
Illustrasi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur (foto: Okezone)
JAKARTA – Sebanyak 17 korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL tetap menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Kamis (30/4/2026). Jumlah ini berkurang lima pasien dibandingkan hari sebelumnya nan mencapai 22 korban.
“Sisanya 17 pasien. Seperti nan disampaikan Pak Bupati Kabupaten Bekasi, beliau sudah meninjau dan memandang bahwa 11 di antaranya merupakan penduduk Kabupaten Bekasi,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, saat ditemui, Kamis (30/4/2026).
Dari jumlah tersebut, dia menyampaikan ada tiga pasien nan bakal menjalani tindakan operasi pada hari ini. Ia menjelaskan bahwa para pasien nan tetap dirawat umumnya mengalami luka berat.
“Ya, kondisinya hari ini ada tiga nan dioperasi. Tentunya nan dirawat adalah pasien dengan kondisi sedang hingga berat. Kalau kondisi ringan, biasanya sudah dipulangkan,” ujar Sudirman.
Lebih lanjut, Sudirman memperkirakan bakal ada tambahan pasien nan dipulangkan hari ini. Namun, keputusan tersebut tetap menunggu hasil observasi dokter, terutama bagi pasien nan telah menjalani tindakan operasi.
Ia menjelaskan bahwa lama observasi tergantung pada kondisi masing-masing pasien. “Kalau nan pascaoperasi biasanya bisa sampai satu minggu hingga 10 hari. Tapi jika hanya observasi tanpa operasi, biasanya sekitar lima hari sampai satu minggu,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·