Ilustrasi.(Magnific)
FENOMENA suasana El Nino diprediksi bakal muncul lebih sigap dari perkiraan tahun ini. Prakiraan federal Amerika Serikat menunjukkan ada kemungkinan pola suasana nan kuat secara historis, sehingga dapat memicu perubahan cuaca ekstrem di beragam bagian dunia.
Menurut United States Geological Survey (USGS), El Nino ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Fenomena ini biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun sekali dan mempunyai pengaruh besar terhadap pola cuaca global.
Prediksi Kemunculan El Nino 2026
Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengumumkan bahwa fase La Nina resmi berakhir. Saat ini, pemodelan suasana menunjukkan transisi sigap menuju El Nino dengan probabilitas nan sangat tinggi.
- Mei-Juli 2026: Terdapat kesempatan sebesar 82% El Nino bakal mulai muncul.
- Desember 2026-Februari 2027: Peluang meningkat hingga 96% bahwa kejadian ini bakal mencapai puncaknya selama musim dingin.
- Kondisi Samudra: NOAA melaporkan suhu bawah laut nan signifikan di atas rata-rata di sepanjang Pasifik ekuatorial, disertai anomali angin barat.
Potensi Super El Nino:
Matthew Sittel, asisten klimatolog negara bagian di Kansas State University, menyebut ada kemungkinan terjadi kondisi Super El Nino. Fenomena ini terjadi ketika suhu meningkat setidaknya 2 derajat celsius di atas normal. Sejak 1950, tercatat baru terjadi empat kali Super El Nino di dunia.
Dampak terhadap Pola Cuaca
Meskipun El Nino nan lebih kuat tidak selalu berfaedah cuaca lebih ekstrem, NOAA memperkirakan ada kesempatan 50% bahwa El Nino tahun ini bakal berkembang menjadi kategori kuat. Dampak utama biasanya dirasakan antara Oktober hingga Mei.
Secara umum, akibat nan sering terjadi meliputi:
- Curah Hujan Tinggi: Wilayah seperti California Selatan dan sepanjang Pantai Teluk AS berpotensi mengalami hujan lebat, banjir, dan tanah longsor.
- Kekeringan dan Panas: Sebaliknya, wilayah bagian utara condong mengalami musim dingin nan lebih hangat dan kering.
- Aktivitas Badai: Salah satu sisi positif dari El Niño nan kuat adalah kemampuannya untuk menekan aktivitas angin besar (hurricane) di wilayah Atlantik, memberikan jarak bagi negara-negara di pesisir timur dari angin besar nan merusak.
Tantangan dalam Prediksi
Para mahir menekankan bahwa pembentukan El Nino memerlukan hubungan kompleks antara suhu permukaan laut nan hangat dengan angin pasat (trade winds). Interaksi ini menciptakan putaran nan memperkuat pemanasan. Kerumitan hubungan atmosfer ini membikin prediksi El Nino, terutama pada musim semi, menjadi tantangan tersendiri bagi para intelektual iklim.
Masyarakat dan sektor mengenai seperti pertanian serta manajemen musibah diimbau untuk mulai memantau perkembangan kejadian ini. Soalnya, akibat El Nino yang dapat memengaruhi ketahanan pangan dan pola musibah hidrometeorologi secara global. (News Nation Now/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·