Aktris Shenina Cinnamon baru-baru ini membagikan berita kondisi kehamilannya di media sosial. Lewat unggahan foto di akun IG pribadinya, istri dari Angga Yunanda ini menceritakan jika dia sempat mengalami hiperemesis gravidarum.
"Setelah beberapa bulan gallery saya isinya foto 🤢🤮😢😭😵💫🤒 dan keluar masuk RS sampai di opname beberapa kali lantaran hiperemesis gravidarum, sekarang mau memasuki trimester 3 seneng banget udah mulai bisa jalan, makan makanan lezat dan semoga bisa kembali beraktivitas normal!," tulis Shenina di Instagram.
Kabar baiknya, kondisi nan dialami Shenina sekarang berangsur membaik dan dia sudah bisa kembali beraktivitas. Semoga kehamilannya selalu sehat hingga persalinan nanti, ya!
Nah, Moms, sebenarnya apa nan dimaksud dengan hiperemesis gravidarum, ya?
Mengenal Istilah Hiperemesis Gravidarum saat Hamil
Hiperemesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah parah selama kehamilan nan bisa menyebabkan dehidrasi, penurunan berat badan, hingga gangguan keseimbangan elektrolit. Dikutip dari Healthline, ondisi ini berbeda dengan morning sickness biasa lantaran intensitasnya jauh lebih berat dan berjalan lebih lama.
HG diduga berangkaian dengan peningkatan hormon kehamilan, seperti Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dan estrogen, nan terjadi dengan sigap di dalam tubuh.
Ciri-ciri hiperemesis gravidarum:
Mual dan muntah dahsyat sepanjang hari
Tubuh terasa lemas dan pusing
Berat badan menurun drastis
Tanda-tanda dehidrasi, seperti jarang buang air kecil
Sulit makan dan minum
Beberapa ibu mengandung juga mempunyai akibat lebih tinggi mengalami kondisi ini, seperti pada kehamilan pertama, mengandung kembar, alias mempunyai riwayat HG sebelumnya.
Cara Mengurangi Mual Berlebihan
Untuk membantu meredakan indikasi ringan, Anda bisa mencoba beberapa langkah berikut ini, Moms.
1. Makan dalam porsi mini tapi lebih sering
2. Pilih makanan kering, seperti biskuit
3. Hindari makanan berlemak dan berbau tajam
4. Minum air putih secara cukup dan bertahap
5. Istirahat nan cukup
Namun, jika mual dan muntah terasa semakin parah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter. Soalnya, hiperemesis gravidarum nan tidak ditangani bisa berakibat pada kesehatan ibu dan janin.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·