Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimismenya terhadap ketahanan daya Indonesia di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah. Saat ini pasokan daya bumi terganggu lantaran Selat Hormuz nan menjadi jalur strategis pengedaran minyak dunia ditutup.
Namun menurut Prabowo, sumber minyak dan gas Indonesia nan didistribusikan melalui Hormuz tidak terlalu banyak. Sebagai informasi, sekitar 20% perdagangan minyak bumi melewati Selat Hormuz.
"Setelah dipelajari kita bakal kuat hadapi setahun ini, lantaran sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak lewat Selat Hormuz," kata Prabowo dalam Taklimat pada Rapat Kinerja Pemerintah personil Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Negara menambahkan, Indonesia bisa mencari pengganti sumber daya dari luar Timur Tengah. Tapi di sisi lain, Prabowo menilai Indonesia mempunyai kekuatan daya nan memadai.
"Kita bisa cari pengganti lain selain kita punya kekuatan dalam negeri nan sangat kuat," tegas Prabowo.
Pada kesempata ln itu, Prabowo juga menyampaikan bahwa BBM subsidi tidak bakal naik demi rakyat kecil. Tapi, Prabowo mengingatkan bahwa orang dari kalangan bisa kudu membeli BBM dengan nilai pasar.
"Tenang untuk BBM subsidi bakal dipertahankan untuk rakyat kecil. Kita bakal pertahankan untuk 80% rakyat kita, tapi pada saatnya orang kuat orang kaya jika pake bensin mahal ya pake nilai pasar," tutup Prabowo.
(ily/ara)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·