<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss xmlns:g="http://base.google.com/ns/1.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0">
    <channel>
        <title>Newss.id</title>
        <description>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</description>
        <image>
          <title>Newss.id</title>
          <url>https://www.newss.id/favicon.ico</url>
          <link>https://www.newss.id/</link>
        </image>
        <category>Newss.id</category>
        <link>https://www.newss.id/</link>
        <atom:link href="https://www.newss.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <atom:link href="https://www.newss.id/" rel="alternate" type="application/rss+xml"/>
        <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:14 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:14 +0700</lastBuildDate>
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <managingEditor>admin@newss.id (Newss.id)</managingEditor>
        <webMaster>admin@newss.id (Newss.id)</webMaster>
        <language>id-ID</language>
        <copyright>Copyright 2026, Newss.id</copyright>
        <generator>AGC Kincaimedia</generator>
        <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
        <itunes:image href="https://www.newss.id/favicon.ico"/>
        <itunes:keywords>Newss.id</itunes:keywords>
        <itunes:summary>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</itunes:summary>
        <itunes:subtitle>Newss.id</itunes:subtitle>
        <itunes:category text="Technology"/>
        <itunes:category text="Business"/>
        <itunes:category text="Arts">
          <itunes:category text="Performing Arts"/>
          <itunes:category text="Visual Arts"/>
        </itunes:category>
        <itunes:author>Newss.id</itunes:author>
        <itunes:owner>
          <itunes:email>admin@newss.id</itunes:email>
          <itunes:name>Newss.id</itunes:name>
        </itunes:owner>
                <item>
            <title>2 Begal Bergolok yang Rampas Motor Pelajar di Bogor Ditangkap</title>
            <description>2 Begal Bergolok yang Rampas Motor Pelajar di Bogor Ditangkap #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kvcc6fbsgknezcec9xcmmfbe.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-98390.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-1">2 pemalak nan rampas motor pelajar di Jalan Setu-Cileungsi, Bogor, ditangkap. Foto: Dok Polsek Cileungsi.</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-5">Seorang pelajar laki-laki menjadi korban pembegalan. Motor nan dikendarai pelajar itu dirampas oleh dua orang pelaku.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-8">Peristiwa ini terjadi di wilayah Setu, perbatasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (23/5) siang.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-10">Aksi pembegalan tersebut sempat terekam kamera CCTV di sekitar letak kejadian dan viral di media sosial.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-12">Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat dua pelaku mengadang dan menakut-nakuti korban menggunakan senjata tajam berupa golok. Korban apalagi berteriak panik dan menyerahkan motornya tanpa perlawanan.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-15">Pelajar korban begal. Foto: Dok Polsek Cileungsi.</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-18">Setelah menjalankan aksinya, kedua pelaku membawa kabur sepeda motor berwarna hitam hasil rampasan tersebut.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-20">Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Setu. Mendapat laporan itu, polisi lampau menyelidiki dan menangkap dua pelaku di tempat persembunyiannya pada Senin (16/6).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-22">"Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga sukses mengamankan peralatan bukti berupa sepeda motor milik korban dan golok serta seorang penadah," tulis akun IG @polsek_cileungsi.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362c1de48c6000a4c037d-1781752513436780178-2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-27cRcAlKWri-25-25">Saat ini, kedua pelaku diamankan dan kudu mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan norma nan berlaku.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/2-begal-bergolok-yang-rampas-motor-pelajar-di-bogor-ditangkap-98390.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Kuasa Hukum Sony Sonjaya Bantah Elza Syarief Mundur</title>
            <description>TIM kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya membantah klaim pengacara Elza Syarief yang menyatakan telah mengundurkan diri dari tim pembela. </description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753795_ac77dc4b37f6ec02f94d.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/kuasa-hukum-sony-sonjaya-bantah-elza-syarief-mundur-98387.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753795_ac77dc4b37f6ec02f94d.jpg" alt="Kuasa Hukum Sony Sonjaya Bantah Elza Syarief Mundur" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753795_ac77dc4b37f6ec02f94d.jpg">
                                Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya(ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agr)
                            </figure>
                                                                
<p>TIM kuasa norma mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (<a href="https://mediaindonesia.com/tag/bgn" title="BGN">BGN</a>) <a href="https://mediaindonesia.com/tag/sony-sonjaya" title="Sony Sonjaya">Sony Sonjaya</a> membantah klaim pengacara <a href="https://mediaindonesia.com/tag/elza-syarief" title="Elza Syarief">Elza Syarief</a> nan menyatakan telah mengundurkan diri dari tim pembela.&nbsp;</p>

<p>Pihak Sony menegaskan bahwa status Elza sebenarnya adalah dicabut kuasanya secara resmi oleh pihak family dan kliennya.</p>


<p>Salah satu kuasa norma Sony Sonjaya, Krisna Murti, menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan info kepastian status norma tersebut langsung dari pihak family Sony Sonjaya pada awal pekan ini.</p>

<p>&ldquo;Saya diberitahu oleh pihak family bahwa hari Senin (15/6/2026) Elza resmi dicabut kuasanya, bukan mengundurkan diri. Surat pencabutan dilakukan langsung oleh Pak Sony. Namun, saya pribadi belum mengetahui secara pasti argumen di kembali keputusan pencabutan tersebut,&rdquo; kata Krisna kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).</p>

<p>Krisna memaparkan bahwa posisi dirinya dan Elza Syarief sejak awal menerima surat kuasa secara terpisah melalui instansi norma (law firm) masing-masing. Oleh lantaran itu, pencabutan kuasa terhadap Elza dipastikan tidak memengaruhi keahlian alias legalitas tim pengacara lain nan saat ini tetap mendampingi Sony menghadapi investigasi di Kejaksaan Agung.</p>

<p>Krisna juga mengaku terkejut dan heran dengan pernyataan Elza Syarief nan mengaku mundur lantaran menganggap Sony Sonjaya tidak jujur serta menutup-nutupi kebenaran perkara dalam proses pendampingan hukum.</p>

<p>Menurut Krisna, selama proses pemeriksaan intensif oleh tim interogator Kejaksaan Agung, seluruh keterangan dan pembelaan dari Sony Sonjaya sudah dikupas secara transparan dan dituangkan secara sah ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).</p>

<p>&ldquo;Saya terkejut dengan pernyataan Bu Elza Syarief. Kami menerima kuasa bareng, mendampingi pemeriksaan bersama-sama. Semua sudah dituangkan di dalam BAP. Apa sih nan tidak jujurnya Pak Sony? Saya malah bingung,&rdquo; ungkapnya.</p>

<p>Krisna turut meluruskan rumor mengenai adanya halangan alias kesulitan komunikasi untuk menemui Sony di dalam tahanan. Ia menilai, sebagai advokat nan sudah mempunyai jam terbang tinggi, Elza dipastikan sangat memahami prosedur umum penahanan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).</p>

<p>Lebih lanjut, Krisna menegaskan pihaknya enggan memperpanjang polemik internal antarpengacara di ruang publik. Saat ini, ujar dia, konsentrasi tim norma ialah menyusun strategi pembelaan terbaik bagi Sony Sonjaya dalam menghadapi jeratan kasus <a href="https://mediaindonesia.com/tag/korupsi" title="Korupsi">korupsi</a> pengadaan peralatan strategis tersebut.</p>

<p>"Saya lebih konsentrasi kepada saat ini Pak Sony sebagai pengguna saya menghadapi masalah hukumnya. Bu Elza Syarief kan sudah tidak lagi menjadi kuasa hukumnya," ujar Krisna. (H-4)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/kuasa-hukum-sony-sonjaya-bantah-elza-syarief-mundur-98387.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Ilmuwan Temukan Tanda Awal Suar Surya Kelas X9 Sebelum Meletus</title>
            <description>Peneliti berhasil mengidentifikasi perubahan atmosfer Matahari tiga jam sebelum suar surya kelas X9 terjadi, membuka peluang sistem peringatan dini.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753816_a79dec11d632cf6cd176.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/ilmuwan-temukan-tanda-awal-suar-surya-kelas-x9-sebelum-meletus-98388.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753816_a79dec11d632cf6cd176.jpg" alt="Ilmuwan Temukan Tanda Awal Suar Surya Kelas X9 Sebelum Meletus" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753816_a79dec11d632cf6cd176.jpg">
                                Observatorium Dinamika Matahari NASA menangkap gambar suar mentari X9(NASA/SDO)
                            </figure>
                                                                
<p>PARA intelektual sekarang selangkah lebih dekat dalam memecahkan misteri prediksi cuaca <a href="https://mediaindonesia.com/tag/antariksa" title="Antariksa">antariksa</a> ekstrem. Sebuah penelitian terbaru sukses mengidentifikasi perubahan tidak biasa di atmosfer Matahari beberapa jam sebelum terjadinya <a href="https://mediaindonesia.com/tag/suar-surya" title="suar surya">suar surya</a> kelas X9, salah satu jenis letusan daya paling luar biasa nan dapat dihasilkan oleh bintang pusat tata surya kita itu.</p>

<p>Temuan ini didasarkan pada pengamatan langka terhadap ledakan besar nan terjadi pada 3 Oktober 2024. Dengan menganalisis info selama nyaris 5 jam sebelum ledakan, tim peneliti sukses menangkap sinyal-sinyal awal nan selama ini luput dari pengamatan manusia.</p>


<h3>Deteksi Dini Melalui Wahana <a href="https://mediaindonesia.com/tag/nasa" title="nasa">NASA</a></h3>

<p>Penelitian nan dipimpin oleh Louis Seyfritz, peneliti dari New Jersey Institute of Technology, memanfaatkan info dari wahana antariksa <i>Interface Region Imaging Spectrograph</i> (IRIS) milik NASA. Secara kebetulan, wahana ini sedang memantau wilayah aktif Matahari nan sama saat proses pra-letusan berlangsung.</p>

<p>Seyfritz menjelaskan bahwa karakter plasma di atmosfer Matahari mulai menunjukkan perilaku asing sekitar tiga jam sebelum suar betul-betul meletus. "Kami memandang peningkatan kecerahan, turbulensi, dan pergerakan plasma jauh sebelum suar meletus," ungkapnya.</p>

<p>Berikut adalah rincian info pengamatan nan sukses diidentifikasi oleh tim peneliti:</p>

<table readabilitydatatable="1">
	<thead>
		<tr>
			Waktu Sebelum Letusan
			Fenomena nan Teramati
		</tr>
	</thead>
	<tbody>
		<tr>
			<td>~3 Jam</td>
			<td>Peningkatan kecerahan dan turbulensi plasma di atmosfer Matahari.</td>
		</tr>
		<tr>
			<td>Fase Pra-Letusan</td>
			<td>Munculnya pola osilasi (naik-turun) teratur setiap 7-10 menit dan 18-21 menit.</td>
		</tr>
		<tr>
			<td>15 - 20 Menit</td>
			<td>Fase kritis: Turbulensi meningkat tajam dan plasma mulai bergerak keluar (pelepasan energi).</td>
		</tr>
	</tbody>
</table>

<h3>Pola Osilasi dan Rekoneksi Magnetik</h3>

<p>Salah satu temuan paling signifikan adalah adanya pola osilasi alias degub aktivitas plasma nan berulang secara teratur. Fluktuasi ini terdeteksi di area pertemuan medan magnet nan berlawanan, nan diyakini sebagai titik penumpukan daya raksasa.</p>

<p>Para peneliti menduga pola ini merupakan gelombang nan merambat melalui atmosfer Matahari alias serangkaian peristiwa "rekoneksi magnetik" kecil&mdash;sebuah proses di mana garis-garis medan magnet terputus dan menyambung kembali dengan melepaskan energi&mdash;sebelum akhirnya memicu ledakan utama.</p>

<p><strong>Mengapa Suar Surya Berbahaya?</strong><br>
Suar surya adalah ledakan daya magnetik nan dapat memicu angin besar geomagnetik di Bumi. Dampaknya meliputi gangguan komunikasi radio, kerusakan komponen satelit, hingga akibat kegagalan jaringan listrik global.</p>

<h3>Langkah Menuju Sistem Peringatan Dini</h3>

<p>Meski hasil ini sangat menjanjikan, para intelektual memberikan catatan krusial bahwa temuan ini baru didasarkan pada satu peristiwa suar surya tunggal. Diperlukan lebih banyak info dari beragam letusan besar lainnya untuk memastikan apakah pola osilasi ini berkarakter konsisten alias tidak.</p>

<p>Namun, jika pola ini terbukti selalu muncul sebelum letusan besar, bumi bakal mempunyai fondasi kuat untuk membangun sistem prakiraan cuaca antariksa nan lebih akurat. Hal ini bakal memberikan waktu krusial bagi operator satelit dan penyedia prasarana listrik di Bumi untuk melakukan langkah mitigasi sebelum <a href="https://mediaindonesia.com/tag/badai-matahari" title="Badai matahari">badai matahari</a> menghantam.</p>

<p>"Jika pola osilasi ini terus muncul sebelum suar surya lainnya, itu bisa menjadi parameter kuat bahwa sebuah letusan besar bakal segera terjadi," pungkas Seyfritz. (Z-1)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/ilmuwan-temukan-tanda-awal-suar-surya-kelas-x9-sebelum-meletus-98388.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>77 Persen UMKM Beroperasi tanpa Legalitas, Pemerintah Beri Pendampingan</title>
            <description>Sebanyak 77 persen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia masih menjalankan kegiatan usahanya tanpa legalitas resmi.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753540_83ddc894808bbd19fc5d.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/77-persen-umkm-beroperasi-tanpa-legalitas-pemerintah-beri-pendampingan-98389.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753540_83ddc894808bbd19fc5d.jpg" alt="77 Persen UMKM Beroperasi tanpa Legalitas, Pemerintah Beri Pendampingan" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753540_83ddc894808bbd19fc5d.jpg">
                                Menteri UMKM Maman Abdurrahman(Kementerian UMKM)
                            </figure>
                                                                
<p>Sebanyak 77 persen upaya mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://mediaindonesia.com/tag/umkm" title="UMKM">UMKM</a>) di Indonesia tetap menjalankan aktivitas usahanya tanpa legalitas resmi. Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat beragam program pendampingan guna mempercepat transformasi upaya mikro dari sektor informal menuju upaya nan lebih tertata, terlindungi, dan berkekuatan saing. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan legalitas usaha, sertifikasi mutu, pelindungan upaya dan produk, serta ekspansi akses pembiayaan nan terintegrasi dalam <a href="https://mediaindonesia.com/tag/festival" title="festival">Festival</a> Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro.</p>

<p>Menteri UMKM <a href="https://mediaindonesia.com/tag/maman-abdurrahman" title="Maman Abdurrahman">Maman Abdurrahman</a> menegaskan pemerintah terus menghadirkan beragam corak pendampingan agar pelaku UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut meliputi kemudahan perizinan, sertifikasi, akses pembiayaan, hingga penguatan kapabilitas upaya nan dikemas dalam satu jasa terpadu.</p>


<p>"Kami berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin dalam konteks pemberian perizinan, pendampingan usaha, sertifikasi, serta akses pembiayaan, baik KUR maupun non-KUR. Semua jasa tersebut kami kemas dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro," kata Maman usai membuka Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Balikpapan, Rabu (17/6).</p>

<p>Menurut Maman, penguatan pendampingan menjadi krusial lantaran kebanyakan UMKM tetap beraksi secara informal. Rendahnya tingkat legalitas upaya membikin banyak pelaku UMKM belum memperoleh kepastian hukum, perlindungan usaha, maupun akses nan optimal terhadap beragam program pemberdayaan dan pembiayaan.</p>

<p>Untuk mengatasi persoalan tersebut, <a href="https://mediaindonesia.com/tag/kementerian-umkm" title="kementerian umkm">Kementerian UMKM</a> memperkuat kerjasama dengan beragam pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, sektor perbankan, hingga bumi usaha.</p>

<p>Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat proses transformasi dan formalisasi upaya mikro sehingga semakin banyak pelaku UMKM nan mempunyai legalitas resmi, memperoleh perlindungan usaha, serta dapat mengakses beragam program pengembangan nan disediakan pemerintah.</p>

<p>"Karena kita menyadari bahwa ketika UMKM tumbuh dan mendapatkan akses perizinan serta pembiayaan nan masif dan optimal, maka roda perekonomian wilayah juga bakal bergerak," ujar Maman.</p>

<p>Senada dengan itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menilai tantangan nan dihadapi UMKM ke depan semakin kompleks sehingga memerlukan support nan lebih kuat dari seluruh pemangku kepentingan.</p>

<p>"Oleh lantaran itu, UMKM kudu terus kita sorong untuk naik kelas. Dari upaya nan belum mempunyai legalitas menjadi upaya nan legal, dari upaya tradisional menjadi upaya nan memanfaatkan teknologi digital, serta dari upaya nan hanya memperkuat menjadi upaya nan bisa berkembang dan berkekuatan saing," kata Rudy.</p>

<p>Ia juga membujuk pemerintah wilayah di Kalimantan Timur untuk terus menghadirkan kebijakan nan berpihak kepada UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.</p>

<p>"Bagaimana agar UMKM kita bisa segera naik kelas sehingga ekonomi wilayah semakin kuat, tingkat pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat Insya Allah semakin meningkat," ujarnya.</p>

<p>Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 bakal digelar di 10 letak di beragam wilayah Indonesia dengan melibatkan sekitar 1.000 pelaku upaya mikro. Balikpapan menjadi kota pertama nan membuka rangkaian aktivitas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem upaya mikro nan tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. (E-3)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/77-persen-umkm-beroperasi-tanpa-legalitas-pemerintah-beri-pendampingan-98389.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Ricuh di Hotel Sultan, Sejumlah Tamu Panik Hendak Tinggalkan Hotel</title>
            <description>Sejumlah tamu yang menginap di Hotel Sultan yang berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat panik saat proses eksekusi, Kamis (18/6).</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/suasana-di-dalam-hotel-sultan-setelah-proses-eksekusi-dan-pengambilalihan-1781752982715_169.png?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/ricuh-di-hotel-sultan-sejumlah-tamu-panik-hendak-tinggalkan-hotel-98386.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                        <div>

                            
                                                        

                            <p><strong>Jakarta, CNN Indonesia</strong> -- </p><p>Sejumlah tamu rupanya tetap menginap di&nbsp;<span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/hotel-sultan"><span>Hotel Sultan</span></a></strong></span> nan berada di area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat saat proses eksekusi, Kamis (18/6).</p><p>Pantauan <em>CNNIndonesia.com</em>, sejumlah tamu terlihat panik dan <em>shock</em> dengan kericuhan nan sempat terjadi saat proses eksekusi.</p>









<div>
<p>
ADVERTISEMENT
</p>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>

</div><p>Sejumlah abdi negara kepolisian, termasuk polwan pun langsung mendampingi para tamu hotel. Beberapa di antaranya terlihat membawa koper dan bersiap untuk meninggalkan hotel.</p><p>Di sisi lain, pihak PPKGBK tetap melakukan penyisiran di area hotel untuk melakukan pendataan sebagai tindak lanjut dari proses eksekusi.</p>
    


 <p><strong>(dis/ugo)</strong></p><a href="https://www.cnnindonesia.com/outboundlinks?url=https://www.google.com/preferences/source?q=https://www.cnnindonesia.com" target="_blank" dtr-evt="detail artikel" dtr-sec="google preferred source" dtr-act="google preferred source">
    <svg width="24px" height="32px" viewbox="-3 0 262 262" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" preserveaspectratio="xMidYMid" fill="#000000">
        
        
        
            <path d="M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027" fill="#4285F4"></path>
            <path d="M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1" fill="#34A853"></path>
            <path d="M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782" fill="#FBBC05"></path>
            <path d="M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251" fill="#EB4335"></path>
        
    </svg>
    <span> Add <span>
            <img src="https://cdn.cnnindonesia.com/cnnid/images/logo.png?v=12.4.1" alt="">
        </span> as a preferred <br> source on Google </span>
    <span>
        <svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" viewbox="0 0 12 12" fill="none">
            <path d="M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z" fill="black"></path>
        </svg>
    </span>
</a>
                            

                            
                                                         

                                                                <p>
    <a href="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1370314" id="idautovideocnn" dtr-evt="box aevp" dtr-sec="box aevp" dtr-act="box aevp" dtr-ttl="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1370314">[Gambas:Video CNN]<br></a></p>
                            

                            

                        </div>
                        
                            

                        
                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/ricuh-di-hotel-sultan-sejumlah-tamu-panik-hendak-tinggalkan-hotel-98386.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:40:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Massa Lempar Batu ke Polisi</title>
            <description>Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Massa Lempar Batu ke Polisi #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kvc4k8rrrb79rrsar11rzxh0.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-98385.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-1">Kericuhan terjadi saat proses eksekusi pengosongan lahan eks Hotel Sultan di Blok 15 area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-5">Eksekusi pengosongan lahan Blok 15 area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6) pagi melangkah ricuh.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-8">Kericuhan ini bermulai saat petugas keamanan campuran berbareng pihak mengenai hendak masuk ke dalam hotel.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-10">Di saat nan bersamaan, sejumlah massa nan menolak eksekusi itu tengah berunjuk rasa di depan lobi Hotel Sultan.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-12">Kericuhan terjadi saat proses eksekusi pengosongan lahan eks Hotel Sultan di Blok 15 area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-15">Tak berselang lama, sejumlah massa mulai melempar batu dan sejumlah peralatan ke arah petugas. Massa juga terlihat mencoba mendorong mundur abdi negara keamanan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-17">Penertiban dan pengosongan Blok 15 GBK ini merupakan tindak lanjut dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat setelah negara memenangkan sengketa lahan jangka panjang melawan PT Indobuildco selaku pengelola lama milik Pontjo Sutowo.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-19">Sengketa ini bermulai dari berakhirnya masa bertindak Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Indobuildco pada Maret dan April 2023, nan berdiri di atas lahan Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 1/Gelora atas nama Sekretariat Negara sejak 1989.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-23">Suasana eks Hotel Sultan di Blok 15 area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-26">Selain mengharuskan pengosongan lahan, putusan pengadilan juga menghukum PT Indobuildco untuk bayar royalti penggunaan tanah negara sebesar US$45,356,473 (setara Rp 809 miliar) untuk periode tahun 2007 hingga 2023.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-28">Pemerintah memastikan bahwa seluruh peralatan milik pengelola lama bakal diinventarisasi dengan kondusif di penyimpanan penyimpanan dan pihak PPKGBK memberikan waktu selama enam bulan bagi PT Indobuildco untuk mengambil kembali barang-barang tersebut.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-30">Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto, kuasa norma Chandra Hamzah, dan Dirut GBK Rakhmadi Afif Kusumo, memberikan keterangan mengenai pengeksekusian Hotel Sultan di area GBK, Jakarta, (18/6/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-33">Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menegaskan pemerintah saat ini memilih konsentrasi penuh pada kelancaran proses eksekusi pengosongan bentuk gedung terlebih dulu sebelum menentukan rencana pemanfaatan area lahan ke depan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-35">Bambang menjelaskan tindakan ini merupakan petunjuk Presiden Prabowo Subianto nan memerintahkan agar seluruh aset pemerintah nan selama ini dikuasai pihak lain segera ditarik dan dikembalikan penuh ke bawah kontrol negara.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-38">"Kemudian, dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kita kudu menarik aset-aset pemerintah, aset-aset negara nan selama ini dikuasai oleh pihak lain. Kemudian kita kudu mengembalikan bahwa semua aset itu kudu di bawah kontrol kita sendiri, pemerintah dan negara," sambung Bambang.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3363f5a191de000aa53006-1781752821984761560-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-27cRhbYYPma-36-40">Hingga kini, eksekusi pengosongan Hotel Sultan tetap berlangsung.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempar-batu-ke-polisi-98385.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:15 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Wujudkan Pernikahan Impian, Santika Indonesia Hotels &amp; Resorts Hadirkan Kesempatan Staycation Gratis di The Anvaya Beach Resort Bali </title>
            <description>SANTIKA Indonesia Hotels &amp; Resorts kembali menghadirkan penawaran spesial bagi para calon pengantin dari Santika Best Wedding Deals 2026 yang tersedia di aplikasi Loyalty Program MyValue.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753461_da0328f99215733cac37.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/wujudkan-pernikahan-impian-santika-indonesia-hotels-resorts-hadirkan-kesempatan-staycation-gratis-di-the-anvaya-beach-resort-bali-98383.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753461_da0328f99215733cac37.jpg" alt="Wujudkan Pernikahan Impian, Santika Indonesia Hotels &amp; Resorts Hadirkan Kesempatan Staycation Gratis di The Anvaya Beach Resort Bali " src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753461_da0328f99215733cac37.jpg">
                                Santika Best Wedding Deals 2026(Dok. Santika Indonesia Hotels &amp; Resorts)
                            </figure>
                                                                
<p><a href="https://mediaindonesia.com/tag/santika-indonesia-hotels" title="santika indonesia hotels">SANTIKA Indonesia Hotels</a> &amp; Resorts kembali menghadirkan penawaran spesial bagi para calon pengantin melalui program Santika Best <a href="https://mediaindonesia.com/tag/wedding" title="wedding">Wedding</a> Deals 2026 nan tersedia secara eksklusif di aplikasi Loyalty Program MyValue. Mengusung tema &ldquo;Love in Bloom&rdquo;, program ini dirancang untuk membantu pasangan mewujudkan pernikahan angan dengan lebih mudah melalui beragam pilihan venue, paket pernikahan menarik, serta pengalaman romantis di jaringan hotel dan resort Santika Indonesia di seluruh Indonesia.&nbsp;</p>

<p>Dari program spesial ini, calon pengantin nan melakukan transaksi paket pernikahan selama periode promo di bulan Juni berkesempatan mendapatkan cuma-cuma menginap selama 3 hari 2 malam di <a href="https://mediaindonesia.com/tag/the-anvaya-beach-resort-bali" title="The Anvaya Beach Resort Bali">The Anvaya Beach Resort Bali</a>. Penawaran terbatas ini menjadi nilai tambah eksklusif bagi pasangan nan mau melengkapi momen senang mereka. Program ini mempunyai untung eksklusif di lebih dari 50 hotel dan resort nan tersebar di seluruh Indonesia sepanjang bulan Juni 2026.&nbsp;</p>


<p>Prita Gero, Corp. Marcomm Manager Santika Indonesia Hotels &amp; Resorts, mengatakan bahwa <a href="https://mediaindonesia.com/tag/santika-best-wedding-deals-2026" title="Santika Best Wedding Deals 2026">Santika Best Wedding Deals 2026</a> menawarkan lebih banyak promo dari sebelum-sebelumnya.&nbsp;</p>

<p>"Melalui Santika Best Wedding Deals 2026, kami mau memberikan lebih dari sekadar venue pernikahan. Kami mau menghadirkan kemudahan dalam proses perencanaan, beragam pilihan paket nan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasangan, serta nilai tambah nan membikin setiap momen terasa lebih istimewa. Kehadiran promo eksklusif berupa kesempatan menikmati <em>staycation </em>di The Anvaya Beach Resort Bali menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman nan lebih komplit bagi calon pengantin," ujar Prita dikutip dari siaran pers resmi, Kamis (18/6).</p>

<p><img height="700" src="https://asset.mediaindonesia.com/content/2026/06/18/1781753414_3394f25da15fcb9a7abb.jpg" width="1200"></p>

<h5><em>(Santika Best Wedding Deals 2026/Dok.Santika Indonesia Hotels &amp; Resort)</em></h5>

<p>Sebagai bagian dari program Santika Best Wedding Deals 2026, Hotel Santika Premiere Bintaro turut menghadirkan penawaran spesial bagi para calon pengantin. Selama periode promo, pasangan dapat menikmati potongan nilai mulai dari Rp5.000.000 untuk paket pernikahan nan tersedia. Dengan pilihan ballroom nan elegan, hidangan berkualitas, serta tim ahli nan siap mendampingi setiap perincian acara, Hotel Santika Premiere Bintaro berkomitmen untuk menghadirkan momen pernikahan nan berkesan dan sesuai dengan angan setiap pasangan.</p>

<p>Santika Indonesia Hotels and Resorts saat ini mengelola 111 unit hotel dengan 7 brand utama: The Anvaya Beach Resorts sebagai hotel berbintang 5, Hotel Santika Premiere sebagai hotel berbintang 4, Hotel Santika sebagai hotel berbintang 3, Kampi Hotel sebagai instagenic hotel berbintang 3, Amaris Hotel sebagai smart hotel dan The Royal Collection (The Samaya dan The Kayana) sebagai Boutique Villas.&nbsp;</p>

<p><a href="https://www.mysantika.com/" rel="nofollow" target="_blank">Download aplikasi MyValue dan MySantika di iOS alias Google Play Store lampau daftar menjadi member Santika Indonesia untuk mendapatkan nilai terbaik dan nikmati keuntungannya di semua jaringan hotel Santika Indonesia Hotels &amp; Resorts</a>.(RO/H-4)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/wujudkan-pernikahan-impian-santika-indonesia-hotels-resorts-hadirkan-kesempatan-staycation-gratis-di-the-anvaya-beach-resort-bali-98383.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>DPR RI Apresiasi Inovasi Digital BP Batam, MANTAB dan Dashboard Investasi</title>
            <description>Komisi VI DPR RI memuji transformasi digital BP Batam melalui platform MANTAB dan Dashboard Investasi untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753472_7dd4b8a73f9ed6668291.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/dpr-ri-apresiasi-inovasi-digital-bp-batam-mantab-dan-dashboard-investasi-98384.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753472_7dd4b8a73f9ed6668291.jpg" alt="DPR RI Apresiasi Inovasi Digital BP Batam, MANTAB dan Dashboard Investasi" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753472_7dd4b8a73f9ed6668291.jpg">
                                Jajaran ketua BP Batam berpotret berbareng dengan personil Komisi VI DPR Ri(MI/HO)
                            </figure>
                                                                
<p>BADAN<b> </b>Pengusahaan (BP) <a href="https://mediaindonesia.com/tag/batam" title="batam">Batam</a> sukses mencuri perhatian legislatif melalui langkah progresif dalam transformasi digital. Anggota Komisi VI <a href="https://mediaindonesia.com/tag/dpr-ri" title="dpr ri">DPR RI</a>, Kawendra Lukistian, memberikan apresiasi tinggi terhadap pengembangan dua penemuan unggulan: Manajemen Talenta Batam (MANTAB) dan Dashboard <a href="https://mediaindonesia.com/tag/investasi" title="investasi">Investasi</a> Batam.</p>

<p>Kedua platform tersebut dinilai menjadi solusi konkret dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan investasi di Kota Batam. Apresiasi ini disampaikan Kawendra dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI berbareng jejeran ketua <a href="https://mediaindonesia.com/tag/bp-batam" title="BP Batam">BP Batam</a> di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).</p>


<p>&ldquo;Melalui penemuan ini, kita memandang bumi internasional semakin percaya terhadap kepemimpinan BP Batam saat ini. Mudah-mudahan langkah seperti ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh lembaga-lembaga lainnya,&rdquo; ujar Kawendra di hadapan forum nan juga dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Anggota Komisi VI Sturman Panjaitan.</p>

<h3>MANTAB: Jembatan SDM dan Industri</h3>

<p>Kawendra secara unik menyoroti MANTAB sebagai platform digital nan bisa mempertemukan kebutuhan spesifik industri dengan kompetensi pencari kerja secara akurat. Dengan pemetaan nan presisi, kesenjangan (gap) antara kesiapan tenaga kerja lokal dan kebutuhan perusahaan dapat diminimalisir.</p>

<h3>Dashboard Investasi: Respon Cepat 1x24 Jam</h3>

<p>Selain urusan SDM, BP Batam juga memperkuat ekosistem investasi melalui Dashboard Investasi Batam nan dikelola via <em>Invest in Batam</em>. Platform ini berfaedah sebagai pusat kendali <em>real-time</em> untuk memantau realisasi investasi dan perizinan.</p>

<div><p><strong>Ringkasan Inovasi Digital BP Batam 2026</strong></p><table readabilitydatatable="1">
	<thead>
		<tr>
			Inovasi
			Fungsi Utama
			Target Keunggulan
		</tr>
	</thead>
	<tbody>
		<tr>
			<td><strong>MANTAB</strong></td>
			<td>Manajemen Talenta &amp; Pemetaan Kompetensi</td>
			<td>Mempercepat rekrutmen &amp; serapan tenaga kerja lokal.</td>
		</tr>
		<tr>
			<td><strong>Dashboard Investasi</strong></td>
			<td>Monitoring realisasi &amp; halangan investasi <em>real-time</em></td>
			<td>Penyelesaian hambatan penanammodal maksimal 1 x 24 jam.</td>
		</tr>
	</tbody>
</table>
</div>

<h3>Komitmen Pimpinan BP Batam</h3>

<p>Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa transformasi digital adalah strategi besar untuk memperkuat daya saing Batam di kancah internasional.</p>

<p>"Dashboard ini dapat dipantau secara <em>real-time</em> oleh pimpinan. Jika ada kendala, pihak mengenai langsung dihubungi. Sementara MANTAB datang untuk membuka kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat," jelas Amsakar.</p>

<p>Senada dengan perihal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa penemuan ini adalah corak komitmen terhadap pelayanan nan transparan dan berakibat langsung. Ia memastikan kerjasama lintas unit bakal terus didorong agar setiap halangan investasi dapat ditangani secara terukur.</p>

<p>Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, selaku pelopor kedua sistem ini, menyampaikan terima kasih atas support DPR RI.</p>

<p>Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi BP Batam untuk terus menyempurnakan tata kelola pelayanan di masa depan.</p>

<p>Rapat tersebut menjadi momentum krusial bagi BP Batam untuk menunjukkan bahwa perubahan mendasar tengah dilakukan demi memberikan kontribusi nan lebih besar bagi perekonomian nasional melalui Mata Uang Rupiah nan terus diperkuat lewat arus investasi asing maupun domestik. (Z-1)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/dpr-ri-apresiasi-inovasi-digital-bp-batam-mantab-dan-dashboard-investasi-98384.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Aparat Gabungan Kuasai Hotel Sultan, Massa Simpatisan Dipukul Mundur</title>
            <description>Aparat Polri dan TNI berhasil menguasai Hotel Sultan setelah ricuh dengan massa simpatisan yang menolak eksekusi.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/hotel-sultan-berhasil-diamankan-petugas-kepolisian-cnbc-indonesiafaisal-rahman-1781753470140_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/aparat-gabungan-kuasai-hotel-sultan-massa-simpatisan-dipukul-mundur-98382.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                 

                        
                                                

                        
                                                

                        
                        <p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia</strong> - Aparat campuran nan terdiri dari Polri dan TNI akhirnya dapat menguasai area Hotel Sultan. Aparat campuran sukses memukul mundur massa simpatisan nan menolak eksekusi Hotel Sultan.</p>
<p>Dari pantauan CNBC Indonesia, proses eksekusi Hotel Sultan di area Gelora Bung Karno, Jakarta, berhujung ricuh. Itu terjadi setelah Massa simpatisan nan menolak eksekusi pengosongan tetap tidak mau bercempera dan memilih memperkuat di depan area Hotel Sultan.</p>

<p>Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bersama-sama abdi negara Kepolisian dan TNI kemudian mencoba masuk area Hotel Sultan. Massa simpatisan lampau melawan, memukul abdi negara dengan kayu serta melempari dengan botol plastik. Situasi tidak kondusif, abdi negara Kepolisian akhirnya menyemprotkan air ke massa simpatisan.</p>
<div>
<div>
<p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/06/18/hotel-sultan-berhasil-diamankan-petugas-kepolisian-cnbc-indonesiafaisal-rahman-1781753446122_169.jpeg?w=620" alt="Hotel Sultan Berhasil Diamankan Petugas Kepolisian. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)" title="Hotel Sultan Berhasil Diamankan Petugas Kepolisian. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)"><span>Hotel Sultan Berhasil Diamankan Petugas Kepolisian. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman</span></p>
</div>
</div>
<p>Massa simpatisan akhirnya dapat dipukul mundur dari area depan Hotel Sultan. Aparat campuran dapat menguasai Hotel Sultan dan melakukan sterilisasi.</p>
<p>Sebagian abdi negara campuran kemudian masuk ke dalam Hotel Sultan, sebagian lainnya tetap berjaga di luar kawasan. Pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) juga ikut mengawal pengosongan Hotel Sultan dan mendata aset-aset di dalam Hotel Sultan.</p>
 
                        

                        
                        <p><strong>(fys/wur)</strong></p><a href="https://www.cnbcindonesia.com/outboundlinks?url=https://www.google.com/preferences/source?q=https://www.cnbcindonesia.com" target="_blank" dtr-evt="detail artikel" dtr-sec="google preferred source" dtr-act="google preferred source">
	<svg width="24px" height="32px" viewbox="-3 0 262 262" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" preserveaspectratio="xMidYMid" fill="#000000">
		
		
		
			<path d="M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027" fill="#4285F4"></path>
			<path d="M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1" fill="#34A853"></path>
			<path d="M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782" fill="#FBBC05"></path>
			<path d="M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251" fill="#EB4335"></path>
		
	</svg>
	<span>
		Add
		<span>
			<img src="https://cdn.cnbcindonesia.com/cnbc/images/logo/2026/cnbc-logo.svg?v=6.9.8" alt="logo_svg">
		</span>
		as a preferred
		<br>
		source on Google
	</span>
	<span>
		<svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" viewbox="0 0 12 12" fill="none">
			<path d="M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z" fill="black"></path>
		</svg>
	</span>
</a>

                        
                                                        <p><a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735472?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a></p>                                                

                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/aparat-gabungan-kuasai-hotel-sultan-massa-simpatisan-dipukul-mundur-98382.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Massa Lempari Botol dan Batu ke TNI Polri</title>
            <description>Massa kocar-kacir, mundur ke berbagai penjuru bahkan ada yang masuk ke dalam hotel.</description>
            <media:thumbnail url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/pdYPG5JmoeJFG2ZDOpjFJjWi5gA=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261665/original/072133000_1781753389-Proses_eksekusi_Hotel_Sultan_berlangsung_ricuh.jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempari-botol-dan-batu-ke-tni-polri-98381.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-component-name="text"><p><b>Liputan6.com, <a href="https://www.liputan6.com/tag/jakarta">Jakarta</a> -</b> Proses <a href="https://www.liputan6.com/tag/eksekusi">eksekusi</a> Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) alias dikenal sebagai area <a href="https://www.liputan6.com/tag/hotel-sultan">Hotel Sultan</a> berjalan ricuh, Kamis (18/6/2026). Massa melempari abdi negara campuran dari <a href="https://www.liputan6.com/tag/tni">TNI</a> dan <a href="https://www.liputan6.com/tag/polri">Polri</a> menggunakan botol dan batu.</p>
<p>Pantauan Liputan6.com di lokasi, kejadian bermulai saat massa memblokade laman hotel, mengadang kehadiran personel TNI Polri dan ahli sita.</p>

<p>Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung meminta massa untuk keluar dari laman Hotel Sultan. Namun upaya persuasif itu disambut massa dengan ketegangan.</p>

<p>TNI Polri nan menggunakan tameng kemudian mencoba masuk ke laman nan sudah terpasang kawat duri. Massa lantas melempari personel campuran pakai batu dan botol.</p></div><div data-component-name="text"><p>Situasi semakin memanas. Bentrok kedua pihak tidak terhindarkan. Polisi kemudian mengerahkan satu dari dua water cannon nan disiagakan di lokasi.</p>
<p>Massa kemudian kocar-kacir, mundur ke beragam penjuru apalagi ada nan masuk ke dalam hotel.</p>
<p>Situasi ini dimanfaatkan personel campuran untuk mengejar massa nan sudah terpecah. Petugas juga mengimbau massa nan berlindung di dalam hotel untuk segera keluar.</p></div><div data-component-name="text"><p>Sebelumnya diberitakan, kuasa norma Setneg dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Kharis Sucipto menuturkan eksekusi Hotel Sultan berasas penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.</p>
<p>"Pelaksanaan eksekusi pengosongan Blok 15 nan telah ditetapkan PN Jakarta Pusat dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026, tidak berubah dan tidak ada penundaan," kata Kharis Sucipto saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, Kharis mengatakan bahwa surat pemberitahuan diberikan kepada manajemen Hotel Sultan dan para penghuninya agar segera mengosongkan letak tersebut. Dia menyebut, proses pengosongan sudah diberi waktu hingga 18 Juni 2026.</p>
<p>"Pengosongan kami berikan waktu sampai tanggal 18 Juni 2026. Jadi bukan kami mengambil dengan sewenang-wenang, tidak," jelasnya.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-lempari-botol-dan-batu-ke-tni-polri-98381.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Lansia Tewas Terikat Kawat</title>
            <description>S (75) ditemukan tewas kondisi leher terikat kawat di pinggir Jalan Taman Pramuka, Tangerang. Polisi menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2021/04/01/ilustrasi-garis-polisi_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/polisi-tak-ada-tanda-kekerasan-di-tubuh-lansia-tewas-terikat-kawat-98380.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                


                    <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Seorang laki-laki berinisial S (75) ditemukan<a href="https://www.detik.com/tag/tewas"> tewas </a>dengan kondisi leher terikat kawat di pinggir Jalan Taman Pramuka, Daan Mogot, Kota Tangerang. Polisi menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p><p>"Pada tubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kapolsek Tangerang, Kompol Suyatno, dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).</p>
<div>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>
</div>

<p>Korban pertama kali ditemukan pada Rabu sore, 17 Juni 2026, tepatnya di Taman Pramuka, Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Jasad korban ditemukan setelah saksi mencium aroma busuk di sekitar lokasi.</p><p>Kedua saksi tersebut kemudian mencari sumber aroma tak sedap tersebut. Alangkah kagetnya mereka saat menemukan mayit nan tergantung di tiang pagar pembatas.</p> <p>"Tergantung dengan kawat kurang lebih 3 meter, nan terikat pada leher korban dengan posisi menggantung dan diikat pada tiang pagar pembatas," ujarnya.</p><p>Temuan mayit pada pukul 16.45 WIB sore itu kemudian dilaporkan ke pihak ke polisi. Polisi datang ke letak melakukan identifikasi jenazah dan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p><p>Berdasarkan penyelidikan sementara, diduga korban sudah meninggal selama 4 hari. Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi.</p><p>"Diduga korban meninggal sudah 4 hari. Barang milik korban tetap utuh tidak ada nan hilang," imbuhnya.</p><p>Sementara itu, dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang-barang milik korban antara lain 1 unit ponsel, dempet berisi KTP kartu BPJS, duit tunai Rp 54 ribu. Polisi juga mengamankan tali kawat dengan panjang sekitar 3 meter.</p>        
		
        <p><strong>(wnv/whn)</strong></p>

        
        

        
        
    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/polisi-tak-ada-tanda-kekerasan-di-tubuh-lansia-tewas-terikat-kawat-98380.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:11 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>BMKG: Indonesia Bagian Selatan Semakin Kering, Kemarau Meluas</title>
            <description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan memasuki pertengahan Juni 2026, atmosfer di wilayah Indonesia menunjukkan kondisi yang semakin kering, terutama di wilayah bagian selatan. Hal ini menandai musim kemarau yang meluas di wilayah Indonesia.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225115/kemarau-qL7k_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/bmkg-indonesia-bagian-selatan-semakin-kering-kemarau-meluas-98379.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225115/kemarau-qL7k_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/06/18/337/3225115/kemarau-qL7k_large.jpg" alt=" Indonesia Bagian Selatan Semakin Kering, Kemarau Meluas"></p><p>Kemarau (Foto: Ilustrasi/Freepik) </p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA </strong>- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan memasuki pertengahan Juni 2026, atmosfer di wilayah Indonesia menunjukkan kondisi nan semakin kering, terutama di wilayah bagian selatan. Hal ini menandai musim tandus nan meluas di wilayah Indonesia.</p>

<p>"Berdasarkan hasil monitoring hari tanpa hujan berturut-turut, sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan, seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, telah mengalami periode tanpa hujan dalam kategori menengah (11-20 hari) hingga sangat panjang (31-60 hari)," tulis BMKG melalui laman resminya, Rabu (17/6/2026).</p>                                                                    
                



<p>Kondisi ini, jelas BMKG, sejalan dengan perkembangan musim, di mana sebanyak 33,3% wilayah Zona Musim alias 233 ZOM di Indonesia telah memasuki Musim Kemarau.</p>

<p>BMKG pun menjelaskan situasi tersebut menunjukkan pengurangan curah hujan mulai meluas dan perlu menjadi perhatian, terutama pada wilayah-wilayah nan mempunyai kerentanan terhadap kekeringan meteorologis, penurunan kesiapan air, serta peningkatan potensi suhu udara nan terasa lebih panas pada siang hari dan lebih dingin pada malam hingga pagi hari.</p>                                                                    
                

<p>"Meskipun kondisi kering semakin mendominasi sebagian wilayah Indonesia bagian selatan, beberapa wilayah di Indonesia bagian utara tetap mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat," jelasnya.</p>

                                                                    
                            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/bmkg-indonesia-bagian-selatan-semakin-kering-kemarau-meluas-98379.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:35:08 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Qodari soal GPS Tracker Tiyo Ardianto: Bukan Mustahil Itu Upaya Adu Domba</title>
            <description>Qodari soal GPS Tracker Tiyo Ardianto: Bukan Mustahil Itu Upaya Adu Domba #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kqbzxdhdnk64p38znws5mfwq.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-98376.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-1">Kepala Bakom RI Muhammad Qodari memberikan keterengan pers Update PHTC peningkatan kualitas RSUD serta penguatan perlindungan pekerja dan kepastian norma ketenagakerjaan di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-5">Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai tuduhan mengenai dugaan pemasangan GPS tracker nan disampaikan Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, tidak bisa serta-merta diarahkan kepada pihak tertentu tanpa bukti nan kuat.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-8">Menurutnya, perkembangan teknologi pencarian saat ini sudah sangat canggih sehingga penggunaan perangkat pencari bentuk nan ditempel pada kendaraan merupakan metode nan sudah ketinggalan zaman.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-10">"Pertama info nan saya dapat ya sekarang alat-alat tracking itu sudah sangat canggih. Sehingga tidak perlu lagi pasang alat-alat tracking nan fisik, nan kuno. nan ditempel-tempel di mobil itu (seperti) movie jadul," kata Qodari dalam keterangannya, Kamis (18/6).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-12">Menurut Qodari, teknologi pencarian saat ini dapat dilakukan melalui perangkat lunak sehingga keberadaan perangkat bentuk justru menimbulkan pertanyaan mengenai siapa pihak nan memasangnya. Ia menilai, perihal tersebut bisa jadi bagian upaya adu domba.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-14">"Yang masang ini mungkin amatiran. Karena jika nan canggih, jika negara sudah gak pakai teknologi itu lagi. Nah nan ketiga bukan mustahil itu juga adalah upaya adu domba sebetulnya," ujarnya.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-18">Tiyo Ardianto menunjukkan sebuah perangkat nan menempel di mobilnya Foto: instagram @tiyoardianto_</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-21">Qodari mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pihak nan memasang perangkat tersebut. Ia menilai Tiyo Ardianto sendiri juga belum dapat menyebut secara pasti siapa pelakunya, sehingga tuduhan nan berkembang tetap sebatas dugaan nan mengarah kepada golongan tertentu.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-23">"Ada gak beliau mengatakan nan masang ini dengan pasti? Kan gak ada. nan ada kan insinuasi alias kecenderungan-kecenderungan untuk mengarahkan kepada golongan tertentu," tegasnya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-25">Karenanya, Qodari meminta semua pihak mengedepankan asas prasangka tak bersalah dan tidak terburu-buru menarik konklusi sebelum terdapat kebenaran nan jelas.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-27">"Ya tidak boleh tuding sana sini kan. Ya diinvestigasi jika perlu laporkan kepada penegak norma untuk kemudian diselidiki. Itu sesungguhnya siapa nan memasang," ujarnya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-29">Menurut Qodari, penilaian dan konklusi mengenai pelaku hanya dapat diberikan setelah identitas pihak nan memasang perangkat tersebut betul-betul diketahui melalui proses penyelidikan nan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-32">"Setelah ketahuan betul nan memasang baru kemudian phonis dijatuhkan. Jangan sampai prasangka bersalah, kemudian identik dengan phonis akhir. Kan itu adalah loncatan," tandas dia.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3362f5400c3d000a1e84c4-1781752565697526945-qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-27cRd5o7IS9-33-34">Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto.  Foto: instagram @tiyoardianto_</figure></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/qodari-soal-gps-tracker-tiyo-ardianto-bukan-mustahil-itu-upaya-adu-domba-98376.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Dukung Perlindungan Sosial-Sekolah Rakyat, DPR Restui Tambahan Anggaran Kemensos</title>
            <description>Komisi VIII DPR menyetujui usulan tambahan anggaran untuk Kementerian Sosial pada pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp22,49 T, guna mendukung pelaksanaan program perlindungan sosial dan Sekolah Rakyat.</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kvcbzkpa8tak5y98w4a06epk.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-98377.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-1">Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono menghadiri Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Kemensos RI</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-5">Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran untuk Kementerian Sosial pada pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp22,49 triliun, guna mendukung penyelenggaraan program perlindungan sosial dan <span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/sekolah-rakyat" draggable="false" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-6">Sekolah Rakyat</a></span>.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-9">Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan penambahan anggaran tersebut penting, lantaran usulan nan diajukan berakar pada tiga mandat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-11">&ldquo;Usulan nan kami ajukan hari ini berakar pada tiga mandat RPJMN nan kudu kami wujudkan, ialah kemiskinan ekstrim turun di bawah 0,5 persen di tahun 2026, tingkat kemiskinan nasional turun ke 4,5 sampai 5 persen pada tahun 2029, dan graduasi 1,5 juta KPM per tahun hingga tahun 2029,&rdquo; kata Gus Ipul dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-13">Gus Ipul menjelaskan pagu sugestif Kemensos tahun 2027 sebesar Rp84,71 triliun, secara teknis belum bisa memenuhi seluruh mandat RPJMN tersebut.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-16">&ldquo;Ada gap nan nyata antara nan diperintahkan dan apa nan kami bisa lakukan dengan pagu nan ada saat ini,&rdquo; ujar Gus Ipul nan juga didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-18">Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 3 Pekanbaru, Riau, pada Minggu (14/6/2026).  Foto: Kemensos RI</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-21">Lebih jauh, Gus Ipul memberikan contoh konkret kesenjangan antara kebutuhan riil dan anggaran nan tersedia. </p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-23">Yakni seperti graduasi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), pagu hanya membiayai 10 ribu KK, sementara sasaran RPJMN memerlukan sekitar 390 ribu penerima faedah per tahun.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-26">Kemudian, pagu Sekolah Rakyat sebesar Rp4,9 triliun, terdapat kekurangan sebesar Rp3,64 triliun, untuk membiayai lebih dari 100 ribu siswa nan berguru di tahun 2027.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-28">&ldquo;Padahal ini adalah mandat langsung Perpres 120 tahun 2025, nan sekaligus sekarang terus melangkah dan mengalami suatu kemajuan-kemajuan nan patut dicatat sebagai bagian dari perjalanan awal Penyelenggaraan Sekolah Rakyat,&rdquo; ungkapnya.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-30">Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono menghadiri Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Kemensos RI</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-33">Sementara itu, untuk jasa lansia dan penyandang disabilitas tunggal apalagi belum teralokasikan dalam pagu indikatif, sehingga 1,46 juta lansia dan disabilitas tunggal miskin dikhawatirkan tidak mendapatkan support langsung berkelanjutan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-36">&ldquo;Total gap nan kami usulkan untuk dipenuhi adalah Rp22.488.964.541.000 alias Rp22,49 triliun. Jika disetujui, maka total anggaran Kementerian Sosial pada tahun 2027 menjadi Rp107,20 triliun,&rdquo; ujarnya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-38">Menutup rapat, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan bahwa Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran tahun 2027 dari Kementerian Sosial tersebut.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-40">&ldquo;DPR RI dapat menyetujui pagu sugestif anggaran tahun 2027 dan usulan tambahan anggaran tahun 2027 dari Kementerian Sosial,&rdquo; Kata Marwan.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a3360dfd43d50000a7453cc-1781752031551487482-dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-27cRTglMwx8-40-42">Rapat ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasa, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Anggota Komisi VIII DPR RI, serta Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kementerian/Lembaga</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/dukung-perlindungan-sosial-sekolah-rakyat-dpr-restui-tambahan-anggaran-kemensos-98377.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pakta Damai AS-Iran Berlaku, Kapal LNG Mulai Menuju Selat Hormuz</title>
            <description>Pakta Damai AS-Iran Berlaku, Kapal LNG Mulai Menuju Selat Hormuz #bisnisupdate #update #bisnis #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanBISNIS,x_140,y_26/nnfr1p75cc6twuqkxj2m.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-98378.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-1">Kapal tengker LNG Foto: REUTERS/Issei Kato</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-5">Kapal pengangkut gas alam cair (<em data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-6">liquefied natural gas</em>/LNG) nan memuat kargo di Qatar mulai bergerak menuju Selat Hormuz, memberikan sinyal awal lampau lintas daya di Selat Hormuz mulai pulih setelah pakta tenteram sementara antara AS dan Iran resmi berlaku.

Dikutip dari <em data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-7">Bloomberg</em> pada Kamis (18/6), berasas info pencarian kapal, kapal LNG Mraikh nan mengambil muatan LNG dari Qatar pada awal bulan ini sekarang bergerak menuju Selat Hormuz setelah tertahan di Teluk Persia sejak Februari.

Kapal nan disewa oleh QatarEnergy mengirimkan sinyal tujuan berikutnya adalah Port Qasim di Pakistan. Pergerakan kapal terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan telah menandatangani kesepakatan dengan Iran nan membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu cepat.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-11">Perang AS-Iran berakibat pada penutupan Selat Hormuz, nan turut menghalang akses terhadap sekitar 20 persen pasokan LNG global.

Selama periode itu, hanya sebagian mini kapal nan sukses melintas, umumnya dengan mematikan transponder untuk menyembunyikan letak mereka alias memperoleh izin unik dari Teheran.

<em data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-12">Bloomberg</em> sebelumnya melaporkan Qatar menargetkan pemulihan sebagian besar kapabilitas ekspor LNG dalam waktu dua bulan setelah Selat Hormuz kembali dibuka.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-14">Kapal dan tanker di Selat Hormuz di lepas pantai Musandam, Oman, Sabtu (18/4/2026). Foto: STR/ REUTERS</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a33600c400c3d000a1e84bf-1781751820621514814-pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-27cRPyWWHRm-15-17">Namun, upaya memerlukan kesiapan kapal pengangkut LNG nan cukup. Sejak bentrok pecah pada akhir Februari 2026, belum ada kapal LNG kosong nan berlayar masuk ke Teluk Persia untuk mengambil muatan baru.

Hingga kini, QatarEnergy belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai perkembangan tersebut.

Perjalanan kapal Mraikh juga menjadi berita baik bagi Pakistan nan selama beberapa bulan terakhir menghadapi krisis pasokan gas setelah pengiriman LNG dari Qatar terhenti akibat konflik.

Negara Asia Selatan itu apalagi sempat mencari pasokan LNG tambahan melalui tender internasional untuk mengatasi kekurangan energi.

Sebelumnya, Pakistan telah melakukan pembicaraan dengan Iran mengenai agunan keamanan pelayaran kapal LNG guna membantu mengatasi defisit daya domestik.

Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelayaran Mraikh merupakan bagian dari kesepakatan unik tersebut alias merupakan akibat langsung dari penerapan pakta tenteram AS-Iran.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pakta-damai-as-iran-berlaku-kapal-lng-mulai-menuju-selat-hormuz-98378.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Rupiah Hari Ini Melemah, Indef: Pasar Tunggu Hasil RDG BI</title>
            <description>Nilai tukar rupiah pada Kamis (18/6) pagi bergerak melemah 94 poin atau 0,53% menjadi Rp17.856 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan pada Rabu (17/6) di level Rp17.762 per dolar AS.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753160_9b22180566aad33ccc4f.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/rupiah-hari-ini-melemah-indef-pasar-tunggu-hasil-rdg-bi-98374.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753160_9b22180566aad33ccc4f.jpg" alt=" Pasar Tunggu Hasil RDG BI" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753160_9b22180566aad33ccc4f.jpg">
                                ilustrasi(Antara)
                            </figure>
                                                                
<p><a href="https://mediaindonesia.com/tag/nilai-tukar-rupiah" title="Nilai Tukar Rupiah">Nilai tukar rupiah</a> pada Kamis (18/6) pagi bergerak melemah 94 poin alias 0,53% menjadi Rp17.856 per <a href="https://mediaindonesia.com/tag/dolar-as" title="dolar AS">dolar AS</a> dibandingkan dengan penutupan pada Rabu (17/6) di level Rp17.762 per dolar AS. Merespon perihal itu, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurrahman menilai bahwa pelemahan <a href="https://mediaindonesia.com/tag/rupiah-hari-ini" title="Rupiah hari ini">rupiah hari ini</a> lebih banyak dipengaruhi oleh sikap <em>wait and see </em>pelaku pasar menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) <a href="https://mediaindonesia.com/tag/bank-indonesia" title="Bank Indonesia">Bank Indonesia</a>, dibandingkan aspek esensial nan berubah secara signifikan.&nbsp;</p>

<p>&ldquo;Investor condong menahan posisi sembari menunggu arah kebijakan BI, terutama mengenai suku kembang dan strategi stabilisasi nilai tukar. Selain itu, sentimen dunia seperti penguatan dolar AS, pergerakan imbal hasil US Treasury, dan ketidakpastian geopolitik tetap menjadi aspek dominan nan membatasi penguatan <a href="https://mediaindonesia.com/tag/rupiah" title="rupiah">rupiah</a>,&rdquo; ucap Rizal saat dihubungi.</p>


<p>Rizal berpandangan bahwa pasca RDG BI, arah rupiah bakal sangat berjuntai pada kredibilitas kebijakan dan komunikasi bank sentral. Ia meyakini, jika BI bisa memberikan sinyal kuat mengenai komitmen menjaga stabilitas rupiah melalui bauran kebijakan moneter dan intervensi pasar valas, rupiah berkesempatan kembali menguat alias setidaknya bergerak lebih stabil. Namun, dia mengingatkan jika pasar menilai respons BI kurang memadai di tengah tekanan global, rupiah tetap berpotensi mengalami tekanan lanjutan.</p>

<p>&ldquo;Saya memperkirakan ruang penguatan rupiah tetap terbuka, tetapi condong terbatas dan volatil. Selama ketidakpastian dunia tetap tinggi dan selisih suku kembang dengan negara maju belum banyak berubah, pergerakan rupiah kemungkinan tetap berada dalam rentang nan fluktuatif,&rdquo; tutur dia.</p>

<p>Oleh lantaran itu, Rizal menegaskan bahwa menjaga kredibilitas kebijakan moneter, memperkuat arus masuk devisa ekspor, dan meningkatkan kepercayaan penanammodal terhadap esensial ekonomi domestik menjadi kunci agar penguatan rupiah lebih berkelanjutan, bukan sekadar didorong sentimen jangka pendek. (E-3)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/rupiah-hari-ini-melemah-indef-pasar-tunggu-hasil-rdg-bi-98374.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:11 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Persija Jakarta Resmi Lepas Hanif Sjahbandi Jelang Musim 2026/2027</title>
            <description>Persija Jakarta resmi berpisah dengan Hanif Sjahbandi. Meski kontrak tersisa hingga 2027, kedua pihak sepakat akhiri kerja sama lebih awal.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753152_e25db02f9df31cfadbe8.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/persija-jakarta-resmi-lepas-hanif-sjahbandi-jelang-musim-2026-2027-98375.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753152_e25db02f9df31cfadbe8.jpg" alt="Persija Jakarta Resmi Lepas Hanif Sjahbandi Jelang Musim 2026/2027" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781753152_e25db02f9df31cfadbe8.jpg">
                                Pesepak bola Persija Jakarta Hanif Sjahbandi (kiri) menendang bola.(ANTARA/Sulthony Hasanuddin)
                            </figure>
                                                                
<p>KEJUTAN<b> </b>besar terjadi di <a href="https://mediaindonesia.com/tag/bursa-transfer" title="Bursa Transfer">bursa transfer</a> jelang bergulirnya kejuaraan kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027. <a href="https://mediaindonesia.com/tag/persija-jakarta" title="persija jakarta">Persija Jakarta</a> secara resmi mengumumkan perpisahan dengan gelandang jagoan mereka, <a href="https://mediaindonesia.com/tag/hanif-sjahbandi" title="hanif sjahbandi">Hanif Sjahbandi</a>, pada masa libur kejuaraan kali ini.</p>

<p>Berdasarkan rilis resmi klub nan diterima di Jakarta, Rabu (18/6), kebersamaan antara tim berjuluk Macan Kemayoran dan Hanif berhujung setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.</p>


<p>Keputusan ini tergolong mengejutkan mengingat pemain kelahiran Bandung tersebut sejatinya tetap terikat perjanjian di Stadion Patriot Candrabhaga hingga Juli 2027.</p>

<h2>Apresiasi dari Manajemen Persija</h2>

<p>Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, memberikan penghormatan tinggi atas kontribusi nan telah diberikan Hanif selama empat musim terakhir. Prapanca memuji profesionalisme pemain berumur 29 tahun tersebut nan dinilai mempunyai etos kerja luar biasa.</p>

<p>"Kami bangga pernah melangkah berbareng Hanif, seorang pemain nan selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya," ujar Prapanca dalam keterangan resminya.</p>

<p>Prapanca menambahkan bahwa perpisahan ini merupakan jalan terbaik bagi kedua belah pihak untuk masa depan masing-masing.</p>

<p>"Saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif nan dia miliki, kami percaya Hanif bakal terus berkembang dan kembali bercahaya di klub barunya," tambahnya.</p>

<h2>Statistik dan Kontribusi Hanif Sjahbandi</h2>

<p>Selama empat musim berseragam oranye, Hanif dikenal sebagai pemain <em>versatile</em>. Selain posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, dia kerap diplot sebagai bek tengah dalam situasi darurat dan bisa menjalankan peran tersebut dengan sangat disiplin.</p>

<p>Berikut adalah rekam jejak performa Hanif Sjahbandi selama memihak Persija Jakarta:</p>

<table readabilitydatatable="1">
	<thead>
		<tr>
			Musim
			Penampilan
			Gol
			Assist
		</tr>
	</thead>
	<tbody>
		<tr>
			<td>2022/2023</td>
			<td>28</td>
			<td>1</td>
			<td>1</td>
		</tr>
		<tr>
			<td>2023/2024</td>
			<td>26</td>
			<td>3</td>
			<td>3</td>
		</tr>
		<tr>
			<td>2024/2025</td>
			<td>33</td>
			<td>2</td>
			<td>0</td>
		</tr>
		<tr>
			<td>2025/2026</td>
			<td>11</td>
			<td>0</td>
			<td>3</td>
		</tr>
	</tbody>
</table>

<p>Pada musim terakhirnya (2025/2026), Hanif memang mengalami penurunan menit bermain nan cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh cedera dengkul nan memaksanya menepi dari lapangan hijau dalam waktu nan lama, sehingga dia hanya bisa mencatatkan 11 penampilan di kejuaraan <a href="https://mediaindonesia.com/tag/super-league" title="super league">Super League</a>.</p>

<p>Hingga buletin ini diturunkan, belum ada info resmi mengenai klub baru nan bakal menjadi pelabuhan Hanif Sjahbandi selanjutnya. Namun, beberapa klub besar Liga 1 dikabarkan mulai memantau situasi sang pemain.</p>

<p>Kepergian Hanif meninggalkan lubang di lini tengah Persija. Manajemen sekarang diharapkan segera bergerak mencari pengganti sepadan untuk menjaga kedalaman skuad didikan pembimbing dalam mengarungi musim 2026/2027 nan diprediksi bakal semakin kompetitif. (Ant/Z-1)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/persija-jakarta-resmi-lepas-hanif-sjahbandi-jelang-musim-2026-2027-98375.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:11 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Peron Stasiun Bogor Diperpanjang buat Layani KRL 12 Gerbong</title>
            <description>Peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor diperpanjang untuk mengakomodasi operasional rangkaian KRL Commuter Line dengan formasi 12 kereta.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/18/peron-stasiun-bogor-diperpanjang-buat-layani-krl-12-gerbong-1781753024827_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/peron-stasiun-bogor-diperpanjang-buat-layani-krl-12-gerbong-98373.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                

        <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor diperpanjang untuk mengakomodasi operasional rangkaian KRL Commuter Line dengan susunan 12 kereta (SF12) nan sebelumnya beraksi dengan susunan 10 kereta. Perpanjangan peron menjadi langkah strategis untuk mendukung kapabilitas layanan, kelancaran operasional, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa kereta api.</p><p>Saat ini, kondisi peron dan jalur eksisting dinilai belum optimal untuk mendukung operasional rangkaian kereta dengan kapabilitas nan lebih besar. Oleh lantaran itu, melalui proyek ini dilakukan perpanjangan peron pada jalur 6 dan 7 dari semula 201 meter menjadi 251 meter. Sementara itu, peron jalur 8 diperpanjang dari 204 meter menjadi 252 meter.</p><p>Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Junaedi, menyampaikan bahwa pengembangan jalur dan peron tersebut bakal berkedudukan krusial dalam mendukung peningkatan kapabilitas jasa penumpang KRL, khususnya untuk mengantisipasi pertumbuhan mobilitas masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.</p>
<div>
  
  
  <p>
    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
  </p>
</div><p>"Pengembangan prasarana ini merupakan corak support KAI Properti terhadap peningkatan kualitas jasa transportasi publik berbasis rel. Kami berambisi akomodasi nan dibangun dapat memberikan kenyamanan nan lebih baik bagi pengguna KRL sekaligus mendukung operasional perkeretaapian nan semakin andal," ujar Agus.</p><p>Hingga saat ini, sejumlah tahapan pekerjaan utama telah sukses diselesaikan, antara lain pembangunan struktur peron dan hall, pemasangan jalur rel, serta pekerjaan Listrik Aliran Atas (LAA). Di sisi lain, progres pekerjaan juga terus melangkah melalui pemasangan struktur baja, pemasangan genting peron, serta pekerjaan finishing arsitektur.</p><p>Dalam pelaksanaannya, KAI Properti berbareng kontraktor pelaksana terus memastikan seluruh pekerjaan melangkah sesuai rencana dan memenuhi standar mutu nan telah ditetapkan. Aspek keselamatan kerja, kualitas hasil pekerjaan, dan ketepatan waktu penyelesaian menjadi konsentrasi utama pada setiap tahapan proyek.</p><p>"Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi area operasional aktif di stasiun, sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat pengguna kereta api maupun perjalanan kereta api tetap dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar," tambah Agus.</p><p>Ke depan, proyek ini bakal memasuki tahapan penyelesaian akhir nan meliputi pekerjaan aspal, pemasangan railing peron, pekerjaan Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP), serta penyempurnaan akomodasi pendukung lainnya hingga pembersihan area proyek.</p><p>Melalui proyek perpanjangan peron ini, KAI Properti berambisi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapabilitas jasa di Stasiun Bogor, memperlancar arus penumpang, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna, serta mendukung pengembangan sistem transportasi perkeretaapian nan modern dan berkepanjangan di Indonesia.</p>
        
        <p><strong>(ily/ara)</strong></p>

    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/peron-stasiun-bogor-diperpanjang-buat-layani-krl-12-gerbong-98373.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:30:09 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Foto: Portugal Berbagi Angka saat Melawan RD Kongo</title>
            <description>Foto: Portugal Berbagi Angka saat Melawan RD Kongo #kumparanBOLA #bola #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanBOLA,x_140,y_26/01kvc9e6mke9sn0j94n29twe7j.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-98371.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="gallery" role="group" aria-labelledby="gallery-caption" data-id="obs-gallery" aria-busy="true" aria-live="polite">gallery figure</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-3"><span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/portugal" draggable="false" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-4">Portugal </a></span>ditahan seri oleh <span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/republik-demokratik-kongo" draggable="false" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-5">Republik Demokratik (RD) Kongo</a></span> pada pertandingan Grup K <span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/piala-dunia" draggable="false" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-6">Piala Dunia FIFA 2026</a></span> antara Portugal vs RD Kongo di Stadion Houston, Texas, AS, Rabu (17/6/2026).</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-10">Mendominasi permainan, Portugal cetak gol sigap di menit 6 melalui Joao Neves, namun RD Kongo bisa menyamakan kedudukan di menit 45+5 melalui Yoane Wissa.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-12">Skor 1-1 ini memperkuat hingga pertandingan berakhir. Atas hasil tersebut, Portugal sekarang berada di urutan tiga Grup K Piala Dunia FIFA 2026 dengan satu poin, sementara RD Kongo berada di ranking dua dengan poin nan sama.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a335c739c60a4000bd5612a-1781750899850093497-foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-27cR9lSbET3-14-14">Bruno Fernandes dari Portugal bertindak berbareng Samuel Moutoussamy dari DR Kongo pada pertandingan Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal vs DR Kongo di Stadion Houston, Houston, Texas, AS, Rabu (17/6/2026). Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports via Reuters</figure></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/foto-portugal-berbagi-angka-saat-melawan-rd-kongo-98371.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Mobil Ambulans Jatuh ke Jurang di Dairi Sumut: Perawat Tewas, Sopir Kritis</title>
            <description>Mobil Ambulans Jatuh ke Jurang di Dairi Sumut: Perawat Tewas, Sopir Kritis #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kvcbq7zstx5h7hd0njtj2cgc.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-98372.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-1">Ilustrasi kecelakaan mobil. Foto: saravuth/Shutterstock</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-5">Sebuah mobil ambulans mengalami kecelakaan tunggal, terjun ke lembah di Desa Kutabuluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Senin (15/6) sekitar pukul 11.30 WIB.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-8">Akibat kecelakaan tersebut, seorang perawat berjulukan Sri Jayanti meninggal dunia, sementara pengemudi ambulans, Zupri Sahrizal kondisinya kritis.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-10">Dalam foto nan diterima <strong data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-11">kumparan</strong>, tampak ambulans tersebut mengalami kerusakan parah setelah jatuh ke jurang.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-14">"Sopir ambulans RSU Muhammad Ali Kasim berjulukan Zupri Sahrizal mengalami kondisi kritis dan Sri Jayanti, perawat alias perawat RSU Muhammad Ali Salim, meninggal dunia," kata Kapolsek Tanah Pinem AKP Sumitro Manurung dalam keterangannya, Kamis (18/6).</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-16">Proses pemindahan ambulans masuk lembah di Dairi. Foto: Dok. Polsek Tanah Pinem</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-19">Sumitro menuturkan, ambulans tersebut berangkat dari Medan menuju Gayo Lues.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-21">"Kecelakaan tunggal, masuk lembah di Desa Kutabuluh, tepatnya di Jalan Lintas Medan-Kutacane," ujarnya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a335f9cde48c6000a4c0379-1781751708515696597-mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-27cRO09fgxR-22-23">Mobil ambulans tersebut telah dievakuasi dari jurang. Sementara itu, polisi tetap menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/mobil-ambulans-jatuh-ke-jurang-di-dairi-sumut-perawat-tewas-sopir-kritis-98372.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Aset Eks Hotel Sultan, Kemensetneg Pertimbangkan Nasib Karyawan</title>
            <description>Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto mengatakan aset eks Hotel Sultan akan digunakan untuk masyarakat, nasib karyawan akan dipertimbangkan.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752750_caaa46c024ccd33d281f.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/aset-eks-hotel-sultan-kemensetneg-pertimbangkan-nasib-karyawan-98369.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752750_caaa46c024ccd33d281f.jpg" alt="Aset Eks Hotel Sultan, Kemensetneg Pertimbangkan Nasib Karyawan" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752750_caaa46c024ccd33d281f.jpg">
                                Gedung Hotel Sultan (kiri) dan Gedung Polda Metro Jaya di area Senayan, Jakarta Senin (18/11/2024).( MI/Susanto)
                            </figure>
                                                                
<p>WAKIL Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan aset eks <a href="https://mediaindonesia.com/tag/hotel-sultan" title="Hotel Sultan">Hotel Sultan</a> bakal digunakan untuk masyarakat. Sedangkan nasib tenaga kerja bakal dipertimbangkan.</p>

<p>Ia menjelaskan aset eks Hotel Sultan&nbsp;tersebut merupakan milik negara sejak 1959 pada penyelenggaraan Asian Gemas IV di Jakarta.</p>


<p>Menurutnya Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar aset-aset pemerintah nan selama ini dikuasai pihak lain dikembalikan ke negara.</p>

<p>Bambang menyebut aset eks Hotel Sultan selama sekitar 50 tahun telah digunakan oleh PT Indobuildco. Kini sudah dikembalikan ke negara.</p>

<p>Kuasa norma Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Chandra M. Hamzah menambahkan proses sengketa norma antara negara dan PT Indobuildco telah berjalan selama sekitar 20 tahun. Penyelesaian perkara tersebut menunjukkan pemerintah menempuh prosedur norma nan bertindak hingga terbit perintah pengadilan untuk penyelenggaraan eksekusi pengosongan.</p>

<p>"Pemerintah, negara mematuhi prosedur norma nan ada. Kalau dulu dibilang tidak ada perintah eksekusi pengosongan kata kuasa norma Indobuildco. Kemudian sekarang saya menagih bahwa sekarang sudah ada perintah pengadilan untuk melakukan eksekusi pengosongan. Kata-kata kuasa norma Indobuildco itu kita tagih sekarang," terang dia.</p>

<p>Menurut Chandra, putusan pengadilan menyatakan seluruh tanah, bangunan, dan segala sesuatu nan melekat di area eks Hotel Sultan milik negara dan tercatat sebagai aset negara.</p>

<p>&nbsp;Mengenai tenaga kerja bekerja di eks Hotel Sultan tersebut, pemerintah bakal mendata terhadap tenaga kerja tetap, tenaga kerja harian, maupun pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Setneg janji bakal mengakomodir.</p>

<p>Eksekusi Blok 15 eks Hotel Sultan pada Kamis, merupakan penyelenggaraan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst dan Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN.Jkt.Pst atas tanah dan gedung eks Hotel Sultan nan berada di area HPL. Nomor 4/Gelora, aset negara di bawah Kementerian Sekretariat Negara cq PPKGBK. Tanah tersebut telah dibebaskan dan diganti rugi pemerintah sejak 1959-1962 untuk penyelenggaraan Asian Games IV, dan pemerintah disebut tidak pernah menjual, melepaskan, alias mengalihkan kewenangan atas tanah tersebut kepada PT Indobuildco. (Ant/H-4)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/aset-eks-hotel-sultan-kemensetneg-pertimbangkan-nasib-karyawan-98369.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pelatih Bali United Johnny Jansen Takjub dengan Atmosfer Sepak Bola Indonesia</title>
            <description>Pelatih Bali United Johnny Jansen memuji gairah suporter Indonesia dan perkembangan Serdadu Tridatu di Super League 2025/2026.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752651_72a88389d236a65f4030.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pelatih-bali-united-johnny-jansen-takjub-dengan-atmosfer-sepak-bola-indonesia-98370.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752651_72a88389d236a65f4030.jpg" alt="Pelatih Bali United Johnny Jansen Takjub dengan Atmosfer Sepak Bola Indonesia" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/06/18/1781752651_72a88389d236a65f4030.jpg">
                                Pelatih Bali United asal Belanda Johnny Jansen (tengah)(ANTARA/Fikri Yusuf)
                            </figure>
                                                                
<p>PELATIH <a href="https://mediaindonesia.com/tag/bali-united" title="bali united">Bali United</a>, <strong><a href="https://mediaindonesia.com/tag/johnny-jansen" title="Johnny Jansen">Johnny Jansen</a></strong>, mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia setelah menyelesaikan musim pertamanya di Tanah Air. Juru strategi berkebangsaan Belanda tersebut mengaku terkesan dengan antusiasme luar biasa nan ditunjukkan oleh para pencinta sepak bola lokal.</p>

<p>Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu (18/6/2026), Jansen menyatakan bahwa sepak bola telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di beragam wilayah di Indonesia. Pengalaman ini menjadi perihal baru nan sangat dinikmatinya sejak menukangi tim berjuluk Serdadu Tridatu.</p>


<p>"Sepak bola dengan banyak antusiasme (<em>passion</em>). Itu sangat menyenangkan jika Anda memandang para penggemar, memandang para pemain, saya suka itu. Gairahnya sangat bagus," ungkap mantan pembimbing klub Eredivisie, PEC Zwolle tersebut.</p>

<h2>Kesan Mendalam di Stadion Kapten I Wayan Dipta</h2>

<p>Bagi Jansen, support suporter memberikan warna tersendiri nan jarang dia temukan di negara lain. Ia secara unik menyoroti hubungan selaras antara tim dengan para pendukung saat berkompetensi di markas mereka, Gianyar.</p>

<p>"Saya sangat senang bermain acapkali di Dipta (Stadion Kapten I Wayan Dipta) dengan fans nan luar biasa, hubungan nan baik dengan mereka," tambahnya.</p>

<div><p><strong>Statistik Bali United di BRI <a href="https://mediaindonesia.com/tag/super-league" title="super league">Super League</a> 2025/2026:</strong></p><table readabilitydatatable="0">
	<tbody>
		<tr>
			<td><strong>Peringkat Akhir</strong></td>
			<td>8</td>
		</tr>
		<tr>
			<td><strong>Total Poin</strong></td>
			<td>51 Poin</td>
		</tr>
		<tr>
			<td><strong>Jumlah Pertandingan</strong></td>
			<td>34 Laga</td>
		</tr>
		<tr>
			<td><strong>Home Base</strong></td>
			<td>Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar</td>
		</tr>
	</tbody>
</table>
</div>

<h2>Progres Signifikan Serdadu Tridatu</h2>

<p>Meski menutup kejuaraan Super League 2025/2026 di ranking kedelapan klasemen akhir, Jansen tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan anak asuhnya.</p>

<p>Menurutnya, Bali United telah menunjukkan kemajuan nan signifikan jika dibandingkan dengan awal musim.</p>

<p>Ia menilai proses penyesuaian dan transformasi permainan tim melangkah ke arah nan positif.</p>

<p>"Tapi sejujurnya saya sangat menyukainya jika memandang proses tim kami, kami mengambil langkah besar ke depan. Jadi saya sangat senang dengan apa nan saya lihat," tegasnya.</p>

<p>Menutup musim perdananya, Jansen mengakui banyak belajar dari dinamika sepak bola Indonesia nan mempunyai karakter sangat berbeda dengan kejuaraan di Eropa. Pengalaman satu musim ini dianggapnya sebagai modal berbobot untuk menatap tantangan di musim mendatang berbareng Bali United. (Ant/Z-1)</p>
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pelatih-bali-united-johnny-jansen-takjub-dengan-atmosfer-sepak-bola-indonesia-98370.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Detik-detik Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Massa Disemprot Water Cannon</title>
            <description>Eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat pada Kamis (18/6) berlangsung ricuh.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/thumbnail-video-1781752886125_169.jpeg?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/detik-detik-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-disemprot-water-cannon-98366.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                    <p>Eksekusi lahan Hotel Sultan di area Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat pada Kamis (18/6) berjalan ricuh.</p><p>Kericuhan bermulai saat abdi negara keamanan memasuki area drop off Hotel Sultan dan diadang oleh massa.</p><p>Massa melempari batu dan botol ke arah petugas, sementara abdi negara memperkuat menggunakan tameng dan water cannon.</p><p>Sebanyak 3.161 personel campuran dari Polri, TNI dan Pemda pun dikerahkan untuk mengamankan proses eksekusi.</p>                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/detik-detik-eksekusi-hotel-sultan-ricuh-massa-disemprot-water-cannon-98366.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Aparat Berhasil Duduki Hotel Sultan, Massa Penolak Mundur</title>
            <description>Aparat gabungan TNI-Polri berhasil menduduki Hotel Sultan dan memukul mundur massa yang menolak dilakukan eksekusi, Kamis (18/6).</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/situasi-hotel-sultan-pelaksanaan-eksekusi-ricuh-1781751935132_169.png?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/aparat-berhasil-duduki-hotel-sultan-massa-penolak-mundur-98367.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                        <div>

                            
                                                        

                            <p><strong>Jakarta, CNN Indonesia</strong> -- </p><p>Aparat campuran TNI-Polri sukses menduduki&nbsp;<span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/hotel-sultan"><span>Hotel Sultan</span></a></strong></span> dan memukul mundur massa nan menolak dilakukan eksekusi, Kamis (18/6).</p><p>Dari pantauan, awalnya massa nan melakukan penolakan melempari abdi negara dengan batu hingga botol air mineral. Aparat mencoba untuk masuk ke hotel. Dorong-dorongan pun terjadi.</p>









<div>
<p>
ADVERTISEMENT
</p>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>

</div><p>Aparat lampau menembakkan water canon beberapa kali ke arah massa. Massa perlahan mundur dan abdi negara langsung masuk ke dalam hotel.</p><p>Aparat juga terlihat menangkap sejumlah massa nan melakukan penolakan dan melakulan pelemparan. Massa nan ditangkap digiring keluar dari Hotel Sultan.</p>
    


<p>Sementara itu, di dalam hotel, sejumlah polisi terlihat menyisir ruangan-ruangan.</p> <p><strong>(yoa/ugo)</strong></p><a href="https://www.cnnindonesia.com/outboundlinks?url=https://www.google.com/preferences/source?q=https://www.cnnindonesia.com" target="_blank" dtr-evt="detail artikel" dtr-sec="google preferred source" dtr-act="google preferred source">
    <svg width="24px" height="32px" viewbox="-3 0 262 262" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" preserveaspectratio="xMidYMid" fill="#000000">
        
        
        
            <path d="M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027" fill="#4285F4"></path>
            <path d="M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1" fill="#34A853"></path>
            <path d="M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782" fill="#FBBC05"></path>
            <path d="M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251" fill="#EB4335"></path>
        
    </svg>
    <span> Add <span>
            <img src="https://cdn.cnnindonesia.com/cnnid/images/logo.png?v=12.4.1" alt="">
        </span> as a preferred <br> source on Google </span>
    <span>
        <svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="12" height="12" viewbox="0 0 12 12" fill="none">
            <path d="M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z" fill="black"></path>
        </svg>
    </span>
</a>
                            

                            
                                                         

                                                                <p>
    <a href="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1370283" id="idautovideocnn" dtr-evt="box aevp" dtr-sec="box aevp" dtr-act="box aevp" dtr-ttl="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1370283">[Gambas:Video CNN]<br></a></p>
                            

                            

                        </div>
                        
                            

                        
                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/aparat-berhasil-duduki-hotel-sultan-massa-penolak-mundur-98367.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang</title>
            <description>Penumpukan kontainer di jalur pemeriksaan Bea Cukai Tanjung Priok sudah mulai berkurang, setelah sebelumnya sempat menumpuk dan membuat kemacetan.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531315_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang-98368.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri--1781741956273_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6).&nbsp;Penumpukan kontainer di jalur pemeriksaan Bea Cukai Tanjung Priok sudah mulai berkurang, setelah sebelumnya sempat menumpuk dan membikin kemacetan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531315_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, pukul 16:00 WIB, tampak aktivitas bongkar muat untuk pemeriksaan tak begitu ramai.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531264_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Dalam letak pengecekan tersebut, tampak pengecekan daging kaku nan bertuliskan huruf arab. Pemeriksaan dilakukan oleh Bea Cukai serta Badan Karantina Indonesia (Barantin)(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531371_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Selain daging beku, juga terlihat barang-barang impor lainnya nan tengah dilakukan pemeriksaan, seperti tas impor, dinamo motor, gulungan plastik, dan lain-lainnya.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri--1781741955925_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Namun, tidak terdapat kontainer nan berisikan komponen dari mobil BYD dan Wuling, seperti nan disampaikan Dirjen Bea Cukai Djaka Budi sebelumnya.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531164_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Terlihat juga barang-barang nan tengah dilakukan pengecekan bertuliskan huruf mandarin nan menandakan berasal dari China.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531495_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Kepala Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi mengatakan kontainer nan tetap dilakukan pengecekan di jalur merah per 17 Juni 2026 sudah jauh menurun menjadi 700-an kontainer, dari sebelumnya pada Mei lampau mencapai 3.100 kontainer.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/kepala-bea-cukai-tanjung-priok-adhang-noegroho-adhi-di-kantor-bea-cukai-tanjung-priok-jakarta-rabu-1762026-cnbc-indonesiatri-s-1781742088157_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Kepala Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Kepala Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>"Dari nyaris Mei lampau nan tetap sebanyak 3.100 kontainer, saat ini sudah menurun menjadi sekitar 700 kontainer nan hot outstanding. Sudah banyak nan kita selesaikan dengan adanya beberapa lapangan tambahan nan kami siapkan," kata Adhang saat ditemui CNBC Indonesia, Rabu (17/6/2026).&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/bea-cukai-tanjung-priok-1781747946369_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Penumpukan kontainer di jalur pemeriksaan Bea Cukai Tanjung Priok sudah mulai berkurang, setelah sebelumnya sempat menumpuk dan membikin kemacetan. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)" title="Bea Cukai Tanjung Priok">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Hal ini merupakan buah hasil dari upaya Bea Cukai Tanjung Priok untuk mengurangi penumpukan kontainer.&nbsp;(CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/bea-cukai-tanjung-priok-1781747946539_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Penumpukan kontainer di jalur pemeriksaan Bea Cukai Tanjung Priok sudah mulai berkurang, setelah sebelumnya sempat menumpuk dan membikin kemacetan. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)" title="Bea Cukai Tanjung Priok">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Beberapa langkah sudah disiapkan mulai dari penambahan personel pemeriksaan, penambahan letak pemeriksaan di Jakarta International Container Terminal (JICT) dan TPK Koja, penyelenggaraan pemeriksaan ditambah sampai malam hari, hingga penyesuaian layanan.&nbsp;(CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri-sus-1781746531086_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Sebagai bagian dari upaya percepatan arus barang, Bea Cukai Tanjung Priok juga menginisiasi serangkaian pertemuan dan koordinasi dengan beragam pemangku kepentingan, antara lain asosiasi trucking (Aptrindo) wilayah DKI Jakarta, importir produsen, asosiasi importir, asosiasi forwarder, pengelola depo peti kemas, serta pengusaha Tempat Penimbunan Sementara (TPS).(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/aktivitas-bongkar-muat-di-di-posko-bea-dan-cukai-terminal-petikemas-tpk-koja-tanjung-priok-jakarta-rabu-176-cnbc-indonesiatri--1781741956105_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)" title="Aktivitas bongkar muat di di posko Bea dan Cukai Terminal Petikemas (TPK) Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Tumpukkan Ribuan Kontainer di Tanjung Priok Mulai Berkurang" dtr-id="743590" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260618085607-7-743590/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Bea Cukai Tanjung Priok menegaskan kontainer nan telah memperoleh SPPB pada prinsipnya telah menyelesaikan tanggungjawab kepabeanan dan dapat segera dikeluarkan dari area pelabuhan.&nbsp;(CNBC Indonesia/Tri Susilo)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                            </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/potret-tumpukkan-ribuan-kontainer-di-tanjung-priok-mulai-berkurang-98368.html</guid>
            <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:25:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
            </channel>
</rss>