RI Bangun Tangki BBM Baru di Biak-Maumere, Ini Alasannya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga melakukan pembangunan tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Indonesia Timur. Pembangunan tersebut dilakukan di tiga letak utama, ialah Biak di Papua, Maumere di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Palaran di Kalimantan Timur.

Direktur Infrastruktur Project dan Aset Integritas Pertamina Patra Niaga Setyo Pitoyo menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut sekarang masuk tahap eksekusi konstruksi. Dia menyebut proyek tersebut krusial untuk menjamin stabilitas pasokan serta menjadikan wilayah tersebut sebagai titik tumpu daya di daerahnya masing-masing.

"Yang pertama jika di Maumere harapannya kelak bisa menjadi apa itu sentral daya nan ada di di Nusa Tenggara Timur," ujarnya saat ditemui Cilacap, dikutip Kamis (30/4/2026).

Salah satunya, pembangunan tangki penyimpanan BBM di Biak bermaksud untuk melakukan pemutakhiran akomodasi agar bisa menampung volume minyak dalam jumlah nan lebih besar. Melalui peningkatan kapabilitas tersebut, Pertamina berambisi seluruh kebutuhan bahan bakar bagi masyarakat di area lokal Papua dapat terpenuhi dengan lebih baik.

"Kemudian nan di Biak tentu harapannya dengan melakukan upgrade itu kelak bisa kita mendatangkan minyak nan lebih banyak di situ sehingga bisa area lokal di Biak itu bisa kita penuhi," paparnya.

Selain pengembangan di wilayah timur, Pertamina juga memindahkan letak penyimpanan daya di Samarinda melalui pembangunan terminal baru di Palaran. Hal itu didasari atas pertimbangan letak terminal lama nan sudah berada di pusat keramaian kota, sehingga perlu digeser ke wilayah pinggiran.

"Kemudian jika Palaran itu sepertinya mengganti salah satu apa terminal BBM kita nan di Samarinda di mana nan di Samarinda itu di tengah kota. Jadi kita agak pinggirin dikit lah seperti itu," jelasnya.

Setyo menegaskan bahwa seluruh akomodasi tangki nan dibangun di tiga letak tersebut dikhususkan untuk menyimpan produk BBM siap pakai, bukan untuk menampung minyak mentah. Proyek itu pun menjadi salah satu komitmen perusahaan dalam menjamin kesiapan daya bagi kebutuhan masyarakat luas.

"BBM, BBM. Penyimpanan kan penyimpanan produk nan untuk masyarakat," pungkas Setyo.

Berdasarkan info BPI Danantara, tiga tangki BBM baru tersebut dirancang mempunyai total kapabilitas mencapai 153 ribu kilo liter (kl). Nantinya, jika ketiga tangki BBM tersebut sudah bisa difungsikan maka tambahan kapabilitas penyimpanan BBM nasional bakal bertambah hingga 3,1%.

"Pengembangan tiga Terminal BBM di Palaran (37 ribu KL), Biak (46 ribu KL), dan Maumere (70 ribu KL) dengan total tambahan kapabilitas 153 ribu KL," tulis Danantara dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (30/4/2026).

Proyek tersebut dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga dan ditargetkan onstream berjenjang pada 2027 (Maumere) dan 2028 (Palaran, Biak).

"Proyek ini memperkuat keandalan pengedaran energi, khususnya di wilayah Indonesia Timur, sehingga mendorong pemerataan pembangunan dan memperkecil kesenjangan nilai antarwilayah," tambah Danantara.

Selain tangki BBM, program tersebut mencakup sektor energi, logam dan mineral, material konstruksi, serta agroindustri, nan bermaksud untuk menurunkan ketergantungan impor, memperkuat rantai pasok industri nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik, serta mendorong terciptanya kesempatan kerja dan aktivitas ekonomi nan lebih luas bagi masyarakat.

"Hilirisasi merupakan instrumen strategis dalam mendorong pembuatan nilai tambah di dalam negeri melalui pengolahan dan industrialisasi sumber daya alam," tambah Danantara.

Di samping meningkatkan nilai tambah, hilirisasi dinilai berkedudukan dalam memperkuat kemandirian ekonomi dengan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok dunia nan dalam kondisi tertentu dapat menghadapi dinamika dan ketidakpastian, termasuk aspek geopolitik.

Melalui penguatan rantai pasok domestik, hilirisasi turut memastikan kesiapan kebutuhan nasional secara lebih andal, sekaligus mendorong transformasi struktur ekonomi menuju pedoman industri berbobot tambah tinggi.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News