Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |11:09 WIB

MSCI Masih Tahan Pembatasan Saham Indonesia, Ini Langkah BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan resmi mengenai pengumuman pengelola indeks global, MSCI yang memutuskan untuk tetap meninjau efektivitas reformasi transparansi pasar saham Indonesia.
Meski MSCI tetap membekukan aspek inklusi asing, otoritas bursa mencatat adanya sinyal positif dari pengakuan terhadap langkah-langkah perbaikan nan telah diajukan.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan strategis dengan perwakilan MSCI pekan lampau untuk membahas masa depan pengelompokkan pasar modal Indonesia.
“Kami telah berjumpa dengan MSCI tanggal 16 April. Kami mengapresiasi bahwa 4 proposal nan telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI,” ujar Jeffrey melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Meskipun terdapat kemajuan dalam komunikasi tersebut, Jeffrey menegaskan bahwa perincian teknis dari pertemuan tertutup tersebut tidak dapat dipublikasikan secara luas.
“Sesuai kesepakatan kedua pihak, seluruh perincian pertemuan berkarakter rahasia,” tambahnya.
Ke depan, BEI berkomitmen untuk menjaga hubungan proaktif dengan lembaga penyedia indeks serta pemangku kepentingan internasional guna memastikan stabilitas dan daya saing pasar.
“Kami bakal terus berkomunikasi dengan index provider. Kami juga bakal terus berkomunikasi dengan penanammodal dunia untuk memperoleh masukan untuk penguatan pasar modal ke depan,” tegas Jeffrey.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·