Ini Daftar Harga BBM Pertamina Per 1 Mei 2026

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak merubah nilai bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Mei 2026. Artinya, nilai BBM tidak mengalami kenaikan.

Mengutip situs My Pertamina nilai pertamax turbo per 1 Mei tetap dibanderol Rp19.400 per liter. Sedangkan untuk dextlite, nilai dibanderol Rp23.600 per liter, alias masing mengikuti nilai terakhir per 18 April 2026.

Sementara Pertamina Dex per 1 Mei nilai BBM tersebut dibanderol di Rp23.900. Selain itu, Pertamina juga tidak meningkatkan nilai BBM subsidi. BBM jenis pertalite sampai saat ini tetap dibanderol di nilai Rp10 ribu per liter. Pun juga dengan BBM jenis solar. Sampai Jumat ini, Pertamina tetap mempertahankan nilai solar di Rp6.800 per liter.

Pertamina juga tetap mempertahankan nilai pertamax di level Rp12.300 per liter.

Sebagai catatan, pemerintah menentukan nilai BBM berasas formulasi tertentu. Dua variabel bakal dipakai ialah rata-rata nilai minyak bumi dan nilai tukar rupiah mengingat besarnya impor.

Berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak menjelaskan formula nilai menggunakan rata-rata nilai publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) dengan satuan USD/barel periode tanggal 25 pada 2 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24, 1 bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan.

Rata-rata nilai minyak Brent pada dua bulan terakhir (April-Maret) adalah sebesar US$100,69 per barel. Harga tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata dua bulan sebelumnya (Maret 2026 - Februari 2026) nan sebesar US$85,20 per barel.

Sementara itu, rata-rata nilai minyak WTI pada dua bulan terakhir juga memperlihatkan kenaikan nan apalagi lebih tajam menjadi US$94,19 per barel alias naik dari US$78,35 per barel.

Kenaikan nilai minyak tersebut bakal berakibat pada mahalnya biaya impor minyak Indonesia.

Oleh lantaran itu, di tengah nilai tukar rupiah nan melemah terhadap dolar AS dan nilai minyak bumi nan tetap berada dalam tren kenaikan, nilai BBM non-subsidi berpotensi naik per 1 Mei 2026. Namun, rupanya nilai BBM tidak mengalami perubahan.

Pasalnya, pertimbangan pemerintah bukan semata aspek ekonomi dan biaya impor, melainkan juga menjaga stabilitas, melindungi daya beli masyarakat, serta meminimalkan akibat sosial dan politik nan bisa muncul jika penyesuaian dilakukan pada momentum nan kurang tepat.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News