Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan dipastikan bakal terus melangkah dan QRIS sekarang bisa dipakai di China menjadi buletin terkenal kumparanBISNIS sepanjang Kamis (30/4).
Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman buletin terkenal tersebut:
Prabowo Pastikan MBG Jalan Terus, Singgung Kopdes Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan program MBG hingga tuntas, seraya mengatasi beragam keraguan publik. Program ini disebut mulai menunjukkan faedah ekonomi, terutama bagi sektor pertanian nan sekarang merasakan kepastian penyerapan hasil panen. Perbaikan terus dilakukan di tengah jalannya program untuk memaksimalkan efektivitasnya.
Salah satu akibat nyata MBG terlihat pada stabilisasi nilai dan penyerapan hasil petani. Para petani nan sebelumnya kesulitan menjual hasil panen dan menghadapi banting nilai dari tengkulak, sekarang mempunyai agunan pasar (off-take). Hal ini dipercaya dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan secara signifikan.
Selain MBG, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Prabowo menargetkan peresmian 1.000 koperasi dalam 2-3 minggu ke depan, diikuti dengan lebih dari 25.000 koperasi dalam 2-3 bulan. Target ambisius ini diharapkan menciptakan prasarana ekonomi nyata di pedesaan, mendukung ekosistem pertanian dan nelayan, serta memberikan akibat makroekonomi nan substansial.
Tak Perlu Repot Lagi, Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS
Bank Indonesia (BI) meluncurkan skema QRIS lintas negara (QRIS border) nan memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di China hanya dengan memindai kode QR. Inovasi ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat sistem pembayaran digital, sekaligus mempermudah aktivitas wisata dan upaya antarnegara, menciptakan efisiensi transaksi nan signifikan.
Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan QRIS border menghilangkan ketergantungan pada duit tunai dan penukaran mata uang, memungkinkan pembayaran instan. Langkah ini didukung oleh volume transaksi mata duit lokal antara Indonesia dan China nan mencapai sekitar USD 18 miliar, menunjukkan potensi ekonomi bilateral nan besar untuk digarap melalui digitalisasi.
Peluncuran QRIS border juga mendapat sambutan positif dari Pemerintah China, nan melihatnya sebagai bagian dari transformasi sektor finansial dunia menuju digitalisasi dan inovasi. Komitmen untuk memperluas partisipasi lembaga finansial dalam ekosistem ini menunjukkan tren penguatan integrasi ekonomi digital antara kedua negara, nan bakal mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemudahan bertransaksi di masa mendatang.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·