Cikal Bintang
, Jurnalis-Senin, 27 April 2026 |12:43 WIB

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di Moto3 2026. (Foto: Instagram/veda_54)
JEREZ – Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mencuri perhatian internasional setelah menunjukkan performa impresif di Moto3 Spanyol 2026. Tak hanya memukau penonton di lintasan, keberhasilan rider muda Tanah Air ini dalam melakukan tindakan menyalip masif juga mendapat pengakuan unik dari media otomotif ternama asal Jerman, Speedweek.
Veda Ega Pratama mengejutkan publik pada gelaran Moto3 Spanyol, di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Minggu 26 April 2026 kemarin. Walaupun tak mendapat podium, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sukses mencatatkan salah satu comeback terbaik di Sirkuit Jerez.
Veda memulai seri balapan Spanyol dengan performa tak meyakinkan. Dia berada di posisi 24 dari 26 pembalap di sesi latihan bebas pertama seri balapan tersebut.
1. Bangkit dari Keterpurukan
Pembalap berumur 17 tahun itu kemudian meningkatkan posisinya menjadi urutan 11 di sesi latihan. Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), Veda sukses menjadi runner-up untuk lolos ke Q2.
Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
Di sesi penentuan untuk grid itulah, performa Veda melorot. Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi 17 secara catatan waktu, membuatnya kudu memulai balapan dari urutan 17.
Namun pada hari balapan, Veda menunjukkan kelasnya sebagai salah satu rookie terbaik di Moto3. Veda sukses melesat dan finis di posisi keenam.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·