Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Lu Keringetan, Dia yang Enak Dapat Duit

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Jika perusahaan tak setuju, sambung Prabowo, maka silakan angkat kaki dari Indonesia.

Muhammad Radityo Priyasmoro

Diterbitkan 01 Mei 2026, 10:12 WIB

Share

Paling sering ditanyakan

  • Apa nan disoroti Presiden Prabowo mengenai ojek online?
  • Berapa persen potongan nan dianggap ideal oleh Prabowo?
  • Mengapa Prabowo menolak potongan 20% untuk ojol?

Baca tulisan ini 5x lebih sigap

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potongan biaya aplikasi nan dibebankan pada pengemudi ojek online (Ojol). Padahal secara logika, menurut Prabowo, para pengemudi ojol-lah nan berjuang keras di jalanan.

Itu sebabnya, Prabowo tak sepakat jika potongan nan dibebankan perusahaan aplikator pada para pengemudi sampai 20 persen.

"Pengemudi ojek online, mereka nan bekerja keras mempertaruhkan jiwanya setiap hari, aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol setuju 20 persen?" seru Prabowo di atas mimbar peringatan Hari Buruh Internasional alias May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

"Gimana 15 persen, berapa? 10 persen, kalian minta 10 persen?" timpal Prabowo kembali.

Potongan buat Ojol Harus di Bawah 10 Persen

Massa pekerja nan berdiri di bawah panggung hanya membalas dengan seruan. Prabowo kembali melanjutkan pidatonya.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, kudu di bawah 10 persen," kata Prabowo nan kemudian disambut tepuk tangan buruh.

"Enak aja, lo nan keringet dia nan dapat duit," ujar Prabowo.

Jika perusahaan tak setuju, sambung Prabowo, maka silakan angkat kaki dari Indonesia.

"Kalau engak mau ikut kita, enggak usah berupaya di Indonesia," 

Muhammad Radityo Priyasmoro, Lia HarahapTim Redaksi

Share

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita