Pemerintah Pastikan Kemudahan Akses Pupuk Subsidi untuk Petani

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Pemerintah jamin kemudahan akses pembelian pupuk subsidi bagi petani.

, KOTA JAMBI, – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kemudahan akses pembelian pupuk subsidi bagi petani di seluruh negeri. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi usai membuka rembuk tani di Jambi, Kamis.

Viva Yoga menegaskan bahwa kebijakan pemerintah dalam membagikan pupuk subsidi sudah tepat guna mewujudkan swasembada pangan. Distribusi pupuk dilakukan melalui sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) nan kemudian dikumpulkan oleh pemerintah dan diteruskan ke Kementerian Pertanian. PT Pupuk Indonesia (Persero) bertanggung jawab untuk menyediakan dan mendistribusikan stok pupuk langsung kepada petani.

Menurut Viva Yoga, pola pengedaran ini merupakan penerapan dari petunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan bangsa melalui tiga pilar utama ialah pangan, air, dan energi. Ia juga memastikan bahwa di Provinsi Jambi, kesiapan pupuk dalam kondisi kondusif dan sesuai jalur.

Direktur Operasi Pupuk Indonesia Dwi Satriyo Annurogo menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan petani, Pupuk Indonesia mengoperasikan pabrik dalam full capacity dan berencana melakukan ekspansi kapabilitas guna mengakomodasi lebih banyak jenis pupuk subsidi di masa depan. Penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen pada 22 Oktober tahun lampau tetap dipertahankan meski di tengah dinamika ekonomi global.

Dwi mengungkapkan bahwa hingga 29 April 2026, pengedaran pupuk subsidi nasional mencapai 3,15 juta ton, meningkat 38 persen dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Khusus untuk Jambi, serapan pupuk menunjukkan nomor positif, dengan jenis urea mencapai 40 persen dan NPK 46 persen hingga akhir April 2026.

Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk di Jambi saat ini sekitar 3.500 ton dan berkomitmen untuk segera mengisi kembali stok di kios-kios nan menipis akibat tingginya antusiasme petani dalam menebus pupuk.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional