Membandingkan Harga Bahan Bakar di ASEAN, Indonesia Paling Mahal?

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Truk tangki mulai dinaikan ke Kapal KRI Makassar - 590 untuk supplay BBM ke Karimunjawa. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Publik Indonesia dikejutkan dengan melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi pada akhir pekan kemarin. Angkanya menjulang hingga tembus lebih dari Rp 20 ribu per liter untuk jenis solar seperti Dexlite dan Pertamina Dex.

Tidak hanya solar, nilai bensin Pertamina untuk jenis Pertamax Turbo 98 ikut alami penyesuaian menjadi Rp 19.400 setiap liternya. Timbul pertanyaan, apakah tarif baru tersebut membuatnya jadi nan paling mahal di area ASEAN?

Menilik beragam sumber perusahaan daya negara masing-masing, nilai bahan bakar di Indonesia rupanya tak selamanya lebih tinggi dibanding negara tetangga. Masih sedikit lebih terjangkau dibanding Malaysia, Thailand, alias apalagi Filipina untuk jenis BBM serupa.

Contoh untuk bensin dengan RON 95 di Malaysia menyentuh nilai Rp 17.432/liter setelah dikonversi dari ringgit. Namun pemerintah setempat tetap mempunyai subsidi unik nan membikin harganya hanya Rp 8.629/liter.

Mobil pick up truck single dan double cabin nan plural ditemui di Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan

Atau di Thailand untuk kadar serupa harganya mencapai Rp 22.265/liter, kemudian Filipina bisa menyentuh Rp 27.102/liter, alias jika mau disandingkan dengan pemegang rekor tertinggi di area ialah Singapura bisa melampaui Rp 46.662/liter.

Sementara untuk kendaraan diesel, nominal nan perlu ditebus setiap liternya di Tanah Air paling mahal Rp 23.900/liter untuk produk Pertamina Dex. Bandingkan Malaysia nan Rp 26.756/liter, kemudian Thailand Rp 34.758/liter, alias Filipina nan tembus Rp 40.448/liter.

Adapun, peningkatan nilai solar non-subsidi tidak hanya terjadi pada Pertamina, SPBU swasta seperti BP (British Petroleum) dengan produk BP Ultimate Diesel apalagi mencapai Rp 25.560 untuk setiap liternya.

Para pengemudi menunggu untuk mengisi bensin ke kendaraan mereka di sebuah SPBU di Hanoi, Senin (9/3/2026). Foto: Nhac NGUYEN/AFP

Daftar nilai bahan bakar di negara area ASEAN (per Minggu, 19/4/2026)

Pertamina

  • Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter

  • Pertamax Turbo 98: Rp 19.400/liter

  • Dexlite: Rp 23.600/liter

  • Pertamina Dex: Rp 23.900/liter

Petronas (Malaysia)

  • RON95: Rp 17.432/liter (Subsidi Rp 8.629/liter)

  • RON97: Rp 22.116/liter

  • Diesel B10/B20: Rp 25.888/liter (Semenanjung Malaysia) & Rp 9.323/liter (Sabah & Sarawak)

  • Diesel B7: Rp 26.756/liter (Semenanjung Malaysia) & Rp 10.190/liter (Sabah & Sarawak)

PTT (Thailand)

  • RON95: Rp 22.265/liter

  • RON95 Premium: Rp 27.502/liter

  • Diesel B7 Premium: Rp 34.578/liter

PetroVietnam (Vietnam)

  • RON95 E10: Rp 15.037/liter

  • RON95: Rp 15.427/liter

  • Diesel: Rp 20.154/liter

Esso (Singapura)

  • RON95: Rp 46.662/liter

  • RON98: Rp 53.710/liter

  • Diesel: Rp 63.156/liter.

Petron (Filipina)

  • RON95: Rp 27.102/liter

  • RON97: Rp 29.373/liter

  • Diesel: Rp 37.775/liter

  • Premium Diesel: Rp 40.448/liter.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan