Hasto Nilai Indonesia Kehilangan Spirit Konferensi Asia Afrika: Jadi Gamang Perjuangkan Bangsa Tertindas

Sedang Trending 8 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai Indonesia mengalami kehilangan arah dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia akibat terputusnya pemahaman terhadap spirit Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

Hal ini disampaikan Hasto dalam peringatan 71 tahun KAA nan digelar DPP PDI Perjuangan (PDIP) di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Menurutnya, krusial bagi Indonesia kembali pada warisan sejarah dan pemikiran geopolitik awal.

“Di sinilah kita mengalami keterputusan sejarah termasuk spirit Konferensi Asia Afrika sehingga rasanya di dalam menghadapi pertarungan geopolitik saat ini kita menjadi bangsa nan begitu gamang di dalam politik luar negeri bebas aktif kita di dalam memperjuangkan bangsa-bangsa tertindas,” kata Hasto.

Ia menjelaskan, KAA merupakan tonggak krusial nan menegaskan posisi Indonesia sebagai pelopor aktivitas anti-kolonialisme dan pembela negara-negara tertindas, sebagaimana digagas oleh Soekarno.

Hasto berujar bahwa nilai-nilai tersebut sekarang tidak lagi menjadi arus utama dalam praktik kebijakan, sehingga Indonesia kehilangan injakan strategis dalam menghadapi pertarungan global.

“Tetapi sebagai bagian dari rediscovery of our own history tadi, kita kudu kembali memahami gimana Republik ini dibangun dengan narasi pembebasan,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita