<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss xmlns:g="http://base.google.com/ns/1.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0">
    <channel>
        <title>Newss.id</title>
        <description>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</description>
        <image>
          <title>Newss.id</title>
          <url>https://www.newss.id/favicon.ico</url>
          <link>https://www.newss.id/</link>
        </image>
        <category>Newss.id</category>
        <link>https://www.newss.id/</link>
        <atom:link href="https://www.newss.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <atom:link href="https://www.newss.id/" rel="alternate" type="application/rss+xml"/>
        <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:45:16 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 31 Jul 2026 05:45:16 +0700</lastBuildDate>
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <managingEditor>admin@newss.id (Newss.id)</managingEditor>
        <webMaster>admin@newss.id (Newss.id)</webMaster>
        <language>id-ID</language>
        <copyright>Copyright 2026, Newss.id</copyright>
        <generator>AGC Kincaimedia</generator>
        <itunes:explicit>no</itunes:explicit>
        <itunes:image href="https://www.newss.id/favicon.ico"/>
        <itunes:keywords>Newss.id</itunes:keywords>
        <itunes:summary>Newss.id - Berita terkini, informasi dan kabar terbaru hari ini seputar Indonesia, dunia, ekonomi, politik, peristiwa, daerah, olahraga, lifestyle, teknologi, sains, otomotif, dan hiburan.</itunes:summary>
        <itunes:subtitle>Newss.id</itunes:subtitle>
        <itunes:category text="Technology"/>
        <itunes:category text="Business"/>
        <itunes:category text="Arts">
          <itunes:category text="Performing Arts"/>
          <itunes:category text="Visual Arts"/>
        </itunes:category>
        <itunes:author>Newss.id</itunes:author>
        <itunes:owner>
          <itunes:email>admin@newss.id</itunes:email>
          <itunes:name>Newss.id</itunes:name>
        </itunes:owner>
                <item>
            <title>Boikot Piala Dunia! UEFA dan Concacaf Tolak Rencana Penjualan Saham FIFA</title>
            <description>UEFA dan Concacaf bersatu menolak rencana Gianni Infantino menjual saham kompetisi FIFA ke investor swasta. Sanksi boikot Piala Dunia membayang.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785451184_2499d005677359c9ac55.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/boikot-piala-dunia-uefa-dan-concacaf-tolak-rencana-penjualan-saham-fifa-144726.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785451184_2499d005677359c9ac55.jpg" alt="Boikot Piala Dunia! UEFA dan Concacaf Tolak Rencana Penjualan Saham FIFA" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785451184_2499d005677359c9ac55.jpg">
                                UEFA dan Concacaf berasosiasi menolak rencana Gianni Infantino menjual saham kejuaraan FIFA ke penanammodal swasta. Sanksi boikot Piala Dunia membayang.(FIFA)
                            </figure>
                                                                
<p>SEPAK bola bumi kembali diguncang krisis besar. Sebanyak 55 asosiasi personil <a href="https://mediaindonesia.com/tag/uefa" title="UEFA">UEFA</a> secara bulat memilih untuk memboikot Piala Dunia jika Badan Sepak Bola Dunia (<a href="https://mediaindonesia.com/tag/fifa" title="FIFA">FIFA</a>) melanjutkan rencana penjualan saham kejuaraan kepada penanammodal swasta.</p>

<p>Langkah tegas ini diambil dalam rapat darurat nan digelar untuk merespons usulan Presiden FIFA, <a href="https://mediaindonesia.com/tag/gianni-infantino" title="Gianni Infantino">Gianni Infantino</a>. Sikap serupa ditunjukkan Concacaf (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) nan menyatakan 41 anggotanya juga resmi menolak proposal tersebut.</p>


<p>Dalam wacananya, FIFA berencana membentuk anak perusahaan baru berjulukan Fifa Forward Enterprise (FFE) untuk mengelola ajang-ajang utamanya, termasuk Piala Dunia. Investor luar, nan kabarnya dipimpin oleh firma modal ventura AS Thrive Eternal, diizinkan membeli saham minoritas di FFE.</p>

<p>Infantino memerlukan 106 bunyi dari total 211 personil FIFA agar rencana ini lolos. Namun, penolakan campuran 96 asosiasi dari UEFA dan Concacaf membikin rencana tersebut terancam gagal. Meski Infantino menjanjikan biaya hingga USD 40 juta (sekitar Rp650 miliar) bagi asosiasi nan mendukung, gelombang perlawanan tetap tak terbendung.</p>

<h2>Sepak Bola Bukan Produk Investasi</h2>

<p>Melalui pernyataan resminya, UEFA menegaskan bahwa warisan sejarah sepak bola tidak boleh diperjualbelikan demi untung finansial semata.</p>

<p>"Piala Dunia tidak bisa diperlakukan sebagai produk investasi," tegas UEFA. "Ini adalah salah satu warisan olahraga terbesar dalam sepak bola nan dibangun selama bertanding-tanding generasi oleh para pemain, tim nasional, dan pendukung di setiap benua. Tidak ada bagian darinya nan boleh diserahkan kepada penanammodal swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual."</p>

<p>UEFA menilai langkah FIFA nan merancang skema ini secara rahasia tanpa konsultasi berarti sebagai corak kegagalan kepemimpinan nan nyata.</p>

<p>"Ini bukan sekadar kegagalan kepemimpinan nan mendalam, melainkan pengabaian tugas FIFA sebagai pengawal sepak bola dunia," lanjut UEFA. "Ini bukanlah 'keputusan demokratis', melainkan tata kelola melalui intimidasi, sebuah tindakan pemaksaan nan tidak layak dilakukan oleh lembaga nan dipercayakan untuk mengelola permainan dunia ini."</p>



<p>Wakil Presiden UEFA, Laura McAllister, turut menyuarakan keprihatinannya atas ancaman nan dinilainya banget krusial bagi masa depan olahraga ini.</p>

<p>"Kenyataannya, kita tidak punya pilihan lain selain mengeluarkan ancaman nan sepadan dengan proposal mengerikan dan katastropik ini, nan tergesa-gesa disahkan tanpa uji tuntas, tata kelola nan benar, dan tanpa konsultasi," ujar McAllister.</p>

<h2>Dukungan Luas dari Berbagai Pihak</h2>

<p>Ancaman boikot UEFA mencakup seluruh kejuaraan FIFA, mulai dari Piala Dunia Pria, Wanita, hingga Piala Dunia Antarklub. Jika terealisasi, Piala Dunia dipastikan kehilangan panggung utamanya, mengingat kekuasaan negara-negara Eropa di kancah internasional.</p>

<p>Sikap keras UEFA mendulang support luas dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA), Federasi Sepak Bola Skotlandia, asosiasi suporter Football Supporters' Europe, hingga World Leagues Association (WLA) dan Liga Premier.</p>

<p>Kini, bola panas berada di tangan FIFA. Tanpa adanya kompromi alias pembatalan rencana dari Infantino, sepak bola bumi terancam mengalami perpecahan terbesar dalam sejarah modern. (BBC/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/boikot-piala-dunia-uefa-dan-concacaf-tolak-rencana-penjualan-saham-fifa-144726.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:45:16 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Perang Makin Gila! Poros Perlawanan Iran Bangkit Lagi-Bidik Arab Saudi</title>
            <description>Serangan Houthi terhadap Arab Saudi diduga dilancarkan dari Irak dengan dukungan milisi pro-Iran.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/para-pengikut-houthi-memegang-senjata-granat-berpeluncur-roket-rpg-selama-demonstrasi-pro-iran-saat-konflik-as-israel-dengan-i-1775474286731_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/perang-makin-gila-poros-perlawanan-iran-bangkit-lagi-bidik-arab-saudi-144725.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                 

                        
                                                

                        
                        
    
        
        
            
                <span>Daftar Isi</span>
                <span>
                    <svg width="24" height="24" viewbox="0 0 24 24" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                    <path d="M7.41 8.29492L12 12.8749L16.59 8.29492L18 9.70492L12 15.7049L6 9.70492L7.41 8.29492Z" fill="black"></path>
                    </svg>
                </span>
            
            
        
    
    
                        

                        
                        <p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia</strong><span> - Serangan terhadap Arab Saudi nan diklaim dilakukan golongan Houthi Yaman pekan ini rupanya diduga dilancarkan dari wilayah Irak dengan support kelompok-kelompok bersenjata Irak nan berkawan dengan Iran. Temuan tersebut muncul dari penilaian pemerintah Arab Saudi dan sejumlah mitra regionalnya, nan menilai koordinasi antar milisi pro-Iran di Timur Tengah sekarang makin erat dan lebih rawan dibanding sebelumnya.</span></p>
<p><span>Mengutip <em>Reuters</em>, Jumat (31/7/2026), dua pejabat area mengatakan sebagian serangan nan menghantam akomodasi minyak di Provinsi Timur Arab Saudi dilakukan dari wilayah Irak melalui operasi campuran antara Houthi dan golongan bersenjata Irak nan didukung Teheran.</span></p>
<p><span>Penilaian tersebut berbeda dengan jenis resmi nan selama ini disampaikan kepada publik.</span></p>
<p><span>Menurut kedua pejabat itu, operasi tersebut berjalan di bawah pengawasan </span><span>Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)</span><span>.</span></p>
<p><span>Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok-kelompok nan tergabung dalam apa nan disebut Iran sebagai Poros Perlawanan makin memperkuat hubungan operasional mereka, sekaligus meningkatkan keahlian untuk menyerang sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan.</span></p>
<p><span>Perkembangan tersebut terjadi meskipun selama bertahun-tahun kelompok-kelompok itu menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel, mulai dari Lebanon hingga Iran, terutama setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 2023.</span></p>


<h2 id="fasilitas-minyak-saudi-jadi-sasaran"><span>Fasilitas Minyak Saudi Jadi Sasaran</span></h2>
<p><span>Serangan nan dimaksud mencakup serangan terhadap akomodasi minyak di Provinsi Timur Arab Saudi, wilayah nan menjadi pusat utama produksi minyak mentah kerajaan tersebut.&nbsp;</span>Sebagai respons, Arab Saudi berbareng Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke sejumlah letak di Irak pada Rabu.</p>
<p><span>Riyadh menyatakan serangan itu menyasar letak nan mengenai dengan serangan terhadap Arab Saudi dan secara resmi menyalahkan kelompok-kelompok bersenjata Irak nan berkawan dengan Iran.</span></p>
<p><span>Di sisi lain, golongan Houthi menyatakan bahwa merekalah pelaku serangan tersebut.</span></p>
<p><span>Pemerintah Irak sendiri menyatakan tetap melakukan penyelidikan.&nbsp;</span>Dua pejabat area nan berbincang kepada <em>Reuters</em> mengatakan sebagian serangan memang dilakukan dari wilayah Irak oleh golongan bersenjata Irak dan Houthi secara bersama-sama.</p>
<p><span>Setelah serangan udara Saudi-AS pada Rabu, media-media nan berafiliasi dengan Iran memberitakan kematian sejumlah personil IRGC, pejuang Irak, dan sedikitnya satu personil Houthi.</span></p>


<h2 id="koordinasi-antarmilisi-pro-iran-meningkat"><span>Koordinasi Antarmilisi Pro-Iran Meningkat</span></h2>
<p><span>Peneliti Program Timur Tengah dan Afrika Utara di lembaga kajian Chatham House, </span><span>Farea al-Muslimi</span><span>, mengatakan hubungan antarkelompok dalam Poros Perlawanan sekarang jauh lebih erat dibanding sebelumnya.</span></p>
<p><span>"Sekarang terdapat training dan koordinasi langsung di antara personil Poros Perlawanan itu sendiri, bukan hanya antara mereka dan Iran," ujarnya.</span></p>
<p><span>Para analis menilai perkembangan ini juga menunjukkan semakin pentingnya posisi Irak dalam jaringan Poros Perlawanan, terutama setelah jatuhnya pemerintahan </span><span>Bashar al-Assad</span><span> di Suriah dan melemahnya </span><span>Hizbullah</span><span> di Lebanon.</span></p>
<p><span>Pemerintah Arab Saudi, Iran, dan Irak tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters. Demikian pula golongan Houthi.</span></p>
<p><span>Houthi sebelumnya mengatakan serangan terhadap Arab Saudi dilakukan sebagai jawaban atas serangan Saudi di Yaman dan bermaksud mematahkan apa nan mereka sebut sebagai "pengepungan" oleh kerajaan tersebut.</span></p>
<p><span>Arab Saudi membantah tuduhan itu dan menegaskan bahwa puluhan kapal telah tiba di pelabuhan-pelabuhan nan dikuasai Houthi sepanjang tahun ini.</span></p>


<h2 id="hubungan-lama-houthi-dan-milisi-irak"><span>Hubungan Lama Houthi dan Milisi Irak</span></h2>
<p><span>Kerja sama antara Houthi dan golongan bersenjata Irak nan loyal kepada Iran sebenarnya bukan perihal baru.</span></p>
<p><span>Hubungan tersebut terutama terjalin dengan </span><span>Kataib Hizbullah</span><span>, nan dianggap sebagai golongan bersenjata Irak paling kuat dan paling terorganisasi.</span></p>
<p><span>Pada 2024, pemimpin Houthi </span><span>Abdul Malik al-Houthi</span><span> mengumumkan keberadaan ruang operasi berbareng antara Houthi dan kelompok-kelompok Irak.</span></p>
<p><span>Pada tahun nan sama, kedua pihak juga mengumumkan operasi campuran pertama mereka nan menargetkan Israel.</span></p>
<p><span>Selain itu, Houthi juga mempunyai kehadiran permanen di Irak, termasuk instansi dan perwakilan resmi berjulukan </span><span>Ahmed al-Sharafi</span><span>.</span></p>
<p><span>Menurut laporan Reuters, Sharafi beberapa kali menghadiri pertemuan terbuka dengan partai-partai Syiah Irak dan kelompok-kelompok bersenjata nan berkawan dengan Iran.</span></p>
<p><span>Di sejumlah wilayah Baghdad, poster berwarna merah dan hijau nan menampilkan semboyan Houthi alias </span><span>"Sarkha"</span><span> juga telah lama terlihat.</span></p>
<p><span>Slogan tersebut berbunyi: "Allah Maha Besar, kematian bagi Amerika, kematian bagi Israel, kutukan bagi Yahudi, kemenangan bagi Islam."</span></p>


<h2 id="irak-menjadi-basis-strategis"><span>Irak Menjadi Basis Strategis</span></h2>
<p><span>Para analis menilai Irak mempunyai nilai strategis tinggi bagi Houthi dan kelompok-kelompok pro-Iran lainnya.</span></p>
<p><span>Wilayah negara itu nan sangat luas dan banyak area terbuka membikin aktivitas persembunyian maupun peluncuran serangan lebih mudah dilakukan secara rahasia.</span></p>
<p><span>Selain itu, Irak mempunyai perbatasan sepanjang lebih dari </span><span>800 kilometer</span><span> dengan Arab Saudi nan dinilai susah diawasi sepenuhnya.</span></p>
<p><span>Kondisi tersebut menjadikan Irak letak ideal untuk melancarkan serangan ke Arab Saudi maupun negara-negara Teluk lainnya.</span></p>
<p><span>Selama bertahun-tahun, ratusan serangan terhadap Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dituduhkan oleh negara-negara tersebut berasal dari golongan nan beraksi di Irak.</span></p>
<p><span>Di antaranya adalah serangan dua drone terhadap Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh pada Maret lampau serta serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir </span><span>Barakah</span><span> di Uni Emirat Arab pada Mei.</span></p>
<p><span>Pemerintah Irak berulang kali menyatakan bakal menyelidiki tuduhan bahwa wilayahnya digunakan untuk menyerang negara-negara tetangga Arab.</span></p>
<p><span>Namun para pengkritik menilai Baghdad menunjukkan keahlian nan terbatas untuk mengatasi persoalan tersebut, sehingga merusak hubungan dan kredibilitasnya di mata negara-negara Teluk.</span></p>

 
                        

                        
                        <p><strong>(luc/luc)</strong>
                        

                        
                                                        <a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/752450?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a>
    
                                                

                    </p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/perang-makin-gila-poros-perlawanan-iran-bangkit-lagi-bidik-arab-saudi-144725.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:45:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Prakiraan Cuaca Jumat, 31 Juli 2026: Bibit Siklon 94W Muncul, Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah</title>
            <description>Bibit Siklon Tropis 94W terpantau memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dengan tekanan udara minimum 1008 mb. </description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785428932_8e587eadd76dc451cebb.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/prakiraan-cuaca-jumat-31-juli-2026-bibit-siklon-94w-muncul-waspada-hujan-di-sejumlah-wilayah-144724.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785428932_8e587eadd76dc451cebb.jpg" alt=" Bibit Siklon 94W Muncul, Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785428932_8e587eadd76dc451cebb.jpg">
                                Berikut prakiraan cuaca hari ini(magnific)
                            </figure>
                                                                
<p>BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://mediaindonesia.com/tag/bmkg" title="BMKG">BMKG</a>) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia.&nbsp;</p>

<p>Kondisi ini dipengaruhi oleh kemunculan <a href="https://mediaindonesia.com/tag/bibit-siklon-tropis-94w" title="bibit siklon tropis 94w">Bibit Siklon Tropis 94W</a> nan berada di Samudra Pasifik, tepatnya di utara Papua Barat. Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui siaran <a href="https://mediaindonesia.com/tag/prakiraan-cuaca" title="prakiraan cuaca">prakiraan cuaca</a> harian di kanal YouTube resminya serta pembaruan dinamika atmosfer.</p>


<p>Bibit Siklon Tropis 94W terpantau mempunyai kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dengan tekanan udara minimum 1008 mb.&nbsp;</p>

<p>Sistem cuaca ini bergerak ke arah barat dan memicu terbentuknya wilayah konvergensi serta konfluensi di Laut Filipina dan wilayah di sekitar pusat bibit siklon.</p>

<p>Kondisi tersebut meningkatkan suplai uap air sekaligus mendukung pertumbuhan awan hujan di area Indonesia bagian timur maupun wilayah nan dilintasi jalur perlambatan angin.</p>

<p>BMKG juga mencatat wilayah konvergensi diprakirakan memanjang di sejumlah wilayah, meliputi Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Selat Sunda, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan, hingga Papua Pegunungan.</p>

<p>Sementara itu, wilayah pertemuan angin alias konfluensi diprakirakan terbentuk di Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan Samudra Pasifik utara Papua. Kombinasi beragam dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah nan terdampak.</p>

<p>BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat nan dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah nan berada di sekitar jalur konvergensi dan konfluensi</p>

<h2><strong>Berikut Prakiraan Cuaca Jumat, 31 Juli 2026</strong></h2>

<h3><strong>Wilayah Indonesia Barat</strong></h3>

<p><strong>Potensi hujan ringan:</strong></p>

<ul>
	<li>Banda Aceh</li>
	<li>Medan</li>
	<li>Pekanbaru</li>
	<li>Tanjung Pinang</li>
	<li>Bandar Lampung</li>
	<li>Serang</li>
	<li>Bandung</li>
	<li>Tanjung Selor&nbsp;</li>
</ul>

<p><strong>Potensi cerah berawan hingga berawan tebal:</strong></p>

<ul>
	<li>Jambi</li>
	<li>Palembang</li>
	<li>Pangkalpinang</li>
	<li>Jakarta</li>
	<li>Semarang</li>
	<li>Pontianak</li>
	<li>Palangkaraya</li>
	<li>Samarinda</li>
	<li>Banjarmasin&nbsp;</li>
</ul>

<p><strong>Potensi udara kabur:</strong></p>

<ul>
	<li>Bengkulu</li>
	<li>Yogyakarta</li>
	<li>Surabaya</li>
</ul>

<p><strong>Potensi asap alias kabut:</strong></p>

<ul>
	<li>Padang</li>
</ul>

<h3><strong>Wilayah Indonesia Timur</strong></h3>

<p><strong>Potensi hujan ringan:</strong></p>

<ul>
	<li>Mamuju</li>
	<li>Palu</li>
	<li>Manokwari</li>
	<li>Nabire</li>
	<li>Jayawijaya</li>
	<li>Merauke&nbsp;</li>
</ul>

<p><strong>Potensi cerah berawan hingga berawan tebal:</strong></p>

<ul>
	<li>Denpasar</li>
	<li>Kupang</li>
	<li>Makassar</li>
	<li>Kendari</li>
	<li>Gorontalo</li>
	<li>Manado</li>
	<li>Ternate</li>
	<li>Ambon</li>
	<li>Jayapura&nbsp;</li>
</ul>

<p><strong>Potensi asap alias kabut:</strong></p>

<ul>
	<li>Mataram</li>
	<li>Sorong&nbsp;</li>
</ul>

<p>BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau info prakiraan cuaca dan peringatan awal melalui kanal resmi BMKG.&nbsp;</p>

<p>Masyarakat nan bakal melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara juga disarankan menyesuaikan rencana perjalanan dengan perkembangan kondisi cuaca terbaru, terutama di wilayah nan berpotensi mengalami hujan disertai angin kencang.</p>

<p><strong>Sumber</strong>: <em>YouTube BMKG</em></p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/prakiraan-cuaca-jumat-31-juli-2026-bibit-siklon-94w-muncul-waspada-hujan-di-sejumlah-wilayah-144724.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:40:22 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Motif Penculikan Bocah di Makassar: Jaminan Arisan Online Rp300 Juta</title>
            <description>Polisi ungkap motif penculikan anak 2 tahun di Makassar, dijadikan jaminan arisan online Rp300 juta. Tiga pelaku ditangkap.</description>
            <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2023/01/09/ilustrasi-kekerasan-terhadap-anak-5_169.jpeg?w=1200"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/motif-penculikan-bocah-di-makassar-jaminan-arisan-online-rp300-juta-144723.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                        <div>

                            
                                                        

                            <p><strong>Jakarta, CNN Indonesia</strong> -- </p><p>Polisi mengungkap motif dugaan penculikan anak berumur 2 tahun di <span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/makassar"><span>Makassar</span></a></strong></span>, Sulawesi Selatan. Berdasarkan pengakuan sementara dari tiga tersangka, orang tua korban diduga tidak bisa mengembalikan duit <span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/arisan-online"><span>arisan online</span></a></strong></span> nan mencapai Rp300 juta.</p><p>"Menurut pengakuan para pelaku, orang tua korban tidak bisa mengembalikan duit arisan sekitar Rp 300 juta," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, Kamis (30/7).</p><p>Para pelaku mengambil anak tersebut saat berada di rumah orang tuanya di Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Minggu (5/7). Korban kemudian ditemukan pada Selasa (14/7) setelah dilakukan penyelidikan usai menerima laporan dari pihak keluarga.</p>









<div>
<p>
ADVERTISEMENT
</p>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>

</div><p>"Dari hasil penyelidikan kita menemukan korban di suatu rumah di wilayah Pangkep dan mengamankan tiga orang pelaku terdiri dari satu laki-laki dan dua wanita," ungkapnya.</p>
    


<p>Sementara ini, polisi tetap terus melakukan pengembangan mengenai jumlah duit nan belum dikembalikan oleh orang tua korban.</p><p>"Kita tetap dalami aliran biaya arisan itu serta keterlibatan pihak lainnya dalam kasus ini," jelasnya.</p><p>Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 450 dan alias Pasal 451 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.</p> <p><strong>(mir/isn)</strong></p>

                            
                                                         

                                                                <p>
    <a href="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1385087" id="idautovideocnn" dtr-evt="box aevp" dtr-sec="box aevp" dtr-act="box aevp" dtr-ttl="https://www.cnnindonesia.com/embed/video/1385087">[Gambas:Video CNN]<br></a></p>
                            

                            

                        </div>
                        
                            

                        
                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/motif-penculikan-bocah-di-makassar-jaminan-arisan-online-rp300-juta-144723.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:40:21 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>blu by BCA Digital: Seni Menabung Santai untuk Generasi Muda Nikmati Hidup</title>
            <description>Menabung kini tak lagi identik dengan hidup serba hemat dan menahan kebahagiaan. Milenial dan Gen Z kini bisa menabung secara santai di blu by BCA Digital.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2021/06/30/bca-digital_169.png?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/blu-by-bca-digital-seni-menabung-santai-untuk-generasi-muda-nikmati-hidup-144722.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                

        <p><strong>Jakarta</strong> - 
        </p>
        <p>Masih lekat betul di ingatan Sri Wachyuni, 35 tahun, ketika dia berburu tiket konser supergrup asal Korea Selatan, BTS, pada bulan Juni 2026 lalu. Momen itu datang berbarengan saat kedua buah hatinya nan duduk di bangku sekolah mulai masuk tahun aliran baru.</p><p>Anak pertamanya menginjak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sementara si bungsu naik ke kelas 2 Sekolah Dasar (SD). Biaya masuk sekolah dan kebutuhan tahun aliran baru itu menumpuk di depan mata, berbarengan dengan agenda war tiket konser BTS nan harganya berkisar dari Rp 1,8 juta - Rp 4,5 juta.</p><p>Bagi generasi muda pada umumnya, situasi seperti ini berpotensi mencekik kondisi finansial. Akan tetapi, tidak ada riak kekhawatiran di wajah Sri saat itu. Ia menjalaninya dengan santai. Sebab, perencanaan finansialnya telah disusun rapi jauh-jauh hari.</p>
<div>
  
  
  <p>
    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
  </p>
</div><p>"Sebagai working mom sekaligus ARMY (sebutan fans BTS), mesti balance antara nabung kepentingan anak-anak dan kepentingan pribadi untuk membahagiakan diri sendiri dalam corak self reward," ujarnya kepada detikcom belum lama ini.</p><p>Rahasia Sri ini terletak pada keputusannya memanfaatkan fitur pemisahan kantong tabungan di aplikasi perbankan digital <strong>blu by BCA Digital</strong>. Melalui fitur bluSaving, Sri membagi pos-pos keuangannya secara perincian nan tersedia hingga 10 pos tabungan dalam 1 rekening.</p><p>"Aku bisa pisahin tabungan pendidikan anak-anak, tabungan biaya darurat, tabungan buat Lebaran, tabungan kepentingan rumah, dan tentu saja tabungan konser BTS," ungkapnya.</p><p>Keputusan ini sudah dilakukannya sejak beberapa tahun lalu. Sri secara konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya sebagai pegawai swasta di Cianjur sedikit demi sedikit, sehingga dia tidak cemas saat momen nan ditunggu-tunggu itu tiba.</p><p>"Aku gak bingung lantaran bluSaving 'Konser BTS 2026' begitu nama pocket bluSaving nya, buat saya gak khawatir.... lantaran memang masing-masing sudah ada budgetnya, jadi sesenang itu," tuturnya.</p><p>Perempuan milenial ini mengaku sudah menggunakan jasa <strong>digital banking</strong> tersebut kurang lebih nyaris 3 tahun, tepatnya sejak Mei 2023 lalu. Selain fitur pengelolaan pos finansial nan praktis, aspek keamanan menjadi argumen utama Sri mantap memilih blu by BCA Digital.</p><p>Ketenangan dari sisi keamanan ini membikin Sri kian disiplin dalam mengelola pos keuangannya. Kemudahan ini juga membantunya meningkatkan <strong>literasi dan inklusi keuangan</strong> secara berdikari dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Dalam perihal style menabung, Sri menerapkan prinsip menabung santuy namun konsisten menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan prioritas, perlindungan keluarga, dan apresiasi untuk diri sendiri.</p><p>"Kalau ditanya irit ekstrem alias menabung santai? Aku tengah-tengah sih. Aku mewajibkan menabung, tapi tidak ekstrem sampai irit nan kayak gimana ya, lantaran saya juga pengin self reward dan bahagian family juga," tutur Sri.</p><p>"Dan blu by BCA Digital bantu saya dengan fitur-fiturnya buat saya gak worry dengan prioritas anak-anak dan mimpi aku," jelasnya.</p><h3>Menabung Santai Asal Bahagia ala Gen Z</h3><p>Senada dengan Sri, bagi generasi muda, khususnya mahasiswa nan tengah belajar mandiri, mengelola finansial tanpa kehilangan momen menikmati masa muda juga menjadi sebuah seni tersendiri.</p><p>Semangat untuk terus berkembang berbareng blu by BCA Digital lewat komitmen Tumbuh Bareng Kamu ini dirasakan betul dampaknya oleh Gen Z. Salah satunya, Theresia Lamrouli, mahasiswa berumur 22 tahun asal Universitas Atma Jaya Yogyakarta.</p><p>Theresia sudah menggunakan blu by BCA Digital sejak 13 Mei 2023. Ia juga turut memanfaatkan fitur bluSaving untuk memenuhi kebutuhan finansial. Bahkan, dia memberi nama-nama unik pada pos tabungannya nan mencerminkan style unik Gen Z.</p><p>"Nama-nama pocket saya buat cukup mencerminkan anak muda agar tetap semangat menabung: Pocket 1 'Anti Boncos' untuk alokasi jajan harian dan transportasi, Pocket 2 'Self Reward' unik shopping baju, skincare, alias tiket konser, serta Pocket 3 'Masa Depan Cerah' untuk tabungan jangka panjang nan tidak boleh disentuh," bebernya.</p><p>Berkat fitur bluSaving ini, Theresia mempunyai trik unik untuk membentengi diri dari kemauan shopping berlebihan. Begitu menerima duit saku harian alias bulanan dari orang tuanya, dia langsung 'mengunci' alokasinya ke dalam beberapa pocket.</p><p>"Sementara saldo di rekening utama sengaja saya biarkan mepet. Sehingga ketika tergoda shopping impulsif, transaksi otomatis terbatasi oleh sisa saldo nan ada," ungkapnya.</p><p>Gaya finansial nan diusung Theresia sejalan dengan konsep 'soft saving' alias menabung santuy asal bahagia. Menurutnya, masa muda dan masa kuliah kudu tetap dinikmati agar tidak memicu stres.</p><p>"Kuncinya ada pada konsistensi. Selama tanggungjawab menabung di awal bulan sudah terpenuhi di pocket bluSaving, sisa biaya jajan bebas saya habiskan tanpa rasa bersalah," tegasnya.</p><p>Hal nan sama juga dilakukan Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Celine Tanudiredja (22). Celine memanfaatkan fitur bluSaving untuk mencapai tujuan finansial dalam menikmati hidup sebagai mahasiswa.</p><p>"bluSaving itu rasanya kayak punya banyak rekening dalam satu bank. Namanya ganti-ganti dan seenak saya aja. Ketika saya lihat pos tabunganku makin banyak, itu bikin saya makin sadar dan makin semangat buat nambah tabungan," jelasnya.</p><p>Tak hanya itu, Celine juga pernah memanfaatkan fitur bluGether. bluGether adalah rekening tabungan single account nan dapat dipakai untuk menabung berbareng dengan teman. Penggunanya bisa membujuk hingga 99 kawan untuk berasosiasi ke dalam satu rekening.</p><p>Pengalaman Celine menggunakan fitur bluGether bermulai saat dia dan teman-teman circle sekolah menengah pertamanya (SMP) merencanakan liburan girls trip pertama mereka. Momen tersebut menjadi tantangan tersendiri lantaran tidak semua temannya menggunakan rekening bank nan sama.</p><p>"Waktu itu circle SMP saya mau first time girls trip, tapi nan punya BCA hanya bertiga. Kalau nabung bareng kan bingung taruh mana, sedangkan bank kita beda-beda nan otomatis ada biaya adminnya," cerita Celine.</p><p>Untuk mengatasi hambatan biaya transfer antarbank dan mempermudah pengumpulan dana, Celine membujuk teman-temannya membuka rekening blu by BCA Digital agar bisa memanfaatkan fitur bluGether.</p><p>"Akhirnya digeret ikutan bikin blu. Jadi temenku tiga-tiganya bikin. Waktu itu saya tau ada fitur bluGether, tapi saya juga tetap awam. Maksudku biar jika ada apa-apa, sama-sama terjerumus," kelakar Celine sembari tertawa.</p><p>Percobaan tersebut berbuah hasil manis. Pengumpulan biaya liburan melangkah lancar dan transparan tanpa kendala. "Waktu itu start nabungnya dari tahun 2024, lampau awal tahun 2025 kami akhirnya liburan ke Jogja," jelasnya.</p><div><div><p><img src="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/21/manjakan-nasabah-blu-by-bca-digital-hadirkan-promo-serba-rp-5000-1784620804588.jpeg?w=800" alt="Manjakan Nasabah, blu by BCA Digital Hadirkan Promo Serba Rp 5.000" title="Manjakan Nasabah, blu by BCA Digital Hadirkan Promo Serba Rp 5.000" caption="Manjakan Nasabah, blu by BCA Digital Hadirkan Promo Serba Rp 5.000"><span>Manjakan Nasabah, blu by BCA Digital Hadirkan Promo Serba Rp 5.000 Foto: Jakarta</span></p></div></div><h3>Semangat Fivephoria dan Komitmen blu</h3><p>Head of Digital Business BCA Digital Edwin Tirta mengatakan pergeseran budaya finansial di masyarakat membikin aktivitas menabung sekarang tak lagi menjadi beban nan kaku, melainkan sebuah style hidup nan fleksibel.</p><p>Kehadiran nama-nama pocket nan unik dan imajinatif dari pengguna blu by BCA Digital membuktikan bahwa mengelola finansial saat ini bisa dilakukan dengan langkah nan jauh lebih menyenangkan dan relevan.</p><p>"Selama lima tahun hadir, kami memandang menabung telah bergeser jadi momen kolaboratif. Melalui fitur seperti bluGether dan bluSaving, kami mau memberikan ruang nan fungsional sekaligus personal," ujarnya.</p><p>Diketahui, saat ini blu by BCA Digital melayani lebih dari 3 juta nasabah. Dari jumlah tersebut, 90% di antaranya merupakan gen z dan milenial nan berdomisili di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia.</p><p>Memasuki usianya nan ke-5, blu membujuk seluruh masyarakat dan Sobatblu untuk ikut merayakan pencapaian ini melalui rangkaian program spesial ulang tahun bertema Fivephoria.</p><p>Tak sekadar perayaan, blu juga terus memotivasi nasabahnya untuk tetap bijak menjaga fondasi finansial nan kuat di tengah pemenuhan kebutuhan dan self-reward.</p><p>"Di momen bluDay Fivephoria ini, kami juga membujuk Sobatblu untuk tak lupa menyisihkan biaya keamanan dengan membikin kantong 'Emergency Fund' di blu, agar cashflow selalu sehat dan terjaga dengan baik. Perayaan 5 tahun blu ini adalah corak apresiasi kami atas setiap cerita dan kebersamaan nan telah tercipta," tutup Edwin.</p><p>Lewat kemudahan teknologi dan semangat <strong>Tumbuh Bareng Kamu</strong>, blu by BCA Digital membuktikan bahwa siapa pun mulai dari working mom hingga mahasiswa bisa menikmati hidup hari ini tanpa kudu mengorbankan keamanan finansial di masa depan.</p>        

        
        <p><strong>(akd/ega)</strong></p>

    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/blu-by-bca-digital-seni-menabung-santai-untuk-generasi-muda-nikmati-hidup-144722.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:40:20 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Melihat Kasus 5 Bupati di Jateng yang Kena OTT KPK di Tahun 2026</title>
            <description>Melihat Kasus 5 Bupati di Jateng yang Kena OTT KPK di Tahun 2026 #newsupdate #update #news #text</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/v1634025439/01kyrbs0yv9q26x82vdaftqmzy.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-144720.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-1">Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berbareng para tersangka melangkah menururuni tangga menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan</figure><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-12">Bupati Pati nonaktif Sudewo (tengah) menyapa pendukungnya seusai menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO</figure><ul data-qa-id="bulleted-list" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-17"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-18"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-20"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-22"></ul><ul data-qa-id="bulleted-list" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-35"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-36"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-38"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-40"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-42"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-44"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-46"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-48"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-50"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-52"></ul><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-75">Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan dan jasa di Pemkab Pekalongan, Fadia Arafiq (kiri), tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (29/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir</figure><ul data-qa-id="bulleted-list" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-96"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-97"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-99"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-101"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-103"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-105"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-107"></ul><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-115">Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (tengah) digiring menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO</figure><ul data-qa-id="bulleted-list" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-123"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-124"><li data-qa-id="list-item" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-126"></ul><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-146">Tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo Etik Suryani (kanan) melangkah menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (29/7/2026).  Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO</figure><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-186">Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berbareng para tersangka melangkah menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026). Foto: Humas KPK</figure><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6ba405589bab000a5f4eac-1785439237720307401-melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-27tKV1MoEo5-173-212">Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan sambutan saat menghadiri Groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026). Foto: PT Global Dairi Bersama</figure></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/melihat-kasus-5-bupati-di-jateng-yang-kena-ott-kpk-di-tahun-2026-144720.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:35:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Menperin: Pemerintah Tetapkan Arah Pengembangan Mobil Listrik Berbasis Nikel</title>
            <description>Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita tegaskan arah pengembangan mobil listrik gunakan baterai berbasis nikel dari Indonesia. #kumparanOTO</description>
            <media:thumbnail url="https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanOTO,x_140,y_26/v1634025439/01j9701srk05rryp8e7b1b6gbj.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-144721.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-qa-id="article-main"><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-1">Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita membuka pameran otomotif GIIAS 2026.  Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-5">Menteri Perindustrian (<span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/menperin" draggable="false" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-6">Menperin</a></span>) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah mengarahkan pengembangan industri kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) nan memanfaatkan sumber daya alam Indonesia, khususnya <span aria-label="viewport impression tracker"><a href="https://kumparan.com/topic/nikel" draggable="false" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-7">nikel</a></span>. Kebijakan tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan nilai tambah industri di dalam negeri.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-10">Pernyataan itu disampaikan Agus saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7). Menurutnya, Indonesia mempunyai kekayaan mineral nan menjadi modal besar dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-12">"Di sisi lain kita wajib memanfaatkan kekayaan sumber daya alam kita, terutama nikel dan bahan-bahan baku nan dibutuhkan untuk memproduksi BEV," ujar Agus.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-14">Test drive Hyundai Kona EV Bekasi-Semarang single charge penuh. Foto: dok. HMID</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-17">Karena itu, lanjutnya, arah kebijakan pemerintah bakal mendorong pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai nan memanfaatkan bahan baku domestik.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-19">"Oleh karena itu secara alamiah, secara wajar, tendensi kebijakan pemerintah pasti mengarah kepada produksi BEV nan berbasis nikel dan berbasis kekayaan bahan baku kita, sehingga penguatan industri dapat meningkatkan nilai tambah nan tetap berada di Indonesia," katanya.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-23">Meski demikian, Agus menegaskan pemerintah tidak menempatkan satu teknologi sebagai musuh dari teknologi lainnya dalam proses transisi menuju kendaraan rendah emisi. Menurutnya, kendaraan listrik berbasis baterai, hybrid, mesin pembakaran internal nan semakin efisien, hingga penggunaan biodiesel dan bioetanol mempunyai tujuan nan sama.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-25">"Kendaraan listrik berbasis baterai, kendaraan hybrid, mesin pembakaran internal nan semakin efisien, pemanfaatan biodiesel maupun bioetanol, seluruhnya adalah jalan menuju tujuan nan sama, ialah emisi nan lebih rendah dan ketahanan daya nan lebih kuat," ujarnya.</p><figure data-qa-id="image-figure" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-27">Baterai nikel Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan</figure><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-30">Ia menambahkan, konsentrasi utama pemerintah bukan menentukan teknologi mana nan bakal mendominasi pasar di masa depan, melainkan memastikan semakin banyak teknologi tersebut diproduksi di dalam negeri.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-32">"Pertanyaan strategis bagi Indonesia bukan teknologi mana nan bakal memenangkan 10 tahun kemudian. Pertanyaannya adalah berapa besar bagian dari teknologi tersebut dibuat sendiri oleh anak bangsa," ucap Agus.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-35">Lebih lanjut, Agus mengingatkan bahwa transisi daya kudu dibarengi dengan penguatan struktur industri nasional. Menurutnya, elektrifikasi tanpa pendalaman industri hanya bakal menciptakan ketergantungan baru terhadap produk impor.</p><p data-qa-id="story-paragraph" data-key="6a6b14e62f6c00000a869bb1-1785402598812199043-menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-27tA5yMHgY7-33-37">"Transisi nan tidak disertai pendalaman industri hanya bakal memindahkan ketergantungan kita dari satu corak impor kepada corak impor lainnya. Itu bukan merupakan transformasi, itu hanya pergantian ketergantungan," tutupnya.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/menperin-pemerintah-tetapkan-arah-pengembangan-mobil-listrik-berbasis-nikel-144721.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:35:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pemprov Sulut Tetapkan Enam Komitmen Perkuat TPAKD Demi Inklusi Keuangan</title>
            <description>REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan enam komitmen utama dalam penguatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah strategis ini diumumkan di Manado pada Kamis,...</description>
            <media:thumbnail url="https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/006084800-1785450620-WhatsApp-Image-2026-07-30-at-0.jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pemprov-sulut-tetapkan-enam-komitmen-perkuat-tpakd-demi-inklusi-keuangan-144719.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
        <p>   <b>, MANADO,</b> &ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan enam komitmen utama dalam penguatan <b>Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)</b>. Langkah strategis ini diumumkan di Manado pada Kamis, sebagai upaya memperluas akses finansial dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

</p><p>Asisten II Pemprov Sulut, <b>Jemmy Ringkuangan</b>, memaparkan komitmen pertama adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Target nan dicanangkan cukup ambisius, ialah mencapai <b>94,54 persen pada tahun 2029</b>.</p><p>Komitmen kedua, memperkuat program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) nan berbasis pada komoditas unggulan. Ketiga, mempererat kerjasama lintas sektor untuk menciptakan sinergi nan solid antar pemangku kepentingan.</p>							 
					<p>Keempat, menyelaraskan program TPAKD dengan prioritas pembangunan nan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kelima, meningkatkan kualitas monitoring, evaluasi, serta kapabilitas sumber daya manusia (SDM) TPAKD.</p><p>Keenam, mengoptimalkan akses pembiayaan melalui <b>Kredit Usaha Rakyat (KUR)</b>, <b>Kredit Bohusami</b>, dan pengembangan ekosistem finansial inklusif di wilayah perdesaan. Jemmy menekankan bahwa Gubernur Sulut meminta seluruh bupati dan wali kota mengambil peran aktif dalam penerapan program ini.</p>			
			
				
				<p>Peran aktif tersebut meliputi peningkatan literasi keuangan, ekspansi akses pembiayaan bagi UMKM, serta optimasi potensi ekonomi di wilayah masing-masing. Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, dan industri jasa finansial juga kudu semakin kuat.</p><h2>Peluang dan Tantangan Inklusi Keuangan</h2>

<p>Jemmy menegaskan bahwa Sulawesi Utara dan Gorontalo mempunyai hubungan sejarah, budaya, perdagangan, dan konektivitas nan saling melengkapi. Kedua provinsi dinilai mempunyai kesempatan besar untuk tumbuh berbareng jika didukung sistem finansial nan inklusif dan efisien.</p><p>Namun, dia menyoroti tetap besarnya tantangan nan dihadapi. Banyak pelaku UMKM nan belum memperoleh akses pembiayaan formal. Tingkat literasi finansial di sejumlah wilayah, khususnya wilayah kepulauan, juga tetap rendah.</p><p>Selain itu, percepatan transformasi digital sangat diperlukan untuk menjangkau petani, nelayan, dan pelaku upaya mikro. Akses finansial bukan sekadar membuka rekening alias menyalurkan kredit, melainkan menjadi instrumen pembangunan untuk memperluas kesempatan berupaya dan mengurangi kesenjangan.</p><p>Semangat nan ada di Sulut dinilai bakal menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi area utara Indonesia menuju visi <b>Indonesia Emas 2045</b>.</p><p><i>Konten ini diolah dengan support AI.</i></p>               
        
        		
	 
	<p><small>sumber : antara</small></p>	
		
	        
      
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pemprov-sulut-tetapkan-enam-komitmen-perkuat-tpakd-demi-inklusi-keuangan-144719.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:35:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>KPK Benahi Sistem Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang</title>
            <description>Evaluasi dilakukan menyusul keterlibatan seorang polisi yang diperbantukan di KPK sebagai staf administrasi dalam perkara tersebut.</description>
            <media:thumbnail url="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/yJVdiFK2DPbJejKciU9jEqGHkiQ=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7764910/original/050120400_1780575066-Setyo_Budiyanto_5.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/kpk-benahi-sistem-internal-usai-pegawai-diduga-peras-bupati-pemalang-144718.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-component-name="text"><p><b>Liputan6.com, Jakarta -</b> Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.liputan6.com/tag/kpk">KPK</a>) mengevaluasi sistem pengamanan arsip internal setelah terungkap dugaan pemerasan nan menyeret <a href="https://www.liputan6.com/tag/bupati-pemalang">Bupati Pemalang</a> <a href="https://www.liputan6.com/tag/anom-widiyantoro">Anom Widiyantoro</a>. Evaluasi dilakukan menyusul keterlibatan seorang polisi nan diperbantukan di KPK sebagai staf manajemen dalam perkara tersebut.</p>
<p>Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, pertimbangan difokuskan pada penguatan sistem pengelolaan arsip agar akses terhadap berkas perkara betul-betul terbatas hanya untuk pihak nan berkepentingan.</p>

<p>"Evaluasi nan dilakukan, misalkan, proses arsip dari penyelidik itu bisa sampai ke ketua kudu betul-betul terjaga. Tidak semua orang bisa melihat," kata Setyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).</p>

<p>Menurut Setyo, langkah tersebut bermaksud mencegah pegawai nan tidak mempunyai kewenangan mengakses arsip perkara korupsi nan sedang ditangani KPK. Dengan sistem nan lebih ketat, ketua juga dapat melacak alur arsip andaikan terjadi penyimpangan.</p>
<p>"Manakala ada sesuatu nan mungkin salah alias mungkin ada perihal nan enggak pas, kami bisa tahu semua, ketua bisa melacak bahwa ini macetnya di mana, ini keluarnya di mana, ini siapa nan kemudian melakukan sesuatu nan salah," ujarnya.</p>
<p>Selain memperkuat pengamanan dokumen, pertimbangan juga dilakukan untuk menjaga moral dan keahlian pegawai KPK agar tidak terdampak oleh kasus nan melibatkan personel internal.</p>
<p>"Supaya tidak terulang kembali permasalahan-permasalahan nan setidaknya sedikit banyak berpengaruh terhadap moril, mental, dan kinerja," kata Setyo, dikutip dari <em>Antara</em>.</p></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/kpk-benahi-sistem-internal-usai-pegawai-diduga-peras-bupati-pemalang-144718.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:30:19 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Pelabuhan Mesir Dihantam Server Drone, Menlu Iran Buka Suara dan Imbau Kewaspadaan</title>
            <description>Insiden serangan drone menghantam pelabuhan Damietta di Mesir. Menlu Iran sebut Mesir mitra penting, sementara pengamat nilai insiden sebagai sinyal konflik.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785450070_da89857e65b6ae2434c1.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/pelabuhan-mesir-dihantam-server-drone-menlu-iran-buka-suara-dan-imbau-kewaspadaan-144717.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785450070_da89857e65b6ae2434c1.jpg" alt="Pelabuhan Mesir Dihantam Server Drone, Menlu Iran Buka Suara dan Imbau Kewaspadaan" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/31/1785450070_da89857e65b6ae2434c1.jpg">
                                Insiden serangan drone menghantam pelabuhan Damietta di Mesir. Menlu Iran sebut Mesir mitra penting, sementara pengamat nilai kejadian sebagai sinyal konflik.(Media Sosial)
                            </figure>
                                                                
<p>MENTERI Luar Negeri Iran, <a href="https://mediaindonesia.com/tag/abbas-araghchi" title="Abbas Araghchi">Abbas Araghchi</a>, menyebut Mesir sebagai "teman dan mitra penting" pada Kamis, setelah sebuah pelabuhan di negara tersebut dihantam serangan drone pada Rabu. Insiden ini terjadi di tengah bentrok antara Amerika Serikat dan Iran nan kian meluas serta menyeret lebih banyak negara.</p>

<p>Otoritas Mesir menyatakan bahwa kebakaran nan melanda dua kapal di <a href="https://mediaindonesia.com/tag/pelabuhan-damietta" title="pelabuhan Damietta">Pelabuhan Damietta</a> pada Rabu disebabkan oleh drone. Hingga saat ini, belum ada pihak nan menyatakan tanggung jawab secara langsung atas kejadian tersebut, dan tidak ada korban luka mau &nbsp;pun meninggal bumi nan dilaporkan.</p>


<p>Jika dikonfirmasi sebagai serangan sengaja, peristiwa ini menandai pertama kalinya Mesir terseret secara langsung ke dalam bentrok regional nan kian memanas.</p>

<p>Menanggapi kejadian tersebut, Araghchi menyampaikan pernyataannya melalui media sosial X tanpa menyebut secara langsung kejadian ledakan pada Rabu.</p>

<p>"Mesir adalah kawan dan mitra krusial di area ini, dan keamanannya adalah perihal nan sangat krusial bagi kami," tulis Araghchi.</p>

<p>Ia juga mengimbau agar semua pihak tetap waspada terhadap apa nan dia sebut sebagai "operasi bendera tiruan (false-flag operations) nan dirancang untuk merusak perdamaian regional."</p>

<h2>Analisis Pakar dan Kronologi Serangan</h2>

<p>Serangan drone tersebut terjadi saat proses bongkar muat kargo berjalan di sebuah terminal gas alam cair (LNG). Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengindikasikan bahwa akomodasi penyimpanan LNG terapung berbendera Kepulauan Marshall milik AS menjadi sasaran. Beberapa sumber industri mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Energos Winter dan menyebut dugaan serangan drone menyebabkan kebakaran nan merambat ke kapal kedua.</p>

<p>H.A. Hellyer, senior associate fellow di Royal United Services Institute (RUSI), menilai serangan drone di pelabuhan Mesir ini dapat menjadi peringatan dari Iran bahwa konfliknya dengan AS bisa meluas jauh melampaui arena perang saat ini. Hellyer menduga serangan tersebut mungkin berasal dari salah satu milisi proksi Tehran, bukan dari Iran secara langsung.</p>

<p>"Ini bakal mewakili upaya pihak Iran untuk mengirimkan pesan bahwa 'kami memang mempunyai keahlian untuk menjangkau jauh melampaui pemisah wilayah kami'," ujar Hellyer. Ia menambahkan bahwa Tehran kemungkinan mau menunjukkan kemampuannya menggunakan sekutu lain dalam "poros perlawanan" untuk memperluas konflik.</p>

<p>Insiden ini menjadi momen pertama Kairo terseret langsung ke dalam bentrok regional, meskipun Mesir sempat menjadi salah satu saluran diplomatik dalam upaya mediasi sebelumnya. Selama perang berlangsung, Mesir mengecam serangan Iran ke negara-negara Teluk, sekaligus mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan perang.</p>

<p>Meski demikian, Hellyer menilai Mesir mini kemungkinan bakal melakukan tindakan jawaban lantaran Kairo sangat konservatif dalam melakukan tindakan ofensif.</p>

<p>Hubungan diplomatik Iran dan Mesir sendiri sempat terputus pasca-Revolusi Iran 1979. Namun, komunikasi antara menteri luar negeri kedua negara kembali intensif selama perang AS-Israel melawan Iran berlangsung. (CNN/Z-2)</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/pelabuhan-mesir-dihantam-server-drone-menlu-iran-buka-suara-dan-imbau-kewaspadaan-144717.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:25:15 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Nasib Anggaran MBG Pascaputusan MK</title>
            <description>MK sebelumnya menyatakan anggaran program MBG harus dipisah dari anggaran Pendidikan paling lambat 2028.</description>
            <media:thumbnail url="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I6UYl7JBD_9aVZpc_7kkFaMSkbQ=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk-144716.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div data-component="article-content-body" data-component-name="article-content-body"><div data-page="1" data-title=""><div data-component-name="text"><p><b>Liputan6.com, Jakarta -</b> Anggaran <a href="https://www.liputan6.com/tag/makan-bergizi-gratis">Makan Bergizi Gratis</a> (<a href="https://www.liputan6.com/tag/mbg">MBG</a>) memasuki babak baru setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai gugatan terhadap program prioritas pemerintah tersebut. MK sebelumnya menyatakan anggaran program MBG kudu dipisah dari anggaran Pendidikan paling lambat 2028.</p>
<p>Keputusan itu berasas sidang uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2026 (UU APBN 2026) digelar MK pada Kamis (30/7/2026).</p>

<p>Dalam putusannya, pengadil MK menyatakan anggaran program makan bergizi bukan merupakan komponen utama pendidikan dipisah alias tidak menjadi bagian dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan dan pemisahan dimaksud bertindak paling lambat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2028 alias paling lama 2 (dua) tahun sejak Putusan a quo diucapkan.</p>

<p>"Memerintahkan pemuatan Putusan ini dalam Berita Negara Republik Indonesia sebagaimana mestinya," kata Hakim MK Suhartoyo membacakan putusan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Hakim MK juga menyebut program MBG tetap sah memakai APBN 2026 dan tidak melanggar konstitusi sebagaimana Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2026 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 179, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 7144) tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.</p>
<p>Putusan MK bukan sekadar mengubah arah kebijakan pendidikan. Putusan tersebut juga membuka babak baru dalam perencanaan anggaran pemerintah.</p>
<p>Jika selama ini APBN difokuskan untuk menopang MBG sebagai program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekarang pemerintah juga kudu menyiapkan skema pembiayaan agar penyelenggaraan pendidikan dasar cuma-cuma betul-betul dapat direalisasikan.</p>
</div></div><div data-page="2" data-title="Proses Sidang"><h2 id="proses-sidang" data-component-name="pagetitle">Proses Sidang</h2><div data-component-name="text"><p>Keputusan MK itu melalui proses sidang panjang. MK telah melalui serangkaian tahapan persidangan sebelum akhirnya memutus perkara uji materi mengenai program MBG.</p>
<p>Proses dimulai pada 3 Februari 2026 ketika permohonan diajukan dan MK menerbitkan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (AP3) Nomor 53/PUU/PAN.MK/AP3/02/2026.</p>
<p>Pada hari nan sama, permohonan tersebut resmi diregistrasi sebagai perkara Nomor 55/PUU-XXIV/2026 dan diterbitkan Akta Registrasi Perkara Konstitusi (ARPK) Nomor 55/PUU/PAN.MK/ARPK/02/2026. MK juga menyampaikan salinan permohonan kepada pihak mengenai melalui surat Nomor 56.55/PUU/PAN.MK/SP/02/2026.</p>
<p>Sidang perdana dengan agenda pemeriksaan pembukaan digelar pada 12 Februari 2026. Setelah itu, pemohon menyerahkan perbaikan permohonan pada 25 Februari 2026 nan kemudian diperiksa dalam sidang pemeriksaan pembukaan kedua pada hari nan sama.</p>
<p>Memasuki tahap pembuktian, MK menggelar sidang untuk mendengarkan keterangan DPR dan Presiden sebanyak dua kali, ialah pada 11 Maret dan 14 April 2026.</p>
<p>Selanjutnya, pada 28 April 2026, MK mendengarkan keterangan pihak mengenai dan para ahli. Tahapan berikutnya diisi dengan pemeriksaan mahir dan saksi. Kemudian, pada 15 Juni 2026, giliran mahir dan alias saksi dari Pemohon perkara Nomor 52/PUU-XXIV/2026 dan Nomor 55/PUU-XXIV/2026 nan menyampaikan keterangannya.</p>
<p>Sementara itu, keterangan mahir dan alias saksi dari pihak Presiden dan DPR didengarkan dalam dua kali persidangan, ialah pada 23 Juni dan 1 Juli 2026.</p></div><div><figure id="gallery-image-9295140" data-photo-gallery-page="2" data-image="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/hPLzFEwwCYY5xl3S18QvJ37D908=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295140/original/003191100_1783915655-mbg6.jpg" data-description="Siswa menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruyung, Depok, jawa Barat, Senin, 13 Juli 2007. (KLY/ Arie Basuki)" data-title="Siswa Kembali Menikmati Makan Bergizi Gratis" data-share-url="https://www.liputan6.com/news/read/8258575/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk?photo=9295140" data-photo-id="?photo=9295140" data-copy-link-url="https://www.liputan6.com/news/read/8258575/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk" data-component="item" data-component-name="item"><div><div><p><img src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/hPLzFEwwCYY5xl3S18QvJ37D908=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295140/original/003191100_1783915655-mbg6.jpg" alt="Siswa Kembali Menikmati Makan Bergizi Gratis" width="640" height="360" loading="lazy"></p><p><i></i><span>Perbesar</span></p></div></div>Siswa menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruyung, Depok, jawa Barat, Senin, 13 Juli 2007. (KLY/ Arie Basuki)</figure></div></div><div data-page="3" data-title="Alasan MK Minta Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan"><h2 id="alasan-mk-minta-anggaran-mbg-dipisah-dari-pendidikan" data-component-name="pagetitle">Alasan MK Minta Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan</h2><div data-component-name="text"><p>Dalam pertimbangannya, MK menyatakan pencantuman MBG dalam Penjelasan Pasal 22 ayat (3) UU Nomor 17 Tahun 2025 tidak sejalan dengan makna operasional penyelenggaraan pendidikan.</p>
<p>Menurut MK, operasional penyelenggaraan pendidikan merupakan komponen utama nan berangkaian langsung dengan proses pendidikan. Tanpa komponen tersebut, penyelenggaraan pendidikan tidak dapat melangkah secara optimal dan berkelanjutan.</p>
<p>"Di mana tidak adanya komponen tersebut, maka penyelenggaraan pendidikan tidak dapat melangkah optimal alias tidak operasional secara berkelanjutan," ujar pengadil konstitusi.</p>
<p>MK juga menilai Program MBG memerlukan anggaran nan besar. Sementara itu, alokasi anggaran pendidikan nan wajib mencapai sedikitnya 20 persen dari APBN merupakan petunjuk konstitusi nan diprioritaskan untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, memasukkan anggaran MBG ke dalam pos anggaran pendidikan dinilai berpotensi mengurangi alokasi biaya pendidikan nan wajib dipenuhi negara.</p>
<p>MK menegaskan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN semestinya diprioritaskan untuk membiayai komponen utama pendidikan, seperti peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, kurikulum, serta pertimbangan dan pengembangan pendidikan.</p>
<p>"Pembiayaan atas komponen utama tersebut tidak termasuk pembiayaan untuk Program MBG," ujar pengadil konstitusi.</p></div></div><div data-page="4" data-title="MK Beri Waktu Dua Tahun Pisahkan Anggaran MBG dan Pendidikan"><h2 id="mk-beri-waktu-dua-tahun-pisahkan-anggaran-mbg-dan-pendidikan" data-component-name="pagetitle">MK Beri Waktu Dua Tahun Pisahkan Anggaran MBG dan Pendidikan</h2><div data-component-name="text"><p>Pemisahan anggaran tersebut, menurut MK, kudu mulai bertindak paling lambat dalam APBN Tahun Anggaran 2028 alias dua tahun sejak putusan diucapkan.</p>
<p>Dalam pertimbangannya, MK menilai tujuan Program MBG tidak hanya berangkaian dengan pendidikan, tetapi juga mencakup penanganan stunting dan beragam persoalan kesehatan akibat belum meratanya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.</p>
<p>Karena mempunyai tujuan nan lebih luas, MK berpandangan Program MBG semestinya memperoleh alokasi anggaran tersendiri dalam APBN.</p>
<p>"Tujuan MBG nan disebutkan sebagai solusi nyata terhadap suatu persoalan stunting dan persoalan kesehatan lainnya akibat ketidakmerataan pemenuhan negara merupakan tujuan nan sifatnya luas sehingga menurut Mahkamah kudu ditempatkan satu alokasi anggaran tersendiri dalam APBN, daripada menempatkan sebagai ekspansi arti operasional penyelenggaraan pendidikan," kata pengadil MK.</p>
<p>Meski demikian, MK menegaskan pengalokasian anggaran MBG dalam anggaran pendidikan pada APBN 2026 tetap bertindak dan dinyatakan konstitusional. Menurut MK, pemerintah dan DPR memerlukan waktu untuk menyesuaikan struktur serta kebutuhan anggaran negara sebelum pemisahan anggaran MBG dan pendidikan diterapkan secara penuh.</p>
<p>"APBN 2026 kudu tetap dinyatakan konstitusional meskipun Penjelasan Pasal 22 ayat (3) UU 17/2025 telah bertentangan dengan UUD NRI, dan tidak mempunyai kekuatan mengikat secara bersyarat sepanjang materi tersebut tidak lagi dipergunakan APBN tahun-tahun berikutnya," ujar pengadil MK.</p>
<p>MK menilai masa transisi diperlukan agar pembentuk undang-undang dapat menyusun kembali struktur APBN tanpa mengganggu penyelenggaraan pemerintahan maupun penyelenggaraan program nan sedang berjalan.</p>
<p>"Dengan mempertimbangkan kebutuhan waktu nan diperlukan pembentuk UU dalam memperhitungkan menyusun struktur kebutuhan APBN dalam penyelenggaraan negara, pemisahan anggaran pendidikan dan MBG dimaksud paling lambat dilakukan dalam APBN 2028 alias paling lambat 2 tahun sejak putusan a quo dibacakan," pungkasnya.</p></div><div><figure id="gallery-image-5080101" data-photo-gallery-page="4" data-image="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/_2ulxuIkGdOfN5fYXCCjwTchPF4=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg" data-description="Pekerja menyiapkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Makan Bergizi Gratis Kebayunan, Tapos, Depok, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)" data-title="Melihat Kesibukan Dapur Penyedia dan Penyuplai Makan Bergizi Gratis" data-share-url="https://www.liputan6.com/news/read/8258575/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk?photo=5080101" data-photo-id="?photo=5080101" data-copy-link-url="https://www.liputan6.com/news/read/8258575/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk" data-component="item" data-component-name="item"><div><div><p><img src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/_2ulxuIkGdOfN5fYXCCjwTchPF4=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg" alt="Melihat Kesibukan Dapur Penyedia dan Penyuplai Makan Bergizi Gratis" width="640" height="360" loading="lazy"></p><p><i></i><span>Perbesar</span></p></div></div>Pekerja menyiapkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Makan Bergizi Gratis Kebayunan, Tapos, Depok, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)</figure></div></div><div data-page="5" data-title="Anggaran MBG Picu Penyelenggaran Pendidikan Tak Optimal"><h2 id="anggaran-mbg-picu-penyelenggaran-pendidikan-tak-optimal" data-component-name="pagetitle">Anggaran MBG Picu Penyelenggaran Pendidikan Tak Optimal</h2><div data-component-name="text"><p>MK menilai pencantuman MBG dalam Penjelasan Pasal 22 ayat (3) UU 17/2025 tidak sejalan dengan makna operasional penyelenggaraan pendidikan nan semestinya melekat langsung pada proses pendidikan.</p>
<p>Menurut pertimbangan MK, operasional penyelenggaraan pendidikan adalah komponen utama nan berasosiasi langsung dengan proses belajar mengajar. Komponen inilah nan membikin aktivitas pendidikan dapat melangkah secara optimal dan berkelanjutan.</p>
<p>"Di mana tidak adanya komponen tersebut, maka penyelenggaraan pendidikan tidak dapat melangkah optimal alias tidak operasional secara berkelanjutan," ujar pengadil konstitusi.</p>
<p>Dengan dasar itu, MK menyatakan memasukkan MBG sebagai bagian dari operasional pendidikan tidak tepat lantaran program tersebut tidak termasuk komponen nan menjadi prasyarat langsung terselenggaranya proses pendidikan.</p>
<p>MK juga menilai Program MBG memerlukan anggaran besar. Di sisi lain, alokasi pendidikan sedikitnya 20 persen dari APBN merupakan petunjuk konstitusi nan kudu diprioritaskan untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan.</p>
<p>"Oleh lantaran itu, dengan adanya sasaran program nan meluas dan mengutamakan pemerataan serta pemenuhan kewenangan atas gizi kepada seluruh sasaran program, menciptakan ketimpangan nan disebabkan terganggunya proporsionalitas anggaran pendidikan nan mengakibatkan sebagian anggaran pendidikan digunakan untuk penyelenggaraan Program MBG dimaksud," ucap hakim.</p>
<p>Atas pertimbangan tersebut, memasukkan Anggaran MBG ke pos pendidikan dinilai berpotensi mengurangi porsi biaya nan wajib dipenuhi negara untuk komponen inti pendidikan.</p></div></div><div data-page="6" data-title="Istana Respons Putusan MK"><h2 id="istana-respons-putusan-mk" data-component-name="pagetitle">Istana Respons Putusan MK</h2><div data-component-name="text"><p>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nan memerintahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipisahkan dari anggaran pendidikan paling lambat pada APBN 2028.</p>
<p>Prasetyo mengatakan pemerintah hingga sekarang belum menerima salinan resmi putusan tersebut lantaran sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.</p>
<p>"Kami juga sudah mendapatkan info bahwa MK mengambil sebuah putusan, tapi memang nan pertama lantaran kami posisi sedang di luar kota, secara resmi kami belum menerima salinan putusan tersebut," kata Prasetyo kepada wartawan di Kereta Nusantara Explorer saat perjalanan dari Batang menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Meski demikian, Prasetyo menegaskan pemerintah menghormati putusan MK dan bakal mempelajari isi putusan sebelum mengambil langkah lanjutan. Menurut dia, pembahasan mengenai anggaran tidak hanya menjadi kewenangan pemerintah, tetapi juga melibatkan DPR dalam proses penyusunannya.</p>
</div><p data-component-name="footnote">Baca buletin terkini dan terpercaya di <a href="https://berita.liputan6.com" title="Berita Liputan6">Berita Liputan6</a></p></div></div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/nasib-anggaran-mbg-pascaputusan-mk-144716.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:25:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Amran: Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun per Bulan</title>
            <description>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah membongkar praktik dugaan penipuan mutu beras yang dilakukan oleh sejumlah grup korporasi besar hingga mengeruk keuntungan ilegal mencapai Rp2,08 triliun.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/320/3233212/mentan_amran-yl7c_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/amran-ada-perusahaan-beras-raup-untung-tak-wajar-rp2-triliun-per-bulan-144715.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/taufik-fajar/2698" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/taufik-fajar/2698" title="Taufik Fajar">
                            Taufik Fajar                        </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |05:16 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/320/3233212/mentan_amran-yl7c_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/320/3233212/mentan_amran-yl7c_large.jpg" alt=" Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun per Bulan "></p><p>Mentan Amran  (Foto: Okezone)</p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA</strong> - Menteri Pertanian <a href="https://www.okezone.com/tag/mentan"><strong>Andi Amran Sulaiman</strong></a> telah membongkar praktik dugaan penipuan mutu beras nan dilakukan oleh sejumlah grup korporasi besar hingga mengeruk untung terlarangan mencapai Rp2,08 triliun.&nbsp;</p>

<p>Beras berbobot rendah nan semestinya dijual seharga Rp8.000 per kilogram dipoles sedemikian rupa dan dilabeli beras premium, lampau dilepas ke masyarakat dengan nilai Rp17.000 per kilogram.</p>

<p>Kementerian Pertanian menelusuri akumulasi kerugian masyarakat akibat manipulasi nilai dan kualitas bahan pangan pokok tersebut. Amran menegaskan bahwa perolehan biaya dahsyat oleh perusahaan itu bukan merupakan untung upaya nan sah, melainkan tindakan pidana nan merugikan konsumen.</p>                                                                    
                

<p>"Ada satu grup, itu untungnya Rp2 triliun. Nah kita hitung, ini jadi bukan keuntungan, ya, ini penipuan, perampokan nan hitungan Rp98 triliun," kata Amran dalam bertemu pers di kantornya, Jakarta.</p>

<p>Amran menjelaskan ada alokasi anggaran untuk menopang nilai produksi padi nasional hingga menembus Rp537 triliun, seiring capaian produksi beras sebesar 34,69 juta ton. Kendati demikian, pembagian hasil ekonomi di rantai pasok ini dinilai tetap jauh dari kata merata.&nbsp;</p>

<p>Dari alokasi senilai Rp215 triliun nan bergulir di tingkat bawah, pendapatan per rumah tangga petani nyatanya hanya mengantongi Rp1,87 juta, sementara para pengusaha penggilingan alias rice milling unit (RMU) justru mengeruk porsi terbesar mencapai Rp259 triliun. Seturut itu, inspeksi pengawasan di lapangan menemukan bahwa 85,56 persen sampel beras premium rupanya tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).</p>                                                                    
                

<p>Dari total beras bercap premium nan beredar di masyarakat, sebanyak 39,75 persen alias berkisar 12,2 juta ton diperkirakan menyalahi standar mutu, hingga memicu nilai kerugian mencapai Rp98 triliun.</p>



            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/amran-ada-perusahaan-beras-raup-untung-tak-wajar-rp2-triliun-per-bulan-144715.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:25:08 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Miskin bukan karena Malas</title>
            <description>STIGMA ‘rakyat miskin tetap miskin karena malas’ masih cukup kuat dalam diskursus publik, bahkan kerap mewarnai perumusan kebijakan dan percakapan akademik.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426694_5178138845fb78667be7.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/miskin-bukan-karena-malas-144714.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426694_5178138845fb78667be7.jpg" alt="Miskin bukan lantaran Malas" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426694_5178138845fb78667be7.jpg">
                                (Dok. Pribadi)
                            </figure>
                                                                
<p>STIGMA &lsquo;<a href="https://mediaindonesia.com/tag/rakyat-miskin" title="rakyat miskin">rakyat miskin</a> tetap miskin lantaran <a href="https://mediaindonesia.com/tag/malas" title="Malas">malas</a>&rsquo; tetap cukup kuat dalam diskursus publik, apalagi kerap mewarnai perumusan kebijakan dan percakapan akademik. Sekilas, pandangan tersebut tampak masuk logika lantaran menawarkan penjelasan nan sederhana, tetapi sesungguhnya menyesatkan. Kenyataannya, jutaan rakyat miskin bekerja keras setiap hari, tetapi tetap terjebak dalam <a href="https://mediaindonesia.com/tag/kemiskinan" title="Kemiskinan">kemiskinan</a> lantaran kesempatan untuk memperbaiki taraf hidup mereka tidak pernah betul-betul setara.</p>




<p><strong>KERJA KERAS SAJA TIDAK CUKUP</strong></p>



<p>Cobalah memandang kehidupan petani guram, pekerja harian, nelayan tradisional, pedagang kaki lima, alias pekerja informal. Hari kerja mereka sering kali dimulai sebelum mentari terbit dan berhujung ketika sebagian besar orang telah beristirahat. Mereka bekerja lebih lama daripada banyak pekerja formal. Namun, kerja keras itu belum tentu mengubah keadaan hidup mereka. nan mereka hadapi bukan sekadar persoalan kemauan, melainkan keterbatasan kesempatan dan sempitnya pilihan.</p>

<p>Abhijit Banerjee dan Esther Duflo mengonfirmasi perihal tersebut melalui penelitian lapangan di sejumlah negara, termasuk Indonesia, nan dirangkum dalam <em>Poor Economics: A Radical Rethinking of the Way to Fight Global Poverty</em> (2011; jenis revisi 2025). Mereka menemukan bahwa family miskin hidup dalam situasi nan nyaris tidak memberi ruang untuk membikin kesalahan. Keputusan nan bagi orang bisa tampak sederhana dapat menjadi &lsquo;persoalan hidup dan mati&rsquo; bagi family miskin. Menggunakan tabungan untuk membeli pupuk berfaedah mengambil akibat tidak mempunyai biaya berobat. Menyekolahkan anak berfaedah mengurangi konsumsi family hari ini. Pilihan-pilihan tersebut bukan lahir dari kemalasan, melainkan dari kelangkaan sumber daya.</p>

<p>Akibat hidup dalam segala keterbatasan, rakyat miskin sering mengambil keputusan nan berorientasi jangka pendek. Mereka memilih kepastian hari ini daripada faedah nan belum tentu diperoleh besok hari. Dari luar, pilihan itu mungkin tampak tidak rasional. Namun, dalam kondisi nan serba tidak pasti, justru itulah keputusan nan paling masuk akal.</p>





<p><strong>KEMISKINAN BUKAN SEKADAR KEKURANGAN PENDAPATAN</strong></p>

<p>Pandangan tersebut sejalan dengan pendapat Amartya Sen dalam <em>Development as Freedom</em> (1999). Ia mengingatkan bahwa kemiskinan bukan semata-mata rendahnya pendapatan, melainkan hilangnya kapabilitas (<em>capability deprivation</em>), ialah keahlian seseorang untuk menjalani kehidupan nan dia nilai berharga. Pendapatan memang penting, tetapi bukan satu-satunya penentu kesejahteraan. Pendidikan nan rendah, kesehatan nan buruk, terbatasnya akses terhadap pekerjaan produktif, serta terbatasnya perlindungan sosial sama-sama mempersempit pilihan hidup seseorang. Dengan demikian, persoalannya bukan lagi kenapa orang miskin tidak bekerja keras, melainkan kenapa mereka tidak mempunyai kesempatan nan setara untuk memperbaiki kehidupannya.</p>

<p>Sayangnya, pergeseran langkah pandang seperti itu belum sepenuhnya terjadi, baik dalam ruang publik maupun dalam perumusan kebijakan. Kemiskinan tetap sering dibicarakan dalam bahasa moral: malas alias rajin, irit alias boros, gigih alias lekas menyerah. Bahasa seperti ini memang mudah dipahami, tetapi miskin penjelasan. Ia kandas menjawab kenapa orang nan bekerja keras tetap miskin, alias kenapa kemiskinan kerap diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p>



<p><strong>KETIKA KORBAN DIPERSALAHKAN</strong></p>

<p>Paulo Freire, dalam <em>Pedagogy of the Oppressed</em> (1970), menjelaskan bahwa masyarakat nan mengalami penindasan sering diyakinkan penyebab penderitaan mereka terletak pada diri mereka sendiri. Ketika kepercayaan itu diterima sebagai kebenaran, perhatian terhadap struktur sosial nan melahirkan deprivasi pun menghilang. Korban dipersalahkan, sementara penyebabnya tetap tidak tersentuh.</p>

<p>Gejala itulah nan tetap terasa dalam diskursus kita hari ini. Alih-alih mempertanyakan kualitas pendidikan, akses terhadap jasa kesehatan, kesempatan kerja, alias pengedaran aset, kita lebih sibuk memperdebatkan karakter dan perilaku orang miskin. Kemiskinan pun dipandang sebagai persoalan individu, bukan masalah sosial dan struktural. Padahal, beragam penelitian menunjukkan bahwa family miskin umumnya menghadapi beragam keterbatasan secara bersamaan&mdash;mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga akses terhadap kesempatan ekonomi&mdash;yang saling memperkuat dan membentuk lingkaran setan kemiskinan nan susah diputus.</p>

<p>Bagaimana kita memahami kemiskinan pada akhirnya bakal menentukan langkah kita menanganinya. Jika kemiskinan dipahami sebagai keterbatasan kapabilitas dan kesempatan, maka upaya penanggulangannya pun kudu memperluas kapabilitas dan kesempatan tersebut secara bersamaan.</p>



<p><strong>MEMPERLUAS KESEMPATAN, MEMPERKUAT KAPABILITAS</strong></p>

<p>Cara pandang inilah nan melandasi Pendekatan Graduasi (<em>Graduation Approach</em>), sebuah pendekatan penanggulangan kemiskinan nan dikembangkan BRAC&mdash;salah satu LSM terbesar di dunia&mdash;di Bangladesh lebih dari dua dasawarsa lalu. Sejak itu, pendekatan ini telah diterapkan di beragam negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, dengan penyesuaian terhadap beragam konteks lokal. Pendekatan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan program perlindungan sosial, melainkan memperkuatnya melalui rangkaian intervensi multidemensi nan terpadu, berurutan, adaptif, dan berbatas waktu, umumnya selama 24&ndash;36 bulan.</p>

<p>Perlindungan sosial menjadi fondasi nan memastikan kebutuhan dasar family tetap terpenuhi sekaligus menjaga ketahanannya ketika menghadapi beragam guncangan. Berangkat dari fondasi tersebut, peserta memperoleh support berupa aset produktif&mdash;baik dalam corak tunai maupun barang&mdash;yang dilengkapi dengan training keahlian dan pendampingan intensif. Kombinasi intervensi ini dirancang untuk memungkinkan peserta membangun mata pencarian nan produktif dan berkelanjutan.</p>

<p>Yang menjadi karakter unik Pendekatan Graduasi bukan hanya paket intervensinya, tetapi juga langkah pandangnya terhadap family miskin. Mereka diposisikan sebagai pelaku utama perubahan nan didampingi untuk memperkuat kapabilitas, memperluas pilihan hidup, dan secara berjenjang keluar dari jebakan kemiskinan (<em>poverty trap</em>).</p>

<p>Berbagai pertimbangan menunjukkan bahwa Pendekatan Graduasi lebih efektif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan nan berkelanjutan, terutama di kalangan miskin ekstrem, jika dibandingkan dengan intervensi tunggal, lantaran mengombinasikan beragam corak support nan saling melengkapi. Konsistensi hasil di beragam negara, termasuk melalui uji coba eksperimental, menjadikan Pendekatan Graduasi sebagai salah satu pendekatan penanggulangan kemiskinan dengan pedoman bukti paling kuat saat ini, dengan lebih dari 100 studi nan mendokumentasikan dampaknya di lebih dari 40 negara (BRAC International, 2026).</p>

<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa Pendekatan Graduasi merupakan salah satu instrumen krusial dalam penanggulangan kemiskinan. Efektivitasnya tetap berjuntai pada komitmen politik, kesesuaian dengan konteks dan potensi lokal, serta ekosistem kebijakan, kapabilitas kelembagaan, dan ruang fiskal nan memadai.</p>

<p>Pada akhirnya, kemiskinan bukanlah persoalan kurangnya kemauan rakyat miskin untuk bekerja keras, melainkan terbatasnya pilihan dan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi demi mewujudkan kehidupan nan lebih sejahtera dan bermartabat.</p>


                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/miskin-bukan-karena-malas-144714.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:20:13 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Gubernur Koster Minta Pembangunan di Kawasan Batur Wajib Koordinasi dengan Tokoh Adat</title>
            <description>REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan agar setiap rencana pembangunan di Kawasan Batur, Kintamani, Bangli, wajib dikoordinasikan terlebih dahulu dengan para tetua atau tokoh adat setempat. Arahan...</description>
            <media:thumbnail url="https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/042974100-1785449728-8bd35d24-417a-4632-a552-621b65.jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/gubernur-koster-minta-pembangunan-di-kawasan-batur-wajib-koordinasi-dengan-tokoh-adat-144713.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
        <p>   <b>, DENPASAR,</b> &ndash; Gubernur Bali <b>Wayan Koster</b> menegaskan agar setiap rencana pembangunan di <b>Kawasan Batur</b>, Kintamani, Bangli, wajib dikoordinasikan terlebih dulu dengan para tetua alias tokoh budaya setempat. Arahan ini disampaikan sebagai upaya menjaga keselarasan antara pembangunan dengan nilai-nilai warisan leluhur nan dijunjung tinggi masyarakat budaya Batur.

</p><p>Pesan tersebut disampaikan Koster dalam keterangannya di Denpasar, Kamis, saat menghadiri upacara <i>Melaspas Purwa Mandala Pura Ulun Danu Batur</i> dan Desa Adat Batur dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun <i>Rarud Batur</i>. Ia mengingatkan bahwa Batur merupakan salah satu sumber peradaban Bali nan kudu dijaga.</p><p>&ldquo;Setiap program nan direncanakan di area tersebut terlebih dulu dikoordinasikan dengan para tetua budaya Batur. Dengan demikian, setiap pembangunan dan aktivitas dapat melangkah searah dengan nilai, kepercayaan, serta tatanan budaya nan telah diwariskan secara turun-temurun,&rdquo; tegas Koster.</p>							 
					<h2>Sinergi dengan BKSDA dan Prajuru Adat</h2>

<p>Pesan Gubernur Koster secara unik diarahkan kepada <b>Kepala BKSDA Provinsi Bali</b> agar membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangli dan <i>prajuru</i> budaya Batur. Sinergi ini dinilai krusial lantaran masyarakat budaya Batur merupakan penguasa wilayah nan tetap kuat memegang teguh tradisi.</p><p>Kerja sama ini diharapkan bisa menjaga, membangun, memuliakan, sekaligus mengharmoniskan area Batur. &ldquo;Batur tidak hanya mempunyai pemandangan alam nan memikat, tetapi juga menyimpan ingatan kolektif tentang perjalanan masyarakat Bali. Menjaga Batur bukan hanya menjaga sebuah tempat, melainkan merawat mata rantai peradaban agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,&rdquo; tuturnya.</p>			
			
				
				<h2>Momentum 100 Tahun Rarud Batur</h2>

<p>Pelaksanaan upacara <i>melaspas</i> pura menjadi momentum untuk mengenang kembali jejak sejarah Desa Adat Batur pasca-letusan luar biasa Gunung Batur pada tahun 1926. Letusan tersebut memaksa seluruh penduduk untuk mengungsi (<i>rarud</i>) ke Desa Batur nan ada saat ini.</p><p>Pemahaman sejarah ini krusial agar setiap kebijakan nan dibuat tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan kawasan, tetapi betul-betul bisa mengayomi, melindungi, memuliakan, dan merawat warisan leluhur nan ada di Batur. Pemerintah Provinsi Bali membujuk masyarakat memandang Batur bukan semata-mata sebagai tempat suci, melainkan sebagai sumber kesucian nan memancarkan kehidupan bagi wilayah sekitarnya.</p><h2>Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Spiritual</h2>

<p>Gubernur Koster menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat menjadikan area Batur sebagai sumber penghidupan. Namun, pemanfaatan itu kudu dilakukan dengan langkah nan baik dan tidak merusak kesucian maupun keseimbangan alam.</p><p>&ldquo;Kalau sampai merusak, dampaknya luas. Kalau sumber peradaban di Gunung Batur ini kita rusak, auranya bakal terganggu dan tidak bakal lagi memancarkan kesucian,&rdquo; ucapnya.</p><p>Ia menekankan perlunya menjaga jarak antara area nan menjadi sumber kesucian dengan aktivitas pemanfaatan untuk kepentingan ekonomi. Kawasan di sekitar Batur dapat ditata dengan menyediakan tempat-tempat nan baik untuk menikmati pemandangan gunung dan waduk tanpa mengganggu area nan mempunyai nilai spiritual dan historis.</p><p>&ldquo;Yang utama adalah gimana kita merawat, menjaga, memuliakan, dan memajukan beragam warisan leluhur nan adiluhung. Kita kudu kembali kepada nilai-nilai itu,&rdquo; tegas Koster.</p><p>Sementara itu, <b>Jro Penyarikan Duuran Ketut Eriadi Ariana</b> menambahkan bahwa upacara <i>melaspas</i> ini merupakan rangkaian Peringatan 100 Tahun <i>Rarud Batur</i>. Lokasi upacara berada di dasar kaldera nan diyakini sebagai asal-muasal pemukiman masyarakat leluhur Batur. Pada 3 Agustus 1926, masyarakat Batur bakal melaksanakan napak tilas untuk mengenang sejarah perpindahan penduduk dari letak lama hingga ke Desa Bayung Gede.</p><p>&ldquo;Nama Purwa Mandala Desa Adat Batur alias Desa Let Batur diberikan lantaran letak itu merupakan pusat permukiman masyarakat Batur pada masa lalu, sekaligus letak Pura Ulun Danu Batur terdahulu. Di sinilah persis asal-muasal keberadaan pemukiman penduduk terdahulu,&rdquo; jelasnya. Penelusuran sejarah letak tersebut dilakukan selama sekitar 12 tahun melalui beragam metode dan diperkuat bukti-bukti autentik, termasuk pengarsipan foto peninggalan masa kolonialisme Belanda.</p><p><i>Konten ini diolah dengan support AI.</i></p>               
        
        		
	 
	<p><small>sumber : antara</small></p>	
		
	        
      
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/gubernur-koster-minta-pembangunan-di-kawasan-batur-wajib-koordinasi-dengan-tokoh-adat-144713.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:20:12 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Tragedi Pemerkosaan Massal di Sampang</title>
            <description>TRAGEDI yang terjadi di Sampang benar-benar membuat kita mengelus dada.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426483_efa24b7043127d96076d.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/tragedi-pemerkosaan-massal-di-sampang-144712.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426483_efa24b7043127d96076d.jpg" alt="Tragedi Pemerkosaan Massal di Sampang" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785426483_efa24b7043127d96076d.jpg">
                                (MI/Seno)
                            </figure>
                                                                
<p>TRAGEDI nan terjadi di Sampang betul-betul membikin kita mengelus dada. Bayangkan, seorang anak belia berumur 15 tahun kudu menanggung nasib nahas lantaran menjadi korban <a href="https://mediaindonesia.com/tag/kekerasan-seksual" title="Kekerasan Seksual">kekerasan seksual</a> massal nan dilakukan 27 laki-laki beberapa waktu lalu. Polisi telah resmi melimpahkan para tersangka beserta peralatan bukti ke Kejaksaan Negeri Sampang. Langkah ini dilakukan setelah berkas perkara mereka dinyatakan komplit alias P21.</p>

<p>Tindak <a href="https://mediaindonesia.com/tag/pemerkosaan-massal" title="pemerkosaan massal">pemerkosaan massal</a> di Sampang ini baru terungkap dan dibongkar setelah kakek korban melaporkan penderitaan cucunya ke polisi. Korban selama ini memendam peristiwa laknat nan dialami lantaran adanya ancaman pembunuhan nan terus menghantui. nan betul-betul susah dinalar, para pelaku membikin satu grup <em>Whatsapp</em> sebagai markas koordinasi.</p>


<p>Para pelaku adalah orang nan saling kenal. Usia mereka berkisar 13 tahun hingga 42 tahun. Pelaku utama nan menjadi otak tindakan biadab ini adalah remaja berinisial AP berumur 15 tahun. Kasus pemerkosaan massal di Sampang ini menjadi rumit lantaran korban dan sebagian besar pelaku rupanya sama-sama anak di bawah umur. Anak memerkosa anak adalah sebuah tragedi.</p>





<p><strong>KERUSAKAN MORAL</strong></p>

<p>Di Indonesia, tindak kekerasan seksual nan menakut-nakuti anak-anak tidak hanya terjadi satu-dua kali kasus. Sepanjang tahun 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat terdapat puluhan ribu alias minimal 21.352 korban kekerasan nan menimpa anak di Indonesia. Dari jumlah tersebut, kebanyakan adalah kekerasan seksual dengan nomor mencapai 12.338 kasus alias 50% lebih dari kasus kekerasan nan terjadi di Indonesia.</p>



<p>Berdasarkan laporan nan masuk, diketahui bahwa sebagian besar kejadian kekerasan pada anak terjadi di lingkungan terdekat korban, ialah di rumah dan sekolah nan mencakup 46,1% dari total kasus. Jika dibandingkan dengan anak laki-laki, anak wanita menjadi golongan nan paling rentan dan paling banyak menjadi korban tindak kekerasan.</p>

<p>Menurut info Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), dalam beberapa tahun terakhir tercatat adanya peningkatan kasus tindak kekerasan di sekolah, nan didominasi oleh kekerasan seksual dan perundungan. Kekerasan seksual adalah corak tindak kekerasan nan kerap kali dialami anak perempuan. Tindak pemerkosaan terhadap anak dengan pelaku hingga puluhan orang, tentu bukan sekadar corak pemerkosaan biasa. Ini adalah tragedi kemanusiaan nan besar kemungkinan dipicu oleh adanya kerusakan moral dan krisis sosial akut nan membikin para pelaku bersikap nirempati.</p>

<p>Fenomena ini memerlukan penindakan norma tanpa kompromi, pemulihan trauma korban nan komprehensif, serta pertimbangan nan betul-betul mendalam terhadap lingkungan tempat anak bertumbuh untuk memutus rantai kekerasan. Salah satu contoh studi tentang pemerkosaan massal dilakukan oleh Alexis Yay (2014) dengan titel <em>The Independent Inquiry into Child Sexual Exploitation in Rotherham</em>. Studi ini mengkaji kejadian <em>grooming gangs</em>, ialah tindak pemerkosaan dan pemanfaatan seksual massal nan terorganisasi.</p>

<p>Dalam studi tersebut diungkapkan bahwa lebih dari 1.400 anak wanita di Inggris menjadi korban pemerkosaan berkelompok secara berulang dalam kurun waktu 16 tahun akibat kegagalan sistemik dari otoritas penegak norma di wilayah itu. Meski tidak sedahsyat apa nan terjadi di Inggris, tindak pemerkosaan massal nan terjadi Sampang sesungguhnya adalah tragedi kemanusiaan nan sama. Kasus kekerasan seksual nan melibatkan puluhan pelaku terhadap seorang anak di bawah umur bukanlah sekadar kenakalan remaja nan kebablasan. Ini adalah corak kejahatan nan dipicu penyimpangan kolektif nan terjadi di tengah masyarakat kita.</p>

<p>Selama ini, buletin tindak pemerkosaan nan kita baca di media massa umumnya adalah tindak kejahatan perseorangan nan dilakukan oleh sosok predator tunggal di tempat-tempat tersembunyi. Namun, dalam peristiwa di Sampang nan terjadi berbeda. Dalam tindak pemerkosaan nan terjadi di Sampang rupanya jumlah pelakunya hingga 27 orang bergilir. Ini memperlihatkan bahwa pada kasus di Sampang ada dimensi baru nan jauh lebih mengerikan: hilangnya empati sosial para pelaku, memudarnya kontrol sosial, dan menguatnya <em>rape culture</em> di kalangan anak-anak.</p>



<p><strong>FAKTOR PENYEBAB</strong></p>

<p>Terjadinya kasus pemerkosaan massal di Sampang dengan pelaku sebagian besar adalah anak di bawah umur menunjukkan bahwa ada sesuatu nan keliru dengan kondisi sosial psikologis masyarakat kita. Faktor pendorongnya adalah kombinasi dari beragam perihal nan secara akumulatif mengarahkan mereka hingga melakukan perihal nan sama buruknya.</p>

<p>Pertama, imbas dari paparan dan kecanduan konten pornografi nan tidak terkontrol dari bumi maya. Di era digital seperti sekarang ini, beragam konten pornografi nan dengan mudah diakses melalui gadget dan internet, pelan-pelan mengikis logika sehat dan mengubah langkah pandang pelaku terhadap korban&mdash;dari seorang manusia nan kudu dilindungi menjadi sekadar objek pemuas nafsu. Anak-anak nan sekarang dengan mudah mengakses pornografi, tentu tidak mengherankan jika kemudian terlibat dalam perilaku nan meniru apa nan membuncah di kepalanya.</p>

<p>Kedua, adanya kejadian <em>pack mentality</em> dan situasi anonimitas. Dalam konteks ini, seorang perseorangan nan semula tidak mempunyai keberanian alias niat untuk melakukan kejahatan secara sendirian, tiba-tiba berubah menjadi lepas kendali ketika didukung oleh kelompoknya. Dorongan untuk diakui oleh geng alias penghormatan dari kawan sebaya, serta hilangnya rasa tanggung jawab pribadi lantaran ditanggung berbareng serta hilangnya kontrol sosial dari lingkungan sekitar, menciptakan lingkungan nan kondusif bagi mereka untuk melakukan tindak kejahatan bersama. Mereka merasa ada situasi anonimitas nan membikin mereka merasa kondusif melakukan tindak kejahatan kolektif.</p>

<p>Ketiga, pengaruh dari penyalahgunaan minuman keras dan narkoba. Banyak kasus tindak kekerasan seksual massal diawali dengan pesta miras nan menumpulkan kesadaran logis pelaku. Dalam kondisi mabuk, batas-batas etika dan norma sosial nan biasanya menahan gairah hewani manusia pelan-pelan memudar. Dalam kasus Sampang, pelaku sebelum melakukan tindakan dilaporkan terlebih dulu minum minuman keras, dan apalagi mereka juga mencekoki korban dengan minuman keras sebelum melakukan tindakan pemerkosaan bersama. Batas kesadaran pelaku menjadi berkurang, dan mereka melakukan tindakan pemerkosaan seolah untuk mendapatkan pengakuan atas kejantanan dan tindakan superior nan dilakukan.</p>



<p><strong>PEMULIHAN KORBAN</strong></p>

<p>Untuk membantu korban nan menjadi korban pemerkosaan massal kudu diakui bukan perihal nan mudah. Bagi pelaku nan tertangkap, mereka tentu bakal menghadapi meja persidangan dan menerima hukuman sesuai patokan nan berlaku. Akan tetapi, bagi korban, seberapa pun berat hukuman dijatuhkan kepada para pelaku, perihal itu tidak bakal menyelesaikan akar masalah. Trauma nan dialami korban tidak bakal otomatis lenyap setelah dijatuhkan hukuman kepada para pelaku.</p>

<p>Bagi korban, kunci agar mereka dapat pulih dan kembali menjalani hidup adalah proses pendampingan dan pemulihan trauma (<em>trauma healing</em>) nan betul-betul intensif. Anak korban kekerasan seksual, apalagi nan dilakukan secara massal, menanggung luka bentuk dan mental nan luar biasa mendalam. Tanpa pendampingan psikologis nan intensif dan berkelanjutan, trauma tersebut dapat merusak masa depannya secara permanen, alias apalagi memicu siklus kekerasan baru di kemudian hari. Bagaimana memutus mata rantai tindak pemerkosaan agar tidak memunculkan pengaruh lanjutan nan merugikan adalah agenda utama nan perlu dipikirkan dalam proses pemulihan korban.</p>


                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/tragedi-pemerkosaan-massal-di-sampang-144712.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:15:14 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Soft Power Beasiswa Turki dan Mendesain Ulang LPDP</title>
            <description>Turki menganggap memberikan beasiswa sama pentingnya dengan investasi di sektor pertahanan atau infrastruktur energi.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.comnews/2026/07/30/1785427886_cf02d971cef548b107a7.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/soft-power-beasiswa-turki-dan-mendesain-ulang-lpdp-144710.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                <div>
                                                                    <div>
                                        <figure>
                                            <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785427886_cf02d971cef548b107a7.jpg" alt="MI/Seno" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785427886_cf02d971cef548b107a7.jpg">
                                                                                        MI/Seno(Dok. Pribadi)
                                        </figure>
                                    </div>
                                                            </div>
                                                                
<p>SEPANJANG perjalanan sembari memandang gumpalan awan putih, bentangan bumi, serta hamparan langit luas di kembali jendela pesawat, pikiran saya ikut terbang pada satu pertanyaan sederhana, tetapi mengganggu. Mengapa sebuah negara nan secara ekonomi tidak jauh lebih kaya daripada Indonesia, apalagi pernah dilanda krisis mata duit dan inflasi nan menggerus daya beli rakyatnya, bisa begitu konsisten dan sabar dalam merancang program nan hasilnya baru bisa dipanen satu, dua, apalagi tiga dasawarsa kemudian? Jawabannya, saya kira, terletak pada langkah pandang. Turki tidak memandang danasiwa sebagai shopping sosial semata, melainkan juga sebagai investasi geopolitik jangka panjang. Turki menganggap memberikan danasiwa sama pentingnya dengan investasi di sektor pertahanan alias prasarana energi.</p>

<p>Pagi itu, di Bandar Udara Esenboga Ankara saya kembali menginjakkan kaki di negeri dua benua dan warisan Kesultanan Utsmaniyah, setelah pertama kali datang pada 2011 untuk menempuh studi master dengan danasiwa dari pemerintah Turki/Turkiye Burslari.</p>


<p>Kehadiran saya kali ini dalam rangka memenuhi undangan pemerintah Turki menerima Alumni Award 2026 sekaligus wisuda mahasiswa internasional penerima YTB Turkiye Burslari. Acara seremoni dihadiri Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, menteri, Presiden YTB, para duta besar, dan wisudawan. Tahun ini ada tujuh kategori penerima hidayah alumnus berprestasi.</p>

<p>Pertama, kategori kehormatan seumur hidup diraih Prof Dr Tadashi Suzuki (Jepang); kedua, kategori ekonomi dan kewirausahaan diraih Budy Sugandi (Indonesia); ketiga, kategori media dan komunikasi diraih Lamis Alsoradi (Palestina); keempat, kategori budaya dan seni diraih Prof Dr Halid Tadmori (Libanon); kelima, kategori akademik dan penelitian ilmiah diraih Prof Dr Ali Ovgun (Siprus); keenam, kategori kontribusi terhadap hubungan internasional diraih Abdulkadir Mohamed Nur (Somalia), dan ketujuh, kategori penghargaan kesetiaan diraih Jenderal Dr Amran Amir Hamzah (Malaysia). Bagi saya, penghargaan itu menjadi daya tambahan untuk terus belajar, berbakti, dan terus berproses menjadi manusia profesional.</p>

<p>Ada satu momen nan membekas ketika nama saya dipanggil naik ke podium untuk menerima penghargaan. Di ruangan itu berkumpul lulusan Turkiye Burslari dari puluhan negara; Eropa, Afrika, Asia Tengah, Balkan, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara. Saat diberi piala dan kesempatan pidato, saya menyadari sesuatu nan lebih besar daripada sekadar prestasi pribadi, saya sedang berdiri di tengah hasil panen dari sebuah investasi jangka panjang nan dirancang dengan sangat sabar dan rapi oleh sebuah negara. Melalui danasiwa Turkiye Burslari, negara itu tidak sekadar memberi beasiswa, tetapi juga menyemai pemimpin-pemimpin masa depan.</p>

<p>Pengalaman itulah nan mendorong saya membujuk kita, Indonesia, memandang cermin. Di kembali gegap gempita program danasiwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (<a href="https://mediaindonesia.com/tag/lpdp" title="LPDP">LPDP</a>) nan kita banggakan, ada pelajaran krusial nan bisa dipetik dari langkah Turki merancang, mengelola, dan memetik hasil dari program danasiwa internasional mereka, Turkiye Burslari.</p>



<p><strong>AMBISI YANG DIBANGUN DI ATAS ANGKA</strong></p>

<p>Turkiye Burslari lahir pada 2012, di bawah kendali Presidency for Turks Abroad and Related Communities/Yurtdisi Turkler ve Akraba Topluluklar Baskanligi (YTB). Programnya sederhana dalam konsep, tetapi raksasa dalam skala, ialah memberikan danasiwa penuh kepada mahasiswa asing nan meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, asuransi kesehatan, tiket pesawat pulang-pergi, apalagi kursus bahasa Turki cuma-cuma selama satu tahun kepada pelajar dari seluruh dunia, tanpa memandang kewarganegaraan.</p>

<p>Skalanya terus membesar setiap tahun. Pada 2025, lebih dari 120 ribu pelamar dari sekitar 170 negara memperebutkan sekitar 5.000 bangku beasiswa, menjadikan tingkat penerimaannya berada di kisaran 2%-5%, setara dengan ketatnya seleksi masuk universitas-universitas elite dunia. Total jaringan alumnus Turkiye Burslari sekarang melampaui 150 ribu orang nan tersebar di lebih dari 160 negara, banyak di antara mereka menduduki posisi kepemimpinan di pemerintahan, bumi akademik, dan sektor swasta di negara asal mereka. Ambisi Turki tidak berakhir di situ. Pemerintah menargetkan jumlah mahasiswa asing di Turki mencapai 500 ribu orang pada 2028, melonjak drastis dari sekitar 340 ribu pada 2024-2025. Data itu membawa Turki menjadi negara nomor delapan dengan mahasiswa asing terbanyak di dunia.</p>

<p>Yang menarik bukan hanya soal angka, melainkan juga filosofi di baliknya. Turkiye Burslari dirancang sebagai instrumen <em>soft power</em>, langkah Turki memperluas pengaruh, membangun jaringan diplomatik informal, dan menanamkan gambaran positif negara mereka di akal generasi pemimpin masa depan dari beragam bagian dunia. Setiap penerima danasiwa diperlakukan bukan sekadar sebagai mahasiswa, melainkan juga sebagai calon duta bangsa Turki di negara mereka sendiri. Karena itu, YTB tak pernah berakhir merawat hubungan dengan para alumnus mereka lewat jaringan alumnus global, forum tahunan, hingga undangan kembali ke Turki untuk beragam aktivitas kebudayaan dan diplomasi publik.</p>

<p>Ada satu perincian mini nan menurut saya justru paling mengharukan, seluruh penerima mahasiswa asing, dari negara mana pun asalnya, diwajibkan mengikuti kursus bahasa Turki selama satu tahun sebelum memulai studi. Sepintas itu terlihat seperti kebijakan teknis biasa. Namun, sesungguhnya itulah inti strategi Turki memastikan setiap mahasiswa asing betul-betul menyerap budaya, langkah berpikir, dan nilai-nilai Turki sebelum mereka larut dalam disiplin pengetahuan masing-masing. Ketika kelak mereka pulang bertahun-tahun kemudian, nan mereka bawa bukan hanya ijazah, melainkan juga kefasihan berbahasa, jejaring pertemanan, dan kedekatan emosional dengan Turki nan susah dihapus waktu.</p>



<p><strong>LPDP: PRESTASI BESAR YANG SEDANG DIUJI</strong></p>

<p>Bandingkan dengan LPDP, nan lahir setahun lebih dulu dari Turkiye Burslari, pada 2013. LPDP adalah salah satu penelitian kebijakan pendidikan paling ambisius nan pernah dilakukan Indonesia. Lembaga itu mengelola biaya kekal pendidikan nan berasal dari APBN dan hasil investasinya untuk membiayai studi lanjut putra-putri terbaik bangsa. Sampai akhir 2025, biaya kekal nan dikelola LPDP telah mencapai sekitar Rp154 triliun, apalagi disuntik tambahan Rp25 triliun sehingga totalnya menembus Rp180 triliun pada awal 2026. Sejak berdiri, LPDP tercatat telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 58 ribu penerima manfaat.</p>

<p>Itu pencapaian nan layak dibanggakan. Namun, jika kita jujur membaca tren terbaru, ada tanda-tanda nan patut menjadi renungan bersama. Pada 2025, jumlah pendaftar LPDP melonjak signifikan menjadi nyaris 79 ribu orang, naik sekitar 33% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, jumlah penerima danasiwa justru dipangkas nyaris separuh, dari sekitar 8.600 orang pada 2024 menjadi sekitar 4.300 orang pada 2025. Penurunan itu paling terasa pada penerima danasiwa tujuan luar negeri, nan jumlahnya susut sekitar 48% dalam setahun.</p>

<p>Di sinilah letak kontras nan paling tajam di antara kedua program itu. Turkiye Burslari dirancang sebagai program nan menarik bumi untuk datang ke Turki (<em>brain gain</em>), investasi nan hasilnya kembali ke Turki dalam corak mahasiswa asing nan bayar biaya hidup di sana, memperkuat ekosistem kampus, riset, dan pariwisata pendidikan, sekaligus membangun jejaring pengaruh Turki di negara asal mereka setelah lulus. LPDP dirancang sebaliknya, mengirim putra-putri Indonesia ke luar negeri (<em>brain circulation</em>), dengan angan mereka pulang membawa pengetahuan untuk membangun negeri. Keduanya sah dan punya tujuan strategis masing-masing. Namun, Turkiye Burslari punya satu kelebihan struktural nan tidak dimiliki LPDP, ialah pengaruh dunia bagi Turki apalagi sebelum mahasiswanya lulus, sementara faedah LPDP baru terasa penuh setelah para alumnus mereka kembali dan berkarya di Indonesia.</p>



<p><strong>PELAJARAN YANG BISA DIPETIK</strong></p>

<p>Soal keberlanjutan pendanaan nan dirancang untuk krisis, bukan hanya masa jaya. LPDP sekarang mengalami apa nan oleh pengelolanya sendiri disebut tekanan defisit operasional lantaran shopping tumbuh lebih sigap daripada pendapatan investasi biaya kekal sejak 2023-2024. Itu bukan aib, melainkan sinyal bahwa kreasi finansial program perlu terus disempurnakan agar tidak berjuntai pada satu sumber pendapatan investasi nan fluktuatif. Turkiye Burslari relatif lebih stabil lantaran dibiayai langsung oleh APBN Turki sebagai instrumen diplomasi negara, bukan murni biaya kekal nan kudu menghasilkan imbal hasil investasi setiap tahun.</p>

<p>Berikutnya soal arah program. Selama ini kita terlalu konsentrasi mengirim anak bangsa keluar negeri, padahal Indonesia punya modal besar untuk menjadi pusat pendidikan tinggi regional. Indonesia mempunyai populasi usia muda terbesar di Asia Tenggara, biaya hidup kompetitif, kekayaan budaya, dan posisi strategis di jalur pelayaran dan perdagangan dunia. Turki membuktikan bahwa sebuah negara berkembang dapat mengubah dirinya menjadi destinasi pendidikan dunia dalam waktu kurang dari satu dekade, dari 48 ribu mahasiswa asing pada 2013 menjadi nyaris 340 ribu pada 2024-2025. Mengapa Indonesia, dengan lebih dari 4.000 perguruan tinggi, tidak merancang program setara 'Beasiswa Nusantara' nan secara sengaja mengundang pelajar dari Afrika, Asia Selatan, dan Pasifik untuk belajar di sini sembari membangun pengaruh diplomatik dan ekonomi jangka panjang Indonesia di kawasan-kawasan itu?</p>

<p>Terakhir soal jaringan alumnus sebagai aset strategis negara, bukan sekadar formalitas ikatan dinas. Turkiye Burslari merawat 150 ribu alumnusnya di 160 lebih negara melalui portal digital, forum tahunan, dan program keterlibatan berkepanjangan nan menjadikan mereka mitra jangka panjang, bukan sekadar mantan penerima beasiswa. LPDP sejauh ini tetap terlalu berfokus pada tanggungjawab administratif pascastudi daripada membangun ekosistem alumnus nan hidup, saling terhubung, dan aktif menjadi kekuatan lunak Indonesia di panggung global. Padahal para alumnus LPDP nan tersebar di beragam negara dan sektor adalah aset diplomasi publik nan belum dioptimalkan.</p>

<p>Penghargaan nan diberikan pemerintah Turki kepada para alumnus bukan sekadar pengakuan atas perjalanan ahli mereka. Itu bukti hidup bahwa investasi pendidikan lintas negara, jika dirancang dengan visi jangka panjang dan dirawat dengan konsisten, dapat melahirkan pemimpin-pemimpin nan membawa nama baik negara pemberi danasiwa ke mana pun mereka melangkah. Mereka membawa nama Turki dalam setiap pencapaian mereka.</p>

<p>Pertanyaannya sekarang untuk kita semua, kapan Indonesia tidak hanya mengirim anak-anak terbaiknya ke luar negeri, tetapi juga mulai membangun sistem nan juga mengundang bumi untuk datang dan belajar dari kita. Kehadiran mahasiswa internasional juga membawa atmosfer akademik dan riset nan tinggi.</p>

<p>Turki telah menunjukkan jalannya. Modal dasar kita apalagi lebih besar. nan kita butuhkan hanyalah keberanian untuk merancang ulang visi, bukan sekadar mengelola anggaran nan ada. Pada akhirnya, sebuah bangsa tidak diukur dari seberapa banyak dia mengirim pelajarnya ke luar negeri, tetapi dari seberapa besar bumi mau datang dan belajar darinya.</p>

<p>Ketika saya menerima penghargaan itu di atas panggung, nan terlintas di akal saya bukan hanya rasa syukur pribadi, melainkan juga gambaran tentang mahasiswa-mahasiswa Indonesia selanjutnya nan berdiri di panggung serupa, bukan sekadar penerima beasiswa, melainkan juga sebagai wakil dari Indonesia. Itu bukan mimpi nan mustahil. nan tersisa hanyalah keberanian untuk mulai menuliskan babak baru itu dan tidak ada waktu nan lebih tepat untuk memulainya selain sekarang.</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/soft-power-beasiswa-turki-dan-mendesain-ulang-lpdp-144710.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:10:24 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Jalan Panjang Spanyol</title>
            <description>SPANYOL telah mengukuhkan diri untuk menjadi juara dunia kedua kalinya.</description>
            <media:thumbnail url="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785420896_51fe9f18073d1343063f.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/jalan-panjang-spanyol-144711.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                                                                                                                            <figure>
                                <img data-src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785420896_51fe9f18073d1343063f.jpg" alt="Jalan Panjang Spanyol" src="https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/30/1785420896_51fe9f18073d1343063f.jpg">
                                Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(MI/Seno)
                            </figure>
                                                                
<p>SPANYOL telah mengukuhkan diri untuk menjadi juara bumi kedua kalinya. Gaya permainan <em>tiki-taka</em> para pemain muda 'La Furia Roja' membikin mahabintang sekelas Lionel Messi pun tidak bisa membendung mereka. Messi pun kudu melepas gelar juara dengan air mata.</p>

<p>Kesuksesan nan diraih Spanyol bukanlah sebuah perjalanan nan mudah. Itu buah konsistensi untuk menanamkan kolektivitas sebuah permainan sepak bola.</p>


<p><em>Tiki-taka</em> nan mengalir dari kaki ke kaki merupakan keseharian dari latihan nan dilakukan pesepak bola Spanyol. Sejak usia 8 tahun hingga 23 tahun para pemain diajarkan gimana semestinya permainan sepak bola style Spanyol itu dijalankan. Tidak sekadar memainkan pola 4-3-3, tetapi gimana langkah bergerak dan ke mana lari kudu mengarah baik ketika berbareng bola maupun tanpa bola.</p>

<p>Secara telaten semua pembimbing di Spanyol mengajarkan kepada para pemain di semua tingkatan untuk tahu apa nan kudu dilakukan ketika kehilangan bola. Bagaimana secepat mungkin merebut bola agar kendali permainan bisa dipertahankan.</p>

<p><em>Practice makes perfect</em>. Latihan rutin nan dilakukan secara terus-menerus membikin para pemain sepak bola Spanyol menjadi master dalam memanfaatkan ruang dan waktu. Semua itu dipadukan dengan keelokan sehingga lezat untuk ditonton.</p>

<p>Kesabaran mereka untuk membongkar pertahanan musuh layak dikagumi. Bahkan ketika 90 menit pertandingan berlalu, tim didikan Luis de la Fuente tetap konsisten dengan kebersamaan membongkar pertahanan lawan. Mereka tidak takut kehabisan waktu dan terus berupaya untuk menjebol gawang lawan.</p>

<p>Filosofi untuk selama mungkin menguasai bola dan jangan biarkan musuh mengendalikan permainan membikin ancaman ke gawang Spanyol menjadi kecil. Bayangkan, tim sekelas Argentina, nan tiga kali menjadi juara dunia, tidak bisa sekali pun menakut-nakuti gawang Unai Simon sepanjang 120 menit pertandingan.</p>

<p>Spanyol tidak sekadar menjadi juara dunia. Mereka tidak terkalahkan sepanjang kejuaraan dan paling sedikit kebobolan. Dari delapan pertandingan Piala Dunia 2026, Rodrigo Hernandez dan kawan-kawan hanya kebobolan satu kali.</p>



<p><strong>TIDAK BISA DICONTOH&nbsp;</strong></p>

<p>Gaya permainan nan diperlihatkan Spanyol tidak bisa ditiru negara lain. Itu bukan sekadar sebuah permainan. Itu sebuah kultur nan dibangun dan kemudian menjadi karakter Spanyol. Kunci utamanya adalah kolektivitas bermain.</p>

<p>Kapten Jerman di Piala Dunia 2014, Philipp Lahm, dalam artikelnya di <em>The Guardian</em> secara tegas menyebut itu. Jerman nan kandas total di tiga Piala Dunia terakhir tidak bisa meniru style Spanyol jika mau membangun kembali kebesaran mereka nan sudah 12 tahun terpuruk.</p>

<p>Karena sepak bola berangkaian dengan kultur dan karakter bangsanya, Jerman pun kudu berbasis kepada itu. Karakter Jerman nan membikin mereka bisa empat kaki juara bumi adalah mentalitas <em>Turniermannschaft</em>.</p>

<p>SebagaiI tim turnamen, Jerman selalu telaten mempersiapkan diri menjelang kejuaraan. Fisik pemain betul-betul ditempa untuk bisa bermain secara konsisten selama 90 menit. Dengan kondisi bentuk nan tangguh, para pemain selalu jeli saat bermain dengan bola, termasuk saat melakukan tendangan penalti.</p>

<p>Pilihan pemain untuk menjadi 'Die Mannschaft' dilakukan secara saksama dan posisi pemain terpilih di dalam klub sama ketika dia tampil untuk tim nasional. Formasi terbaik sudah terbentuk sebelum kejuaraan dimulai dan dimatangkan ketika Piala Dunia bergulir.</p>

<p>Semua kebiasaan itu dilanggar pembimbing Julian Nagelsmann. Ia selalu mengubah susunan tim setiap kali tampil. Penempatan pemain juga tidak sesuai dengan kebiasaan nan dilakukan di klub. Kapten kesebelasan Joshua Kimmich nan biasa bermain sebagai gelandang di Bayern Muenchen, misalnya, digeser menjadi bek kanan di tim nasional.</p>

<p>Akibatnya Jerman kehilangan karakter mereka, karakter untuk membangun serangan dari bawah dengan memainkan tempo nan baru meningkat ketika memandang kesempatan terbuka untuk bisa ditembus.</p>

<p>Apabila di Piala Dunia 1954 ada Firtz Walter, Piala Dunia 1974 ada Franz Beckenbauer, Piala Dunia 1990 ada Lothar Matthaeus, dan Piala Dunia 2014 ada Bastian Schweinsteiger, kali ini Jerman tidak mempunyai jenderal lapangan nan disegani. Kekuatan serangan sayap seperti Juergen Grabowski, Pierre Littbarski, alias Mesut Oezil, juga tidak tampak di Piala Dunia 2026.</p>

<p>Lerroy Sane lebih seperti penari balet daripada pemain sepak bola. Ia terlalu lembut dalam bermain dan tidak menunjukkan karakter 'panser' nan menjadi karakter pemain Jerman.</p>



<p><strong>KARAKTER INDONESIA</strong></p>

<p>Kalau sepak bola tidak bisa dipisahkan dari akar bangsanya, menjadi pertanyaan apa karakter sepak bola Indonesia? Di sinilah tantangan nan sebenarnya kudu digali pengurus PSSI.</p>

<p>Tidak bisa kita ikut-ikutan style dari negara nan menjadi juara dunia. Apalagi kita tidak telaten untuk melakukan pembinaan sejak usia dini. Kita lebih suka memilih jalan pintas.</p>

<p>Tony Pogacnik dan Wiel Coerver merupakan dua pembimbing nan pernah membangun sepak bola dari akar budaya Indonesia. Ia jalan ke banyak wilayah untuk menemukan talenta-talenta sepak bola dan mengasahnya.</p>

<p>Dari ketelatenan dua pembimbing besar Indonesia itu lahir pemain-pemain seperti Ramang, Wahyu Tanoto, Kwee Kiat Sek, Soetjipto Soentoro, Iswadi Idris, Abdul Kadir, dan Ronny Pattinasarany. Kemampuan <em>dribbling</em> dan sprint pendek nan kuat membawa sepak bola Indonesia disegani di Asia.</p>

<p>Setelah itu, kita tidak pernah mau membangun sepak bola nan berakar dari kultur bangsa ini. Ambisi untuk segera tampil di putaran final Piala Dunia membikin kita tiba-tiba mengambil kiblat Belanda. Bahkan bukan hanya kiblatnya, melainkan juga mengambil pemain Belanda nan mempunyai darah Indonesia. Tidak peduli jikalau mau disebut 'Londo Ireng'.</p>

<p>Padahal, karakter sepak bola Belanda sejak 1974 adalah <em>total football</em>. Mereka mensyaratkan pemain untuk mempunyai teknik dasar sepak bola nan sempurna sehingga bisa memainkan peran di posisi apa saja.</p>

<p>Setelah era Wesley Sneijder, Arjen Robben, dan Robin van Persie di Piala Dunia 2010, Belanda pun tetap berjuang untuk menemukan tim nan bisa memainkan <em>total football</em>. Begitu banyak negara sepak bola seperti Brasil, Uruguai, dan Italia nan belum bisa menemukan lagi karakter dan kolektivitas mereka. Mereka pun tidak bisa menjadi nan terbaik.</p>

<p>Siapakah ahli filsafat sepak bola Indonesia nan mau bekerja dalam diam, melakukan riset tentang sepak bola Indonesia? Tanpa pernah pekerjaan pertama itu kita lakukan, mustahil kita bakal mempunyai tim sepak bola nan membawa Indonesia tampil di Piala Dunia.</p>
                    
                    
                    
                    
                    
                            
        
        

                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/jalan-panjang-spanyol-144711.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:10:24 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>3 Pemain Asing Super League 2025-2026 yang Pindah ke Klub Top Dunia pada Musim Panas 2026, Nomor 1 Federico Barba!</title>
            <description>Berikut 3 pemain asing Super League 2025-2026 yang pindah ke klub top dunia pada bursa transfer musim panas 2026.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/49/3233303/federico_barba_resmi_gabung_palermo_palermofficial-0l5f_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/3-pemain-asing-super-league-2025-2026-yang-pindah-ke-klub-top-dunia-pada-musim-panas-2026-nomor-1-federico-barba-144709.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/ramdani-bur/2334" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/ramdani-bur/2334" title="Ramdani Bur">
                            Ramdani Bur                        </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |05:05 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/49/3233303/federico_barba_resmi_gabung_palermo_palermofficial-0l5f_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/49/3233303/federico_barba_resmi_gabung_palermo_palermofficial-0l5f_large.jpg" alt="3 Pemain Asing Super League 2025-2026 nan Pindah ke Klub Top Dunia pada Musim Panas 2026, Nomor 1 Federico Barba!"></p><p>Federico Barba resmi gabung Palermo. (Foto: Instagram/@palermofficial)</p>
            </div>


            
            
            
                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>SEBANYAK</strong> 3 pemain asing<a href="https://bola.okezone.com/ligaindonesia"> Super League 2025-2026 </a>yang pindah ke klub top bumi pada <a href="https://www.okezone.com/tag/bursa-transfer">bursa transfer musim panas 2026</a> bakal diulas<strong> Okezone</strong>. Banyak nan bilang hengkang ke Liga Indonesia sebagai penurunan karier.</p>

<p>Banyak dugaan pemain-pemain nan merasakan pekerjaan di Liga Indonesia tidak bakal bisa mereparasi kariernya. Namun, nyatanya ada beberapa pemain nan bisa hengkang ke klub top bumi setelah meninggalkan Super League.</p>

<p>Di bursa transfer musim panas 2026 saja, ada 3 pemain asing Super League 2025-2026 nan merasakan sensasi di percaturan sepakbola bumi jelang musim 2026-2027. Lantas, siapa saja pemain nan dimaksud?</p>                                                                
                                  

<p><strong>Berikut 3 pemain asing Super League 2025-2026 nan pindah ke klub top bumi pada musim panas 2026:</strong></p>

<h2><strong>1. Federico Barba (Palermo)</strong></h2>

<figure><img alt=" Instagram/@palermofficial)" src="https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2026/07/29/federico_barba_ikut_sesi_latihan_palermo_18278.jpg">
Federico Barba sudah ikut sesi latihan Palermo (Foto: Instagram/@palermofficial)
</figure>

<p>Federico Barba nan sukses besar berbareng Persib Bandung, hengkang ke klub Serie B, Palermo, pada bursa transfer musim panas 2026. Di Palermo, Federico Barba mendapatkan perjanjian satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.</p>

<p>Jika Palermo promosi ke Serie A 2027-2028, Federico Barba bakal kembali bermain di kasta teratas sepakbola Italia. Federico Barba sendiri mempunyai 102 caps di Serie A dan mencatatkannya berbareng beberapa klub, ialah Empoli, Benevento, Chievo Verona dan Como 1907.</p>                                                                
                                  

<h2><strong>2. Bruno Tubarao (Chapecoense)</strong></h2>

<figure><img alt=" Instagram/@brunotubarao20)" src="https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2026/07/30/bruno_tubarao_saat_berduel_dengan_neymar_jr_brunotubarao20_21045.jpg">
Bruno Tubarao saat berduel dengan Neymar Jr. (Foto: Instagram/@brunotubarao20)
</figure>

<p>Bruno Tubarao meninggalkan Persija Jakarta pada bursa transfer musim panas 2026. Ia diboyong klub Serie A Brasil, Chapecoense.</p>

<p>Di laga debut berbareng Chapecoense, Bruno Tubarao langsung berduel dengan Neymar Jr nan memihak Santos. Dalam laga tersebut Bruno Tubarao terkena kartu kuning setelah melanggar Neymar Jr.</p>



                                                                
                                              </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/3-pemain-asing-super-league-2025-2026-yang-pindah-ke-klub-top-dunia-pada-musim-panas-2026-nomor-1-federico-barba-144709.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:10:18 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Cuaca Sebagian Jabodetabek Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini</title>
            <description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Jumat (31/7/2026) didominasi kondisi cerah.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/338/3233298/hujan-ltiw_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/cuaca-sebagian-jabodetabek-diprediksi-hujan-ringan-hari-ini-144708.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            <p><a href="https://redaksi.okezone.com/detail/arief-setyadi/2045" aria-label="icon account"><img src="https://cdn.okezone.com/underwood/revamp/2024/revamp/desktop/img/icon-profile.png" alt lazy="loading"></a>
                        <a href="https://redaksi.okezone.com/detail/arief-setyadi/2045" title="Arief Setyadi ">
                            Arief Setyadi                         </a>
                                                <span>,&nbsp;Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |05:01 WIB</span>
                                                </p>
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/338/3233298/hujan-ltiw_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/338/3233298/hujan-ltiw_large.jpg" alt="Cuaca Sebagian Jabodetabek Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini"></p><p>Ilustrasi hujan (Foto: Freepik)</p>
            </div>

            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>JAKARTA</strong> - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Jumat (31/7/2026) didominasi kondisi cerah. Namun, sebagian hujan ringan.</p>

<p>Berdasarkan info BMKG, seluruh wilayah manajemen DKI Jakarta diprediksi mengalami cuaca cerah. Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.</p>                                                                    
                



<p>Sementara sejumlah wilayah di sekitar Jakarta diprakirakan mengalami hujan ringan. Misalnya di Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok berpotensi mengalami hujan ringan.</p>

<p>Adapun Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi diprakirakan berawan cerah. Untuk wilayah Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan berpotensi mengalami hujan ringan, sedangkan Kota Tangerang diprediksi cerah.</p>                                                                    
                
<p><strong>(Arief Setyadi )</strong></p>

<p><i>
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
</i></p>
            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/cuaca-sebagian-jabodetabek-diprediksi-hujan-ringan-hari-ini-144708.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:10:07 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Disperindag Papua: 289 Industri Terdaftar di SIINAS, Didominasi IKM</title>
            <description>REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mencatat sebanyak 289 industri di wilayahnya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) hingga 30 Juli...</description>
            <media:thumbnail url="https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/015614900-1785448818-1002045878jpg.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/disperindag-papua-289-industri-terdaftar-di-siinas-didominasi-ikm-144707.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<p><span>
        Disperindag Papua catat 289 industri terdaftar di SIINAS.
      </span>
    </p><div data-sticky-container>
      
      
        <p>   <b>, JAYAPURA,</b> &ndash; Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mencatat sebanyak <b>289 industri</b> di wilayahnya telah terdaftar dalam <b>Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS)</b> hingga 30 Juli 2026. Data ini menjadi fondasi krusial bagi pemerintah wilayah dalam memetakan potensi dan menyusun strategi pengembangan sektor manufaktur di Bumi Cenderawasih.

</p><p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Provinsi Papua, <b>Anthon Yoas Imbemai</b>, mengungkapkan bahwa kebanyakan perusahaan nan telah mendaftar merupakan <b>Industri Kecil dan Menengah (IKM)</b> nan bergerak di sektor pengolahan komoditas unggulan daerah. Pendataan ini menjadi instrumen vital untuk memantau perkembangan industri sekaligus merancang program pembinaan nan tepat sasaran.</p><p>Dari total 289 industri nan terdata, sebanyak <b>273 di antaranya merupakan industri kecil</b>. Sementara itu, tercatat 11 industri besar, empat industri menengah, dan satu perusahaan tetap dalam proses penyampaian data. Dominasi IKM ini menunjukkan bahwa sektor industri di Papua tetap bertumpu pada pengolahan hasil sumber daya alam lokal.</p>							 
					<h2>Potensi Hilirisasi Komoditas Unggulan</h2>

<p>Yoas merinci bahwa komoditas unggulan nan diolah oleh para pelaku IKM meliputi <b>sagu, hasil perikanan, kelapa, kopi</b>, serta beragam produk kerajinan unik dari sejumlah kabupaten dan kota. Sektor pengolahan sagu dinilai mempunyai prospek paling besar untuk dikembangkan melalui program hilirisasi.</p><p>"Sektor pengolahan sagu tetap menjadi salah satu industri nan mempunyai prospek besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi sehingga bisa menghasilkan produk berbobot tambah dan meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun ekspor," ujar Yoas di Jayapura, Kamis.</p>			
			
				
				<p>Selain sagu, Disperindag Papua juga terus mendorong pengembangan industri pengolahan hasil perikanan, produk turunan kelapa, pengolahan kayu, furnitur, serta makanan dan minuman. Sektor-sektor ini diyakini mempunyai potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.</p><p>Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong para pelaku upaya industri nan belum terdaftar agar segera mempunyai <b>Nomor Induk Berusaha (NIB)</b> dan melakukan pelaporan secara berkala melalui platform SIINAS. Langkah ini krusial untuk memastikan seluruh potensi industri di Papua dapat terdata dan terfasilitasi dengan baik oleh pemerintah.</p><p>   

<i>Konten ini diolah dengan support AI.</i></p>               
        
        		
	 
	<p><small>sumber : antara</small></p>	
		
	        
      
     

 
      


    
  </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/disperindag-papua-289-industri-terdaftar-di-siinas-didominasi-ikm-144707.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:05:22 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi</title>
            <description>Kebakaran hutan di Pulau Kreta memaksa ratusan wisatawan dan warga dievakuasi. Angin kencang menghambat pemadaman, sementara tiga petugas tewas dalam operasi.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/kobaran-api-dan-asap-membubung-saat-kebakaran-hutan-melanda-dekat-pantai-triopetra-di-pulau-kreta-yunani-30-juli-2026-1785410313991_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi-144706.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>
                    <div>
                        <div>
                            <p>Kebakaran rimba di Pulau Kreta memaksa ratusan visitor dan penduduk dievakuasi. Angin kencang menghalang pemadaman, sementara tiga petugas tewas dalam operasi.</p>
                            
                            <div>

                                <div>
                                    <div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/para-wisatawan-bersiap-untuk-diangkut-dengan-bus-dari-kota-moires-saat-kebakaran-hutan-melanda-pulau-kreta-yunani-30-juli-2026-1785410313741_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Para visitor bersiap untuk diangkut dengan bus dari kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026. (REUTERS/Stringer)" title="Para visitor bersiap untuk diangkut dengan bus dari kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Kebakaran rimba nan melanda Pulau Kreta, Yunani, memaksa ratusan visitor dan penduduk dievakuasi dari sejumlah area wisata pada Kamis (30/7/2026). Para visitor nan selamat menggambarkan pengalaman mereka sebagai momen nan mencekam setelah kudu meninggalkan letak melalui jalur darat maupun laut.&nbsp;(REUTERS/Stringer)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/para-wisatawan-berlindung-di-aula-olahraga-kota-moires-saat-kebakaran-hutan-melanda-pulau-kreta-yunani-30-juli-2026-1785410313678_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Para visitor berlindung di aula olahraga kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026." title="Para visitor berlindung di aula olahraga kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Ratusan orang dievakuasi dari sembilan permukiman dan desa di wilayah Rethymno, termasuk lokasi wisata terkenal Agia Galini. Evakuasi dilakukan menggunakan kapal penjaga pantai dan kendaraan darat, sementara para pengungsi ditampung di gedung-gedung publik maupun hotel di wilayah lain di Pulau Kreta. (REUTERS/Stringer)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/seorang-turis-berlindung-di-aula-olahraga-kota-moires-saat-kebakaran-hutan-melanda-pulau-kreta-yunani-30-juli-2026-1785410313802_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Seorang turis berlindung di aula olahraga kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026." title="Seorang turis berlindung di aula olahraga kota Moires saat kebakaran rimba melanda pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Sebagian besar visitor menghabiskan malam di sebuah gimnasium di Kota Moires nan telah disiapkan dengan tempat tidur lipat, makanan, dan support dari Palang Merah Yunani.&nbsp;(REUTERS/Stringer)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/orang-orang-berjalan-di-pantai-sementara-asap-mengepul-dari-kebakaran-hutan-yang-terjadi-di-dekat-desa-plomari-di-pulau-lesbos-1785410313595_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Orang-orang melangkah di pantai sementara asap mengepul dari kebakaran rimba nan terjadi di dekat desa Plomari di pulau Lesbos, Yunani, 29 Juli 2026." title="Orang-orang melangkah di pantai sementara asap mengepul dari kebakaran rimba nan terjadi di dekat desa Plomari di pulau Lesbos, Yunani, 29 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Wisatawan asal Inggris, Peter Wood, nan menginap di Agia Galini, mengaku memandang kobaran api di perbukitan di atas desa sebelum abdi negara memerintahkan seluruh orang untuk segera mengungsi. "Itu menakutkan. Kami bisa memandang kobaran api di perbukitan di atas desa, dan polisi serta petugas pemadam kebakaran hanya menyuruh semua orang untuk segera pergi," ujarnya. (REUTERS/Elias Marcou)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/seorang-petugas-pemadam-kebakaran-berupaya-memadamkan-kebakaran-hutan-yang-terjadi-di-dekat-pantai-triopetra-di-pulau-kreta-yu-1785410313867_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran rimba nan terjadi di dekat pantai Triopetra di pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026." title="Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran rimba nan terjadi di dekat pantai Triopetra di pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Hingga Kamis, lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran dengan support puluhan mobil pemadam serta pesawat pengebom air tetap berupaya mengendalikan kebakaran nan telah merusak lahan pertanian, kebun zaitun, dan sejumlah rumah. (REUTERS/Stefanos Rapanis)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                                                                                                                                                                                                                    <div>
                                                <figure>
                                                    <span>
                                                        <img src="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/30/kobaran-api-dan-asap-membubung-saat-kebakaran-hutan-melanda-dekat-pantai-triopetra-di-pulau-kreta-yunani-30-juli-2026-1785410313991_169.jpeg?w=900&amp;q=80" alt="Kobaran api dan asap membubung saat kebakaran rimba melanda dekat pantai Triopetra di pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026." title="Kobaran api dan asap membubung saat kebakaran rimba melanda dekat pantai Triopetra di pulau Kreta, Yunani, 30 Juli 2026.">
                                                        <a dtr-evt="zoom foto" dtr-sec="zoom foto" dtr-act="zoom foto" dtr-ttl="Potret Petaka di Negeri Para Dewa, Wisatawan Kabur-Warga Dievakuasi" dtr-id="755186" alt="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260730182005-7-755186/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi/1?zoom_foto">
                                                            <svg width="28" height="28" viewbox="0 0 28 28" fill="none" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg">
                                                                
                                                                <path d="M16.6471 15.6477H16.1204L15.9337 15.4677C16.7337 14.5344 17.1471 13.261 16.9204 11.9077C16.6071 10.0544 15.0604 8.57438 13.1937 8.34772C10.3737 8.00105 8.00707 10.3744 8.34707 13.1944C8.57373 15.061 10.0537 16.6077 11.9071 16.921C13.2604 17.1477 14.5337 16.7344 15.4671 15.9344L15.6471 16.121V16.6477L18.4871 19.481C18.7604 19.7544 19.2004 19.7544 19.4737 19.481L19.4804 19.4744C19.7537 19.201 19.7537 18.761 19.4804 18.4877L16.6471 15.6477ZM12.6471 15.6477C10.9871 15.6477 9.64707 14.3077 9.64707 12.6477C9.64707 10.9877 10.9871 9.64772 12.6471 9.64772C14.3071 9.64772 15.6471 10.9877 15.6471 12.6477C15.6471 14.3077 14.3071 15.6477 12.6471 15.6477ZM12.6471 10.981C12.4604 10.981 12.3137 11.1277 12.3137 11.3144V12.3144H11.3137C11.1271 12.3144 10.9804 12.461 10.9804 12.6477C10.9804 12.8344 11.1271 12.981 11.3137 12.981H12.3137V13.981C12.3137 14.1677 12.4604 14.3144 12.6471 14.3144C12.8337 14.3144 12.9804 14.1677 12.9804 13.981V12.981H13.9804C14.1671 12.981 14.3137 12.8344 14.3137 12.6477C14.3137 12.461 14.1671 12.3144 13.9804 12.3144H12.9804V11.3144C12.9804 11.1277 12.8337 10.981 12.6471 10.981Z" fill="white"></path>
                                                            </svg>
                                                        </a>
                                                    </span>
                                                    
                                                        <p>Angin kencang terus menyulitkan proses pemadaman. Sehari sebelumnya, Rabu (29/7/2026), dua petugas pemadam kebakaran tewas saat memadamkan api di Kreta, sementara seorang petugas lainnya meninggal dalam operasi pemadaman kebakaran di daratan utama Yunani.&nbsp;(REUTERS/Stefanos Rapanis)</p>                                                    
                                                </figure>
                                            </div>
                                                                            </div>
                                    
                                    
                                    
                                </div>

                                
                            </div>
                            
                        </div>
                    </div>
                </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/potret-petaka-di-negeri-para-dewa-wisatawan-kabur-warga-dievakuasi-144706.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 05:05:21 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Staf KPK Bocorkan Data hingga Peras Bupati, MAKI: Bukti Kualitas KPK Menurun</title>
            <description>MAKI menilai kasus pemerasan oleh staf KPK menunjukkan penurunan kualitas lembaga antirasuah. Kerahasiaan penyidikan kini dipertanyakan.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/12/24/koordinator-maki-boyamin-adrialdetikcom-1766571327560_169.jpeg?wid=54&amp;w=1200&amp;v=1&amp;t=jpeg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/staf-kpk-bocorkan-data-hingga-peras-bupati-maki-bukti-kualitas-kpk-menurun-144705.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

        
                


                    <p><strong>Jakarta</strong> - 
            </p>
            <p>Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai kasus staf manajemen <a href="https://www.detik.com/tag/kpk">KPK</a> nan menjadi tersangka mengenai kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang menunjukkan adanya penurunan kualitas lembaga antirasuah tersebut. Menurutnya, kerahasiaan investigasi nan dulu dijaga sangat ketat sekarang perlu dipertanyakan.</p><p>Boyamin mengatakan, pada masa lampau akses terhadap info penanganan perkara di KPK sangat terbatas. Bahkan pelapor kasus pun tidak memperoleh perkembangan investigasi lantaran seluruh proses dijaga kerahasiaannya.</p><p>"Menunjukkan bahwa KPK semakin menurun kualitasnya. Membuktikan bahwa harusnya rahasia itu tidak bocor. Dulu meskipun saya dekat dengan KPK, saya hanya tahu laporan saya. Bahkan laporannya sudah dikembangkan seperti apa pun saya tidak dikabari lantaran itu menjadi rahasia penyidikan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).</p>
<div>


<p>
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
</p>
</div>

<p>Ia menuturkan, selama ini pelapor hanya bisa mempertanyakan andaikan laporannya tidak kunjung diproses. Salah satu langkah nan ditempuh adalah mengusulkan gugatan praperadilan.</p> <p>"Paling-paling saya hanya bisa bertanya kenapa laporan saya tidak jalan-jalan, lampau menggugat praperadilan. Seperti terakhir dalam kasus dugaan korupsi haji. Saya pikir KPK tetap seperti itu, rahasia-rahasia investigasi tetap terjaga dengan baik," ujarnya.</p><p>Boyamin menjelaskan, dulu kerahasiaan penanganan perkara diterapkan secara berlapis. Pegawai nan tidak terlibat langsung dalam suatu perkara, termasuk satgas lain, tidak mengetahui perkembangan penyidikan.</p><p>"Kalau dulu betul-betul sangat keras menjaga kerahasiaan. Satgas A menangani perkara apa, gimana perkembangannya, satgas lain tidak tahu. nan tahu hanya pimpinan, deputi, dan satgas nan menangani ketika gelar perkara," katanya.</p><p>Karena itu, Boyamin menilai kasus nan menyeret staf manajemen KPK menjadi perhatian serius. Terlebih, menurutnya, nan berkepentingan juga mempunyai posisi sebagai ajudan ketua sehingga berpotensi mengetahui info perkara nan sedang ditangani.</p><p>"Nah, dia kan berpotensi sangat bisa menyadap, tanda kutip ya, mencuri dengar, mencuri lihat, lampau melacak perkara-perkara nan berpotensi dilemparkan ke ayahnya untuk kemudian digoreng. Nah, ini sangat bahaya," ucapnya.</p><p>Boyamin pun tidak menutup kemungkinan terdapat perkara lain nan juga terdampak kebocoran informasi. Menurutnya, kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang bisa saja hanya terungkap lantaran telah terbongkar lebih dulu.</p><p>"Dan bisa jadi ada perkara-perkara nan lain. Kebetulan saja lantaran Bupati Pemalang ditangkap. Kalau tidak ditangkap, kita juga tidak tahu ada persoalan seperti ini," pungkasnya.</p><p>Diketahui, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara pemerasan nan melibatkan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Salah satu tersangkanya adalah Setya Budi Dias Oktavianto, nan merupakan staf manajemen di KPK.</p><p>Setya memberikan info dari KPK kepada ayahnya, Lilik Budi Suprianto (LBS). Kemudian, Lilik menggunakan info ini untuk memeras Anom. Karena itu, Anom memeras para bawahannya. Anom sukses mengumpulkan duit Rp 1,9 miliar nan Rp 1,2 miliar di antaranya disetorkan ke Lilik.</p><p>Berikut ini daftar empat orang tersangka dalam kasus ini:</p><p>1. Anom Widiyantoro (AWI), selaku Bupati Pemalang<br>2. Mohamad Haris (GHA), selaku pihak swasta alias orang kepercayaan Bupati<br>3. Lilik Budi Suprianto (LBS), selaku pihak swasta<br>4. Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), selaku staf manajemen KPK.</p>            
        
		
        <p><strong>(azh/eva)</strong></p>

        
        

        
        
    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/staf-kpk-bocorkan-data-hingga-peras-bupati-maki-bukti-kualitas-kpk-menurun-144705.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 04:55:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>4 Pembalap MotoGP 2026 yang Belum Pernah Menang Balapan, Nomor 1 Rekan Setim Marc Marquez Musim Depan!</title>
            <description>Berikut empat pembalap MotoGP 2026 yang belum pernah menang balapan.</description>
            <media:thumbnail url="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/38/3233196/berikut_empat_pembalap_motogp_2026_yang_belum_pernah_menang_balapan-QOp5_large.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/4-pembalap-motogp-2026-yang-belum-pernah-menang-balapan-nomor-1-rekan-setim-marc-marquez-musim-depan-144704.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[
                        
            
            
            <div>
                <p><img lazy="loading" src="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/38/3233196/berikut_empat_pembalap_motogp_2026_yang_belum_pernah_menang_balapan-QOp5_large.jpg" data-original="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/38/3233196/berikut_empat_pembalap_motogp_2026_yang_belum_pernah_menang_balapan-QOp5_large.jpg" alt="4 Pembalap MotoGP 2026 nan Belum Pernah Menang Balapan, Nomor 1 Rekan Setim Marc Marquez Musim Depan!"></p><p>Berikut empat pembalap MotoGP 2026 nan belum pernah menang balapan termasuk Pedro Acosta (Foto: KTM Media/Polarity Photo/Rob Gray)</p>
            </div>


            
            
            

                            

 
 
            

            

            <div>
                                                                    
                <p><strong>BERIKUT </strong>empat pembalap <a href="http://www.okezone.com/tag/motogp-2026">MotoGP 2026 </a>yang belum pernah menang balapan. Salah satunya bakal jadi rekan setim Marc Marquez tahun depan di Ducati Lenovo.</p>

<p>MotoGP 2026 sudah memasuki pertengahan musim. Ada satu nama baru nan masuk dalam daftar pemenang balapan ialah Ai Ogura usai berhasil di GP Belanda.</p>

<p><p class="embed-responsive embed-responsive-16by9 post-embed"><iframe title="Preview" aria-label="Preview" class="embed-responsive-item" src="https://www.youtube.com/embed/5orrRxiGgjc" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p></p>

<p>Itu artinya, nyaris semua pembalap nan ada di grid MotoGP 2026, pernah memenangi balapan. Hanya ada empat rider nan belum pernah merasakan podium tertinggi. Siapa saja?</p>                                                                    
                

<p><strong>4 Pembalap MotoGP 2026 nan Belum Pernah Menang Balapan</strong></p>

<h2><strong>1. Pedro Acosta</strong></h2>

<p><strong><img alt=" MotoGP)" src="https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2026/02/28/marc_marquez_vs_pedro_acosta_di_sprint_race_motogp_thailand_2026_15785.jpg"></strong></p>

<p>Sejak promosi pada 2024, pembalap asal Spanyol ini digadang-gadang sebagai calon juara bumi berikutnya. Tapi, sampai 3,5 musim di kelas MotoGP, Acosta sama sekali belum memenangi balapan!</p>                                                                    
                

<p>Bahkan, dari rider-rider seangkatannya nan tetap eksis, <em>El Tiburon de Mazarron</em> pun kalah. Fermin Aldeguer sudah menang di GP Mandalika 2025, Raul Fernandez menangi GP Australia 2025, dan terakhir Ogura.</p>

<h2><strong>2. Luca Marini</strong></h2>

<p><strong><img alt=" HRC)" src="https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2025/02/04/luca_marini_12958.jpg"></strong></p>

<p>Adik tiri Valentino Rossi ini sudah mengaspal di MotoGP sejak 2021. Tapi, dalam 94 kali start balapan, Marini hanya bisa meraih dua kali podium saat memihak tim VR46 Racing Team.</p>                                                                    
                

<p>Sementara, dalam dua musim ke belakang, Maro &ndash;sapaan akrabnya- lebih sering berkompetisi di luar 10 besar. Alhasil, Marini kandas meraih satu kemenangan pun dalam balapan.</p>



            </div>
        
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/4-pembalap-motogp-2026-yang-belum-pernah-menang-balapan-nomor-1-rekan-setim-marc-marquez-musim-depan-144704.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 04:55:08 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Kasus TPPU Febrie Adriansyah!</title>
            <description>Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka dalam kasus TPPU yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah. NH ditahan selama 20 hari.</description>
            <media:thumbnail url="https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/10/jaksa-agung-muda-bidang-tindak-pidana-khusus-jampidsus-febrie-adriansyah-menyampaikan-keterangan-saat-konferesi-pers-di-gedung-1783659713359_169.jpeg?w=650&amp;q=90"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/kejagung-tetapkan-nurman-herin-tersangka-kasus-tppu-febrie-adriansyah-144703.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<div>

                        
                                                 

                        
                                                

                        
                                                

                        
                        <p><strong>Jakarta, CNBC Indonesia</strong> - Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Nurman Herin (NH) sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) nan menyeret eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.</p>


<div><p>"Hari ini juga, dengan pertimbangan dua perangkat bukti, dari Tim 9 menetapkan tersangka NH," kata Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) sekaligus Koordinator Tim 9 Rudi Margono kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).</p><p>Seperti dilansir <a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260730211034-12-1386870/kejagung-tetapkan-satu-tersangka-baru-di-kasus-tppu-febrie-adriansyah" target="_blank">CNN Indonesia</a>, Rudi menjelaskan NH ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga ikut serta dalam kasus dugaan TPPU nan menyeret Febrie.</p><p>Usai ditetapkan sebagai tersangka, NH langsung ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan.</p></div>
<div><p>Dihimpun dari beragam sumber, Nurman merupakan pengusaha asal Jambi nan menjadi orang kepercayaan Febrie. Mereka sama-sama lulusan Universitas Jambi. Nurman diduga bertindak sebagai penjaga gerbang/<em>gate keeper</em> jaringan upaya berbareng Febrie dan diduga mengenai aset valas miliaran rupiah dan 74 kg emas.</p><p>Sebelumnya, Kejagung menetapkan Febrie sebagai tersangka TPPU mengenai temuan emas 74 kilogram dan duit tunai Rp543 miliar di rumah Sentul. Rudi Margono mengatakan dugaan TPPU itu dilakukan oleh Febrie sebagai jaksa alias pejabat struktural selama dia bekerja di Kejaksaan.</p><p>Selain itu, Febrie juga terjerat dalam tiga perkara lain di Kejagung. Perkara pertama berangkaian dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua, berangkaian dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN nan mengakibatkan Blackout.</p><p>Terakhir ialah Sprindik mengenai dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI. Dalam perkara ini, Febrie juga telah ditetapkan sebagai tersangka berbareng pihak swasta Don Ritto.</p><p><strong>Periksa tujuh perusahaan</strong><br>Kejagung juga telah memeriksa tujuh perusahaan dalam kasus dugaan TPPU nan menjerat Febrie. Perusahaan-perusahaan itu diduga kuat menggunakan jasa norma dalam kasus tersebut.</p><p>"Dari perkembangan penanganan perkara tersebut nan telah diperiksa perusahaan nan diduga kuat menggunakan jasa mengenai dengan penanganan perkara di Jampidsus," kata Rudi sebagaimana dilansir <a href="https://news.detik.com/berita/d-8597763/dalami-kasus-tppu-febrie-adriansyah-kejagung-periksa-7-perusahaan-dan-24-saksi" target="_blank">detik.com</a>.</p><p>Selain itu, puluhan saksi juga telah diperiksa dalam kasus tersebut. Rudi menyebut total sudah ada 24 saksi nan dimintai keterangan oleh jaksa.</p><p>"Ini perusahaan-perusahaan nan diduga kuat menggunakan jasa norma nan mengenai dengan diduga kuat Asabri dan Jiwasraya. Kemudian dari sisi total saksi nan sudah diperiksa sampai hari ini adalah 24 saksi," bebernya.</p></div> 
                        

                        
                        <p><strong>(miq/miq)</strong>
                        

                        
                                                        <a href="https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/751288?comscore=off" id="idautovideocnbc">[Gambas:Video CNBC]<br></a></p>                                                

                    </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/kejagung-tetapkan-nurman-herin-tersangka-kasus-tppu-febrie-adriansyah-144703.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 04:50:10 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
                <item>
            <title>Banyuasin Tuan Rumah Jambore Anak Sholeh 2026, Perkuat Ukhuah Santri se-Sumsel</title>
            <description>REPUBLIKA.CO.ID, BANYUASIN, – Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Jambore Anak Sholeh 2026. Kegiatan penguatan ukhuah santri se-Sumatera Selatan ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga...</description>
            <media:thumbnail url="https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/084706100-1785447917-1001527707jpg.jpg"/>
            <category>Newss.id</category>
            <link>https://www.newss.id/banyuasin-tuan-rumah-jambore-anak-sholeh-2026-perkuat-ukhuah-santri-se-sumsel-144702.html</link>
                        <content:encoded><![CDATA[<p><span>
        Banyuasin jadi tuan rumah penguatan ukhuah santri se-Sumsel.
      </span>
    </p><div data-sticky-container>
      
      
        <p>   <b>, BANYUASIN,</b> &ndash; Kabupaten <b>Banyuasin</b>, Sumatera Selatan, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan <b>Jambore Anak Sholeh 2026</b>. Kegiatan penguatan ukhuah santri se-Sumatera Selatan ini dijadwalkan berjalan pada 4 hingga 8 Agustus 2026.

</p><p>Ajang ini diinisiasi oleh <b>Pondok Pesantren Modern Darussalam Bunga Karang</b>. Kegiatan ini ditargetkan menjadi wadah pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai Islam bagi generasi muda, khususnya pelajar tingkat MTs dan MA.</p><p>Wakil Bupati Banyuasin, <b>Netta Indian</b>, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap mendukung penuh aktivitas tersebut. Dukungan nyata diberikan untuk menjamin kelancaran dan keselamatan seluruh peserta.</p>							 
					<p>"Kami siap mendukung dan membantu hal-hal nan bisa difasilitasi. Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga menyiagakan unit ambulans beserta tenaga medis dari Dinas Kesehatan sebagai corak support nyata demi kelancaran dan keselamatan selama kegiatan," kata Netta Indian di Banyuasin, Kamis.</p><h2>Wadah Pembinaan Karakter Generasi Muda</h2>

<p>Netta Indian berambisi <b>Jambore Anak Sholeh 2026</b> dapat menjadi wadah pembinaan karakter nan efektif. Selain itu, aktivitas ini diharapkan bisa memperkuat nilai-nilai Islam serta memupuk semangat kebersamaan bagi generasi muda di Sumatera Selatan.</p>			
			
				
				<p>Kegiatan bertaraf provinsi ini rencananya bakal diikuti oleh para pelajar dari jenjang MTs dan MA. Tidak hanya itu, para santri dari beragam pondok pesantren se-Sumatera Selatan juga bakal turut berpartisipasi.</p><p>Selain berfaedah sebagai sarana kejuaraan dan edukasi, arena ini dirancang unik untuk mempererat <i>ukhuah islamiah</i> antar-peserta. Panitia berambisi hubungan antar santri dapat menumbuhkan solidaritas nan kuat.</p><p>Dengan adanya support penuh dari beragam pihak, pelaksanaan<a href="https://republika.co.id/tag/jambore-anak-sholeh-2026"> Jambore Anak Sholeh 2026 </a>diharapkan dapat melangkah lancar dan sukses. Acara ini diyakini bakal menjadi tonggak krusial dalam pembinaan karakter generasi muda Islam di Sumatera Selatan.</p><p><i>Konten ini diolah dengan support AI.</i></p>               
        
        		
	 
	<p><small>sumber : antara</small></p>	
		
	        
      
     

 
      


    
  </div>
]]></content:encoded>
                        <guid isPermaLink="true">https://www.newss.id/banyuasin-tuan-rumah-jambore-anak-sholeh-2026-perkuat-ukhuah-santri-se-sumsel-144702.html</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 04:45:22 +0700</pubDate>
            <author>admin@newss.id (Newss.id)</author>
        </item>
            </channel>
</rss>