Prabowo soal Isu Jalan-Jalan ke Luar Negeri: Untuk Amankan Minyak

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto membantah rumor nan menuduh dirinya ke luar negeri untuk berjalan-jalan dengan akomodasi kenegaraan.

Ia menyebut dinas ke luar negeri untuk mengamankan kebutuhan minyak dalam negeri Indonesia.

Prabowo menyampaikan itu dalam taklimatnya di hadapan jejeran menteri dan pejabat Kementerian/Lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri, saudara-saudara, untuk amankan minyak ya gue kudu ke mana-mana," kata Prabowo di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan pemimpin BUMN nan dikumpulkan di istana pada Rabu siang ini.

Terbaru, pekan lalu, Prabowo baru saja melawat ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Prabowo mengatakan dalam lawatan luar negerinya ke Jepang, dia sukses mendapatkan tujuan diplomasinya.

Prabowo juga menyebut dia bakal segera ke luar negeri lagi demi kepentingan bangsa Indonesia.

"Nih saya mau berangkat lagi nih ke sebuah negara, kelak begitu saya berangkat kau tahu ke mana," katanya.

Prabowo menyampaikan menjadi presiden bukanlah pekerjaan nan 'enak'. Prabowo menyebut sekarang dia tidak lagi mempunyai hari libur sejak menjadi presiden.

Dalam taklimat tersebut, Prabowo menyinggung soal kritik berkali-kali terhadap pemerintah seraya menganalogikannya dengan situasi sikap-sikap penduduk desa dalam gotong royong membangun jembatan. Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan kondisi Indonesia saat ini kondusif di tengah gejolak dunia, salah satunya akibat perang di Timur Tengah.

Dia menyebut pejuang Iran keras kepala untuk mempertahankan negaranya. Mulanya dia bercerita soal dirinya nan kadang disebut pengkritik keras kepala.

"Kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan agar kita waspada. 'Prabowo bodoh', saya waspada, 'kalau saya bodoh, artinya saya kumpulin orang pandai bantu saya" ujar Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4) siang.

"...'Prabowo keras kepala', ya saya kudu terima itu sebagai--coba pegang kepala saya, keras enggak," lanjutnya berseloroh.

Setelah itu dia kemudian menyinggung soal Iran nan saat ini sedang menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Kadang-kadang, keras kepala dalam suatu kerjaan dibutuhkan sekarang. Orang katakan rakyat Iran keras kepala, pejuang keras kepala bolak kembali diancam--Tapi saya tidak ikut politik dalam negeri orang lain," imbuhnya.

Dia juga lampau menyinggung soal pendiri bangsa Indonesia nan keras kepala melawan kolonialisme bangsa asing.

"Dulu pendiri bangsa kita keras kepala lebih baik meninggal daripada dijajah kembali," katanya.

"Merah Putih nilai mati, enggak ada itu urusan," imbuhnya.

Oleh lantaran itu, Prabowo menekankan bahwa jajarannya kudu menghadapi kritik dengan sikap tenang dan arif.

"Jadi saudara-saudara, kita sikapi dengan ketenangan, dengan kearifan tapi prinsip-prinsip kita pegang teguh ialah prinsip bernegara, tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi," kata Prabowo.

Taklimat adalah pertemuan alias rapat nan diadakan untuk menyampaikan info tentang rumor alias situasi mutakhir.

Pada siang ini, terlihat para pejabat itu duduk rapi mendengarkan taklimat Prabowo. Mereka tampak seragam mengenakan busana putih, duduk mendengarkan taklimat Prabowo nan disampaikan di atas podium kenegaraan.

(mnf/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional