Kuasa Hukum: Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Masih Komunikasi, Utamakan Anak

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Insanul Fahmi usai memenuhi undangan Polda Metro Jaya mengenai penghentian laporan Inara Rusli. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Konflik rumah tangga nan melibatkan Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Wardatina Mawa tetap terus bersambung di ranah hukum. Meski situasi memanas dan saling lapor terjadi, hubungan antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa disebut tetap terjaga.

Kuasa norma Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengatakan komunikasi antara keduanya tetap melangkah dengan baik. Menurutnya, perihal itu dilakukan demi kepentingan anak.

“Kalau Insanul dengan Mawa tetap hubungannya tetap baik ya, lantaran ada anak,” ujar Tommy saat ditemui di area Senayan, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, untuk sementara waktu kedua pihak memilih menahan diri agar situasi tidak semakin memanas.

“Sama-sama cooling down aja lah, sama-sama melangkah ya,” lanjutnya.

Kolase foto Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. Foto: Dok. Istimewa

Tommy menegaskan, saat ini konsentrasi kliennya adalah menyelesaikan persoalan nan ada secara bertahap, termasuk menghormati proses norma nan sedang berjalan.

“Intinya kita menghargai nan namanya bahtera rumah tangga, selesaikan satu per satu masalahnya. Terus jika memang ada proses gugatan cerai, kita hargai prosesnya,” jelasnya.

Pihak Insanul Fahmi juga membuka kesempatan untuk menyelesaikan masalah secara tenteram jika memungkinkan.

“Kalau memang bisa berdamai, ya berdamai,” kata Tommy.

Sementara itu, proses investigasi atas laporan dugaan perzinaan nan dilayangkan Wardatina Mawa tetap terus melangkah di kepolisian.

Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Di sisi lain, Inara Rusli diketahui belum memenuhi panggilan penyidik. Menanggapi perihal tersebut, kuasa norma Insanul, Tommy Tri Yunanto, menyebut kondisi tersebut tetap bisa dimaklumi selama ada komunikasi dengan pihak kepolisian.

“Kalau memang dikonfirmasi di panggilan pertama, biasanya interogator bakal memberi ruang dan waktu. Itu perihal nan biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya berambisi seluruh pihak dapat bersikap kooperatif dalam menjalani proses norma nan berjalan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan