129.105 Wisman Naik Kereta Api Jarak Jauh pada Kuartal I 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Vice President Public Relations PT KAI, Anne Purba, di Jakarta, Senin (9/12/2024). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI mencatat jumlah visitor mancanegara alias wisman nan menggunakan jasa kereta api jarak jauh mencapai 129.105 pengguna pada kuartal I 2026. Angka ini menjadi nan tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kereta api sekarang semakin berkawan bagi visitor nan mau menikmati perjalanan antarkota di Indonesia. Angkanya tumbuh pelan tapi pasti.

Pada kuartal I 2022 tercatat 26.225 visitor mancanegara. Setahun kemudian melonjak menjadi 103.722, lampau naik lagi ke 121.329 pada 2024, 128.933 di 2025, hingga akhirnya menyentuh 129.105 pada tahun ini. Perjalanan dengan kereta api makin sering masuk dalam rencana wisata mereka.

Anne menilai perubahan ini terasa di banyak sisi, mulai dari kereta api nan lebih nyaman, proses beli tiket nan semakin praktis, sampai perjalanan nan makin bisa diprediksi waktunya.

Kalau dilihat dari titik keberangkatannya, pergerakan visitor ini cukup terkonsentrasi di beberapa stasiun besar mulai dari Gambir hingga Surabaya Gubeng.

Suasana keberangkatan kereta di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Foto: dok: PT KAI

Dari Gambir, perjalanan bisa mengarah ke banyak kota sekaligus. Yogyakarta tetap jadi favorit dengan suasana budaya nan kuat, dari Malioboro sampai area candi. Bandung punya daya tarik suasana pegunungan dan tempat-tempat imajinatif nan terus berkembang.

Semarang Tawang membawa suasana kota lama nan khas, sementara Cirebon dan Solo menawarkan pengalaman budaya dan kuliner nan berbeda di setiap sudutnya.

Kalau bergeser ke Jawa Timur, Surabaya jadi titik krusial sebelum melanjutkan perjalanan ke beragam destinasi, termasuk area wisata alam seperti Bromo. Malang menawarkan suasana nan lebih tenang, dengan udara sejuk dan pilihan wisata alam nan cukup beragam.

“Selama perjalanan, visitor bisa memandang langsung perubahan lanskap dari satu kota ke kota lain. Itu nan membikin perjalanan terasa lebih berkesan,” ujar Anne melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/4).

Anne menyebut perkembangan jasa kereta api di Indonesia juga terus bergerak maju. Pengalaman perjalanan nan dirasakan pengguna saat ini sudah semakin baik dan bisa bersaing dengan jasa kereta api di beragam negara maju, dengan karakter perjalanan nan tetap unik Indonesia.

“KAI bakal terus melakukan pertimbangan jasa dengan mendengarkan bunyi pengguna sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan perjalanan saat ini. Dengan konektivitas nan semakin luas, perjalanan antarkota sekarang terasa lebih mudah direncanakan dan dapat diakses oleh beragam kalangan,” tutur Anne.

Berikut 10 stasiun dengan jumlah keberangkatan wisman tertinggi pada Triwulan I 2026:

1. Gambir: 20.881 wisman

2. Yogyakarta: 17.912 wisman

3. Bandung: 11.371 wisman

4. Pasar Senen: 7.691 wisman

5. Surabaya Gubeng: 6.481 wisman

6. Semarang Tawang: 4.875 wisman

7. Malang: 3.516 wisman

8. Surabaya Pasar Turi: 3.271 wisman

9. Cirebon: 3.138 wisman

10. Solo Balapan: 2.764 wisman

video story embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan