Bantah Tak Tanggung Jawab Kehamilan Icel, Anrez Adelio Punya Bukti Chat-CCTV

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Anrez Adelio. Foto: Instagram/ @anzadelio

Bintang sinetron Anrez Adelio telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya mengenai laporan nan menyeret namanya. Pemeriksaan ini menjadi nan pertama sejak laporan mengenai dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) masuk pada 29 Desember 2025.

Anrez mengaku berterima kasih bisa memberikan penjelasan secara langsung kepada interogator setelah menunggu cukup lama.

“Alhamdulillah melangkah lancar. Memang dari awal aku, keluarga, dan penasihat norma menunggu momen ini lantaran saya perlu mengklarifikasi,” ujar Anrez Adelio saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (9/4).

kolase foto Icel dan Anrez Adelio. Foto: Vincentius Mario/kumparan Instagram/ @anzadelio

Ia menyebut kehadirannya kali ini merupakan corak kooperatif dalam mengikuti proses norma nan berjalan.

“Makanya aku, kuasa hukum, dan family sangat menunggu panggilan ini, jika boleh jujur. Karena terhitung dari Desember ya, berfaedah empat bulan. Sudah empat bulan masa penantian kita. Cuma alhamdulillah hari ini bisa dipanggil dan bisa kasih klarifikasi,” lanjutnya.

Dalam proses tersebut, Anrez menyebut dirinya menerima total 24 pertanyaan dari penyidik. Ia menegaskan hanya menjawab sesuai dengan nan ditanyakan.

“Ada 24 pertanyaan. Kita jawab sesuai nan ditanyakan interogator saja,” katanya.

Anrez Adelio. Foto: Instagram/ @anzadelio

Untuk memperkuat pernyataannya, Anrez mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik. Bukti tersebut, menurutnya, tidak hanya berupa pernyataan, tetapi juga info konkret.

“Ada screenshot chat, voice note, sampai video CCTV. Jadi bukan hanya statement,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan dirinya tidak pernah lepas tanggung jawab seperti nan dituduhkan.

“Kalau dibilang enggak bertanggung jawab alias enggak ada kontribusi, saya bingung. Karena buktinya tidak seperti itu,” ucap Anrez.

Lebih lanjut, Anrez menilai sejumlah narasi nan beredar di publik tidak sepenuhnya menggambarkan kebenaran nan ada.

“Dibilang nggak ada kontribusi, tanggung jawab, komunikasi. Aku selalu bilang bahwa janganlah menyesatkan. Jangan hilang-hilangkan kebenaran nan ada. Dan saya punya banyak buktinya, saya bawa buktinya dan saya bakal serahkan dulu ke pihak nan berkuasa agar lebih etis,” katanya.

Terkait komunikasi dengan pihak pelapor, Anrez menyatakan dirinya sejak awal terus berupaya menjalin komunikasi dan memenuhi beragam permintaan. Namun, dia mengaku heran lantaran persoalan justru terus bergulir.

“Yang diminta sudah dipenuhi, tapi tetap diviralkan seolah-olah enggak ada. Sudah dipenuhi, berubah lagi. Jadi biar teman-teman simpulkan sendiri arahnya ke mana,” katanya.

Dalam kesempatan nan sama, Anrez juga membantah tuduhan serius mengenai dugaan kekerasan seksual. Ia menegaskan hubungan nan terjadi didasari kesepakatan kedua belah pihak.

“Dengan bukti nan ada bahwa ya memang tidak ada kekerasan seksual, tidak ada paksaan, tidak ada ancaman. Ya suka sama suka, datang juga dengan sadar, mau sama mau,” ujarnya.

Soal anak nan lahir dari hubungan tersebut, Anrez menyatakan dirinya terbuka untuk bertanggung jawab jika terbukti secara hukum. Ia apalagi siap menjalani tes DNA untuk memastikan status tersebut.

“Aku tidak pernah menolak anak itu. Kalau memang itu anakku, saya siap tanggung jawab. Dari awal juga sudah siap tes DNA,” katanya.

Namun, menurut Anrez, proses tersebut belum bisa dilakukan lantaran terkendala komunikasi dengan pihak pelapor.

“Untuk ditemuin saja belum ada jawaban, jadi gimana mau tes DNA,” ucapnya.

Sementara itu, kuasa norma Anrez, Ramzy Sungkar, menyebut pihaknya saat ini tetap konsentrasi pada proses penjelasan dan belum mempertimbangkan langkah norma lanjutan seperti laporan balik.

“Kita tetap konsentrasi memberikan bukti-bukti ke penyidik. Itu nan jadi prioritas saat ini,” kata Ramzy.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan