
Bareskrim Bongkar Rekening Jaringan The Doctor, Perputaran Uangnya Tembus Rp124 Miliar (Ilustrasi/Okezone)
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mendalami praktik tindak pidana pencucian duit (TPPU) jaringan narkoba Andre Fernando namalain 'The Doctor' dan Hendra Lukmanul Hakim namalain 'Pakcik'. Dari hasil kajian sementara, Bareskrim menemukan perputaran biaya secara masif di sejumlah rekening proxy alias rekening pihak ketiga nan mencapai ratusan miliar.
1. Perputaran Uang Rekening Jaringan The Doctor
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebutkan, dari penelusuran sementara ditemukan ada 4 rekening proxy nan digunakan untuk menampung hasil kejahatan dengan total 2.134 transaksi.
“Total keseluruhan arus masuk (kredit) pada empat rekening penampung utama nan ditelusuri Bareskrim tercatat menyentuh nomor Rp124.052.487.704,97 dari total 2.134 transaksi,” kata Eko Hadi dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
Dalam perkara ini, tim campuran Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Satgas NIC nan dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury telah mengamankan empat orang tersangka ialah DEH asal Tasikmalaya, dan L asal Bekasi, serta dua laki-laki inisial TZR dan MR.
Ia menjelaskan, dari total Rp124 miliar tersebut, Rp81,9 miliar di antaranya ada di rekening milik tersangka L. Eko mengungkap sepanjang periode pengamatan 1 Agustus 2024 hingga 31 Maret 2026, rekening tersebut mencatat arus masuk (kredit) tertinggi senilai Rp81.902.383.662 melalui 946 kali transaksi.
“Terdapat temuan pola structuring (memecah transaksi) nan sangat rapi untuk menghindari penemuan otoritas keuangan, ialah dengan nominal berulang sebesar Rp99.999.999 sebanyak 445 kali. Tersangka Lusiana direkrut dengan hadiah Rp1.000.000,- untuk membuka dan menyerahkan kartu ATM serta M-Banking miliknya,” ungkapnya.
Kemudian, di rekening tersangka TZR ada aliran duit sebesar Rp35,1 miliar. Rekening itu, kata Eko, digunakan supplier utama sabu, Hendra Lukmanul Hakim namalain Pak Cik untuk menerima transfer pembayaran perantara Andre Fernando.
“Tercatat pada periode 9 Oktober 2025 hingga 28 Februari 2026, total biaya masuk mencapai Rp35.151.760.380,42 dari 426 transaksi. TZR membuka dua rekening atas perintah tersangka M dengan janji hadiah uang,” katanya.
Selanjutnya, aliran biaya Rp3,9 miliar juga terdapat di rekening MR. Rekening ini difungsikan untuk menampung duit awal pesanan narkoba dari para pembeli (termasuk dari bandar Erwin Iskandar) sebelum disetorkan ke Hendra.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·