Jakarta - Hujan deras nan mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan banjir di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 55 RT dan 3 ruas jalan terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, mengatakan genangan terjadi akibat curah hujan tinggi serta luapan sejumlah kali.
"Genangan terjadi lantaran curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut dan Kali Grogol Mampang. Saat ini tetap dalam proses penanganan oleh petugas di lapangan," kata Yohan dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Data banjir ini tercatat BPBD DKI per pukul 19.00 WIB. Berikut datanya:
Jakarta Selatan terdapat 51 RT banjir:
* - Kel. Cilandak Timur: 2 RT
* - Kel. Cilandak Barat: 1 RT
* - Kel. Lebak Bulus: 1 RT
* - Kel. Petogogogan: 37 RT
* - Kel. Pela Mampang: 9 RT
* - Kel. Bangka: 1 RT
Jakarta Barat terdapat 4 RT banjir:
* - Kel. Sukabumi Selatan: 2 RT
* - Kel. Sukabumi Utara: 2 RT
Ketinggian: 30 s.d 120 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Krukut, Luapan Kali Grogol Mampang
Kondisi: Dalam Proses Penanganan
Jalan tergenang terdiri dari:
1. Jl. Swadarma Kel. Ulujami, Jakarta Selatan
2. Jl. Ciledug Raya (Seskoal), Kel. Cipulir, Jakarta Selatan
3. Jl. Kartika (kolong Toll Jorr), Meruya Utara, Jakarta Barat.
Yohan memastikan BPBD berbareng lembaga mengenai telah mengerahkan personel untuk menangani genangan. Upaya nan dilakukan meliputi penyedotan air hingga memastikan saluran air berfaedah optimal.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, serta Gulkarmat untuk melakukan penyedotan. Kami juga memastikan kebutuhan dasar penduduk terdampak terpenuhi," ujarnya.
BPBD menargetkan genangan dapat segera surut dalam waktu cepat. Masyarakat pun diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan maupun banjir susulan.
"Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi jasa 112 nan beraksi 24 jam secara gratis," imbuhnya. (bel/idn)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·