Prabowo Perintahkan Bahlil Cabut Izin Tambang di Kawasan Hutan Lindung

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mencabut semua Izin Usaha Pertambangan (IUP) nan berada di area rimba lindung.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat kepada jejeran kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).

"Saya juga telah memerintahkan Menteri ESDM, saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas alias IUP (Izin Usaha Pertambangan) enggak jelas di rimba lindung dan di hutan-hutan," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini ada sekian ratus, menteri ESDM segera evaluasi, jika enggak jelas cabut semua itu, IUP cabut semua itu," sambungnya.

Prabowo menyebut langkah ini merupakan upaya untuk memihak kepentingan rakyat dan bukan kepentingan golongan tertentu.

"Kita udah enggak ada waktu untuk terlalu kasian, enggak ada kasian. Sekarang kita hanya memihak kepentingan nasional dan kepentingan rakyat, kepentingan kawan kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan golongan itu nomor sekian, pertimbangan segara," tutur dia.

Lebih lanjut, Prabowo meminta Bahlil untuk segera mengevaluasi izin tambang-tambang terlarangan itu dalam satu minggu.

"Kita cabut semua IUP prinsip-prinsip nan enggak beres kita cabut. Harus di tangan negara dan kita bisa kelak memperkuat institusi-institusi kita, lembaga-lembaga kita," ujarnya.

Sebelumnya Prabowo telah mencabut perizinan 28 perusahaan nan terbukti melakukan pelanggaran kerusakan rimba dan memicu musibah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, pada Selasa 20 Januari lalu.

Prasetyo mengatakan Prabowo menerima laporan hasil investigasi dari Satgas PKH mengenai perusahaan nan terindikasi melakukan pelanggaran.

(fra/dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional