Sejumlah mobil mengalami pecah ban saat melintas di ruas jalan Tol Jagorawi. Peristiwa nan kemudian viral di media sosial itu disebabkan lantaran adanya kerusakan di badan jalan.
Dalam video nan beredar, disebutkan peristiwa terjadi pada Kamis (30/4) kemarin. Saat itu, petugas derek dan kepolisian terlihat sudah berada di letak kejadian.
Dalam keterangannya, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan. Jasa Marga juga meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Laporan awal dari pengguna jalan diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menerima info tersebut, petugas langsung melakukan penelusuran jalur dan pemeriksaan kondisi perkerasan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan," kata Alvin dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Penyebab Pecah Ban
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan delapan titik kerusakan pekerjaan jalan. Kerusakan di sekitar letak kejadian itu berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
"Menindaklanjuti temuan tersebut, JMTM langsung melakukan perbaikan sementara di beberapa letak dikarenakan hujan nan tetap terus mengguyur Jalan Tol Jagorawi," kata Alvin Andituahta Singarimbun.
Perbaikan sementara dilakukan pada malam hari agar kondisi jalur kembali optimal sehingga bisa dilintasi sebelum dilakukan perbaikan permanen.
"Selain penanganan pada titik perkerasan, petugas mobile customer service, derek, dan armada jasa JMTO juga siaga membantu pengguna jalan nan mengalami hambatan di lapangan serta memastikan arus lampau lintas tetap terjaga," imbuhnya.
Pengelola Ganti Kerugian
Pihak pengelola siap tukar rugi buntut kejadian pecah ban sejumlah mobil nan terjadi di Tol Jagorawi arah Bogor beberapa hari nan lalu. Pengguna jalan nan terdampak bakal dihubungi.
"Sebagai corak tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan nan terdampak serta mengumpulkan info nan dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas tukar rugi kerusakan kendaraan nan dialami pengguna jalan," kata Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, Sabtu (2/5/2026).
Pihaknya juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas kejadian nan terjadi. Untuk jalan nan mengalami kerusakan, pihaknya juga telah melakukan perbaikan.
"Berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, teridentifikasi delapan titik perkerasan nan mengalami kerusakan mulai dari Km 17 sampai dengan Km 22 ruas Tol Jagorawi arah Ciawi," jelasnya.
Dia mengatakan bakal terus memantau hasil pekerjaan perbaikan itu. Hal itu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan nan tetap cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," ucapnya.
Kondisi Terkini Jalan Rusak
Jasa Marga merespons kejadian sejumlah mobil mengalami pecah ban nyaris secara berbarengan di Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat lantaran jalan nan rusak. Jasa Marga mengatakan jalan nan mengalami kerusakan itu sudah diperbaiki.
"PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division memohon maaf kepada pengguna jalan nan mengalami pecah ban berbarengan ketika melintasi Ruas Tol Jagorawi pada Kamis (30/4). Jasa Marga telah menuntaskan pekerjaan perbaikan atas perkerasan permukaan jalan nan mengalami kerusakan," bunyi keterangan Jasa Marga nan diterima, Sabtu (2/4/2026).
Banyak Mobil Pecah Bank di Tol Jagorawi, 8 Titik Jalan Rusak Diperbaiki Foto: Dok. Jasa Marga
Berdasarkan penelusuran petugas Jasa Marga, ada delapan titik perkerasan nan mengalami kerusakan mulai Km 17 sampai Km 22 Ruas Tol Jagorawi arah Ciawi. Senior General Manager JMT Regional Division Widiyatmiko Nursejati menjelaskan, Jasa Marga telah menuntaskan perbaikan permanen pada titik-titik kerusakan dan melanjutkan pemantauan atas kualitas perbaikan nan telah dilakukan.
"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan nan tetap cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," kata Widiyatmiko.
Selain penanganan pada titik perkerasan jalan tol, petugas mobile customer service, derek, dan armada jasa PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga siaga membantu pengguna jalan nan mengalami hambatan di lapangan serta memastikan arus lampau lintas tetap terjaga. Dia juga menyiapkan tukar rugi kepada korban.
"Sebagai corak tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan nan terdampak serta mengumpulkan info nan dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas tukar rugi kerusakan kendaraan nan dialami pengguna jalan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan," kata Widiyatmiko.
(wnv/dek)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·