Menlu Sugiono Sebut BRICS Harus Berperan Aktif Jaga Perdamaian

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Menlu Sugiono Sebut BRICS Harus Berperan Aktif Jaga Perdamaian

Menlu Sugiono Sebut BRICS Harus Berperan Aktif Jaga Perdamaian (Dok)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan sebagai kekuatan Global South, BRICS kudu berkedudukan aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global. Salah satunya dengan memimpin penegakan norma internasional secara setara dan tanpa standar ganda.

“Indonesia menggarisbawahi bahwa BRICS kudu menjadi bagian dari solusi, bukan polarisasi. Indonesia juga terus menyampaikan support penuh terhadap Palestina dan Solusi Dua Negara,” tegas Sugiono pada BRICS Foreign Ministers’ Meeting (FMM) di New Delhi, dikutip Jumat (15/5/2026).

BRICS tahun ini diselenggarakan di bawah keketuaan India dengan tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Tahun 2026 merupakan tahun kedua Indonesia sebagai personil BRICS, nan juga bertepatan dengan seremoni 20 tahun sejak dibentuknya BRICS pada 2006.

Dalam pertemuan itu, Sugiono berbincang pada dua sesi, ialah sesi pertama “Closed Session: Global and Regional Issues”, dan sesi kedua “Open Session: BRICS@20: Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability". 

“Nilai terbesar BRICS terletak pada penguatan bunyi negara-negara berkembang dalam membentuk tatanan dunia masa depan,” ujar Sugiono.

Dalam kesempatan ini, Sugiono secara unik mengangkat mengenai gugurnya empat Peacekeepers Indonesia nan bekerja di UNIFIL. Sugiono pun menyerukan akuntabilitas penuh bagi pihak nan bertanggung jawab. 

“Indonesia menegaskan bahwa keselamatan personel penjaga perdamaian PBB adalah prinsip nan tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sugiono menekankan pentingnya reformasi tata kelola dunia untuk menghadapi tantangan masa kini, termasuk reformasi sistem perdagangan bumi agar inklusif, terbuka, dan non-diskriminatif, dengan WTO sebagai fondasi utama.

Sejalan dengan tema Keketuaan India, Indonesia menyambut baik penguatan New Development Bank (NDB) dan menegaskan tengah menyelesaikan proses internal untuk bergabung.

“Ke depan, Indonesia dapat memanfaatkan forum BRICS untuk terus memperkuat kerjasama di sejumlah sektor strategis termasuk ekonomi, perubahan iklim, energi, kesehatan serta reformasi tata kelola global,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com