilih kembali sebagai Rais Aam PBNU untuk periode 2026-2031.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/kh-miftachul-akhyar-1788126396096_169.jpeg?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/profil-kh-miftachul-akhyar-yang-kembali-terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-181235.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                        <div>

                            
                                                        

                            <p><strong>Jakarta, CNN Indonesia</strong> -- </p><p><span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/miftachul-akhyar"><span>KH Miftachul Akhyar</span></a></strong></span>&nbsp;kembali terpilih jadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (<span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/pbnu"><span>PBNU</span></a></strong></span>) masa khidmah 2026-2031. Keputusan itu berasas hasil musyawarah sembilan ustad sepuh NU nan tergabung dalam majelis Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).</p><p>Miftach merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, sekaligus Rais Aam PBNU periode 2021-2026.</p><p>Ia&nbsp;selama ini dikenal sebagai ustad kharismatik dan berpengaruh di kalangan penduduk NU.&nbsp;Pria kelahiran Surabaya, 1 Januari 1953 merupakan anak seorang ustad NU pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah, Surabaya berjulukan Abdul Ghoni.</p>









<div>
<p>
ADVERTISEMENT
</p>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>

</div><p>Saat muda, dia tercatat pernah belajar di pelbagai pesantren NU seperti Pesantren Tambak Beras, Pesantren Sidogiri, hingga Pesantren Lasem di Jawa Tengah.</p>
    


<p>Di kepengurusan NU, Miftahcul Akhyar mengawalinya dari struktur kepengurusan terendah. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Surabaya 2000-2005, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur 2007-2018 hingga naik menjadi Wakil Rais Aam PBNU. Jabatan Rais Aam diketahui sebagai titik tertinggi di PBNU.</p><p>Mengikuti jejak sang Ayah, Miftach&nbsp;turut mendirikan pondok pesantren di wilayah Kedung Tarukan, Surabaya berjulukan Pesantren Miftachussunnah pada 1982 lalu. Sampai saat ini dia tetap berstatus sebagai pengasuh pesantren tersebut.</p><p>Selain menimba pengetahuan di Pondok Pesantren Lasem Jawa Tengah,&nbsp;Ia juga mengikuti Majelis Ta'lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al- Maliki di Malang.&nbsp;</p><p>Miftach&nbsp;yang pernah menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 itu mempunyai rutinitas mingguan berupa pengajian kitab al-Hikam karya Ibnu 'Athaillah Sakandari.</p><p>Sebelumnya, musyawarah pemilihan Rais Aam&nbsp;digelar tertutup di Ndalem Kasepuhan alias kediaman KH Wahab Hasbullah di letak Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8).</p><p>Terpilihnya&nbsp;Miftach&nbsp;diumumkan langsung oleh&nbsp;Anwar Iskandar nan juga salah satu personil AHWA terpilih.</p><p>"Setelah melakukan musyawarah tertutup, personil AHWA secara mufakat memutuskan bahwa nama KH Miftachul Akhyar dipilih menjadi Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031," kata Kiai Anwar di Gedung Sidang Pleno V, Gedung Serba Guna.</p> <p><strong>(tim/dal)</strong></p>

                            
                                                         

                                                            
    <div>
        

        <div>
            <p><img src="https://cdn.cnnindonesia.com/cnnid/images/default.jpg?v=12.5.8" alt="placeholder">
            </p>
        </div>
    </div>
                            
                            
                            

                            

                        </div>
                        
                            

                        
                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/profil-kh-miftachul-akhyar-yang-kembali-terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-181235.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:05:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Hasil Liga Spanyol 2026-2027 Semalam: Real Madrid Bantai Malaga 4-0, Sevilla vs Atletico Madrid 1-3!</title>
            <description>Berikut hasil Liga Spanyol 2026-2027 yang berlangsung pada Minggu 30 Agustus 2026 malam WIB hingga Senin (31/8/2026).</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/46/3239170/real_madrid_menang_4_0_atas_malaga_di_liga_spanyol_2026_2027_realmadriden-HEYJ_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/hasil-liga-spanyol-2026-2027-semalam-real-madrid-bantai-malaga-4-0-sevilla-vs-atletico-madrid-1-3-181234.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/ramdani-bur/2334" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/ramdani-bur/2334" title="Ramdani Bur">
                            Ramdani Bur                        </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |07:02 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/46/3239170/real_madrid_menang_4_0_atas_malaga_di_liga_spanyol_2026_2027_realmadriden-HEYJ_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/46/3239170/real_madrid_menang_4_0_atas_malaga_di_liga_spanyol_2026_2027_realmadriden-HEYJ_large.jpg" alt=" Real Madrid Bantai Malaga 4-0, Sevilla vs Atletico Madrid 1-3!"></p><p>Real Madrid menang 4-0 atas Malaga di Liga Spanyol 2026-2027. (Foto: X/@realmadriden)</p>
            </div>


            
            
            
                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>SEBANYAK </strong>empat pertandingan lanjutan<a href="https://bola.okezone.com/ligaspanyol"> Liga Spanyol 2026-2027</a> bergulir pada Minggu 30 Agustus 2026 malam WIB hingga Senin (31/8/2026) awal hari WIB.<a href="https://www.okezone.com/tag/real-madrid"> Real Madrid</a> dan Atletico Madrid mendapatkan hasil positif.</p>

<h2><strong>1. Hasil Real Madrid vs Malaga</strong></h2>

<p>Jose Mourinho didikan Real Madrid tetap digdaya di Liga Spanyol 2026-2027. Ketiga kalinya secara beruntun, <em>Los Blancos </em>-julukan Real Madrid- meraih kemenangan.</p>

<p>Terbaru, Kylian Mbappe dan kawan-kawan menang 4-0 atas Malaga! Gol-gol kemenangan Real Madrid atas Malaga dicetak Jude Bellingham pada menit 19, gol bunuh diri Alfonso Herrero (26&rsquo;), Kylian Mbappe (30&rsquo;) dan Arda Guler (90+1&rsquo;).</p>                                                                
                                  

<figure><img alt=" X/@realmadriden)" src="https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2026/08/30/jude_bellingham_cetak_gol_kemenangan_real_madrid_atas_malaga_di_liga_spanyol_2026_2027_realmadriden_18014.jpg">
Jude Bellingham cetak gol kemenangan Real Madrid atas Malaga di Liga Spanyol 2026-2027. (Foto: X/@realmadriden)
</figure>

<p>Berkat kemenangan ini, Real Madrid naik ke puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2026-2027 dengan sembilan angka. Vinicius Jr dan kawan-kawan unggul dua nomor atas Atletico Madrid di posisi dua.</p>

<p>Namun, Real Madrid rawan tergusur ke posisi dua jika Barcelona meraih kemenangan. Barcelona bakal menjamu Rayo Vallecano di lanjutan pekan ketiga Liga Spanyol 2026-2027 pada Selasa (1/9/2026) awal hari WIB.</p>

<p>Selanjutnya, Real Madrid bakal tandang ke markas Real Betis di lanjutan pekan keempat Liga Spanyol 2026-2027 pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 02.00 WIB. Di atas kertas, Real Madrid dijagokan meraih kemenangan.</p>                                                                
                                  



            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/hasil-liga-spanyol-2026-2027-semalam-real-madrid-bantai-malaga-4-0-sevilla-vs-atletico-madrid-1-3-181234.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:05:08 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali</title>
            <description>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di lokasi pemakaman massal para korban banjir Nepal.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042309_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali-181233.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                    <div>
                        <div>
                            <p>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di letak pemakaman massal para korban banjir Nepal.</p>
                            
                            <div>

                                <div>
                                    <div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042043_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Petugas Armed Police Force (APF) mengenakan perlengkapan pelindung (APD) untuk membawa jenazah ke lubang di letak pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042309_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Mengutip Kathmandu Post, Polisi setempat mengatakan bahwa pihak berkuasa di Chitwan kesulitan menangani sejumlah besar jenazah nan membusuk lantaran bilik mayit kewalahan. Menurut Ganesh Aryal, kepala pejabat distrik Chitwan, hanya empat dari 233 jenazah korban banjir nan ditemukan di distrik tersebut nan telah diidentifikasi.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041979_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Jenazah-jenazah tersebut bakal dimakamkan di tepi sungai di Devghat, sebuah kota kunjungan Hindu. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042177_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Sebelum pemakaman, sampel DNA bakal diambil dari jenazah untuk membantu identifikasi di kemudian hari. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041840_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Kremasi merupakan praktik pemakaman umum dalam kepercayaan Hindu. Lokasi pemakaman bakal ditandai, dengan angan family dapat menemukan jenazah orang nan mereka cintai di kemudian hari.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041756_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Jenazah merupakan tantangan besar lantaran kondisi wajah para korban nan sangat abnormal dan tubuh mereka tertutup lumpur setelah banjir dahsyat. Banyak family nan putus asa menunggu di luar rumah sakit untuk mendapatkan info tentang orang-orang terkasih mereka.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093042106_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Menurut nomor terbaru dari otoritas lokal dan media hari ini (29 Agustus), jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di Nepal dan China telah meningkat menjadi 633 orang, sementara nyaris 3.000 orang tetap hilang.&nbsp;(REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/30/pemakaman-massal-devghat-bagi-para-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-chitwan-nepal-minggu-3082026-1788093041917_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Navesh Chitrakar)" title="Pemakaman massal Devghat bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Chitwan, Nepal, Minggu (30/8/2026).">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Pilu Pemakaman Massal Korban Banjr Nepal, Ratusan Jenazah Tak Dikenali" dtr-id="763467" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260830193132-7-763467/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Badan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat banjir bandang telah meningkat menjadi 626 orang, sementara 2.426 orang tetap hilang. Tim pencarian terus berupaya menemukan jenazah nan hanyut terbawa arus banjir. (REUTERS/Navesh Chitrakar)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                            </div>
                                    
                                    
                                    
                                </div>

                                
                            </div>
                            
                        </div>
                    </div>
                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pilu-pemakaman-massal-korban-banjr-nepal-ratusan-jenazah-tak-dikenali-181233.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:55:15 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Dolly Parton Dimakamkan Secara Privat, Adik Kandung Tulis Pesan Haru</title>
            <description>Ikon musik country Dolly Parton telah dimakamkan dalam prosesi privat di Nashville. Adik kandungnya, Freida Parton, membagikan kenangan dan pesan menyentuh.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788133351_6483e3d37be81ff37310.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/dolly-parton-dimakamkan-secara-privat-adik-kandung-tulis-pesan-haru-181232.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788133351_6483e3d37be81ff37310.jpg" alt="Dolly Parton Dimakamkan Secara Privat, Adik Kandung Tulis Pesan Haru" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/08/31/1788133351_6483e3d37be81ff37310.jpg">
                                Ikon musik country Dolly Parton telah dimakamkan dalam prosesi privat di Nashville. Adik kandungnya, Freida Parton, membagikan kenangan dan pesan menyentuh.(Instagram)
                            </figure>
                                                                
<p>LEGENDA musik country dunia, <a href="https://mediaindonesia.com/tag/dolly-parton" title="Dolly Parton">Dolly Parton</a>, telah dimakamkan dalam sebuah prosesi tertutup di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Upacara <a href="https://mediaindonesia.com/tag/pemakaman" title="Pemakaman">pemakaman</a> ini digelar secara singkat dan privat serta hanya dihadiri family dekat, sesuai dengan permintaan terakhir sang penyanyi sebelum wafat pada usia 80 tahun akibat penyakit kanker.</p>

<p>Penghormatan terakhir tersebut berjalan di Woodlawn Memorial Park and Mausoleum, Nashville. Dolly dimakamkan di samping makam suaminya, Carl Dean, nan telah mendahuluinya pada Maret 2025. Keponakan sekaligus kepala keamanannya, Bryan Seaver, mengungkapkan Dolly menginginkan kenyamanan di peristirahatan terakhirnya setelah berpuluh-puluh tahun tampil dengan busana megah.</p>


<p>"Dolly menelepon saya dan mengatakan dia mau beristirahat di ranjang kain katun nan bagus karena, setelah seumur hidup mengenakan rhinestone nan berat, dia akhirnya layak mendapatkan kenyamanan dan istirahat," ungkap Seaver.</p>

<p>Menyusul kepergian sang maestro, adik kandung Dolly, Freida Parton, membagikan penghormatan emosional melalui akun media sosialnya. Dalam pesan tertulis tersebut, Freida mengenang sosok sang kakak nan tidak hanya menjadi megabintang bagi dunia, tetapi juga bertindak sebagai figur ibu nan membesarkannya sejak usia 13 hingga 18 tahun.</p>

<p>"Saya tahu bagi seluruh dunia, dia adalah seorang megabintang, tetapi bagi saya, dia adalah 'Dolly Momma' saya," tulis Freida. "Dia adalah kakak nan bakal naik ke tempat tidur berbareng saya ketika saya tetap mini lantaran kami berdua takut pada kegelapan. Dia adalah wanita nan mengambil langkah dan menjadi 'Momma' saya, membesarkan saya dari usia 13 hingga 18 tahun."</p>

<p>Freida juga mengakui bahwa seperti hubungan persaudaraan pada umumnya, mereka terkadang terlibat perselisihan, namun rasa kasih sayang di antara mereka tidak pernah pudar.</p>

<p>"Seperti semua kerabat perempuan, kami tentu mempunyai porsi argumen dan ketidaksepakatan selama bertahun-tahun, tetapi apalagi melalui semua pasang surut, serta semua tawa dan air mata, saya tidak pernah berakhir mencintainya," tambah Freida.</p>

<p>Di akhir pesannya, Freida meminta publik dan para fans untuk mendoakan keluarganya nan sedang berduka, seraya berjanji bakal terus melanjutkan warisan kebaikan dan cinta nan selalu disebarkan oleh sang kakak selama hidupnya. (People/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/dolly-parton-dimakamkan-secara-privat-adik-kandung-tulis-pesan-haru-181232.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:50:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>FOTO: Sukhoi RI Tergelincir, Orangutan Pingsan Akibat Karhutla Kalbar</title>
            <description>CNN Indonesia merangkum sejumlah foto dari peristiwa paling menyorot perhatian di sepanjang pekan lalu. Berikut foto-foto tersebut.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/asia-weatherindonesia-orangutan-1788082719624_169.jpeg?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/foto-sukhoi-ri-tergelincir-orangutan-pingsan-akibat-karhutla-kalbar-181231.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div><p>
        &copy; 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and &copy; 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed
        with permission. <br>
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnindonesia.com/tentang-kami">Tentang Kami</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnindonesia.com/tentang-kami#redaksi">Redaksi</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnindonesia.com/pedoman-media-siber">Pedoman Media Siber</a> | 
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnindonesia.com/karir">Karir</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnindonesia.com/disclaimer">Disclaimer</a> <br>
        <a aria-label="link description" href="https://us.cnn.com/" rel="nofollow">CNN U.S.</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnn.com/" rel="nofollow">CNN International</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://cnnespanol.cnn.com/" rel="nofollow">CNN en ESPA&Ntilde;OL</a> |
        <a aria-label="link description" href="http://www.cnnchile.com" rel="nofollow">CNN Chile</a> 
        <a aria-label="link description" href="http://www.cnnmexico.com" rel="nofollow">CNN M&eacute;xico</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://arabic.cnn.com/" rel="nofollow">&#1575;&#1604;&#1593;&#1585;&#1576;&#1610;&#1577;</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnn.co.jp/" rel="nofollow">&#26085;&#26412;&#35486;</a> |
        <a aria-label="link description" href="https://www.cnnturk.com/" rel="nofollow">T&uuml;rk&ccedil;e</a>
    </p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/foto-sukhoi-ri-tergelincir-orangutan-pingsan-akibat-karhutla-kalbar-181231.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:50:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang Dialihkan ke BNI City</title>
            <description>Stasiun Karet akan resmi berhenti beroperasi mulai 1 September 2026. Operasional penumpang di stasiun tersebut akan dialihkan ke Stasiun BNI City.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2022/07/30/naik-turun-penumpang-krl-di-stasiun-bni-city-1_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/stasiun-karet-ditutup-mulai-1-september-penumpang-dialihkan-ke-bni-city-181230.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                


                    <p><strong>Jakarta</strong> - 
            </p>
            <p><a href="https://www.detik.com/tag/stasiun-karet">Stasiun Karet</a> bakal resmi berakhir beraksi mulai 1 September 2026. Operasional penumpang di stasiun tersebut bakal dialihkan ke Stasiun BNI City.</p><p>"Mulai 1 September 2026, seluruh operasional di Stasiun Karet bakal dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Rekan Commuters nan sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet dapat menggunakan akses selasar di samping Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City," tulis akun X KAI Commuter seperti dilihat, Senin (31/8/2026).</p><p>Perubahan ini disebabkan proses pekerjaan integrasi Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet nan dilakukan KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter. Hari ini menjadi terakhir kali Stasiun Karet beraksi melayani penumpang.</p>
<div>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>
</div>

<p>Mulai 1 September mendatang, operasional pelayanan di Stasiun Karet bakal dihentikan total. Petugas juga telah menyiapkan akomodasi penunjang untuk melayani penumpang di Stasiun BNI City.</p> <p>"Fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City juga telah tersedia dan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet," tulis KAI.</p><p>Dalam siaran pers KAI Commuter nan diterima, saat ini perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang melalui Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City sebanyak 264 perjalanan. Dengan adanya integrasi ini perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya saja naik dan turun pengguna di Stasiun Karet menjadi di Stasiun Sudirman Baru/BNI City.</p><p>Sementara itu, untuk jasa Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tidak ada perubahan selama proses pekerjaan ini. Untuk jasa proses naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta tetap sesuai dengan jasa saat ini.</p><p>VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan nantinya akomodasi integrasi Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet bakal menghadirkan akomodasi jasa nan lebih baik lagi. Penataan area integrasi juga bakal menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal.</p><p>KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line nan sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet, untuk menyesuaikan kembali proses naik dan turun di Stasiun BNI City.</p><p>"Selalu perhatikan info dan pengarahan dari petugas di stasiun selama masa proses pekerjaan integrasi ini," tutur Karina.</p>            
        
		
        <p><strong>(ygs/ygs)</strong></p>

        
        

        
        
    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/stasiun-karet-ditutup-mulai-1-september-penumpang-dialihkan-ke-bni-city-181230.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:50:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Daftar Iuran BPJS Kesehatan Berlaku 31 Agustus 2026, Cek di Sini!</title>
            <description>Iuran BPJS Kesehatan belum mengalami perubahan hingga saat ini 31 Agustus 2026</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/02/22/ilustrasi-bpjs-kesehatan-cnbc-indonesiaandrean-kristianto-13_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/daftar-iuran-bpjs-kesehatan-berlaku-31-agustus-2026-cek-di-sini-181229.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                

                        
                                                

                        
                                                

                        
                        <p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia -</strong> Iuran BPJS Kesehatan belum mengalami perubahan hingga saat ini 31 Agustus 2026.&nbsp;Iuran tetap merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022.</p>

<p>Dalam ketentuan iuran Perpres 63/2022, skema kalkulasi iuran peserta terbagi ke dalam beberapa aspek. Pertama adalah bagi peserta Penerima Bantun Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan nan iurannya dibayarkan langsung oleh Pemerintah.</p>

<p>Kedua, iuran bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) nan bekerja pada Lembaga Pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, personil TNI, personil Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5% dari Gaji alias Upah per bulan dengan ketentuan : 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.</p>

<p>Ketiga, iuran bagi peserta PPU nan bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% dari Gaji alias Upah per bulan dengan ketentuan : 4% dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% dibayar oleh Peserta.</p>

<p>Keempat, iuran untuk family tambahan PPU nan terdiri dari anak keempat dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1% dari dari penghasilan alias bayaran per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.</p>

<p>Kelima, iuran bagi kerabat lain dari PPU seperti kerabat kandung/ipar, asisten rumah tangga, dan lainnya, peserta pekerja bukan penerima bayaran (PBPU) serta iuran peserta bukan pekerja ada perhitungannya sendiri, berikut rinciannya:</p>

<p>1. Sebesar Rp 42.000 per orang per bulan dengan faedah pelayanan di ruang perawatan Kelas III.</p>

<p>- Khusus untuk kelas III, bulan Juli - Desember 2020, peserta bayar iuran sebesar Rp 25.500. Sisanya sebesar Rp 16.500 bakal dibayar oleh pemerintah sebagai support iuran.</p>

<p>- Per 1 Januari 2021, iuran peserta kelas III ialah sebesar Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan support iuran sebesar Rp 7.000.</p>

<p>2. Sebesar Rp 100.000 per orang per bulan dengan faedah pelayanan di ruang perawatan Kelas II.</p>

<p>3. Sebesar Rp 150.000 per orang per bulan dengan faedah pelayanan di ruang perawatan Kelas I.</p>

<p>Keenam, iuran Jaminan Kesehatan bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, alias anak yatim piatu dari Veteran alias Perintis Kemerdekaan, ditetapkan sebesar 5% dari 45% penghasilan pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 tahun per bulan, dibayar oleh Pemerintah.</p>

<p>Dalam skema iuran terakhir nan termuat dalam Perpres 63/2022 pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran terhitung mulai tanggal 1 Juli 2016. Denda dikenakan andaikan dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan diaktifkan kembali, peserta nan berkepentingan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap.</p>

<p>Berdasarkan Perpres 64/2020, besaran denda pelayanan sebesar 5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan dengan jumlah bulan tertunggak dengan ketentuan:</p>

<p>1. Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 bulan.</p>

<p>2. Besaran denda paling tinggi Rp 30.000.000.</p>

<p>3. Bagi Peserta PPU pembayaran denda pelayanan ditanggung oleh pemberi kerja.</p> 
                        

                        
                        <p><strong>(mij/mij)</strong>
                        

                        
                                                        <a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763123?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a>
    
                                                

                    </p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/daftar-iuran-bpjs-kesehatan-berlaku-31-agustus-2026-cek-di-sini-181229.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:45:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Naik-Turun KRL Tak Bisa dari Stasiun Karet Mulai Besok, Dialihkan ke BNI City</title>
            <description>Mulai besok, Selasa 1 September 2026, Stasiun Karet tak bisa lagi digunakan untuk naik dan turun penumpang KRL.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/01/02/stasiun-karet-akan-ditutup-3_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/naik-turun-krl-tak-bisa-dari-stasiun-karet-mulai-besok-dialihkan-ke-bni-city-181228.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                

        <p><strong>Jakarta</strong> - 
        </p>
        <p>Mulai besok, Selasa 1 September 2026, Stasiun Karet tak bisa lagi digunakan untuk naik dan turun penumpang KRL. Proses integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru/BNI City bakal dimulai besok.</p><p>Integrasi stasiun bakal dilakukan oleh KAI Daop 1 Jakarta berbareng KAI Commuter mulai 1 September hingga 31 Desember 2026. Selama proses pekerjaan tersebut, jasa naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City.</p><p>Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan nantinya integrasi ini juga untuk membikin perjalanan pengguna lebih kondusif dan lebih nyaman.</p>
<div>
  
  
  <p>
    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
  </p>
</div><p>"Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian lantaran Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun," jelas Purnomo dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).</p><p>Untuk pengguna Commuter Line nan sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet bakal menggunakan akses selasar di samping Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City. Fasilitas gate elektronik, loket dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City sudah terpasang dan bakal terintegrasi dengan akses dari pintu Karet.</p><p>Saat ini perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang melalui Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City sebanyak 264 perjalanan. Dengan adanya integrasi ini perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya saja naik dan turun pengguna di Stasiun Karet menjadi di Stasiun Sudirman Baru/BNI City.</p><div><div><p><img src="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/01/02/stasiun-karet-akan-ditutup-4_169.jpeg?w=620" alt="" title="Stasiun Karet Akan Ditutup" caption="Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rencana penutupan operasional Stasiun Karet nan berlokasi di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Salah satu alasannya adalah lantaran jarak Stasiun Karet terlalu dekat dengan Stasiun BNI City sehingga kurang efisien."><span>Naik-Turun KRL Tak Bisa dari Stasiun Karet Mulai Besok, Dialihkan ke BNI City Foto: Rifkianto Nugroho</span></p></div></div><p>Sementara itu, untuk jasa Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tidak ada perubahan selama proses pekerjaan ini. Untuk jasa proses naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta tetap sesuai dengan jasa saat ini.</p><p>Sebagai informasi, sepanjang 2026 hingga Juli kemarin Stasiun Karet mencatat sebanyak 2.175.455 pengguna nan naik dan sebanyak 2.127.155 pengguna nan turun di stasiun ini. Sedangkan Stasiun BNI City alias Sudirman Baru mencatat sebanyak 940.478 pengguna nan naik dan sebanyak 662.808 pengguna nan turun di stasiun ini. Secara total, kedua stasiun tersebut melayani 5.905.896 aktivitas naik dan turun pengguna Commuter Line Jabodetabek pada Januari-Juli 2026.</p><p>Pada kesempatan nan sama, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet bakal menghadirkan akomodasi jasa nan lebih baik lagi.</p><p>"Penataan area integrasi juga bakal menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal," kata Karina.</p><p>Ia juga menambahkan, KAI Commuter juga bakal menyiapkan petugas dan akomodasi info nan jelas kepada pengguna. Petunjuk arah, petugas layanan, sosialisasi, serta pengaturan arus pengguna bakal disiapkan.</p><p>Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line nan sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet, untuk menyesuaikan kembali proses naik dan turun di Stasiun BNI City.</p>        

        
        <p><strong>(hal/acd)</strong></p>

    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/naik-turun-krl-tak-bisa-dari-stasiun-karet-mulai-besok-dialihkan-ke-bni-city-181228.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:40:11 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Menuju Zero ODOL, Jalur Truk Masih Beririsan dengan Mobilitas Warga</title>
            <description>Selain infrastruktur dan penertiban, kebijakan Zero ODOL 2027 masih tinggalkan catatan potensi konflik sosial #kumparanOTO</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanOTO,x_140,y_26/v1634025439/01js5xtgnkptqrqk8sffv6vgqw.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-181227.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-1">Pengendara sepeda motor melintas di sela truk kontainer nan terjebak macet di Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/3/2025).  Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-5">Kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Load) nan ditargetkan pemerintah mulai 2027 tidak hanya berangkaian dengan pembatasan dimensi dan muatan kendaraan. Penataan jalur nan digunakan pikulan berat juga menjadi pekerjaan rumah agar kebijakan tersebut tidak memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-8">Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menilai salah satu persoalannya adalah belum adanya jaringan jalan logistik nasional nan secara unik menghubungkan area industri, pusat produksi, pergudangan, pelabuhan, hingga pusat distribusi.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-10">Kondisi tersebut membikin kendaraan pikulan peralatan tetap kudu berbagi ruang dengan aktivitas masyarakat di jalan umum. </p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-12">Persoalan semakin kompleks ketika area industri dan permukiman berkembang berdekatan, sehingga jalur nan digunakan truk untuk mendistribusikan peralatan juga menjadi bagian dari mobilitas harian warga.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-14">"Sejauh ini di Indonesia belum pernah ada nan namanya jaringan jalan logistik nasional. Imbasnya pada penyebaran area industri, pemerintah wilayah memberikan izin area pemukiman baru, nan pada akhirnya kelak hanya industrinya nan disalahkan," papar Wakil Sekretaris Jenderal Aptrindo, Agus Pratiknyo kepada kumparan, Kamis (27/8/2026).</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-16">Truk nan kelebihan muatan alias over dimension over load (Odol) melintas di jalan tol. Foto: Dok. Joko Setiowarno</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-19">Menurut Agus, persoalan tersebut kemudian dapat memunculkan gesekan antara aktivitas logistik dengan masyarakat nan tinggal di sekitar jalur distribusi. </p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-22">Ketika akses menuju area industri alias pelabuhan juga menjadi jalan utama warga, pergerakan kendaraan berat berpotensi menimbulkan persoalan mulai dari kepadatan lampau lintas hingga keselamatan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-25">Salah satu contoh nan disebut Agus adalah munculnya protes penduduk di area Jakarta Utara nan bersenggolan dengan aktivitas kendaraan berat dan pengedaran logistik.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-27">"Terkait protes warga, kadang kita mengelus dada dan memikirkan ini sebenarnya mana ayam mana telur. Pelabuhannya sudah jauh lebih tua dan ada duluan, tetapi justru masyarakat sekitarnya nan sekarang marah," keluhnya.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-29">Sejumlah Truk melintasi Tol Jakarta-Cikampek di area Bekasi Barat, Minggu (20/3/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-32">Menurutnya, persoalan serupa dapat muncul di area industri lain ketika perkembangan permukiman tidak diikuti dengan penataan koridor unik untuk kendaraan pikulan barang. Dalam kondisi seperti itu, truk tidak mempunyai banyak pilihan selain menggunakan jaringan jalan nan juga digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-35">Karena itu, Agus menilai pembenahan Zero ODOL tidak cukup hanya dilakukan melalui pemeriksaan dan penindakan terhadap kendaraan nan melanggar. </p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-37">Pembatasan dimensi dan muatan perlu dibarengi dengan penataan jalur pengedaran sehingga kendaraan pikulan peralatan mempunyai koridor nan sesuai dengan karakter dan beban kendaraannya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-39">Persoalan ini menjadi semakin krusial lantaran penerapan Zero ODOL bakal mengubah pola operasional kendaraan pikulan barang. Ketika kendaraan tidak lagi diperbolehkan membawa muatan melampaui pemisah nan ditetapkan, pengedaran peralatan dapat memerlukan lebih banyak perjalanan alias penggunaan kendaraan dengan konfigurasi nan sesuai. </p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-41">Tanpa support jaringan jalan nan memadai, perubahan tersebut berpotensi menambah beban pada ruas jalan nan sudah digunakan berbareng masyarakat.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a8fecbdf5c073000a879838-1787817149204707877-menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-284DjUCvt5R-42-43">"Semua itu kembali lagi pada law enforcement. Kuncinya ada di SDM dan penegakan hukum. Selama penegakannya tegas seperti di Eropa, Singapura, alias berkaca pada revolusi sistem KRL kita dulu, lama-kelamaan seluruh ekosistem penunjang logistik ini pasti bakal alim mengikuti aturan," pungkasnya.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/menuju-zero-odol-jalur-truk-masih-beririsan-dengan-mobilitas-warga-181227.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:35:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Lengkap! Aturan DHE SDA 1 September 2026 Khusus Eksportir Tambang</title>
            <description>Relaksasi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) khusus untuk sektor pertambangan telah rampung.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2022/07/07/ilustrasi-dolar-amerika-serikat-usd-2_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/lengkap-aturan-dhe-sda-1-september-2026-khusus-eksportir-tambang-181226.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                

                        
                                                

                        
                                                

                        
                        <p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia-</strong>Relaksasi patokan Devisa Hasil Ekspor (DHE) unik untuk sektor pertambangan telah rampung. Aturan bakal bertindak besok, 1 September 2026 juga langsung disosialisasikan kepada pelaku upaya baik di dalam maupun luar negeri.</p>

<p>Sosialisasi dipimpin oleh<span> </span>Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso pada akhir pekan lalu.</p>

<p>Berikut poin-poin penjelasan aturan&nbsp;berdasarkan siaran pers Kemenko&nbsp;Perekonomian:</p>

<p><strong>Kebijakan Umum DHE SDA</strong><strong></strong></p>

<p>Pengaturan DHE SDA merupakan penyelenggaraan petunjuk Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 agar kekayaan alam dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Kebijakan ini diarahkan pada tiga tujuan utama: (i) mendukung stabilitas makroekonomi dan pendalaman pasar finansial domestik; (ii) mendorong pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan hilirisasi SDA; serta (iii) meningkatkan investasi dan keahlian ekspor dari aktivitas pengusahaan, pengelolaan, dan pengolahan SDA.</p>

<p>Ketentuan pokok nan bertindak saat ini mencakup tanggungjawab pemasukan (repatriasi) 100% DHE SDA ke dalam Sistem Keuangan Indonesia, tanggungjawab penempatan (retensi) paling sedikit 30% selama 3 bulan untuk sektor migas dan 100% selama 12 bulan untuk sektor nonmigas, nan dilakukan melalui Bank Devisa BUMN. Melalui PP 2/2026, penggunaan DHE SDA nonmigas tetap diperkenan untuk 5 tujuan: penukaran ke Rupiah ditetapkan paling banyak 50%, pembayaran tanggungjawab kepada pemerintah (pajak dan PNBP), pembayaran dividen valas, pengadaan peralatan dan jasa termasuk peralatan modal, serta pembayaran pinjaman hingga modal kerja, sepanjang biaya tetap ditempatkan pada Rekening Khusus valas.</p>

<p><strong>Substansi Pasal 18A</strong><strong></strong></p>
<p>Pasal 18A PP 21/2026 mengatur ketentuan unik bagi penyelenggaraan perjanjian bilateral mengenai perdagangan alias kesepahaman/kesepakatan lainnya mengenai perdagangan. Bagi DHE SDA nan berasal dari sektor pertambangan, ketentuan tersebut meliputi: tanggungjawab penempatan paling sedikit 30% untuk jangka waktu paling singkat 3 bulan sejak penempatan pada Rekening Khusus DHE SDA; penempatan dapat dilakukan pada bank nan melakukan aktivitas upaya dalam kurs asing; dan penukaran ke Rupiah dapat dilakukan pada bank nan melakukan aktivitas upaya dalam kurs asing.</p>

<p>Keputusan penyelenggaraan Pasal 18A ditetapkan melalui Rapat Koordinasi Tingkat Menteri pada 23 Juli 2026.</p>

<p><strong>Penetapan Negara dan Dasar Pemilihan</strong><strong></strong></p>
<p>Pemerintah menetapkan 5 (lima) negara nan memenuhi kriteria Pasal 18A, ialah Amerika Serikat, Tiongkok, Hong Kong, Australia, dan Kanada. Kelima negara tersebut merupakan negara dengan nilai investasi terbesar pada sektor pertambangan di Indonesia, sekaligus mempunyai perjanjian bilateral mengenai perdagangan alias kesepahaman/kesepakatan lainnya mengenai perdagangan dengan Indonesia sebagaimana dipersyaratkan Pasal 18A. Penggunaan lima besar negara asal investasi pada sektor pertambangan sebagai dasar pemilihan dimaksudkan agar akomodasi Pasal 18A tepat sasaran pada sumber investasi nan paling berkontribusi terhadap aktivitas pertambangan nasional.</p>

<p><strong>Kriteria Eksportir</strong><strong></strong></p>
<p>Kriteria eksportir nan dapat memanfaatkan Pasal 18A ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48 Tahun 2026, dengan tiga syarat kumulatif:</p>
<ol>
<li><strong>Berbentuk perseroan.</strong> Eksportir merupakan perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) nan bergerak pada sektor pertambangan.</li>
<li><strong>Pemegang saham dari negara mitra.</strong> Paling sedikit terdapat 1 (satu) pemegang saham nan berasal dari negara nan ditetapkan.</li>
<li><strong>Porsi kepemilikan paling sedikit 10%.</strong> Porsi kepemilikan pemegang saham dimaksud paling sedikit 10% (sepuluh persen).</li>
</ol>

<p>Berdasarkan info Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan flagging pertambangan migas dan nonmigas periode Maret 2025 sampai dengan Juli 2026, teridentifikasi 537 NPWP nan selanjutnya dialirkan ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU). Hasil pemadanan menunjukkan 64 NPWP alias sekitar 12% dari total tersebut memenuhi kriteria Pasal 18A. Daftar komplit disajikan pada Lampiran siaran pers ini, dan bakal direviu setiap bulan.<span> </span></p>

<p>Daftar eksportir eligible nan menjadi dasar pengawasan pemenuhan tanggungjawab DHE SDA untuk Pemberitahuan Pabean Ekspor bulan September 2026 bakal dipublikasikan selambat-lambatnya pada minggu kedua Oktober 2026 melalui laman resmi Bank Indonesia.</p>

<p><strong>Penetapan Bank Devisa Penempatan DHE SDA</strong><strong></strong></p>
<p>Rapat Koordinasi Tingkat Menteri menyepakati 15 (lima belas) bank devisa sebagai tempat penempatan Rekening Khusus DHE SDA bagi eksportir nan memanfaatkan Pasal 18A, terdiri atas 5 (lima) bank devisa BUMN dan 10 (sepuluh) bank devisa non-BUMN. Bank devisa BUMN nan ditetapkan antara lain ialah Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, dan Bank Syariah Indonesia. Adapun bank devisa non-BUMN terdiri atas Standard Chartered Bank, Deutsche Bank AG, MUFG Bank, Ltd., JP Morgan Chase Bank, N.A., Citibank, N.A., Bank of China, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, PT Bank SMBC Indonesia Tbk, dan PT Bank HSBC Indonesia.</p>

<p><strong>Pokok-Pokok Pengaturan Lainnya</strong><strong></strong></p>
<p><strong>1. Bersifat akomodasi dan opsional</strong></p>
<p>Pasal 18A merupakan akomodasi nan pemanfaatannya berkarakter opsional bagi eksportir sektor pertambangan nan memenuhi kriteria. Eksportir nan memanfaatkannya dikenakan tanggungjawab penempatan paling sedikit 30% untuk jangka waktu paling singkat 3 bulan pada bank devisa nan ditetapkan, termasuk bank devisa non-BUMN.</p>

<p><strong>2. Ketentuan bagi nan tidak memanfaatkan.</strong></p>
<p>Eksportir nan tidak memanfaatkan Pasal 18A tetap tunduk pada ketentuan PP 2/2026, ialah penempatan 100% selama paling singkat 12 bulan pada Bank Devisa BUMN untuk sektor pertambangan nonmigas, dengan lima tujuan penggunaan sebagaimana Pasal 11A; alias penempatan paling sedikit 30% selama paling singkat 3 bulan pada Bank Devisa BUMN untuk sektor pertambangan migas.</p>

<p><strong>3. Mekanisme opt-out.</strong></p>
<p>Eksportir nan memenuhi kriteria namun memilih tidak memanfaatkan Pasal 18A wajib menyampaikan surat kepada Kepala Departemen Pengelolaan Kepatuhan dan Laporan Bank Indonesia, dengan tembusan kepada Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan. Surat pernyataan disampaikan selambatnya 5 hari kerja setelah pengumuman. Apabila surat tersebut tidak disampaikan, eksportir dinyatakan secara otomatis memilih untuk memanfaatkan akomodasi Pasal 18A.</p>

<p><strong>4. Satu paket dan satu kali pilihan.</strong></p>
<p>Fasilitas Pasal 18A merupakan satu paket nan utuh dan tidak dapat dipecah antara jangka waktu, besaran penempatan, dan bank penempatan. Pilihan pemanfaatan dilakukan satu kali.</p>

<p><strong>5. Waktu berlaku. </strong></p>
<p>Penyempurnaan penerapan Pasal 18A PP 21/2026 diberlakukan untuk PPE mulai 1 September 2026.</p>

<p><strong>6. Penyelesaian permasalahan.</strong></p>
<p>Dalam perihal terdapat persoalan alias dispute mengenai pelaksanaan, eksportir dapat menyampaikan surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian c.q. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dengan tembusan kepada Kementerian Keuangan c.q. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, dan Bank Indonesia c.q. Kepala Departemen Pengelolaan Kepatuhan dan Laporan.</p> 
                        

                        
                        <p><strong>(mij/mij)</strong>
                        

                        
                                                        <a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753566?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a></p>                                                

                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/lengkap-aturan-dhe-sda-1-september-2026-khusus-eksportir-tambang-181226.html</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:35:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
            </channel>
</rss>