loading...
Jamur dapat Memengaruhi Curah Hujan dan Cuaca. Foto/ Daily
LONDON - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa beberapa jenis jamur mungkin bisa memengaruhi cuaca, apalagi berkontribusi pada curah hujan, dengan 'meminjam' gen dari kuman purba.
Para ilmuwantelah lama mengetahui bahwa kuman tertentu dapat menghasilkan protein nan membantu air membeku pada suhu nan relatif tinggi (sekitar -5°C), melalui proses nan disebut "nukleasi ikonik".
Namun, apakah jamur juga mempunyai keahlian serupa tetap menjadi misteri. Sebuah tim peneliti nan dipimpin oleh mahir mikrobiologi Boris Vinatzer, nan bekerja di Virginia Tech University (AS), telah berupaya untuk menguraikan sistem ini, menurutLiveSciencepada 28 April.
Penemuan nan dipublikasikan dalam jurnalScience Advancesini membuka perspektif baru tentang peran mikroorganisme dalam sistem suasana Bumi.
Dengan menganalisis genom dua strain jamur nan termasuk dalam famili Mortierellaceae, tim peneliti mengidentifikasi segmen DNA nan nyaris identik dengan gen InaZ nan ditemukan pada bakteri.
Ketika gen ini dipindahkan ke sel ragi, ragi tersebut juga mulai bisa membentuk es. Hal ini meng подтверkan bahwa gen ini bertanggung jawab untuk menghasilkan protein nan memulai proses pembentukan es.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·