Ilustrasi(Dok Istimewa)
PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) berperan-serta dalam aktivitas pameran pada Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial: Kiprah Satu Dasawarsa Program Manajemen Risiko, nan digelar Direktorat Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Kedeputian Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI, serta support Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), dalam rangka peringatan World Food Safety Day 2026 nan mengusung tema "From Burden to Solutions – Safe Food Everywhere".
Kegiatan nan berjalan di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, pekan lalu, menjadi wadah kerjasama antara regulator, pelaku industri, dan beragam pemangku kepentingan dalam memperkuat penerapan keamanan pangan di Indonesia, khususnya pada sektor pangan steril komersial.
Pada kesempatan tersebut, melalui keterangan resmi nan diterima hari ini, Ahmad Rizalmi, Public Relation Manager LamiPak Indonesia, mengutarakan pihaknya memperkenalkan beragam solusi kemasan aseptik dari kertas karton, termasuk sampel bungkusan aseptik, sedotan kertas, dan penutup bungkusan (caps) untuk produk minuman. Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui beragam inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Melalui partisipasi ini, lanjut Ahmad Rizalmi, LamiPak Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri makanan dan minuman nasional melalui inovasi bungkusan nan aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Implementasi di 20 Sekolah
Selain memperkenalkan solusi bungkusan aseptik, LamiPak Indonesia juga menampilkan program pengumpulan dan daur ulang Used Beverage Cartons (UBC) sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bagian ekonomi sirkular dan pendidikan.
Diantaranya, program nan diimplementasikan di 20 sekolah di Kecamatan Cikande ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan praktik ekonomi sirkular. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari support LamiPak Indonesia terhadap penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.
Ahmad menambahkan booth LamiPak Indonesia juga mendapat kunjungan dari Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika, serta Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman. Dalam kunjungan tersebut, tim LamiPak Indonesia memperkenalkan teknologi bungkusan aseptik dan menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat keamanan pangan nasional.
Komitmen
"Partisipasi kami dalam forum ini merupakan bentuk komitmen LamiPak Indonesia untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem keamanan pangan di Indonesia. Melalui penemuan bungkusan aseptik, kami percaya bahwa industri dapat menghadirkan produk nan aman, berkualitas, dan efisien," tukas Ahmad.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melangkah seiring dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pangan nan lebih kondusif dan berkelanjutan.
Keikutsertaan LamiPak Indonesia dalam forum ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus menghadirkan solusi bungkusan nan mendukung keamanan pangan, efisiensi distribusi, serta keberlanjutan industri makanan dan minuman di Indonesia. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·