Nissan Fairlady merupakan nama nan cukup tenar ketika berbincang tentang mobil Japan Domestic Market (JDM). Rupanya, semua itu berasal dari sebuah Datsun bergaya roadster.
Mobil itu ada di Indonesia. Tepat di aktivitas The Elite Showcase 2026 nan berjalan di ICE BSD City, Tangerang, 9-10 Mei lalu, datang Datsun Fairlady berkelir putih di tengah banyaknya mobil modifikasi nyentrik nan memanjakan mata.
Mobilnya terlihat standar dan dalam kondisi baik, serta mengisyaratkan identitas mobil di era 1960-an. Wajar saja, karena Fairlady dipasarkan secara dunia sejak 1961 hingga awal 1970-an.
Secara desain, Datsun Fairlady ini datang dengan lampu bulat nan diletakkan di bingkai lampu chrome. Bentuk bingkai lampu tersebut menjadi karakter unik Nissan Fairlady Z generasi berikutnya dan ikut di generasi terbarunya.
Rona klasik semakin kental berkah aksen chrome di bumper depan dan belakang, grille, sampai lis kaca depan serta jendela turut dibubuhi nuansa chrome. Saat itu, ornamen chrome memang jadi karakter unik mobil kasta tinggi.
Secara spesifikasi, Datsun Fairlady dibekali mesin berkode R16 berkapasitas 1.600 cc Over Head Valve (OHV) berkekuatan 95 dk. Terbilang berkekuatan untuk sportscar kompak bergaya roadster.
Menariknya, di tahun 1967, Datsun mengeluarkan Fairlady dengan mesin lebih buas. Unit penggerak berkode U20 berkapasitas 2.000 cc 4-silinder segaris SOHC jadi jagoan baru, bisa memproduksi tenaga 135 dk disertai transmisi manual 5-percepatan.
Setelah Datsun Fairlady, lanjut ke generasi berikutnya membawa nomenklatur huruf ‘Z’. Sehingga, dia punya nama resmi Nissan Fairlady Z.
Nama Fairlady sendiri rupanya sudah dipakai Nissan jauh sebelum era mobil sport Z lahir. Konon, nama tersebut terinspirasi dari pagelaran musikal Broadway berjudul My Fair Lady nan disukai petinggi Nissan saat itu.
Awalnya, Fairlady datang sebagai mobil sport kompak bergaya roadster untuk menantang kekuasaan mobil sport Eropa dan Inggris nan sedang terkenal pada masanya. Karakter desainnya ringan, sederhana, serta mengutamakan sensasi berkendara terbuka.
Seiring waktu, Nissan kemudian mengembangkan konsep sportscar nan lebih modern dan berkekuatan lewat proyek mobil berkode S30. Dari sinilah lahir Nissan Fairlady Z generasi pertama pada 1969.
Di pasar global, mobil tersebut lebih dikenal sebagai Datsun 240Z. Model itu sukses besar di Amerika Serikat berkah kombinasi kreasi sporty, performa menarik, serta nilai nan lebih terjangkau dibanding mobil sport Eropa saat itu.
Identitas kreasi Fairlady lawas pun tetap terasa di Fairlady Z generasi awal. Mulai dari proporsi bonnet panjang, buritan pendek, hingga penggunaan lampu depan bulat nan menjadi salah satu karakter unik lini Nissan Z sampai sekarang.
Kini, nama Fairlady tetap dipertahankan unik untuk pasar Jepang. Sementara di pasar global, mobil tersebut lebih dikenal sebagai Nissan Z.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·