Cegah Kepunahan, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jurusan Tenun di SMK

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Cegah Kepunahan, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jurusan Tenun di SMK Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengambil langkah progresif untuk menyelamatkan warisan budaya daerah. Pemprov sekarang tengah membahas rencana pembukaan bidang unik tenun di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Langkah ini bermaksud untuk memastikan keberlanjutan kain tenun unik Donggala.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido mengatakan, intervensi melalui jalur pendidikan umum sudah sangat mendesak. 

Saat ini, generasi lansia tetap mendominasi kebanyakan pengrajin kain tenun Donggala. 

Keterampilan berbobot tinggi ini terancam punah jika pemerintah tidak mengambil tindakan nyata. "Jangan sampai tenun kita lenyap lantaran aspek usia para pengrajin. Kami kudu melakukan regenerasi melalui lembaga pendidikan agar warisan budaya ini tetap hidup," tegas Reny, Kamis (9/7).

Melalui bidang tenun di SMK, Pemprov Sulteng berambisi bisa menarik minat generasi muda. Lembaga pendidikan bakal mengarahkan para siswa untuk melestarikan budaya sekaligus membangun ekonomi kreatif.

Nantinya, para siswa tidak hanya mempelajari teknik menenun tradisional. Guru juga bakal mendorong siswa menciptakan model dan motif busana modern nan sesuai perkembangan zaman. Namun, produk tersebut kudu tetap mempertahankan identitas original Donggala.

Langkah ini bertujuannya untuk mengubah keahlian menenun menjadi roda penggerak ekonomi nan mandiri. Pemprov juga menyiapkan produk lokal agar bisa bersaing di industri fesyen berkepanjangan tingkat dunia. Apalagi, pagelaran ini juga menggandeng jaringan internasional seperti Eco Fashion Week Australia (EFWA).

“Kehadiran bidang baru ini bakal menjadi ruang belajar dan kerjasama nyata nan inklusif bagi anak muda,” pungkas Reny. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia