Jakarta -
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) menegaskan upaya terhadap keberlanjutan di tengah penguatan upaya sepanjang 2025. AHI menempatkan inisiatif environmental, social, and governance (ESG) sebagai salah satu konsentrasi penting, seiring penguatan fondasi upaya melalui AZKO dan pengembangan portofolio baru lewat NEKA.
Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, menyampaikan transformasi nan dijalankan AHI sepanjang 2025 tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, tetapi juga untuk menjaga relevansi perusahaan melalui ekspansi, inovasi, dan penguatan kapabilitas nan adaptif terhadap kebutuhan pasar serta sejalan dengan komitmen keberlanjutan.
"Transformasi nan kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi krusial dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pengguna dengan menghadirkan solusi nan lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Sementara itu, kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi kami dalam memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep nan lebih terjangkau dan praktis. Ke depan, kami bakal terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas upaya untuk memastikan AHI tetap adaptif dan bisa menjawab dinamika kebutuhan pasar nan terus berkembang," ujar Gregory dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya terhadap pertumbuhan berkepanjangan itu dijalankan lewat sejumlah langkah konkret. Sepanjang 2025, AHI melakukan efisiensi daya di toko, pusat distribusi, dan alur distribusi, memperkuat pengelolaan limbah berbareng mitra tersertifikasi, serta melibatkan pengguna melalui program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik).
Program nan telah diperluas ke 25 toko AZKO di 18 kota ini sejak 2023 telah mengumpulkan 6,3 ton sampah elektronik untuk membantu mencegah pencemaran lingkungan dan mengurangi limbah nan berhujung di tempat pembuangan akhir.
Selain itu, AHI melalui AZKO juga bersinergi dengan pemerintah wilayah lewat program AZKO Berbagi Cahaya untuk mendukung sasaran BAPPENAS dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Sepanjang 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 5.500 lampu LED irit daya ke rumah warga, sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah di beragam daerah, terutama di luar pusat kota seperti Abepura, Sorong, Kolaka, Rantau Prapat, Pematang Siantar, hingga Singaraja, Bali.
Ke depan, program ini ditargetkan menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 akomodasi publik di 80 kota hingga 2030.
Upaya pelestarian lingkungan juga diperkuat lewat penanaman 4.300 pohon di Kantor Pusat Jakarta Barat, Pusat Distribusi Jababeka, dan Cisauk Tangerang. Berdasarkan pengukuran berbareng mitra, inisiatif ini diperkirakan bisa menyerap sekitar 1.539 ton CO₂e.
Selain itu, AHI juga membagikan 5.200 bibit pohon kepada pengguna di delapan kota untuk mendorong kesadaran dan partisipasi publik dalam menjaga lingkungan.
Dari sisi tata kelola, AHI terus memperkuat penerapan prinsip transparan, akuntabel, dan berintegritas. Perusahaan merujuk pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) untuk menjaga standar tata kelola, seiring konsentrasi pada pertumbuhan nan terukur, efisiensi biaya, dan penguatan kemandirian ekonomi.
Atas upaya tersebut, AHI kembali meraih penghargaan Indonesia's Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Private (Southeast Asia) untuk keempat kalinya.
Sepanjang 2025, AHI juga meraih sejumlah penghargaan lain nan mencerminkan transformasi, inovasi, layanan, dan komitmen keberlanjutan. Penghargaan itu antara lain Service Quality Award 2025, Transform Awards Asia 2025, Retail Asia Awards 2025, Padmamitra Award DKI Jakarta 2025, Indonesia Corporate Sustainability Initiatives (ICSI) Award 2025, dan Anugerah Ekonomi Hijau 2025.
Di tengah konsentrasi pada keberlanjutan tersebut, AHI tetap melanjutkan ekspansi upaya untuk memperluas jangkauan pasar. Sepanjang 2025, perusahaan membuka 27 toko baru AZKO dan menjangkau 15 wilayah baru seperti Palu, Pematang Siantar, Palangka Raya, Bukittinggi, Kolaka, Abepura, dan Sorong.
Hingga akhir 2025, AHI mengoperasikan 265 toko AZKO di 90 kota di Indonesia. Pada periode nan sama, AHI juga memperluas segmentasi pasar melalui NEKA dengan membuka 10 toko di wilayah Jabodetabek, Serang, hingga Pandeglang.
Untuk 2026, AHI menyatakan bakal tetap melanjutkan ekspansi bisnisnya seiring penguatan pengalaman shopping pelanggan.
"Memasuki tahun 2026, AHI bakal melanjutkan strategi ekspansi dengan sasaran pembukaan sekitar 25-30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40-50 toko NEKA di beragam wilayah Indonesia. Kami juga bakal terus menghadirkan produk inovatif nan relevan seperti kategori smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting, seperti di AZKO Living World Alam Sutera, AZKO Kelapa Gading, AZKO Pondok Indah Mall 1 dan AZKO Living Plaza Bintaro, untuk meningkatkan pengalaman berbelanja," tambah Gregory.
Sejalan dengan itu, AHI menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit pada 2026, dengan support shopping modal sebesar Rp 400-450 miliar untuk ekspansi dan penguatan prasarana operasional.
Strategi omnichannel juga terus diperkuat melalui dua studio live streaming guna meningkatkan hubungan dengan pengguna sekaligus mendorong pertumbuhan kanal digital.
Dengan demikian, arah pertumbuhan AHI ke depan tidak hanya bertumpu pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada upaya menjaga keberlanjutan sebagai bagian dari penguatan operasional dan relevansi jangka panjang perusahaan.
(anl/ega)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·