Coach Mochi: Belum Kenal RD Kongo, Tetap Target Menang

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Potret pemusatan latihan (TC) Timnas Wanita Indonesia di Stadion Pakansari jelang FIFA Women's Series 2026 Thailand. Foto: Dok. PSSI

Timnas Wanita Indonesia bakal mengawali langkahnya di FIFA Women’s Series 2026 dengan melawan Republik Demokratik (RD) Kongo. Laga dijadwalkan berjalan di Ratchaburi Stadium, Ratchaburi, Thailand, pada Minggu (12/4) mendatang.

Meski belum pernah berjumpa dan tetap buta kekuatan lawan, pembimbing nan kembali ditunjuk menangani Garuda Pertiwi, Satoru Mochizuki, tetap membidik kemenangan untuk timnya.

“Ketika kita berperan-serta dalam pertandingan apa pun, pastinya kita mau menang targetnya. Dan untuk Kongo sendiri, kita juga belum pernah ketemu, dan kita juga belum tahu seperti apa,” ucap pembimbing nan berkawan disapa Mochi itu pada Selasa (8/4).

Ia menilai situasi tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri dalam laga internasional.

“Kita ketemu musuh baru, kita analisa, dan kita juga bermain untuk pertama kalinya musuh mereka,” lanjutnya.

FIFA Women’s Series 2026 di Thailand bakal berjalan pada 12 dan 15 April dengan diikuti empat tim, ialah Indonesia, RD Kongo, Kaledonia Baru, dan tuan rumah Thailand. Indonesia sendiri tampil menggantikan Nepal nan mundur dari turnamen lantaran federasinya kena hukuman pemerintah.

Pada babak semifinal, Indonesia bakal menghadapi RD Kongo, sementara Thailand berjumpa Kaledonia Baru. Tim nan kalah bakal bertanding di laga perebutan tempat ketiga, sedangkan para pemenang melaju ke final pada Rabu (15/4).

Mochi menegaskan, timnya tak hanya konsentrasi pada laga melawan RD Kongo, tetapi juga sudah menyiapkan diri untuk pertandingan berikutnya.

“Kalaupun menang musuh RD Kongo, kita bakal berjumpa antara Thailand dan juga Kaledonia Baru. Antara mereka pastinya tuan rumah Thailand diunggulkan. Kita juga pastinya siap-siap melawan mereka nan menang,” ucap Mochi.

“Jadi selain mempersiapkan musuh Kongo, kita juga mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Potret pemusatan latihan (TC) Timnas Wanita Indonesia di Stadion Pakansari jelang FIFA Women's Series 2026 Thailand. Foto: Dok. PSSI

Secara ranking FIFA, kekuatan Indonesia dan RD Kongo terbilang berimbang. Garuda Pertiwi saat ini berada di posisi 106, hanya terpaut satu tingkat dari RD Kongo nan ada di ranking 107.

Sementara itu, Kaledonia Baru menempati ranking 100, dan Thailand menjadi nan tertinggi di antara peserta lainnya dengan ranking 52.

Jika dilihat dari lima pertandingan terakhir, Indonesia baru meraih satu kemenangan, ialah saat menghadapi Singapura di SEA Games 2025. Sementara RD Kongo mencatat hasil seri kontra Afrika Selatan dalam Kualifikasi WAFCON 2026 sebagai hasil terbaiknya.

Panggil 24 Pemain, 2 Diaspora bakal Menyusul

Untuk turnamen ini, Mochi memanggil 24 pemain Timnas Wanita Indonesia. Tiga di antaranya merupakan pemain diaspora, ialah Emily Nahon, Isa Warps, dan Iris de Rouw.

kumparan post embed

Nahon sudah mengikuti pemusatan latihan (TC) nan berjalan sejak 31 Maret hingga 7 April di Stadion Pakansari, Bogor. Sementara Warps dan De Rouw bakal langsung berasosiasi dengan tim di Thailand.

Mochi mengakui bahwa tim sempat mengalami masa penyesuaian di awal pemusatan latihan. Namun, dia menilai kondisi skuad saat ini semakin membaik jelang turnamen.

Ia juga menambahkan, kehadiran pemain diaspora diharapkan bisa semakin memperkuat tim, meski tetap memerlukan waktu untuk membangun kekompakan.

“Kondisi tim mulai bagus. Nanti pemain diaspora juga bakal gabung. Pastinya ada perbedaan dari masing-masing perseorangan dengan nan ada sekarang, tapi sudah mulai membaik dan sudah mulai bisa bermain dengan baik,” tutup Mochi.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan