Jakarta - Karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain), menjadi salah satu korban meninggal bumi akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugroho, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ainia.
"Kami family besar KompasTV dan redaksi KompasTV mengalami kehilangan nan luar biasa atas kepergian rekan kami, rekan kerja, sahabat, kerabat kami," kata Yogi di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).
Yogi menyebut almarhumah Ain sudah 11 tahun bekerja di KompasTV. Menurutnya, tidak ada catatan jelek atas keahlian Ain selama 11 tahun menjadi bagian KompasTV.
Yogi mengatakan Ain sosok orang nan baik dan luas pergaulannya. Yogi juga memuji dedikasi Ain nan begitu baik selama bekerja.
"Satu apresiasi terima kasih kepada family besar Nur Aini atas dedikasi, atas sumbangsih 11 tahun untuk KompasTV. Catatan nan luar biasa, tidak pernah ada catatan jelek atas keahlian beliau," ucap Yogi.
"Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya," tambahnya.
Pada hari kejadian, Ainia tercatat meninggalkan kantornya pada pukul 19.31 WIB. Keluarga langsung mengubungi instansi Ainia usai mendengar kecelakaan kereta di Bekasi.
Almarhumah Ain sendiri bakal dimakankan di Tambun, Bekasi, besok. KompasTV telah menyiapkan proses pemakaman untuk almarhumah atas persetujuan keluarga.
"Jadi kami sangat kehilangan, kami sangat kehilangan. Tetapi itu takdir Allah SWT," imbuhnya.
Sebagai informasi, kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Kecelakaan ini berasal saat taksi Green SM sempat terhenti di tengah rel kereta api nan tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Taksi itu kemudian tertemper KRL nan melaju dari Cikarang ke arah Jakarta.
Total ada 15 orang nan meninggal bumi akibat kecelakaan ini. Puluhan orang juga alami luka-luka dan mendapat perawatan. (ial/fas)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·